CERITA MOTOR DAN SAPI

NAIK MOTOR NAIK SAPI
Penulis : Nurman Ihsan ( Penulis Lepas )

Suatu ketika, saya pergi ke rumah teman saya di Bogor. Namanya Asep, dia petani cabe sekaligus petani padi sawah. Sekitar jam 9 pagi, saya sampai di rumahnya. Kebetulan dia ada di rumah, dia sedang memandikan sapi.

“assalamualaikum, Pak Asep”
“wa’alaikum salam, eh mas Nurman. Pa kabarnya?”. Pak Asep kalo memanggil saya dengan sebutan mas.
“baik pak, wah sapinya gemuk-gemuk nih”
“ ya mas, buat dijual pas lebaran haji. Kan harganya bisa jauh lebih tinggi”

Tak lama berselang , datang seorang sales motor, dia menawarkan sepeda motor kepada pak Asep.
“ maaf sebelumnya, nama saya Rudi. Ini pak asep kan”. Sambil menunjukan ke arah Pak Asep
“ betul, saya Asep. kok tau nama saya. Tau dari mana ya?”
“Kalau bapak ini siapa?” sang sales balik tanya
“lho kok malah tanya lagi, ini mas nurman teman saya. Ada apa ya kang?” tegur Pak Asep
“ Saya datang ke sini mau ketemu bapak. Saya tau nama bapak, itu jelas, sebab pak Asep kan petani cabe sukses di daerah ini”. Si sales pun memuji-muji keberhasilan-keberhasilannya. Dan ujung-ujungnya diarahkan tuk membeli sepeda motor.
“ dng sepeda motor ini, bapak akan terlihat gagah. Apalagi kalo jalan-jalan keliling desa ini. Orang-orang akan memuji-muji bapak, apalagi motor bapak. Soal motor ini keluaran terbaru pak”
“ ya sih pak rudi, tapi saya belum ada uang”
“ masalahnya bukan uang, uang mah gampang pak, kan ada sapi, jual aja sapinya. Kalo keliling desa pake sapi rasanya gimana gitu, pak. Nanti bapak terlihat kurang gagah pak, nanti dikiraiin mau karapan sapi lagi” si sales pun menunjukan gambar motornya
“ ya sih kang, motor ini cocok buat saya” sambil menunjuk salah satu motor yang berwarna biru. “ Tapi…” pak Asep terlihat bimbang
“ tapi apa pak?, motor ini kan keren banget pak”
“ tapi…, saya takut diketawaiin sama para warga sini, kang?”
“ maksud bapak Asep?” si sales bingung
“ kalo saya jual sapi trus beli motor, bisa diketawaiin, kang”
Si sales heran, “ kok diketawaiin pak, emang kenapa?????”
“ ya iyalah kang. Mending saya jalan-jalan pake sapi, itu mah dah biasa. Tapi kalo saya bajak sawah pake motor baru, kan bisa diketawaiin sama warga sini. Betulkan mas nurman?”
Saya cuma bisa cengar-cengir saja
“ Dasaaar Pak Asep, Au Ah gubrakkk”

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in HUMOR. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s