PADI SERTANI

BERITA SERTANI DARI BERBAGAI SUMBER
  Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN di BANTEN )

Secara umum Padi Sertani-1 mempunyai karakteristik sbb :

· Umur panen padi adalah 105 hari sejak semai (umur semai 15 hari, umur sejak tanam 90 hari).

· Kebutuhan air sedikit atau tidak menghendaki genangan tinggi (cukup sekitar 1 cm saat tanam hingga tanaman mulai bunting atau cukup macak-macak) dan selanjutnya asal basah saja.

· Umur semai pendek , semai dicabut dan dipindahkan ke sawah pada umur 15 hari.

· Anakan banyak ( pada umur 48 hari dapat mencapai >20 hingga 40 anakan).· Produktivitas padi berkisar ( 8 hingga 16 ton atau secara umum diatas 10 ton/ha ) tergantung keadaan tanah dan tingkat ketrampilan petani dalam pengelolaan dan cuaca/ musim tanam.

· Dibanding tanaman padi lain lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit.

· Dapat digunakan untuk pertanaman sistim Rancah (musim hujan), Gogo- Rancah, Rancah- Gogo dan sawah sulit air dan ladang.

· Memiliki malai yang panjang dan butir dalam tiap malai umumnya berkisar 300 hingga 600 atau dominan sekitar 400 hingga 500 butir.

· Pada kondisi pertanaman dan pengelolaaan yang relatif sama secara umum memiliki hasil 2 sampai 3 kali hasil padi jenis lain pada lokasi yang sama. Sumber :http://marisejahterakanpetani.wordpress.com/

Di lain tulisan,

Galur unggul lokal Sertani 1 tahan kering serta punya daya tahan tubuh yang kuat. Hasilnya lebih tinggi dari padi hibrida impor

Hati Winarto kini sedang berbunga-bunga. Pasalnya, pada panen akhir tahun lalu — dari lahan miliknya seluas satu hektar — petani asal Desa Nambah Dadi, Kecamatan Terbanggi, Lampung Tengah itu, bisa memetik keuntungan mencapai Rp7 juta. Hasil itu, tentu saja, membuat Winarno merasa heran, karena diperoleh dari kondisi lahan kering..

Desa Nambah Dadi, menurut Winarto, kondisi tanahnya memang kering. Sebelumnya, untuk jenis padi Ciherang di lahan seperti ini menghasilkan paling banyak 5 ton/ hektar. Tapi, menjelang bulan puasa tahun lalu – di saat hari sedang panas-panasnya – Winarto menanam padi jenis yang tidak banyak membutuhkan air, dan hasilnya 10 ton/hektar.

Atas keberhasilan panennya kali ini, Winarto tak bakal melupakan jasa Surono Danu, penangkar galur lokal Sertani 1, jenis padi yang dia tanam itu. Sertani adalah akronim Serikat Tani Indonesia, nama sebuah kelompok tani di Lampung, dan Surono yang disebut oleh Winarto itu termasuk salah seorang anggota pengurusnya.

“Waktu itu Pak Surono menawarkan untuk mencoba menanam benih Sertani 1, tanpa ragu saya langsung menyanggupinya,” tutur Winarto. Karena ditanam di lahan kering, maka cara menanamnya pun berbeda dengan menaman padi di lahan berair atau sawah. Caranya, lahan lebih dulu dilobangi dengan sebatang kayu yang salah satu ujungnya agak diruncingkan, atau dikenal dengan istilah menugal. Benih padi dimasukkan ke dalam lobang tersebut, kemudian ditutup tanah.

Rupanya, cerita Wiunartp, benih yang diberikan Pak Surono itu memang bukan jenis yang butuh banyak air. Meski minim air, namun bulir setiap malai (tangkai) padi tersebut bisa menghasilkan 500-600 bulir berbentuk lonjong. Dan, dalam tempo 105 hari sejak tanam, Winarto sudah bisa melihat hasilnya, ya itu tadi.

Pengalaman Tamis lain lagi. Kepala Desa Kebun Damar II, Mataram Baru, Lampung Timur, itu terpesona dengan Sertani 1 karena daya tahannya terhadap serangan hama dan penyakit. Saat tikus sawah menyerang di desanya, banyak batang padi yang rusak. Namun tak lama kemudian, batang padi tersebut mampu tumbuh lagi dengan anakan yang jauh lebih banyak. “Begitu pula dengan hama wereng dan keong emas, meski sudah dimakan, pasti akan tumbuh lagi,” imbuh anggota basis Sertani Sukamaju itu.

Bukan hanya itu, benih padi yang mengapung setelah semai (bila disemai di tanah berair), ternyata masih bisa ditanam lagi dan menghasilkan pula tangkai dan bulir padi yang lumayan banyak. “Bila sudah dipanen, maka pangkal padi tidak usah dicabut, tapi tinggal kasih pupuk saja, panen pun masih bisa diraih. Jadi, dalam sekali tanam bisa panen tiga kali,” begitu kata Tamis mengungkapkan berbagai kelebihan Sertani I ini

Adalah Surono yang menciptakan jenis padi Sertani I ini. Ia mengawinkan jenis padi unggulan lokal yang indukannya asli Lampung, tapi memiliki karakter padi liar. Yakni antara Dayang Rindu (pejantan) dengan Si Rendah Sekam Kuning dan Si Rendah Sekam Putih (betina). Tetua padi lokal ini memiliki umur panen sampai 150 hari. Tapi, “Saya hanya memendekan umurnya menjadi 105 hari dan maksimal 110 hari,” ujar Surono. Sedangkan sifat liar dan tahan penyakitnya tetap dipertahankan.

Benih Sertani 1 itu kemudian disebarkan kepada segenap anggota Sertani, dan sudah ditanam di 170 ribu hektar sawah di Lampung. Untuk tanah yang cukup bagus, hasilnya bisa mencapai 16 ton per hektar lebih. Padi ini juga ditanam di lahan milik Komunitas Tumbuh Bersama di Desa Suykajadi, Cariu, Jawa Barat. Dan, pada saat panen raya, belum lama ini, hasil yang diperoleh mencapai 12 ton per hektar.

Mindo Sianipar selaku ketua Komunitas Tumbuh Bersama menyatakan, apa yang dilakukan Surono itu adalah langkah inovasi bidang pertanian yang sudah selayaknya dihargai. “Saat ini pemerintah gencar melakukan impor benih padi hibrida dari Cina, padahal kita punya tenaga penangkar padi kelas internasional,” ungkap Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI bidang pertanian ini.

Mindo lalu membandingkan benih hibrida impor dengan Sertani I. Benih hibrida impor hanya mampu menghasilkan paling banyak 6 ton per hektar, belum lagi penyakit yang dibawanya. Sedangkan Sertani 1, selain produktivitasnya tinggi juga tahan hama dan penyakit. “Karena itu kita harus tolak benih impor, dan kita coba galakkan para petani lokal,” ujar Mindo bersemangat.

Komentar senada juga datang dari Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Winarno Tohir. Dia mengaku baru melihat ada padi lokal dengan keunggulan seperti Sertani 1. ”Ini sudah revolusi pertanian,” kata Winarno.

Meski telah terbukti hasilnya, namun Surono enggan mempatenkan temuannya ini. Karena itu, dia menamakan benih temuannya ini dengan sebutan galur. Sedangkan kalau sudah dipatenkan, dinanamakan varietas. “Petani tidak butuh paten, tapi yang penting hasil dari usaha pertanian yang dijalankan,” kata Surono memberi alasan. Benar juga.

Protes Terhadap Benih Impor

Menjadi penangkar padi adalah pekerjaan yang membutuhkan ketelitian dan ketekunan ekstra. Surono Danu, sang penangkar Sertani1, membuktikan hal itu. Dia sudah bangun sejak pukul 02.00 dini hari untuk mengawasi bulir padi, dan membuka serbuk sarinya. Menjelang pukul 04.00, serbuk sari yang sudah terbuka itu kemudian dikawinkan. Alat pembuka serbuk sari hanyalah pinset. “Hanya itu alat yang saya gunakan,” kata Surono. Ini adalah proses yang terbilang rumit, karena padi tidak boleh rusak. Kemudian sisa dari bulir padi yang tidak dikawinkan, harus dibuang.

Lalu, padi yang sudah dikawinkan itu ditutup plastik, dan diberi lubang untuk sirkulasi udara. Nah, pukul 06.30 adalah saat tanaman padi kawin. “Saya harus bangun lebih pagi, agar tidak keduluan proses perkawinan padi secara alami,” kata ayah lima anak ini.

Setiap saat, Surono harus terus memantau setiap bulir padi yang telah dikawinkan, untuk melihat tingkat keberhasilan proses perkawinan. Banyaknya bulir padi yang dikawinkan, tergantung kecepatan sang penangkar. Dalam sehari bisa 10-20 bulir padi yang dikawinkan. Namun, kata Surono, dalam 10 ribu bulir yang berhasil paling hanya satu.

Langkah selanjutnya, padi hasil perkawinan itu diujicoba secara terus menerus, sehingga menghasilkan galur padi yang diinginkan. Jangan membayangkan Surono bekerja dalam sebuah laboratorium dengan fasilitas lengkap. Dia bahkan mengaku tidak punya lahan secuil pun untuk ujicoba.

Menurut cerita Surono, semua ujicoba padi dilakukan dalam pot di halaman rumahnya di Bandar Lampung, dan alat yang digunakan hanya pinset. Tidak heran bila usaha menghasilkan galur unggul lokal dari Sertani 1 hingga Sertani 16 memakain waktu sampai 22 tahun.

Selain Sertani I, Surono juga melakukan usaha persilangan padi galur Bancul 2, namun mengalami berbagai hambatan. Galur unggul lokal ini memiliki keunggulan, yakni tahan banjir. “Inilah padi masa depan,” kata Wakil Ketua Komisi IV yang membidangi masalah pertanian Mindo Sianipar.

Soalnya, menurut Mindo, dalam iklim yang tidak menentu seperti sekarang ini, di mana banjir dan kekeringan datang silih berganti, maka dibutuhkan jenis padi yang mampu beradaptasi terhadap perubahan iklim tersebut. Dalam situasi demikian, benih padi seperti Bancul 2 yang bisa dipanen dalam tempo 95-100 hari sangat dibutuhkan.

Bagi Surono, usahanya mengawinkan galur-galur unggul lokal tidak lebih dari semacam “protes” kepada pemerintah yang getol mendatangkan benih padi hibrida impor. Padahal di dalam negeri, menurut Surono, usaha itu bisa dilakukan bahkan dengan cara yang sederhana. “Tapi saya tetap belum puas, selama petani kita belum sejahtera hidupnya,” ujar lelaki berpenampilan sederhana ini sambil menerawang. Cita-cita yang luhur. (Imam Firdaus). Sumber : http://hkti.blogspot.com/2008/02/tani-merdeka-jan-feb-2008-sertani-i.html

Suroso Danu, seorang petani asal Lampung dengan kreativitasnya mengaku telah menemukan varietas baru yang diberi nama Sertani-1. Varietas ini diakuinya memiliki potensi hasil sampai dengan 16 ton/ha. Rata-rata bulir per-malainya 300-400 buah, bahkan ada yang mencapai 700 buah.

Badan Litbang Pertanian sebagai lembaga penelitian dan pengembangan pertanian, sudah sepantasnya memberikan apresiasi terhadap hasil penemuan tersebut bila terbukti murni ditemukan oleh Surono Danu. Tentunya setelah dilakukan uji multi-lokasi terlebih dahulu dan dipastikan silsilah (asal-usul) galur lokalnya dari mana.

Saat dikonfirmasi tabloid Sinar Tani, Prof. Dr. Suyamto Hardjosuwirjo menjelaskan  bahwa sedikitnya diperlukan tiga hal yang harus dilakukan oleh Surono Danu agar hasil temuannya ini lebih bisa diyakini masyarakat. Selain dua tahapan yang telah disebutkan diatas, yaitu kepastian silsilah dan uji multi-lokasi, tahap ketiga yang tidak kalah penting adalah berdasarkan UU No. 12/1992 tentang sistem Budidaya Tanaman menetapkan yang berhak melepas varietas haruslah pemerintah, dalam hal ini Menteri Pertanian melalui Badan Benih Nasional. Lembaga ini memiliki Tim Penilai dan Pelepasan Varietas yang diketuai oleh adalah Suyamto.

Disebutkan dalam UU tersebut bahwa semua varietas yang akan dilepas untuk diedarkan atau disebarluaskan bahkan diperdagangkan harus melalui izin dan dilepas oleh dulu pemerintah. Pihak perorangan, organisasi/swasta atau perusahaan tidak bisa melepas sendiri varietas temuannya. Namun dalam penamaan varietas, pemerintah menyerahkan kepada masing-masing penemu.

Lebih lanjut Suyamto menyatakan uji multi-lokasi harus dilakukan oleh penemunya sendiri. Tetapi Badan Litbang Pertanian melalui Balai Besar Penelitian Padi (BB Padi) terbuka untuk mengadakan kerjasama. Tentang umur Sertani-1 yang mencapai 95-105 hari, Suyamto menyatakan sudah genjah (berumur pendek, red.). ”Bahkan berdasarkan catatan, umur berkorelasi dengan hasil panen. Kalau umurnya diperpendek tidak mungkin hasilnya tetap tinggi” ujarnya.

Badan Litbang Pertanian juga telah mempunyai galur dari India yang umurnya 75 hari, tetapi hasil produksinya 3-3,5 ton/ha dan belum mencapai 5-6 ton/ha. SUmber : http://www.litbang.deptan.go.id/berita/one/552/

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Benih unggul baru Sertani 1 yang mampu memproduksi gabah hingga 14 ton dikenalkan oleh ilmuwan nyentrik, Surono Danu, yang difasilitasi oleh Serikat Tani Lampung.

Dalam diskusi tematis tentang benih unggul lokal baru yang berlangsung di Sekretariat Serikat Tani Lampung Jalan M.S. Batubara, kemarin, Surono Danu menjelaskan jika benih padi Sertani I ini mampu memproduksi gabah lebih banyak dibandingkan padi hibrida sekalipun. Secara teknis, Surono menjelaskan jika kebutuhan benih relatif sedikit dibandingkan benih lain yang digunakan petani saat ini. Benih Sertani 1 ini hanya menggunakan paling banyak 10 kilogram benih per hektare dan setiap malainya mampu menghasilkan minimal 240 gram dengan asumsi potensi produksi sebanyak 14 ton per hektare.

Benih ini tidak memiliki perawatan khusus bahkan tidak membutuhkan suplai air yang memadai karena benih ini mampu menyerap oksigen dengan sendirinya. “Justru dengan pasokan air yang lebih banyak, produksi menjadi tidak maksimal,” kata Surono Danu.

Benih ini juga mampu hidup di berbagai kondisi tanah apa pun seperti perladangan, gogo rancah, sawah, dan salinitas atau lahan yang kurang bagus untuk produksi.

Kemudian dari segi pemupukan, benih Sertani 1 ini hanya membutuhkan paling banyak lima kuintal per hektare dan tahan terhadap hama apa pun seperti hama tikus yang meskipun malai maupun batangnya digigit oleh tikus, tetapi benih ini mampu menutup luka akibat gigitan hama hanya dalam waktu 24 jam dan tetap bisa tumbuh dengan baik.

Demikian halnya jika dilihat dari segi ketahanan penyakit, jenis penyakit yang biasa menyerang tanaman padi adalah red strip dan blas, benih Sertani 1 memiliki antibodi sendiri sehingga lebih tahan terhadap serangan penyakit.

Benih ini merupakan hasil persilangan antara jantan yang berasal dari Dayang Rindu dan betinanya adalah Sirendah Sekam Kuning dan Sirendah Sekam putih.

Latar belakang diciptakannya benih ini dimulai pada Desember 1982 dengan pejabat perekonomian di Lampung tentang perlunya inventarisasi padi unggul lokal Lampung.

Berdasarkan hal tersebut, Surono Danu kemudian 1983–1984 mencari benih unggul lokal lampung sampai akhirnya ditemukan dan dilakukan budi daya percontohan dibeberapa daerah seperti Lamteng, Lamtim, Metro dan Lamsel.

Sementara itu, Ketua Dewan Serikat Tani Lampung Anang Prihantoro mengatakan ketahanan pangan nasional adalah sesuatu yang sangat serius sehingga semestinya tidak begitu saja kita serahkan pada pihak asing dengan mengimpor benih dari luar negeri yang belum tentu sesuai dengan agroklimat di Lampung.

Sementara itu menurut Ketua LBH PAS Amor Tampubolon mengatakan temuan yang merupakan kearifan lokal ini mendapat prioritas ini,”kalau ada potensi lokal kenapa harus tergantung kepada asing,” katanya.

Dan, dari sudut advokasinya, lanjutnya, adalah gerakan untuk mencintai produksi sendiri walaupun dalam wilayah yang lebih kecil. SWA/K-. Sumber : http://aditdragon.blogspot.com/2008/07/pertanianilmuwan-nyentrik-temukan.html

About these ads

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in BENIH UNGGUL PADI, PEMULIAAN TANAMAN. Bookmark the permalink.

147 Responses to PADI SERTANI

  1. Ziee Haibara says:

    THANKS…. infonya sangat bagus, tetapi banyak hal yang tidak saya ketahui tentang cara penanaman padi sertani

  2. suli says:

    Yang terbaru Sertani 8, sertani merupakan perbaikan dari sertani sebelumnya,menurut penemunya disarankan dengan pola SRI ,karena batang besar dan kasar/kokoh dan beranak banyak di sarankan juga jarak tanam yang lebar > 30 cm. benihnya agak sulit mendapatkannya, mungkin ada teman yang punya benih sertani 8 ?

    • wiliana says:

      wilianan singkawang kalbar. bagaimana cara mendapatkan benih padi sertani 1, sy ingin masyarakat didaerah sy hdpnya lbh baik dg hasil panen yg melimpah. trm ksh

  3. rizal says:

    bang klo mau mendapatkan benih padi sertani 1 di jawatimur apakah ada agennya..saya ada d bondowoso..klo ada tolong dengan sangat untuk bisa d invormasikan d rizalhm@yahoo.com..lahan saya termasuk yang sukar dengan air..terimakasih sebelum dan sesudahnya..

  4. suli says:

    Mas Rizal,untuk sertani 1 harus minta penjelasan atau no hp pak efendy dari Pak Ihsan . mungkin dia pernah tanam sertani 1.lagian bondowoso dekat dengan pasuruan(domisili pak Efendy). nanti jangan kaget keterangannya.

    • rizal says:

      Mas Suli tau no hp Bpk Efendy ato Pak Ihsan nggak..saya juga tidak tau no kontak beliau..mohon bantuanya yaa…terimakasih

  5. Mufrodi says:

    Untuk padi Sertani 8 dikenal di daerah lampung,sedangkan diluar lampung dikenal padi MSP 8 (Mari Sejahterakan Petani).

  6. rizal says:

    mas Mufrodi terimakasih atas inonya..saya sudah hubungi bapak surono…trims banget…

  7. eel says:

    jadi tertarik ama sertani, mohon petuah cara dapetin benihnya gan, thenk….!

  8. siswoyo says:

    berapa no hp pak surono ,dimana sy bisa dapatkan bibit sertani 1 dikota ceribon

  9. suli says:

    Saya garis bawahi sertani 8 lebih bagus dari sertani 1.ini info petani yang sudah tanam sertani 1 dan 8.di tegal sudah ada pak menurut kabar.

  10. agus putra says:

    sekarang sudah ada bibit sertani 8 hasil penyempurnaan dri sertani 1 dst. Bangsa kita masih punya produk2 pertanian unggulan ga harus import…majulah petani indonesia

  11. agus putra says:

    mantabz..majulah PETANI INDONESIA bersama SERTANI

  12. nira says:

    Hasil bagus tapi nyari benihnya susah.. Tulung tulung. Semoga yang punya benihnya mau berbagi.

  13. nira says:

    Belum ada kabar lg tentang padi sertani..

  14. suli says:

    Tambahkan tulisan dari trubus bulan agustus pak nurman, tentang sertani 17 t/ha

  15. nengah adiyasa says:

    saya ingin mencoba menjadi petani dan saya jg ingin meningkatkan hasil dari para petani karena selama ini jd petani sudah pasti rugi. umur saya sekarang 29 tahun dan saya jg udah melkukan survei di bali klo umur para petani di bali tidak ada yg di bawah 35 th makanya agak susah diajak untuk maju dan diajak dengan pola sistem baru. saya ingin sekali belajar dari bapak2 sekalian dan klo bisa saya minta tolong biar tau nomer telpon bapak surono biar saya bisa mendapakan bibit padi yg luar biasa ini. sertani 1.
    terimakasih.

  16. suli says:

    Masih di tulisan trubus agustus, kalau pak ali domisili ciamis, datang langsung ke rumah Pak markuat petani sertani tasik.lebih jelasnya minta no sama pak nurman penemunya Ir.Surono Danu., gimana prosedurnya.

  17. ali says:

    Kalau untuk saya pribadi yang baru dua kali menanam padi, sebagus dan sepontesial apapun benih padi tanpa ilmu dan pengalaman yg mencukupi, benih tsb hanya akan membuat sy kecewa. Apalagi mendapatkan benihnya susah.

  18. efendy manan says:

    Ya betul itu pak…sebelum memilih benih padi harus tahu minimal cara tanamnya dan hasil riil di lapangan pak.saya dulu tahun 2008 pernah tanam varietas lokal yang katanya hasilnya diatas 10 ton.memang malai sangat panjang dan menggiurkan tapi hasilnya jauh dari harapan….

    • NURMANIHSAN says:

      Sy setuju dng mas efendy,
      tapi disinilah tantangannya mas, mas efendy tahun 2008 beda dng mas efendy tahun 2012 lho, artinya coba tanam lagi padi sertani/bunda/parikesit yg potensinya besar. apakah hasilnya masih jauh dari harapan? sy kita tidak. hasilnya kan bagus sbb ilmu sdh ada dilapangan.
      Setelah berhasil, baru share kepada para pembaca/petani lain,,,
      Bgm mas efendy??

  19. ali says:

    Tidak setitikpun saya menganggap remeh potensi padi sertani, walaupun tetap saja hasil yg tinggi dipengaruhi banyak aspek. Alhamdulillah ada informasi tambahan dari pak nurman. Jadi memang pak surono danu berhati hati dalam pemberian benih sertani kepada yang membutuhkan, tentunya dengan maksud untuk kebaikan bersama. Semoga semakin banyak lagi pemulia padi di indonesia.

  20. efendy manan says:

    Idem mas….he3x ada tantangan untuk coba.Di daerah saya juga ada padi Tilam sari dengan karakter mirip sertani dan Bunda.pemulianya Pak Bari.Malah saya mau coba horti cabe mas.Tantangan dan kedalaman ilmu juga lebih tinggi.Modalnya juga sih ha3x

  21. suli says:

    Iya pak efendi, jangan kalah sama petani kediri, kediri sejak dulu sentra cabai, ada suatu cerita dari sana , jika menanam cabai 6 kali, umpama yang 4 kali gagal, yang 2 kali sukses bisa menutupi kerugian yang 4 kali, lantas jika 6 x sukses ???? makanya petani cabai kediri bisa sekolahin anak sampai australia.

  22. lito says:

    salam teman teman semua,
    kita sebagai petani berusaha supaya pertanian di negara kita semakin maju, tetapi sayangnya mengapa negara kita tdk membantu agar pengusaha kita sendiri supaya mau menanam padi di negara sendiri? mungkin dengan cara pupuk subsidi juga boleh digunakan oleh pengusaha? karena lito pernah baca di
    http://www.antaranews.com/en/news/84215/indonesia-to-import-rice-from-cambodia
    ……..PT Galuh Prabu Trijaya `s direktur pengembangan usaha, Mohamad Helmi, mengatakan perjanjian kerjasama akan membantu pengusaha Indonesia di Kamboja memperluas bisnis mereka” di bawah payung hukum “.
    Beroperasi di Kamboja sejak tahun 2005, perusahaan telah membantu petani lokal dengan membantu mereka menanam tanaman serta dengan menyediakan mereka dengan pupuk dari Indonesia. Ini mengontrol lebih dari 1,2 juta hektar sawah. ……….
    kenapa pengusaha Indonesia menginvestasikan di negara orang, hasilnya baru di import kembali ke Indonesia, negara tetangga yg ongkang ongkang kaki mendapat pajak. seharusnya pengusaha kita pasti mau menginvestasikan di negara sendiri, kalau negara kita mau memberikan fasilitas kepada pengusaha, seperti pupuk, benih, dsb. bayangkan saja 1,2 juta ha. kenapa tdk di negara sendiri? kenapa pupuk subsidi tdk diperbolehkan digunakan oleh petani yg mempunyai luas tanah lebih dari 2 ha? kan bisa untuk memacu pengusaha meninvestasikan di dalam negara sendiri.

    thanks and regards
    lito

  23. efendy manan says:

    Nyuwun sewu mas Lito dan Mas Nurman…
    Memang yang dikatakan mas lito ada benarnya juga.terkadang pemerintah kita ambigu dalam menerapkan suatu kebijakan.Suatu misal di dalam negeri saja pak.pemerintah ingin swasembada kedelai tetapi HPP kedelai tetap rendah.Siapa mau tanam kedelai?
    Hal itu tercetus saat saya diskusi dengan teman saya seorang Profesor riset pertanian.Beliau diajak rapat oleh mentan,bagaimana caranya swasembada kedelai.Beliau menjawab,langkah apapun tidak akan bisa berhasil jika harga di tingkat petani masih rendah sebab ketertarikan petani menanam suatu komoditas karena faktor harga…
    jika harga seperti sekarang,selamanya Indonesia akan impor kedelai….

    • NURMANIHSAN says:

      setuju mas efendy,
      itulah kebijakan pemerintah kita, lebih senang import daripada bantu petani.
      Padahal, kedelai yg kita import pun bermasalah krn kedelai transgenik. Di Uni Eropa, kedelai ini jelas2 ditolak keberadaanya.
      Padahal, bila HPP ditetapkan, petani untung dan anak bangsa yg mengkonsumsi kedelai sehat.
      Ini yg tak dihitung oleh pemerintah kita,,,
      kenyataannya: sebaliknya !!!
      petani enggan tanam, anak bangsa yg makan kedelai import ( tahu, tempe, dll ), kita tak tahu “diracuni” secara bertahap karena kedelai transgenik tsb

  24. lito says:

    salam Mas Nurman, Mas efendy,
    kalau memang HPP kedelai tetap rendah, tetapi hendaknya mau swasembada kedelai, maunya pemerintah kita memikirkan cara supaya bisa menekan biaya biaya petani supaya serendah mungkin, dengan demikian petani akan tertarik untuk menanam kedelai ataupun padi, misalnya pupuk, bibit, pestisida dll dibuat semurah mungkin. kalau petani sdh tertarik menanam kedelai ataupun padi, terbukalah lowongan kerja, devisa negara tdk keluar ke negara lain, bangsa kita semakin sehat, pengusaha akan lebih senang berinvestasi dalam negeri, pemerintah tdk usah lagi meminta investor negara lain, pabrik tahu, tempe dll juga tdk kelabakan mencari kedelai, bayangkan saja kalau 1 pengusaha Indonesia saja bisa menanam seribu ha saja, tdk usah sampai 1,2 juta ha, ada berapa pengusaha di Indonesia? berapa juta ha yg bisa ditanami, berapa puluh juta tenaga kerja yg terserap? berapa besar pajak yg bisa diterima pemerintah? apakah negara kita yg tercinta tdk bisa swasembada pangan? tapi apa daya, ini hanya khayalan petani kecil seperti lito, tdk bakalan didengar oleh pemerintah kita.

    thanks and regards
    lito

  25. Nurohman says:

    Salam kenal bwt smuanya,saya dari brebes khususnya desa kradenan kec kersana,di daerah saya nanam padi bisa setahun 3x mklum dkat waduk,tetapi yg skarang jdi kendala varietas padi yang ada sudah lemah terhadao penyakit,yg saya ingin tanyakan apakah bnih sertani 8 tahan terhadap pnyakit khusunya wereng coklat,yg k 2 di brebes tolong diadain benih sertani 8 didistribusikan lewat PPL setempat,kami petani brebes membutuhkan benih sertani 8.trims

    • sapujianto says:

      Pak Nurohman@ Mari Sejahterakan Petani … !!! IN…DO…NE…SIA…!!!
      Padi Sertani-8/MSP-8 lebih tahan terhadap serangan hama Wereng. Padi ini Lokal,lebih toleran dengan kekurangan air,Masalah budidayanya padi ini sederhana seperti halnya merawat padi lokal lainya.Untuk informasi Budidayanya bisa hubungi Pak Karsad(pak Eka) Sindangheula(arah Salem), Beliau yang pernah tanam dan panen Bulan November 2011, hasilnya 11,7 ton/ha.Kalau masalah petani membutuhkan Benih padi MSP-8 bisa hubungi Mas Heru Desa Banjar Lor,kec.Banjar Harjo biar diteruskan Kepada Bapak Narjo Wakil Bupati Brebes. Salam. Mari Sejahterakan Petani…! IN…do…ne…sia…!!!

      • bpk. sapujianto,,, salam kenal juga dengan semua saudara2 seperjuangan bertani. mohon saya diberikan nomor HP yang bisa untuk menghubungi mas Heru tersebut. saya tertarik dengan benih padi MSP 8. karena di daerah saya Lumajang – JATIM belum pernah denger tu SERTANI….. mohon dengan sangat nggih,,,,, 085-231-231-109 atau 085746108380 a/n AKhmad Mujaddid (Jadid) . ksuwun pak….

      • edi sudarto says:

        selamat sore Pak Sapujianto ,, sy Edi domisili Losari Brebes no hp 087789788294 , bisa minta No PK Heru di Banjarharjo , trima kasih

    • ibnu says:

      pak nurohman sudah dpt benih sertani belum kalau sudah tolong kami dimana mendptkan mungkin dari bpk bisa keluarga kami di bumiayu matur nuwun

  26. ali says:

    Potensi hasil dari varietas padi sertani menurut informasi di beberapa daerah memang menakjubkan, karena mungkin di daerah tsb sawahnya masih sehat dan subur sehingga unsur hara yg dibutuhkan sertani bisa dipenuhi. Padi super mestinya konsumsi haranya super juga. Intinya ya.. Begitulah, sawahnya, petaninya harus super juga. Ibarat begini mungkin.. jika saya memakai raket taufik hidayat yang harganya jutaan, dan taufik hidayat memakai raket saya yg murah, tetap saja secara logis saya tidak bisa mengalahkan TH. Skill dan berbagai faktor lainnya tidak sebanding dengan spek raket TH. Man behind the gun

  27. efendy manan says:

    Saya sependapat dengan Pak Ali…sebagai petani kita pun harus mengedepankan logika dan strategi dalam memilih varietas,pemupukan,pola tanam. dan pengendalian hama penyakit….

  28. suli says:

    Sertani 8 sekali lagi perbaikan dari sertani 1 ini kata si empunya Ir. Surono Danu, saya sudah 2 kali tatap muka dengan beliau, boleh jadi lebih akur ke petani, maksud saya bersahabat, mas pujianto, boleh tau no hp Pak heru ??

  29. didik says:

    saya tertarik dg sertani 1,dimana bisa mendapatkan bibit itu.didik di magetan jatim

    • NURMANIHSAN says:

      Ada pembaca yg punya benih sertani 1-8 ?
      Saya juga tertarik memiliki benih tsb.
      Bagi pembaca yg punya beberapa malai padi sertani-8, bisa dibarter dengan benih lain ( malai ) yg sama punya. Tks

  30. ali says:

    ya q mau cari benih padi BUnda i madrim hub 085790429775

  31. Bpras says:

    Dimana saya bisa mendapatkan benih padi sertani ?
    saya berkeinginan untuk mencoba menanam didaerah pasangsurut, bila ada informasi bisa hubungi saya di 085383843210

  32. Kangblegor says:

    Ass…tlng teman2 yang pnya benih sertani tlng hub sy..087727669363.. Sy bth 50kg… Domisili saya indramayu.

  33. arif w. says:

    mohon info klo ada benih SERTANI di area MADIUN-MAGETAN-NGAWI….

  34. Msyaiful amin says:

    Mas mas!saya tertarik dg sertani 8.soalnya than WBC d daera kta endemik WBC.stahun mencoba Bondoyudo.la mala klupanen di hindari tenkulak…mohon infonya hp 081217055274 trima kc!

  35. Msyaiful amin says:

    Mas mas!saya tertarik dg sertani 8.soalnya than WBC d daera kta endemik WBC.stahun mencoba Bondoyudo.la mala klupanen di hindari tenkulak…mohon infonya hp081332622674- 081217055274 trima kc!

  36. Msyaiful amin says:

    Mas mas!saya tertarik dg sertani 8.soalnya than WBC d daera kta endemik WBC.stahun mencoba Bondoyudo.la mala klupanen di hindari tenkulak…mohon infonya posisi Lamongan jatin hp081332622674- 081217055274 trima kc!

  37. fahmi says:

    Coba hubungi kangblegor di komennya: Saya punya stok bibit padi , sertani 8 /msp 8, Dan bsm 400, yg membutuhkan hub..081224646888,atau 087727669363

  38. Nurman says:

    sy dapat bibit sertani 8 dari pak surono danu langsung, skrg sdg masa mulai tanam.

  39. akhmadmujaddidmr says:

    Benih padi bunda sri madrim (BSM) harga 45 rb / kg
    Minimal order 10 kg (sudah kemasan) belum ongkos kirim.

  40. Assalamu’alakum wr wb…untk yang punya sertani1 tlng untuk berbagi benihnya biar merata saya petani pekalongan ingin menanamnya tak usah banyak2 cukup 5kl makasih.wassalam…

  41. ugi says:

    Gmn dg SERTANI 8 sdh ada yg tanam blm ini. Dan gmn hasilnya? Klo ada yg pnya benihnya saya pnya benih BSM bs dibarter

  42. ugi says:

    Klo ada yg ingin BSM bisa ngambil dtmpatku. Hrg 10rb saja per kg

  43. suli says:

    Pak Muh…..
    Seperti Pak ugi bilang,sertani terbaru sekarang adalah sertani 8,kemarin malah penemu Ir.Surono Danu menjadi pembicara yang di selenggarakan oleh Komunitas Budaya Banyu Bening Jogjakarta tanggal 29 nov 2013, dengan tema ‘Mitologi Padi dalam Kebudayaan Jawa’, pembicara yang lain Prof.Kasidi Hadi Prayitno (Fak.Filsafat UGM),2.Ki Lurah Cermo Sutedjo (Habirando-Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat) kalau mau no hp mbah rono saya ada.

  44. fajar says:

    Pak klu mau dapatkan benih padi sertani1/8 di lamtim di mana???

    • suli says:

      pak fajar…..nyuwun sewu lamtim itu apa lampung timur,kalau benar,kontak aja mbah surono di lamteng….malah beliau bisa datang sepertinya, lha kebumen aja nyampe….jangan kaget sama piyayinya nyentrik.

      • fajar says:

        Nggeh bener pak lampung timur, cari d kios” satu kecamatan blm nemu benih padi sertani Blh d cantumkan no hp ny mbak surono. Matur suwon.

  45. Alif klaten says:

    ho’oh sy jg tertarik dg sertani 8 ,adakah distributornya diwilayah jateng?

    • Heni Pudjiwati says:

      saya menyediakan benih sertani-8 dan BSM, unt yg butuh benihnya hub saya di 085312566530, domisili saya di Blora jawa tengah

  46. Ir. Abdul Sakur Hafidz says:

    dimana saya bisa membeli benih padi sertani

  47. ahmad syafiul anam says:

    daerah saya tu daerah tradisional n lumbung padi. yaitu demak jateng. saya ingin memajukan daerah saya dg menanan bibit tu n klu bs sukses bs jd contoh petani saya yg lain.

  48. muslich says:

    Mohon bantuannya alamat bibit padi sertani 8 di daerah kebumen jateng. Newun

  49. muslich says:

    ini no Hp saya luuuuur 081 327 131 177… salam saliim luuur hususnya buat beliau bapak Ir Surono..

  50. edi suryanto says:

    Maaf bapak” semua, saya Edi Suryanto 20 tahun. Mahasiswa Undip. Mau tanya saya bisa dapatkan benih sertani 8 di Kab. Pati, Jawa tengah Dimana ya? Saya penasaran ingin mencoba membudidayakannya di daerah saya. Mohon infonya, No. HP 085740974997 email edysuryanto21@gmail.com Terimakasih

  51. agung says:

    selain benih padi yg jadi unggulan, kira kira binih apa ja, tak tunggu infonya

  52. edi suryanto says:

    Mas ahmad saiful anam, saya dengar di demak juga ada varietas lokal yg unggul ya mas? Waktu prnah dipublikasikan di metro tv juga. Mohon infonya :)

    • ahmadsyafiulanam says:

      saya sendiri jg belum tau mas? saya cari bibit ini saja buat hadiah bapak saya. kmarin rugi banyak kasian.

  53. rudi says:

    kecamatan gumukmas kabupaten jember bisa memperoleh padi sertani di mana ya,,,,,,,,,,,,,,,,, yang tau infonya donk…

  54. Aji Bintara says:

    @Mas Sapujianto, apakah Mas Heru atau pak Karsad yang disebtkan diatas masih punya benih padi sertani-8 (MSP-8), kebetulan saya juga tinggal di kab. brebes?

  55. salam kenal semua..
    Petani didaerah kendal belakangan ini gagal panen trus.,
    saya tertarik dengan padi sertani, tp saya bingung dimana saya bisa dpt benihnya..
    Saya ingin sekali menanam padi sertani..
    Daerah Kendal, Jawa Tengah dimana ya yang jual benih padi sertani 1/8…
    Mohon pertolonganya..
    Terima kasih..

  56. pupuk kaltim says:

    ojo gampang percoyo…iki politik..sertani jadi msp singkatan mari sejahterakan petani .. atau megawati sukarno putri… sekali lagi iki politik …

  57. amaluddin says:

    salam,saya amal di medan,,,dimana saya bisa dapatkan benih sertani 1 dan 8

  58. Ichsan Machmudi says:

    Beberapa varietas yang pernah saya kenal di Lumajang ada Saputra yang juga sama punya kemampuan luar biasa, MSP, Sertani, BSM tapi varietas-varietas tersebut belum dirilis oleh kementrian pertanian. Dengan demikian maka rawan untuk disalahgunakan. Di Kertosari ada yang jual dengan harga Rp.35.000,-/Kg sedangkan menurut Bapak Surono di MetroTV benih tersebut untuk di gratiskan. Ada yang bisa menjelaskan varietas-varietas tersebut apa sama? satu sumber dari Bpk Surono?

    • hery says:

      slmt mlm semuanya
      saya tinggl di cianjur selatan jawa barat

      tertarik untuk membudidayakan padi jenis ini

      kira” untuk dapat bibit padi sertani ϑ¡ dmna
      mohon info ny.
      kata pk surono bibit ny gratis

      mf sebelum ny

      untuk yg mau kasih info bibit padi sertani bisa hubungi saya di no hp
      08988415150

  59. Prastomo says:

    Assalamualaikum wr. wb.
    Salam kenal Pak Nurmanihsan!
    Mohon di Share dong No. Hp nya Bpk. Surono ke email saya 4prastomo@gmail.com
    Mudah mudahan bisa Pesan benih SERTANI langsung sama Beliau
    Wassalamualaikum wr. wb.

  60. Hendri says:

    Kalau d bondowoso, d mana bisa mendapatkn benih padi sertani 1/8,mungkin maz rizal da info,hp 085 233 263 382

  61. akbarpiko says:

    ass… wr wb… sy akbar dari sulsel bagaimana cara mendapatkan bibit sertani 8 sy mw coba di sulsel, kalau perlu ada yang mw bagi no. pak surono danu seraja di vhandonk@yahoo.co.id thks…

  62. sri ramadani says:

    Assalamualaikum,
    saya sri ramadani, dan berdomisili di medan.
    dimana saya bisa mendapatkan benih sertani kalau di medan?

  63. munawir says:

    pak surono tidak mau meng impor ke luar negri bibit sertani..ada tawaran dari negara luar 400juta/gram..tapi beliau tidak mau menjual nya…

  64. OJI MULYONO says:

    assalamualaikum,
    saya oji mulyono mahasiswa universitas mataram.. dimana saya bisa mendapatkan benih padi ini ?

    cukup 5 kg, bila perlu saya beli yang penting dapat mensejahterakan pertanian masyarakat disini.
    mohon bantuannya.

  65. eko heri s says:

    assalamualaikum wr.wb.
    saya eko heri s…. berdomisili di genteng BWI, Jatim…dimana ya saya bisa mendapatkan bibit sertani 1,apakah sudah dijual di skitar banyuwangi?

    cukup 5 kg,bila perlu saya akan beli dan bisa di share alamat,no Hp, email bpk Surono danu
    untuk mendapatkan bibit tsb, suwun

  66. agus supriyadi says:

    saya kemarin nonton di metro dan kebetulan disitu saya lihat ada progaram partanian yang bagus dari pak surono,saya sangat tertarik dengan benih sertani temuan pak surono.bagaimana cara memperoleh bibit sertani

  67. agus supriyadi says:

    saya AGUS SUPRIYADI Dari Desa PUGOH Kec,BANCAR Kab TUBAN Jatim kemarin nonton di metro dan kebetulan disitu saya lihat ada progaram partanian yang bagus dari pak surono,saya sangat tertarik dengan benih sertani temuan pak surono.bagaimana cara memperoleh bibit sertani , oh ya sekaligus saya akan mempraktekan tata cara bertanam padi yang baik karena selama ini didaerah saya masyarakatnya belum mau menanam padi dengan sistem JARWO (jajar legowo) kebanyakan masyarakat didesa saya masih menggunakan cara cara orang dahulu yaitu dengan menanam padi yang bisa dibilang sangat rapat.

  68. Budi says:

    Mas rizal atau mz hendri pa sdh dpt benh sertaninya sy jg d bondwso mgkin bs berbgi info dimna bs dpt sertani 1/8?trimksh

  69. fajar says:

    mohon infonya agan-agan bagai mana cara untuk mendapatkan bibit padi sertani
    saya fajar dari demak fajar135@ymail.com

  70. Heni Pudjiwati says:

    untuk teman2 yg membutuhkan benih padi sertani 8, bisa kontak saya di 085312566530

  71. edi sudarto says:

    salam kenal Pak Aji , apa Bapak sudah dapat sertani 8 , sy Edi dri losari

  72. Prix_Bwso says:

    mas budi dr bondowoso mana..? nanti yg uji sertani di bondowoso saya ingin lihat hasilnya ya.? berbagi info… atau bisa di coba dg GH02.

  73. efendy manan says:

    Kalau saya amati karakter Sertani 8 di lahan teman….termasuk sangat genjah….mirip inpari 19…tp tanaman lbh tinggi dan malai lbh panjang…bulir juga lbh besar….

  74. Heni Pudjiwati says:

    untuk yg butuh bibit padi sertani-8 dan BSM bisa hubungi saya di 085312566530, saya ada di Blora Jawa Tengah, benih bisa dikirim via pos atau expedisi yg lain

  75. efendy manan says:

    Buat Bu Heni….sebagai penangkar sertani 8 alangkah baiknya ibu bisa memberikan deskripsi lengkap tentang karakter,ketahanan hama penyakit dan budi daya yang tepat dlam menanam Sertani 8…sehingga petani yang ingin menanam nya bisa memperoleh panduan yg lengkap dan diharapkan hasil panennya maksimal…forum ini tepat sebgai ajang sharing pengetahuan…karena sering dijumpai petani kecewa terhadap hasil panen karena tidak ada pengetahuan yg lengkap terhadap benih yg dia tanam….maturnuwun…ditunggu tanggapannya bu….

    • Heni Pudjiwati says:

      terimakasih Pak Efendy, unt karakter sertani lebih jelasnya bisa dibaca dari beberapa artikel di internet, dan disini saya juga ingin berbagi pengalaman saya dengan sertani, walau baru sekali menanam sertani tapi alhamdulillah sertani 8 memang luar biasa. bebrapa keistimewaan sertani 8 yg saya ketahui al: malainya banyak ( yg saya tanam 1 malai sampai 660 bulir padi, dari beberapa malai yg coba saya hitung bersama teman2) tinggi sedada ( maaf tidak sempat ukur) batang keras, tahan terhadap hama, karena kiri kanan saya sempat beberapa petak milik petani lain terkena jamur alhamdulillah sertani 8 di lahan saya aman, dan tentu yg paling menguntungkan para petani adalah keistimewaan sertani 8 yg satu ini, yaitu bisa dibenihkan terus, jadi petani cukup beli benih sekali aja dan tentu tdk ketrgantungan benih,
      mudah2an pengalaman saya menanam sertani-8 yg baru sekali ini bisa menjawab rasa penasaran teman2 semua, dan yg masih penasaran atau kurang jelas bisa hubungi saya di 085312566530 jika saya tahu/bisa akan saya jawab tapi jika saya kurang paham nanti saya minta petunjuk P Surono Danu, karena memang ini pengalaman pertama saya menanam sertani-8
      Untuk Pak Surono Danu yg sudah berbagi ilmunya dan sudah membagikan benih padinya, saya mengucapkan banyak terima kasih, tak lupa terima kasih juga untuk teman2 di forum ini semoga kehadiran sertani bisa jadi solusi unt petani di Indonesia

  76. surya says:

    Benar pak effendy,mhn deskripsi yang lengkap plus budidaya padi sertani 8 agar diperoleh hasil yang maksimal.oh ya,ada yang tahu bentuk gabah sertani 8,panjang ramping atau bulat oval?krn biasanya tengkulak senang dengan bentuk yg ramping panjang.oh ya katanya kalo padi sertani 8 hanya cocok untuk kondisi sawah yang tidak terlalu banyak air,hasilnya biSa maksimal.tapi kalo musim hujan dengan kondisi sawah tergenang terus,hasilnya malah jeblok,karena tidak tahan genangan air.Apa benar demikian?Mhn bagi2 pengalaman.trims

  77. efendy manan says:

    Trims bu Heny….atas tanggapannya…mungkin bisa diberikan deskripsi yg lbh spesifik…seperti umur,ketahanan hama dan penyakit,bentuk bulir,tinggi tanaman,cara pemupukan dan perawatannya di lahan…tidak perlu yg teoritis bu..hanya pengamatan ibu di lapang saat tanam sertani 8 kemaren….insyaAllah bermanfaat bagi teman2x petani di Indonesia yang ingin tanam sertani 8….maturnuwun…

  78. Rijal says:

    Ikut nimbrung saudara2 semua, ditempat saya ada yang sudah menanam Sertani dan sudah panen musim kemarau dulu, memang hasilnya terbilang luar biasa karena dari 3300 m2 didapat 4 ton lebih. akan tetapi karena bulir dan beras berselisih lumayan jauh dalam hal ukuran (lebih besar) dibanding ciherang, ir64 maupun sintanur dan jenis padi pasaran lainnya, pak Jaya (si petani) agak kesulitan untuk menjualnya di musim tanam berikutnya. hal ini disebabkan para tengkulak tidak lagi mau menampung, alasannya ketika dijadikan beras agak sulit untuk dipasarkan (juga tidak bisa dimix dgn beras lain/beda ukuran trll mencolok).

  79. efendy manan says:

    Oya…menurut mas Rijal bgm ketahanan hama penyakitnya?dan pemupukan bgm?

    • Rijal says:

      Pak Efendy, tadi hbs maghrib saya tanya2 ke pak Jaya perihal padi Sertani. di musim kemarau lalu yg menghasilkan 4,23 ton GKP/3330 m2 beliau menggunakan pupuk 3 kwintal dgn pemakaian sbb :
      Pupuk 1 : usia 12 HST : 100 Kg Phonska + 25 Kg ZA
      Pupuk 2 : usia 22 HST : 100 Kg Phonska + 25 Kg Urea
      Pupuk 3 : usia 32 HST : 50 Kg Urea
      jarak tanam 20×20 sistim tegel, jerami potong atas, tanpa tambahan pupuk organik maupun POC. jenis tanah grumosol hitam, kondisi tanah miring, pematang agak banyak, susah diairi (3-4 hari sekali sampai umur 70 HST, memakai pompa air sistem hisap sumur dangkal, setelah mesin mati 3 jam kemudian air sudah tdk kelihatan).
      Masalah hama, menurut Pak Jaya di musim kemarau tidak banyak, tidak ada serangan jamur, ulat/beluk maupun wereng. katanya untuk antisipasi hanya disemprot pestisida gol. lamda sihalotrin pada umur 70 HST.

  80. Rijal says:

    Ternyata ada tambahan lainnya Pak Efendy, pada umur 20 dan 30 HST disemprot pupuk daun cair yg ada di pasaran + fungisida yg mengandung zinc. serta pada umur 45 dan 65 HST disemprot lagi dengan pupuk daun cair khusus buah + fungisida gol difenokonazol.
    lumayan banyak juga biayanya… he..he… tapi hasilnya sebenarnya cukup setimpal juga.
    sebenarnya pengin juga ikut nanam, tapi kalo jualnya susah dimakan sendiri nggak habis pak.

  81. efendy manan says:

    Maturnuwun mas Rizal atas sharenya…sampai2x dibelain tanya ke tetangga…he3x…sepertinya itu sudah mewakili…tinggal penambahan sedikit dalam perawatan karena perbedaan kondisi tanah dan serangan OPT di daerah masing2x…

  82. sutisna says:

    Ditempatku ada yg menanam juga, mungkin,,,belum pasti!
    Saya dengar dari teman, saat MT1 bulan-bulan yg lalu pengurus salah satu partai
    membagikan benih tanpa label. Ada tiga petani yg saya tahu menanamnya
    Salah satu petani terserang kresek mulai padi mratak/berbunga,yang satu petani lagi
    terserang beluk hampir 1/3.Tinggal satu petani lagi yg belum saya lihat tanamannya
    Sebenarnya telah saya tanyakan kepada pengurus partai tsb via komunitas MSP indramayu
    dan Fbnya,namun belum direspon
    kalau ada rekan2 yg tahu, benih msp8 kah yg dibagikan itu? deskripsinya bgmana?

  83. surya says:

    Kalo rasa beras dari sertani 8 bagaimana,punel atau pera?mhn penjelasannya bagi yg mengetahuinya karena saya penasaran padi tsb.trims

  84. alfi says:

    yang punya benih padi sartani bisa hubungi saya 085741411302
    saya butuh untuk ditanam kembali

  85. arul says:

    gmn cara mendapatkan benih gabah sertani itu?

  86. kharisma wisnuwijaya says:

    saya kharisma mahasiswa unej, saya sangat tertarik dengan sertani 8 dan ingin mencoba membududayakan di daerah saya (jember), mohon informasi mendapatkan benih sertani 8, bagaimana hasil lapang dari sertani 8 dijember dan berapa harga benih sertani 8 dipasaran. bagi yang memiliki informasi dapat menghubungi saya melalui email kharismawisnu@yahoo.co.id atau 085736562922 sekalian nanti saya bisa sharing mengenai sertani 8 dan hal hal lain mengingat ilmu saya yang masih minim. terimakasih.

  87. Mochammad Romdhon says:

    Hati hati terhadap fahmi tercatat tgl 26 agustus 2013, dengan hp nomor : 08772669363 atau 081224646888. saya M. Romdhon hp.087878826641 telah membeli benih padi sertani 8 sebanyak 10 kg dengan harga termasuk ongkos kirim 500.000,-(lima ratus ribu rupiah) udah hampir 1 bulan barangnya tidak dikirim dan hp xlnya tidak bisa dihubungi ladi.

  88. w2kdvm says:

    Kok ga ada info dan kontak yg jelas dmn mndapatkan bibit sertani yg aseli pk surono, kesimpangsiuran jd membuat rancu. Dimana ya bisa mndapatkannya?

  89. TEMAN-TEMAN PETANI,
    SAYA BARU SAJA PANEN SERTANI-1 ( 10-04-2014).
    MARI BERBAGI, BILA ADA YANG MAU MENANAM
    SERTANI-1 BISA HUBUNGI SAYA DI yousolo@yahoo.com.

    salam sukses
    yousolosindhu

  90. ahmadsyafiulanam says:

    LHA GIMANA HASILNYA PAK?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s