PADI INPARI SIDENUK

CIRI-CIRI PADI INPARI SIDENUK
Penulis : Nurman Ihsan ( THL TBPP DEPTAN BANTEN )

Pada tahun 2011 ini, Pemerintah melalui Kementrian Pertanian ( BB padi ) telah melepas beberapa varietas padi antara lain Inpari 14 Pakuan, Inpari 15 Parahyangan, Inpari 16 Pasundan, Inapari 17, 18, 19, 20, Inpari Sidenuk, Saganggam Panuah, dll

Pada kesempatan kali ini, kita aakan mengetahui padi varietas Inpari Sidenuk dengan ciri-ciri antara lain sbb :

Komoditas: Padi Sawah
Tahun: 2011
Keterangan: Umur tanaman 103 hari. Potensi hasil 9,1 ton/ha GKG. Tekstur nasi pulen. Ketahanan terhadap hama : Agak tahan terhadap Wereng Batang Coklat biotipe 1, 2, dan biotipe 3. Ketahanan terhadap penyakit : Agak tahan terhadap penyakit hawar daun bakteri patotipe III, rentan terhadap hawar daun bakteri patotipe IV, agak rentan terhadap hawar daun bakteri patotipe VIII, rentan terhadap penyakit tungro serta rentan terhadap semua ras blas. Cocok ditanam di ekosistem sawah dataran rendah sampai ketinggian 600 m dpl dan tidak dianjurkan ditanam di daerah endemic tungro dan blas.
Status: Komersial
Kontak: Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Referensi : Badan Litbang Pertanian

About these ads

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in BENIH UNGGUL PADI. Bookmark the permalink.

27 Responses to PADI INPARI SIDENUK

  1. BUDI says:

    DIMANA SY BS DPTKN PADI INPARI 14_20 N SIDENUK

  2. sulipartono says:

    siedenuk bisa anda dapatkan di patir batan,dengan mutu benih penjenis yang 30.000/kg.

    • NURMANIHSAN says:

      Terima kasih Mas Sulipartono atas infonya,
      Sekali lagi membuktikan, mas sulipartono tipe petani pembelajar selalu terdepan dalam hal info dan aplikasi.

  3. Suli says:

    Pak Ihsan

    Maaf saya hanya petani gurem, yang artinya kecil . sesuatu yang kecil mudah di lindas, di musnahkan, dihapus.suara hampir tak terdengar saking kecilnya.

  4. agus susilo says:

    tolong saya minta diskripsi padi si denuk, bisa dikirimkan langsung pada email saya agus2wu@yahoo.co.id terima kasih

  5. Farid says:

    Skrg ini sy jg tanam inpari sidenuk dg sistem tanam legowo 2:1, skrg berumur 30 hari, kelihatannya sih bagus.. Smg aj hasilnya jg bagus. Tp sayang skrg ini daerah sy terserang hama tikus..

    • NURMANIHSAN says:

      Kalau hama tikus, ada tips dari Mas Suli
      Tanam singkong/ubi jalar di tepi jalan dekat sawah bapak supaya tikus tidak turun kesawah, kedua disawah taburi isi buah maja/brenuk/rendaman jengkol 2 hari 2 malam,ketiga tangkap tikus dengan perangkap 2-3 ekor usahakan hidup lumuri gula merah cair kental sampai basah kuyup/lengket,harus ditangkap satu persatu untuk mudahnya…lalu lepas semua biar masuk ke lubang, boleh lebih banyak asal mau, keempat hehe ini yang mujarab tapi sulit pelaksanaannya, urine seluruh keluarga sebulan, biarkan sebulan lalu semprotkan ke tanaman, bisa tambahkan air rendaman jengkol. bisa tambahkan bahan lain untuk mengusir hama selain tikus.

  6. Farid says:

    Terimakasih atas masukannya.. Ada hal lain yg ingin sy ceritakan, ini berkaitan dg pola tanam padi didaerah sy desa karangaji kedung jepara.
    Pertanian Didaerah sy saat musim tanam rendengan (MT 1) hampir 95% petani menggunakan pola tanam SAWUR TINGGAL (itu istilah di daerahku), yaitu slrh luas lahan yg msh kering dibajak dg mesin kmdian slrh luas lahan pula disebari gabah kering kmdian digaru utk menutupi gabah, tumbuhnya ya nunggu hujan. Pola tanam spt ini memang ekonomis krn petani tdk mengeluarkan biaya pindah tanam, tp mnrt sy bnyk kelemahannya yaitu:
    1. Padi tumbuh bersamaan dg tumbuhnya gulma
    2. Padi tumbuh sangat rapat dan tdk teratur, hslnya bulir gabah sngat lembut.
    3. Biaya utk penyiangan gulma sangat banyak.
    Bgmn mnrt pndpt abang ttg pola tanam spt ini? Ketika yg lain sawur tinggal, Sy prnh bbrp kali mencoba utk tanam pindah, tp hasilnya malah kurang bagus (terserang beluk), Apakah mgkn penyebabnya krn pertumbuhan tanaman padi sawur tinggal dan tapin tdk bersamaan?

  7. suli says:

    Pak Farid, Itu tadah hujan ya, sudah kenal tabela yang ditarik pakai alat ? waktu itu dikenalkan di BB Sukamandi, lupa dari mana.Atau tanya PPL setempat. di pesisir selatan gombong, pernah di coba dan betul gulma memang sama sama tumbuh.ini hanya jawaban dari memperkecil kebutuhan benih, rumpun menjadi rapi jarak dan lebarnya, akan memudahkan dalam penyiangan mestinya.
    Ada teman yang nambahi masukan

  8. Farid says:

    Ya bos suli.! Itu seperti tabela kering. Yang sering jadi masalah dilapangan adalah ketika gabah sudah disebar sementara hujan tidak kunjung turun, alhasil bisa ditebak, gabah belum tumbuh malah gulmanya yang subur, alih2 pingin irit biaya malah tambah boros, biaya penyiangannya itu lho bos..! Dilema seperti inilah yang sampai sekarang belum saya temukan solusinya. tanam pindah takut hama beluk, mau mengikuti arus (sawur tinggal) saya kurang setuju. Mohon saran dari temen2.! Suwun.

  9. rizal says:

    mohon invo untuk penyakit tungro ada nggak ??

    • NURMANIHSAN says:

      penyakit tungro disebabkan oleh wereng hijau. cuma wereng sebagai pembawa saja. artinya didalam tubuh wereng hijua ada virus tungro.
      cara untuk mengendalikannya adalah wereng hijau harus dihilangkan dahulu.
      insektisida tuk wereng hijau, banyak kok. silahkan tanya kios pertanian di daerah bapak. sy kurang elok menyebut merk nya

  10. indra wijaya says:

    saya baru beli benih inpari sidenuk label putih sebanyak 20 Kg @Rp 80.000= Rp 160.000,- saat ini di daerah saya desa tunjungtirto, kec. singosari, kab. malang musim hujan.bagaimana dosis pemupukannya? dan kapan tanam padi setelah semai?

  11. efendy manan says:

    Salam kenal mas….wah dekat dong dengan saya…mengenai sidenuk,pengalaman saya padi ini mempunyai potensi yang sangat bagus dengan malai yang panjang,bulir besar,dan jumlah bulir diatas rata2.Namun perlu diwaspadai serangan Blast dan Tungro.Apalagi posisi Singosari termasuk dataran tinggi yang agak rentan serangan Tungro dan blast di musim hujan.Saran saya Mas harus lebih waspada di persemaian dan stadia umur 0hst – 45 hst untuk serangan blast dan Tungro.
    Untuk usia pindah tanam lebih muda lebih baik.
    Trims

    • Roni Suyanto says:

      sugeng enjang Pak Effendi, akhirnya MK 1 saya akan tanam Inpari 6 Jete dan Sidenuk. Alhamdulillah Ciherang saya kemaren bebas dari HWD dan blas, padahal kirikanan terserang, beluk masih taraf wajar karena tanamnya agak ketinggalan.

      • efendy manan says:

        Sip pak Suyanto…bisa dicoba pak.Saya rasa sidenuk cocok untuk MK 1 asal kita bisa mengantisipasi tungro…mengenai potensi hasil sidenuk dan inpari 6 jete memang bagus.tinggal mengelola hara saja agar hasil mendekati potensinya….

  12. rizal says:

    mas saya d rizal dr bondowoso..selama ini bibit baru yang ada jarang sekali ada d bondowoso..bisa minta invo nggak d mana yang jual bbt inparisidenuk yang terdekat d bondowoso..trims..oia mas klo d malang yang jual bibit inpari sidenuk kiosya d toko mana??mohon invonya solanya saya sering ke malang juga ke daerah karang lo //

    • indra wijaya says:

      salam kenal mas rizal. belinya di BPTP (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian) karang ploso Malang. Semoga sukses dg SIDENUK..

    • ptmbplusagro says:

      kami menyediakan benih sidenuk dengan jaminan 8 ton/Ha program ini di dukung oleh BATAN & BGA bila ingin ikuti program kami minimal lahan 10 Ha. ingin mengetahui lebih lanjut program kami silahkan kunjungi ptmbplusagro

    • prix_Bwso says:

      mas rizal bondowoso mana.? saya juga bondowoso.!di kelurahan badean.! klau inp sidenuk ad di pertanian atau ke daerah pujer mas.!

  13. Edi suprayitno says:

    Saya tinggal di trangkil kab.Pati ingin menanam padi sidenuk, dimana saya bisa dapatkan benih sidenuk untuk daerah kab.Pati?

  14. mamik says:

    mas,sy wire dri lombok tengah mo nanyak dkt,cara terbaik utk penanggulangi yg nmanya penyakit padi itu gmna ya? ap dgan cara mencegah ato bersman (ketika penyakit breaksi) di basmi?. klo dgn pencegahan kira2 usia padi brpa hri baru d ksh obat?. obat utuk wereng (smua werang),apa,mas?mik_wiredharme@yahoo.co.id/e-mail( (tadah hujan)

  15. efendy manan says:

    Numpang Sharing Mas Nurman…
    Pak Mamik…Cara terbaik dan paling bijaksana dalam manajemen penanggulangan hama penyakit bisa saya sarankan sbb:
    1.pengenalan potensi hama penyakit didaerah bpk.sehingga bpk bisa memilih varietas mana yang cocok,adaptif dan tahan terhadap hama dan penyakit yang endemik disana.
    2.Memberikan imunitas pada tanaman sedini mungkin,bisa dengan MOL,POC,Pupuk Hayati,Pesnab,Agens hyati dll.shg Diharapkan tanaman padi bpk bisa lebih tahan bila terjadi serangan hama penyakit.
    3.Pengamatan kondisi sawah tetangga,artinya serangan hama penyakit pasti berawal dari tetangga sehingga kita bisa mengetahui sedini mungkin.
    4.Sebisa mungkin memakai pesnab/agens hayati sebagai cara pencegahan dan rutin,selain mudah dan murah juga ramah lingkungan.
    5.Pemakaian pestisida diperlukan jika kondisi memaksa/darurat dengan catatan memakai jenis dan dosis yang tepat agar tidak terjadi resistensi hama penyakit dikemudian hari.
    Mungkin ada tambahan dari rekan-rekan lain?

  16. maaf mau bertanya, padi varietas seganggam panuah dapat ditemukan dimana yah?? terimakasih

  17. indra wijaya says:

    Ini saran: kalo bisa memuat cara tanam padi yg baik secara komprehensif. Misal tinggi rendahnya lahan, sistem irigasi, perlakuan benih sebelum disebar apa boleh benih direndam pestisida sblm disebar agar tahan dst….. Syukur2 pake pesnab ramah lingkungan. Bgmn mas Nurman, Mas Suli, Mas Efendy??? Tks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s