MENGENAL HAMA PENGGEREK BATANG

PENGGEREK BATANG PADI
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN BANTEN )

Coba lihat sawah yang habis dipanen. Bila ada areal persawahan yang dibiarkan  begitu saja selesai panen sampai beberapa pekan sehingga keluarkan anakan baru. Bahkan sampai keluar malai segala. Kalau di daerah tertentu, banyak yang seperti ini biasanya hama tertentu akan berkembang biak dan sulit dikendalikan. Sebab secara tak sadar para petani menyediakan tempat yang nyaman bagi hama tertentu terutama penggerek batang, wereng dan walang sangit.

Selain hama wereng, hama Penggerek Batang Padi (PBP) merupakan hama utama tanaman padi. Pada kesempatan ini, saya akan membahas hama penggerek tanaman padi. Di Indonesia sendiri, ada beberapa hama penggerek batang padi yang harus kita ketahui, antara lain yang saya ambil dari berbagai sumber.

1. Penggerek Batang Padi Kuning (Tryporyza incertulas Wlker) Famili Pyralidae
Ngengat/Imago
– Ngengat jantan berwarna kuning dan mempunyai bintik-bintik gelap pada sayap depan.
– Ngengat betina berwarna kuning dengan sebuah titik hitam di bagian tengah sayapnya.
– Panjang ngengat jantan 14 mm, dan ngengat betina 17 mm.
– Ngengat aktif pada malam hari dan tertarik cahaya.
– Jangkauan terbang 5 – 10 km.
– Lama hidup ngengat 5 – 10 hari dengan siklus hidup 39 – 58 hari
Telur
– Berkelompok 50 – 150 butir/kelompok.
– Ditutup bulu halus berwarna coklat kekuningan.
– Diletakkan pada daun waktu malam hari pukul 19.00 – 22.00 selama 3 – 5
malam sejak malam pertama.
– Keperidian 100 – 600 butir perbetina.
– Stadium telur 6 – 7 hari.
Larva/Ulat
– Warna putih kekuningan sampai kehijauan
– Panjang maksimum 25 mm.
– Stadium larva 28 – 35 hari, terdiri atas 5 – 7 instar
Pupa/Kepompong
– Warna kekuning-kuningan atau agak putih.
– Kokon berupa selaput benang, berwarna putih
– Panjang 12 – 15 mm.
– Stadium pupa 6 – 13 hari.
Karaktristik PBP Kuning :
– Kelompok telur diletakkan pada daun bagian ujung.
– Hanya seekor larva dalam satu batang.
– Pupa berada di dalam pangkal tunas di bawah permukaan tanah.
Dinamika populasi
– Perubahan kepadatan populasi dipengaruhi oleh iklim
( curah hujan, suhu, kelembaban dan varietas padi ).
– Musuh alami yang dominan parasit telur : Tetrastichus schoenobii,
Telenomus rowani Trichogramma spp; predator telur : Conoceph longipenis.

2. Penggerek Batang Padi Putih ( Tryporyza innotata Wlker) Famili Pyralidae
Ngengat/Imago
– Warna putih
– Panjang betina 13 mm dan panjang jantan 11 mm.
– Tertarik cahaya
Telur
– Berkelompok 170 – 260 butir/kelompok.
– Ditutup bulu halus berwarna coklat kekuningan.
– Diletakkan pada permukaan atas daun atau pelepah
– Stadium telur 4 – 9 hari.
Larva
– Mirip Penggerek Batang Padi Kuning
– Panjang maksimum 21 mm.
– Warna putih kekuningan.
– Stadium 19 – 31 hari kalau mengalami diapose dapat berlangsung selama 3 bulan.
Pupa
– Stadium pupa 6 – 12 hari.
Karaktristik PBP Putih.
– Pada musim kemarau larva instar akhir tidak langsung jadi kepompong, tetapi
mengalami masa istirahat (diapose) di dalam pangkal batang singgang,
lamanya diapose tergantung lamanya musim kemarau.
– Setelah turun hujan dan tanah lembab, larva yang berdiapose akan
menjadi pupa dan selanjutnya menjadi ngengat.
– Masa terbang ngengat terjadi hampir bersamaan dan bertelur pada pesemaian.
– Perkembangan populasi dipengaruhi iklim (curah hujan), irigasi dan musuh alami.
3. Penggerek Batang Padi Bargaris (Chilo supperralis Walker) Famili Pyralidae
Ngengat/Imago
– Kepala berwarna coklat muda.
– Warna sayap depan coklat tua dan vena sayap nampak jelas.
– Panjang betina 13 mm .
Telur
– Berkelompok 20 – 150 butir/kelompok.
– Diletakkan pada permukaan bawah daun bagian pangkal atau pelepah
– Seperti sisik warna putih tidak ditutupi bulu
– Stadium telur 4 –7 hari.
Larva
– Warna abu-abu, kepala coklat dengan 5 garis coklat sepanjang tubuhnya.
– Panjang Maksimum 26 mm.
– Stadium 33 hari.
– Tiap batang dapat dihuni beberapa ekor ulat.
– Stadium larva 33 hari.
Pupa
– Warna pupa coklat tua.
– .Stadium pupa 6 hari
Karaktristik PBP Bergaris
– Parasitoid telur yang sering ditemukan adalah Trichogamma spp. dan Telenomus spp.
– Parasitoid larva yang sering ditemukan adalah Braconchinensis, Xanthopimla stemmator, Tetrastichus israeli, Apenteles flavipes, tabuhan Chalciddidae dan lalat Tachididae.
– Parasitoid pupa adalah dari genus Brachymeria (Chalcididae).
– Predator telur adala jangkrik (Anaxipha vittaticollis dan Metioche vittaticollis).
– Predator larva dari ordo Dermaptera (Cocopet)

4. Penggerek Batang Padi Kepala Hitam (Chilo polychrysus Meyrick ) Famili Pyralidae
Ngengat/Imago
– Kepala berwarna hitam
– Sayap depan bersisik, bagian tengah keperakan
– Sayap belakang kuning muda .
– Panjang 10 – 13 mm .
Telur
– Berkelompok diletakkan pada daun dekat pangkal atau pelepah
– Tidak tertutup sisik.
– Stadium telur 6 hari.
Larva
– Warna kepala hitam
– Panjang maksimum 24 mm
– Tiap batang dapat dihuni beberapa ekor ulat.
– Stadium larva 30 hari.
Pupa
– Warna pupa coklat tua.
– .Stadium pupa 6 hari

5. Penggerek Batang Padi Merah Jambu (Sesania inferens Walker) Famili Noctuidae
Ngengat/Imago
– Berwarna coklat
– Sayap depan bergaris coklat tua memanjang.
– Sayap belakang putih
– Panjang 14 – 17 mm .
Telur
– Dalam barisan mirip manik-manik, di antara pelepah daun batang padi.
– Per kelompok 2 – 3 baris dan terdapat 30 – 100 butir telur
– Stadium telur 6 – 10 hari.
Larva
– Warna kepala merah jambu
– Panjang maksimum 35 mm
– Tiap batang dapat dihuni beberapa ekor ulat.
– Stadium larva 28 – 56 hari.
Pupa
– Warna pupa coklat tua.
– Stadium pupa 8 – 11 hari
Karaktristik PBP Merah Jambu
– Parasitoid telur yang sering ditemukan adalah Platytelenomus sp dan Telenomus schoenobii.
– Parasitoid larva yang sering ditemukan adalah Braconidae dan lalat Tachinidae
– Predator larva dari ordo Dermaptera (Cocopet), Laba-laba dan kepik Reduvidae

ADA DUA JENIS KERUSAKAN PENGGEREK BATANG PADI.
1. Sundep : menyerang tanaman muda (sebelum keluar malai) dengan ciri pupus/daun
termuda mengering dan mudah di cabut karena pangkal daun putus)
2. Beluk : menyerang tanaman tua (sesudah keluar malai) dengan ciri malai
yang keluar berwarna putih dan hampa.

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in HAMA DAN PENYAKIT. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s