MENGHITUNG KEBUTUHAN BENIH PADI PER HEKTAR

MENGHITUNG KEBUTUHAN BIBIT atau BENIH PER HEKTAR
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN BANTEN )

Bagi para petani, menghitung benih seharusnya merupakan suatu kebutuhan. Sebab dari benih inilah, proses usaha tani mereka dimulai. Untuk memudahkan perhitungan, sebetulnya pemerintah telah membuat anjuran atau rekomendasi bahwa untuk 1 ha diperlukan sekitar 25 kg benih.
Atas dasar inilah, saya akan menguraikan atau menjelaskan mengapa angka 25 kg jadi patokan.

Bila kita tanya kepada petani, ” pak, jarak tanam yang biasa bapak tanan atau yang dilakukan di daerah ini, biasanya berapa?”
” kalo di sini sih, 25 x 25 cm, pak mantri. tapi ada juga yang tanam 20 x 22 cm”
” oh gitu ya, bla-bla….”

Dari dialog singkat itu, dapat kita jadikan patokan untuk menghitung kebutuhan benih tersebut.
Dalam 1 ha itu artinya luasan 10.000 m2. Atau untuk mudahnya 1 ha itu 100 m x 100 m
100 m = 10,000 cm
Bila jarak tanam 25 x 25 cm, jumlah tancep/rumpun dalam 1 ha =
= 10.000 cm/25cm x 10.000 cm/25cm =
= 400 x 400 = 160.000 tancep

Kalau dalam 1 tancep ada 3 bibit saja maka jumlah rumpun ada 3 x 160.000 = 480.000 bibit
Kemudian, kita menghitung jumlah 1000 butir padi dalam gram. Biasanya, dijadikan patokan 1000 butir adalah 27 gram.
Maka
27/ 1000 x 480.000 = 12.960 g atau 12,96 kg atau kita bulatkan jadi 13 kg

Kok sedikit? bukannya rekomendasinya 25 kg?, itu baru perhitungan jumlah bibit (benih) yang ada di sawah.
Bila dalam 25 kg itu, daya tumbuhnhya 90 % saja maka ada 10 % yanga tak tumbuh. Itu artinya ada 2,5 kg yang tak tumbuh. Belum lagi, ada hama seperti tikus, burung, keong dll kita perhitungkan maka bisa 3,5 kg habis dimakan mereka.
Jadi total yang hilang 2,5 + 3,5 kg = 6 kg.

Artinya bila petani menanam dengan jarak tanam 25 x 25 cm dalam 1 ha (25 kg) itu ada sisa benih
= 25 kg – (13 + 6) kg = 6 kg

Sekarang kita bahas bila jarak tanam 22 x 22 cm,
Jumlah tancep/rumpun dalam 1 ha =
= 10.000 cm/20cm x 10.000 cm/33cm
= 500 x 454 = 227.000 tancep

Kalau dalam 1 tancep ada 3 bibit saja maka jumlah rumpun ada 3 x 227.000 = 681.000 bibit
Kemudian, kita menghitung jumlah 1000 butir padi dalam gram. Biasanya, dijadikan patokan 1000 butir adalah 27 gram.
Maka
27/ 1000 x 681.000 = 18.387 g atau 18,4 kg

Jumlah benih lebih banyak. itu baru perhitungan jumlah bibit (benih) yang ada di sawah.
Bila dalam 25 kg itu, daya tumbuhnhya 90 % saja maka ada 10 % yanga tak tumbuh. Itu artinya ada 2,5 kg yang tak tumbuh. Belum lagi, ada hama seperti tikus, burung, keong dll kita perhitungkan maka bisa 3,5 kg habis dimakan mereka. Total yang hilang 6 kg.

Artinya bila petani menanam dengan jarak tanam 22 x 22 cm dalam 1 ha (25 kg) itu ada sisa benih
= 25 kg – (18,4 + 6) kg = 0,6 kg ( jarak tanam ini yang mendekati rekomendasi dari kementan )

Semoga bermanfaat. Amin

About these ads

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in BENIH PADI. Bookmark the permalink.

2 Responses to MENGHITUNG KEBUTUHAN BENIH PADI PER HEKTAR

  1. Pingback: PETANI BERTANYA THL DEPTAN MENJAWAB | CERITA BUAT KATA, KATA ITU ADALAH CINTA

  2. sutan says:

    Klo luasannya cuma 3000 m2 bagaimana ya ?? Mohon bantuanya .apa sama rumusnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s