CARA MEMBUAT PUPUK NPK

MEMBUAT PUPUK NPK PONSKA
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN di BANTEN )

Ada 2 orang yang sedang duduk sambil berbincang-bincang di saung, satu orang PPL THL, satu lagi petani. Inti pembicaraan mereka adalah cara membuat NPK khususnya NPK ponska.

” pak mantri, kalau kita mau buat npk ponska bagaimana caranya?”

‘”wah pak, kalau mau buat mah kita harus punya pabrik dulu”

” masa sih “

” betul, pak. tapi kalau kita ingin membuat pupuk NPK dari pupuk tunggal dengan kandungan hara yang sama, itu baru bisa pak”

” caranya pak?”

” bapak maunya NPK apa?”

” ya, NPK ponska aja deh”

Pupuk NPK Ponska

” bapak tau kandungan hara NPK ponska”

” kayanya 15 15 15 pak mantri, betul begitu?”

” betul, pak. bapak tau artinya itu?”

” belum sih”

” 15 15 15 itu artinya dalam 100 kg NPK ponska ada unsur Nitrogen 15 kg, unsur fosfat P2O5 ada 15 kg dan unsur K2O ada 15 kg.  Unsur N buat Urea, unsur fosfat buat TSP dan unsur K2O buat KCl”

” terusin pak mantri”

” Di pupuk 100 kg urea kan ada N sebesar 46 % atau 46 kg, nah di dalam NPK ponska adanya 15 % atau 15 kg. Untuk menghitungnya unsur N diurea kita balik jadi 100/46 x 15 kg = 32,6 kg Urea. Mengerti pak?”

” sedikit pak”

” sedikit juga bolehlah pak, hee. kita lanjutkan pak?”

” silahkan pak mantri,, “

” sekarang, kita lihat unsur fosfatnya. Untuk 100 kg TSP ada 46 % P2o5nya. Di NPK ponska unsur ini ada 15 kg juga, jadi kita balik 100/46 x 15 kg = 32,6 kg TSP. Sama seperti pupuk urea”

” kalau KCLnya sama juga pak?”

” untuk KCL lain, sebab di dalam 100 kg KCL ada 60 % K2O. Di dalam NPK ponska unsur ini ada 15 kg. Jadi 100/60 x 15 kg = 25 kg KCL”

” artinya pak?”

” mudah pak, itu berarti UNSUR HARA didalam 100 kg NPK ponska SETARA DENGAN 32,6 kg urea, 32,6 kg TSP dan 25 KCl

” maksudnya, pak mantri?”

bila bapak punya 32,6 kg urea + 32,6 kg TSP dan 25 KCL kemudian bapak campur jadi satu jadilah itu 100 kg NPK ponska pak. Gampangkan?“.

” oh gitu,,,”

Sang PPL baru sadar bila menjelaskan harus dengan bahan yang sebenarnya. Kemudian dia menanyakan apakah ada pupuk urea, TSP dan KCL. Ternyata ada. Saat itupun mereka butuh timbangan. Sang petani pulang untuk mengambil timbangan. Setelah sampai di saung, dia membawa teman. Sang teman membawa pupuk SP-36. Sang PPL pun menjabat tangan temannya.

” ok pak, sekarang kita bawa pupuk urea, TSP dan KCLnya kesini dan kita buka talinya”

Kedua petani segera mengambil dan membuka ketiga pupuk itu. Masing-masing beratnya sekitar 50 kg.

” pertama, timbang urea 32,6 kg pak. trus timbang TSP 32,6 kg dan timbang lagi KCL 25 kg”

” baik pak mantri” kedua petani menimbang apa yang diminta oleh sang PPL. Tetapi sebelumnya, sebelum pupuk diletakkan diberi terpal terlebih dahulu. Sekarang terlihat ada 32,6 kg urea, 32,6 kg TSP dan 25 kg KCL di atas terpal.

” sekarang kita campur dan aduk sampai merata pak”

” baik pak mantri” keduanya pun mengaduk sampai merata.

” Inilah pupuk NPK ponska buatan kita pak. Sekarang bisa kan cara membuatnya, pak ?”

” bisa pak mantri. Semoga ilmu ini bisa saya ajarkan kepada petani lain”

” silahkan pak”

” ada yang lupa pak mantri?”

” apa apa?”

” Kalo kita punya 1 hektar sawah kebutuhan pupuk NPK ponska berapa?”

” kalau pake NPK ponksa sekitar 300 kg + 150 urea, pak”

” kalau kita buat NPK 300 kg jadinya bagaimana?”

” ya tinggal kita kali 3 pak dari yang kita timbang tadi”

” aplikasinya bagaimana di lapangan?”

” pupuk pertama, 150 kg NPK ponska. Kedua, 150 NPK ponska + 50 kg urea. Dan ketiga, 100 kg urea”

” berarti untuk pupuk pertama, saya harus buat NPK ponskanya 150 kg, kalau gitu saya tinggal kali 1,5 x dari 32,6 kg urea + 32,6 kg TSP dan 25 KCL kan pak?”

” betul pak, itu dah hebat”

Mereka bertiga pun kembali ke saung. Istirahat sebentar. Di sela-sela istirahat, teman petani itu bertanya, ” pak mantri, kalo pupuk SP-36 itu bagaimana?”

” pupuk SP-36 hampir sama dengan pupuk TSP, cuma beda % kandungan unsur hara. Untuk TSP 46 % P2O5 sedangkan SP-36 kandungan P2O5nya 36 %”

” kalo kita nga punya TSP, cuma punya SP-36 aja, berapa kilo dibutuhkan buat pupuk NPK kaya tadi?” timpalnya lagi

” kita hitung % kandungannya dulu. TSP kan 46%  sedangkan SP-36 ada 36 %. Karena 36 % maka kita hitung seperti di atas, kita balik jadi 100/36 x 15 kg = 41,67 kg.”

” kok lebih banyak ya pak mantri?”

” betul, bila kandungan % nya sedikit maka dibutuhkan lebih banyak lagi, seperti pupuk TSP dan SP-36 tadi”.

Petani ikut bicara,” jadi kalau buat NPK ponska pake SP-36, urea 32,6 kg ditambah 41,67 kg SP-36 dan 25 kg KCl, ya kan mantri?

” siplah pak”

About these ads

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in ABOUT TANAMAN PADI. Bookmark the permalink.

3 Responses to CARA MEMBUAT PUPUK NPK

  1. ade says:

    asallamualaikum…..
    saya mau tanya pak,setiap musim tanaman padi di sawah saya seluas 1,2 hektar sering terkena penyakit hawar daun/kresek,.
    pertanyaan saya bagaimana cara mencegah penyakit ini,dan berapa banyak saya harus menggunakan pupuk urea+pupuk npk phonska..?
    terimakasih WASALAM………..

  2. riccardo says:

    trimakasih sharenya pak…

  3. aiman says:

    Matur nuwon pak infonya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s