MOL/DECOMPOSER BUAT JERAMI PADI

TIPS MEMBUAT DECOMPOSER  JERAMI

Oleh Efendy manan

Sebagai petani,setelah ritual panen kita sering dipusingkan dengan yang namanya jerami.Ada sebagian petani yang langsung membakar jerami miliknya, dijual ke pengepul jerami untuk pakan ternak,ditumpuk begitu saja  dll. Intinya Jerami dianggap sampah yang dibenci dan lebih baik dimusnahkan.

Pernah saya  bertandang ke teman petani yang menjual jeraminya.Setelah saya terangkan kegunaan jerami,beliau malah beralasan tidak ada waktu, repot, jadi sarang tikus dan mengurangi luas areal sawah karena jerami ditumpuk!!!.

Ironis memang  jika melihat begitu besar manfaat jerami bagi sawah kita. Pernahkah kita melihat tanaman padi kita yang tumbuh lebih subur disekeliling tumpukan jerami???

Kejadian tersebut diatas memang menjadi masalah jika tidak ditangani dengan baik .Cara terbaik untuk mengolah jerami yaitu dengan memanfaatkan jasa Mikroba pengurai atau yang lebih keren disebut DECOMPOSER. Saya akan memberikan sedikit pengalaman bagaimana membuat decomposer dengan mudah, murah dan berdaya guna yaitu membuat MOL. Ada beberapa  jenis  MOL yang bisa dibuat dengan bahan yang murah meriah sbb:

1.MOL  RUMEN SAPI.

Rumen adalah bagian pencernaan sapi,didalamnya terdapat bermilyar2  bakteri  lactobacillus yang tugasnya mengurai sellulosa. Diperoleh di RPH secara gratis. Caranya sebagai berikut:

1.Rumen sapi yang masih segar dari RPH  1kg,peras dan ambil airnya saja.

2.Air kelapa 2 liter.

3.Air cucian beras 2 liter.

4.Gula kelapa/aren  250 gram.

Semua bahan diatas dicampur dan dimasukkan di wadah tertutup anaerob selama 14 hari. MOL akan jadi jika berbau harum.diaplikasikan dengan dosis 250 cc per tangki.

2.MOL  TAPE.

Tape singkong  atau peuyem mudah dijumpai disekitar kita,baik di pasar tradisional maupun dijajakan keliling.Bahan ini pun bisa kita jadikan decomposer. Sbb:

1.Tape singkong  500 gram

2.Air kelapa 3 liter

3.Air  cucian beras 2 liter

4.Gula kelapa/aren 250gram

Cara membuat: masukkan semua bahan tadi ke dalam jerigen tapi JANGAN ditutup rapat.Fermentasi dinilai berhasil jika dalam 7 hari ditandai dengan aroma alcohol yang menyengat.Semprot ke jerami  dengan dosis 250 cc per tangki.

NB:KEDUA MOL DIATAS BISA DICAMPUR PADA SAAT APLIKASI DENGAN PERBANDINGAN 1:1  DOSIS 1 GELAS /250 CC PER TANGKI.

Semoga bermanfaat…

About these ads

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in MOL, PUPUK ORGANIK. Bookmark the permalink.

35 Responses to MOL/DECOMPOSER BUAT JERAMI PADI

  1. suli says:

    Ini MOL yang tidak keluarin duit, isinya bermilyar2 bakteri lactobacillus….ayo buat.

  2. candra says:

    ini baru mantap pak,matur suwun

  3. efendy manan says:

    Ada sedikit tambahan pak…untuk pengambilan rumen sebaiknya secepat mungkin setelah keluar dari pencernaan sapi sehingga minimal kontak dengan udara bebas,karena rentan kontaminasi mikroba lain….diaplikasikan langsung pada jerami di sawah yang diairi sebelum dibajak.
    Trims…

  4. ali says:

    rumen itu apa ya? Maaf sebelumnya, maklum petani kelas TK.

  5. efendy manan says:

    Rumen adalah isi perut bagian atas binatang memamah biak seperti sapi,kerbau,domba dll.bentuknya masih kasar…bapak bisa ambil gratis di RPH alias rumah jagal…
    Trims

  6. ass. mas Nurman. Dosis dan cara penyemprotannya bgmn? untuk diketahui di sawah saya terdapat 17 tumpukan jerami, setiap tumpukan berasal dari lebih kurang 600 m2 lahan sawah, apakah langsung disemprotkan di tumpukan atau bgmn?

  7. efendy manan says:

    Ass Pak Bimo di Lampung,Ikutan nimbrung ya mas Nurman?
    Dosisnya biasanya 250 cc atau 1 gelas air mineral untuk 1 tangki.Tapi perlu di ingat tangki HARUS bersih dari sisa pestisida,herbisida,fungisida.semprotkan secara merata ke jerami kemudian baru ditumpuk seperti biasa.biasanya setelah 2 minggu sudah hancur.sebarkan rata ke sawah.jika tidak sempat bisa dipakai musim depan.trims

  8. efendy manan says:

    Oya pak…ada yang lupa untuk aplikasi bisa ditambah molases atau tetes tebu 100cc pertangki.Fungsinya untuk nambah “bekal” energi bagi mikroba saat berkembang di medianya yang baru.Matur nuwun

  9. suli says:

    Hehe mas bro ini, mentang mentang jawa timur gudangnya pabrik gula, ya gantilah jangan molases takut nga ada di lampung, tetes daerah saya dari jogja bro…

  10. efendy manan says:

    He3x oke mas Bro..sip bisa juga diganti dengan gula…saya pake molases karena molases yang paling murah di tempat saya.1 botol aqua besar cuma 5000.

  11. Assalamuallaikum wr.wb.
    Salam untuk smuanya ja,,,,
    ditempat saya sangat sulit membuat kompos dari jerami sbb jerami disini banyak diambil teman2 sesama petani untuk pakan sapi, yg tersisa hanya bekas potongannya saja yang masih menancap disawah.sebetulnya sangat tertarik sekali untuk mempraktekkan pembuatan kompos dari jerami karena kelihatannya menjanjikan sekali.disini yang ingin saya tanyakan adalah:
    1.apakah sisa dari potongan jerami yang masih menancap disawah yang panjangnya 20-30 cm bisa di buat kompos?klo bisa apakah bisa langsung disemprot dg MOL/DECOMPOSER?
    2.berapa hari jerami bisa bnr2 hancur setelah disemprot dg MOL/DECOMPOSER?
    3.berapa hari idealnya jarak penyemprotan MOL/DECOMPOSER dengan olah lahan agar jerami benar2 hancur dan tidak mengambang?karena dikhawatirkan pas pada waktu proses penanaman benih padi,jerami menghalangi padi untuk menancap ditanah sehingga menggangu pertumbuhan benih padi tsb.
    sebelumnya maaf banget klo tulisannya panjang banget……TRIM’s semuanya…

  12. efendy manan says:

    Ass Pak Rudy,
    1.Bisa pak sisa sisa tunggul jerami bisa langsung disemprot dekomposer.
    2.Waktu yang diperlukan rata2 14 hari pak
    3.Biasanya setelah 10 hari disemprot decomposer tanah dibajak,mayoritas jerami sudah hancur sehingga pada waktu penanaman jerami tidak mengganggu.
    Wassalam,
    Efendy manan

  13. suli says:

    Pak Rudi….
    Kalau panen di tempat bapak memakai power threser….potong atas saja pak, jadi menyisakan jerami banyak, lalu semprot seperti di bilang pak efendy segera setelah panen. kalau di gebot memang potong bawah otomatis di tungguin orang minta jerami to…
    coba saja satu petak dulu di potong atas, jerami masih berdiri di semprot. petak lain seperti biasa….liat perkembangan keadaan tanah, warna, kedalaman, jasad lain, hewan lain (keanekaragaman hayati), predator ini nanti berhubungan dengan faktor kesuburan, kebutuhan pupuk NPK, predator dan tingkatan produksi nantinya.
    Kalau tukang mesin traktor bilang sulit mengerjakan sawah yang masih ada jerami berdiri, tambahkan upah dari biasanya. terima kasih

    • lito says:

      salam kenal Pak Suli, Mas Nur,
      baru baru ini lito baru coba pake mesin panen yg seperti gambar (di Indonesia di namakan mesin panen Futata, cuma bedanya di bagian blower/kipas), kalau dengan mesin ini sampah jeraminya sdh berserakan dengan rata di sawah, jg sekali potong bagian atas padi dan jg potong bagian bawah jerami, karena pisau aritnya ada 2 tingkat, jd jeraminya sdh siap tebar, tinggal di komposkan, yg tercecer waktu padi diangkat lebih sedikit dan operatornya hanya 2 orang saja (1 operator + 1 bagian ganti goni) dan beberapa tukang pikul saja (sekilas info saja), maaf ya lito bukan penjual mesin.

      thanks and regards
      lito

  14. boy says:

    Ma’af pak mau tanya,
    1, Kalo rumen’nya g’ ada, cuma tape saja gmn pak, hancurnya jerami kira2 brp hari pak?

    2, Cara bikin mol tape bagus yg aerob atau yg anaerob pak?
    Mohon penjelasannya trimakasih

  15. efendy manan says:

    sedikit sharing pak Boy…
    1.Jika tidak ada rumen dan pake tape hancurnya jerami kira2 2 mingguan pak.tetap dijaga kelembaban nya agar mikroba bisa cepat berkembang.
    2.Untuk mol tape bagusnya pake aerob…..masukkan ke botol plastik tapi tutupnya diganti dengan kain halus dan diikat.fungsinya agar tidak dimasuki lalat atau semut.

  16. suli says:

    Mantap Pak Lito….memang harus di depan…
    Orang jepang makanan favorit adalah sidat, yang asalnya dari indonesia,jiwa pemikirnya cemerlang,orang indonesia (petani) harus sama karena tinggal mencari,menangkap dan mengolahnya dan di makan. liat petani jepang, mulai dari tanam-panen. yang terkesima bukan mesinnya (mahal) tapi padinya daunnya sewaktu panen hijau kekuningan sempurna pastinya bernas semua, lha hamparan padi kita??? tahun 2011 saya boleh statistikan satu kecamatan saya yang berjumlah 22 desa, 65 % kresek memang tetap panen tapi daun nga sedap di pandang.
    Kita petani harus mengakui itu, liat di belakang mesin panen mereka (jepang) sudah sekalian mencacah jerami, ini pastinya berhubungan dengan keseimbangan hara tanah. kebutuhan NPK relatif sedikit

  17. Syaiful amin says:

    Mantep pool mas poostingnya

  18. teguh,,madiun says:

    kalu penyemprotan ke jerami pake EM4 bis ga pak..?trms

  19. efendy manan says:

    Ngikut sharing mas nurman..kalo em 4 disemprot langsung ke jerami di sawah masih kurang kuat mas…coba cari yang lebih banyak kadungan mikroba pendegredasi selulosa nya..banyak kog di pasaran..kalo buat sendiri bisa pake mol tapai..mol nasi,trichoderma,mol rumen dll bisa disimak di postingan blog .

  20. fifid says:

    trmksh ilmux.wah bs d terapkan d desaku ni.

  21. Abu Fatih says:

    Salam kenal semuanya.
    Artikel yg sangat bermmanfaat, kalau boleh tanya apakah mol buah pace/bentis/mengkudu juga bagus dipakai pupuk pak?
    terimakasih

    • Abu Fatih says:

      nambah 1 lgi, kebetulan di rumah kami banyak juga buah rambutan dan jambu mede yg banyak terbuang sia-sia, apa juga bisa dipakai pak? kira-kira bagaimana efeknya?
      terima kasih banyak atas tanggapan bapak2 senior.

  22. efendy manan says:

    Ass pak Abu…sebenarnya semua buah bisa dipake mol..cuma kalo tidak salah pace mengandung antimikroba..jadi sebaiknya bapak cari buah yang mudah mengundang mikroba untuk berbiak dan banyak mengandung gula contohnya nenas,tomat,jambu mede pun bisa pak kalo ditempat bapak banyak…mungkin ada rekan yang bisa menambah???trims

  23. avi says:

    benar kata mas efendy pak abu,pace mengandung zat anti mikroba dan sebaiknya jgn dibuat mol.Kalaupun pak abu ingin memanfaatkan buah pace untuk pertanian itu masuknya dlm jenis bakterisida biologi melalui proses fermentasi aerobik dg bantuan mikroba penghasil antibiotik misal penicillium sp,streptomyces griceus dll untuk melawan bakteri patogen pada tanaman misal xantomonas oryzae pv.Akantetapi penggunaannya jg harus bijaksana tidak boleh lebih dari 2 kali per musim tanam dan bila gejala serangan patogen sudah dlm ambang batas kendali.Berbeda dg bakteri coryne yg bs dipakai untuk tindakan pencegahan serangan bakteri patogen

    • Abu Fatih says:

      Wasslmkm pak Efendi dan Pak atau Bu Evi nih?) (maaf belum tahu). Sebelumnya saya ucapkan terimakasih banyak. Untuk pertanian, saya sama sekali nol pak, tapi semoga saja dgn kita memuliakan bumi Allah ini, Allah berkenan menurunkan keberkahannya pada petani dan penduduk bumi yg kerjaanya tiada lain cuman merusak dan merusak.
      Sekali lagi mohon izin menimba ilmu dari bapak-ibu yg terhormat.

      Terimakasih

    • Agung tembi says:

      Ass petani semuanya…
      kalau pace atau mengkudu di tempatku digunakan untuk mengusir kepiting sawah yg menjengkelkan, krn membuat lubang yg bikin bocor pematang sawah. caranya potong pace menjadi 4 bagian atau lebih tergantung besar kecilnya buah pace, kemudian 1 atau 2 potong pace tsb dimasukkan dlm lubang yg ada kepitingnya terus tutup rapat2. dijamin kepiting akan pergi gak tahan baunya pace.

  24. avi says:

    pakai tanaman euphorbia jg bs untuk membuat kepiting/yuyu jera.Cukup dicacah lalu ditebar disekitar pematang dijamin capit dan kaki kepiting pada lepas

  25. putra says:

    maaf ikut nimbrung… maksudnya kalo memakai mol tape harus di jaga kelembapannya itu dengan cara di siram air atau gimana pak ?trus sebaiknya jerami di tumpuk jadi satu trus di semprot mol tape atau di biarkan dihamparan sawah dan disemprot mol tape pak? trims
    #belajar tani#

  26. avi says:

    kalau pakai mol tape jerami hrs ditumpuk mas dan ditutup terpal,jika terlalu kering bs disira air dan jika terlalu panas suhu jeraminya terpal dibuka beberapa jam utk sampai suhu normal

  27. Arief says:

    Assalamualaikum,,,
    mau tanya ms,, mol ini bsa dipake buat fermentasi pakan gx mz????
    Trima kasih…

  28. Wildan says:

    Ma’af mau tanya, walaupun mungkin sudah terlambat.
    Apakah MOL tape bisa dipakai untuk mengkompos kotoran sapi sebagai pengganti EM-4 dll, kalau bisa kira2 perbandinganya berapa?
    Trima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s