BELAJAR HIDUP DARI SEORANG NENEK

ITUKAN KERJAAN SANG NENEK
Penulis : Nurman Ihsan ( Penulis Lepas )

Beberapa tahun yang lalu, ketika saya menikmati sop kambing, saya dikejutkan oleh seorang nenek. Nenek itu, usianya bisa mendekati angka 70 tahunan, dan badannya agak bongkok. Nenek itu mau menyebrang jalan. Melihat kejadian itu, saya bangkit membantu menyebrangi sang nenek. Setelah tugas itu selesai, saya berikan uang ala kadarnya.

Dua pekan kemudian, saya mampir lagi tuk menikmati lezatnya sop kambing di tempat yang dulu. Sambil menunggu hidangan datang, saya terkejut kembali. Saya melihat nenek tua itu kembali. Dan sama, dia ingin menyebrang. Tanpa pikir panjang, saya membantunya seperti kejadian pertama, dengan tidak lupa memberikan uang ala kadarnya pula.

Saya pun kembali ke tempat semula, duduk santai.
” pak, kalau nenek itu sih dah biasa ?” pertanyaan diarahkan padaku
” biasa bagaimana mas?” kutanya pada seseorang yang tadi berbicara padaku
” itu emang kerjaan nenek itu, pak?”
” kerjaan?, maksudnya mas?”
” kalo tiap sore, nenek itu selalu ke pinggir jalan, seolah-olah mau menyebrang, dia akan tetap di sana, sampai ada seseorang yang menyebranginya. Dan biasanya. seseorang akan memberikan uang kepada nenek itu, sebagai rasa iba dtau kasihan. seperti yang bapak lakukan itu..”
” ohhh, gitu. emang keluarnya kemana, mas?”
” keluarganya ada pak, tapi sepertinya mereka membiarkannya….”

Apa yang ada di benak kita, sewaktu membaca kisah di atas? diantara kita, mungkin saja punya pendapat yang berbeda-beda.

Tetapi, saya secara pribadi memiliki pandangan tersendiri.
Saya cukup kaget, ketika disebutkan kata “kerjaan nenek”. Konotasi kerja adalah mendapatkan imbalan (dalam hal ini uang). Tetapi sebelum kerja, seseorang harus melakukan aktivitas “kerja” dahulu. Saya menduga, mungkin sewaktu si nenek mau menyebrang betulan ( karena keperluan tertentu), ada yang menolongnya kemudian dia diberikan uang. Pulangnya, dia menyebrang juga, kemudian ditolong lagi sambil diberi uang. Besok harinya, si nenek mengulangi hal yang sama, ditolong orang dan dapat uang. Dan begitulah, hari-hari selanjutnya….

Setelah kejadian itu, pas kebetulan saya berada di warung sop kambing itu, dan melihat nenek itu dengan “kerjaannya”, maka saya biasa saja. Malah saya mengamati aktivitas kerja sang nenek itu. Dan benar, apa yang dikatakan seseorang pada saya tempo hari kemarin.

Tetapi, ada yang membuat saya resah. Apa itu? kalau kejadian seperti ini, banyak di tempat lain. Saya menilai bisa jadi respon masyarakat untuk menolong orang lain, terutama pada nenek-nenek akan berkurang.
” ahh, itukan kan cuma KERJAAN SI NENEK” yang ada di benak kebanyakan orang…

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in SHARE ILMU. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s