OBAT UTAMA DIABETES ITU PUASA

SIAPA BILANG, DIABETES NGA ADA OBATNYA
TERNYATA DIABETES ADA OBATNYA!

Kata dokter saya: “Sakit (diabet) Anda tidak bisa disembuhkan dan Anda harus minum obat seumur hidup!” Sering kali satu kalimat ini ku dengar dari saudara-saudaraku yang singgah di Waroeng Sehat.

Kami berlindung kepadaMu ya Allah, semoga kalimat yang sangat sering ku dengar itu tiada niat oleh pelontarnya untuk mendahulukan takdirMu.

“Karena, Tidaklah Allah menurunkan penyakit, melainkan menurunkan pula obatnya.” (HR. Bukhori & Muslim)

Benarkah diabet tidak bisa sembuh?

Diabetes mellitus adalah istilah penyakit yang masyarakat kita biasa menyebutnya penyakit gula atau kencing manis. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani, diabetes artinya mengalir terus, mellitus artinya manis. Jadi istilah ini menunjukan adanya cairan manis yang mengalir terus pada tubuh penderita.

Penyebab utama diabet adalah pola makan kita yang buruk. Makan berlebihan dan pilihan makanan yang salah, menyebabkan kadar glukosa dalam darah berlebih, pangkreas harus bekerja keras memproduksi insulin untuk mengimbangi glukosa yang berlebih tsb. Jika kondisi ini dilakukan terus-menerus, pankreas akan ‘kelelahan’, sel beta nya rusak, sehingga tidak mampu lagi memproduksi insulin yang cukup. Akhirnya, mengalir teruslah cairan manis dalam darah (baca: gula darah tinggi).

Perlu dipahami, pankreas merupakan organ yang paling sulit rusak, namun jika sudah rusak paling sulit sehat. Diabet dikatakan tidak bisa sembuh karena memang sampai detik ini, di dunia kedokteran dan farmasi barat, belum ditemukan obat yang mampu memperbaiki sel pancreas yang rusak.

Lalu, jika ada yang mampu meregenerasinya?

Diabet bisa dikatakan sembuh jika kadar gula darah dalam tubuh kembali normal dan sel beta pankreas dapat teregenerasi kembali seperti kondisi sedia kala.

Apa hubungannya dengan puasa?

Saudaraku seiman,saat tidak berpuasa. Makanan ditampung dan dicerna di lambung selama 4 jam, diolah sampai diserap di usus selama 4 jam. Jadi total 8 jam, dalam waktu ini hampir semua organ bekerja, lambung, usus, termasuk pankreas.

Jika dalam sehari kita makan 3 kali, maka organ-organ tersebut hampir tidak ada waktu berhenti sejenak. Bekerja nonstop untuk Anda. Belum lagi ditambah cemilan-cemilan kesukaan Anda. Hal ini tidak memberikan organ tersebut jeda untuk ‘merenovasi’ sel-selnya.

Kondisi ini sangat berbeda ketika kita sedang berpuasa. Lebih dari 12 jam Interval waktu sahur dan berbuka menjadikan organ kita memiliki waktu istirahat paling tidak 4 jam. Waktu inilah yang sangat berarti bagi organ kita untuk ‘merenovasi’, merivitalisasi dan meregenerasi sel-sel mereka yang rusak.

Saudaraku, memberikan kesempatan 4 jam inilah kunci dari pengobatan berbagai macam penyakit dengan puasa. Maag, asam lambung tinggi, kanker, bahkan diabet.

4 jam inilah zakat kita bagi tubuh yang sering kali kita ‘aniaya’ dengan memaksakan berkerja ‘overtime’ dan ‘overload’.

Mengapa 4 jam ini begitu berarti bagi pankreas?

Jumlah sel yang mati dalam tubuh mencapai 125 juta sel perdetik. Saat berpuasa terjadi perubahan dan konversi yang massif dalam asam amino yang terakumulasi dari makanan. Sebelum didistribusikan dalam tubuh, terjadi format ulang sehingga memberikan kesempatan tunas baru sel untuk memperbaiki dan merestorasi fungsi dan kinerjanya. Pola makan saat puasa dapat mensuplai asam lemak dan asam amino penting saat makan sahur dan berbuka. Sehingga terbentuk tunas-tunas protein, lemak, fosfat, kolesterol dan lainnya untuk membangun sel-sel baru.

Saat berpuasa, proses regenerasi sel ini sangat efektif. Jika tidak puasa energy tubuh lebih banyak terfokus pada proses pencernaan. Ketika puasa, energy itu dialihkan untuk focus pada regenerasi sel baru. Termasuk sel beta pancreas. Subhanallah yang telah menciptakan tubuh kita ini dengan system yang sempurna.

Metode puasa ini harus diiringi dengan pola berbuka dan sahur yang baik. Terlebih jika puasa ramadhan ini dapat Anda lanjutkan dengan puasa sunnah setelahnya. Puasa dalam jangka waktu tertentu dengan izin Allah akan berefek pada teregenarasi secara total sel-sel pancreas yang rusak, sehingga diabet Anda bisa sembuh total.

Metode puasa ini sudah banyak yang menjalaninya, dan hasilnya sangat luar biasa!

Ikhtiar dapat dioptimalkan juga dengan bantuan obat-obat herbal seperti sambiloto, mengkudu, teripang laut, madu hitam pahit, dan lain-lain. Olahraga, relaksasi, serta doa dan sedekah adalah penyempurnanya.

Saudaraku, Yakinlah diabet juga bisa sembuh!

Mudah-mudahan tulisan singkat ini dapat memotivasi kembali bagi saudara-saudaraku yang asanya hampir mati. Memecut yang sudah terlanjur ‘pasrah’ akan diabetnya. Memanas bara semangatnya untuk kembali berikhtiar mencari izin Allah tuk menyembuhkan penyakitnya.

Allahu ‘alam bishshowab

Sumber : Waroeng Sehat

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in KESEHATAN. Bookmark the permalink.

8 Responses to OBAT UTAMA DIABETES ITU PUASA

  1. adipati karno says:

    artikel yang bagus dan membantu

  2. sukrasana says:

    Wah di sini ada juga adapati ngawangga…salam kenal ya.

  3. suli sukrasana says:

    Berhubung Judulnya diabetes dan yang punya blog Pak Ihsan ‘sang pencerah’ saya ikut komen lewat jalur nasi/beras para diabetasi…semangat.
    Komsumsi nasinya yang pera misal varietas cisokan (IG 36 ) trubus januari 2013, pecinan daerah saya lebih menyukai beras varietas logawa, kadar amilosa 26%, beras merah lokal setempat rata rata pera, buat pecah kulit aja sewaktu menyosoh.

  4. orang lewat says:

    kebanyakan diabetes karena reseptor pada sel kurang peka terhadap insulin, bukan sel betanya rusak(walau pun ke depannya mungkin rusak).
    Intinya gula darah jadi tinggi karena tak bisa masuk ke sel. Sel juga kelaparan karenanya dan mungkin bisa rusak.
    olahraga aerobik bisa membuat reseptor menjadi lebih peka terhadap rangsangan insulin.
    Sedangkan puasa berarti penderita mengurangi asupan glukosa. ini sama dengan diet rendah gula, bedanya puasa tidak minum.

    menurut dokter penyakit ini “tidak bisa disembuhkan” karena belum ada teknologi yang membuat reseptor menjadi peka kembali seperti sedia kala, dengan kata lain penyebabnya tidak hilang. Reseptor bisa peka kalau minum obat, ini disebutnya “dapat dikontrol”. Beda dengan contohnya sakit panu, yang dikasih obat jadi semula dan jamurnya atau penyebabnya hilang.

    Lagi pula orang kalau dibilang bisa sembuh nanti pas gula darahnya normal obatnya berhenti, padahal harus terus diminum agar bisa terkontrol, terkontrol kata dokter ini lah yang kata pemilik blog ini sebut sembuh.

  5. Uptoyou Guys says:

    Saya penderita diabetes, baru 1 tahun sih…Untuk saat ini sembuh total sih mustahil, krn memang sampai skrng blm di temukan obatnya, Puasa bisa mengontrol gula darah, bener banget…tp setelah puasa berhenti ya gk terkontrol lg, Diet bisa mengontrol gula darah bener banget…tp berhenti diet ya gk terkontrol lg gula darahnya, Minum metformin atau obat sejenisnya dapat mengontrol gula darah, bener banget, tp berhenti minum itu, gula darah kembali tak terkontrol, konsumsi obat2an herbal yg dipercaya mampu menurunkan kadar gula darah, bener banget tp ketika anda berhenti mengkonsumsinya ya bakal tak terkontrol lagi gula darahnya, Olah raga ringan tapi continue dan minimal 30 menit spt jalan ditempat atau jalan cepat juga terbukti mampu mengontrol gula darah, tp berhenti berolah raga ya bakal tak terkontrol lagi gula darahnya. Jadiii bagaimana dong….? cuma 1 pilihan untuk saat ini, pintar pintarlah menyiasatinya, pintar pintarlah me management asupan makanan yg ada konsumsi, dan rajin2 lah berolah raga,juga ukurlah gula darah anda secara rutin minimal 1 minggu sekali, gak perlu ke laboratorium yg mahal cukup beli alatnya sendiri seharga 300 ribuan plus strip test nya udh dapat digunakan untuk mengetahui kadar gula darah anda, ya meski gk bisa di bilang se akurat laboratorium tp setidaknya margin errornya cuma sedikit alias beda dikit2 lah sama hasil lab besar…yg terpenting jgn tanamkan pikiran di dalam diri anda bahwa diabetes itu penyakit, justru diabetes itu nikmat dari Allah, dulu sebelum terkena diabetes pola hidup saya gk karu karuan, makan gk teratur, olah raga gk pernah, sing jd mlm, mlm jd siang, setelah diabetes pola hidup berubah drastis, jd amat sangat teratur…yg ada mlh saya lebih merasa sehat sekarang ketimbang sebelum terkena diabetes…So diabetes itu bisa jadi temen yg asik kok kalo kita pintar bersahabat dgn dia,….yuk bagi penderita Diabetes semangattttttttttttt…hehe, Memang sih secara teori umur penderita diabetes tidak sepanjang orang yg tak terkena diabetes, tp percayalah hidup mati seseorang di tangan Allah, jika Allah belum berkenan…meski udh sekarat sekalipun msh bisa sehat kembali, bahkan ada loh…dokter yg menangani pasien diabetes malah meninggal lebih dulu ketimbang pasien diabetesnya…:), Lagi pula umur panjang itu malah menderita loh,..ini itu butuh bantuan orang lain, merepotkan keluarga, dst kecuali bisa umur panjang tapi tenaga dan kesehatan tetap seperti waktu muda, apa ya bisa..? enggak kan…? so jgn takutlah dgn teori penderita diabetes umurnya pendek…hehe, selama mau bersahabat dgn diabetes insyaAllah msh lama kita bisa menikmati hidup yg fana ini. jgn lupa jgn cuma bersahabat dgn diabetes, tp juga bersahabat dgn Alloh…perbanyak ibadah untuk bekal di kehidupan setelah mati, jgn sampe di dunia udah terkena diabetes di akherat malah siksa sepanjang masa di neraka…hehe…bener kan…? hayo yg setuju angkat tangan…:)

  6. buds says:

    setujuh…..

  7. buds says:

    bagi anda yang terkena diabetes
    1.Bersyukur kepada Allah, karena semua penyakit adalah ciptaan Nya.
    2.Jangan Panik
    3. Anggap ini Hidayah bukan Bencana
    4.Secara otomatis ibadah kita akan bertambah rajin
    5.Selain Shalat Fardhu ( Ibadah Wajib) Kita juga harus jalankan Ibadah Sunnah Nabi, Shalat Sunnah (Rawatib,Tahajud,Dhuha,Fjir dll),Puasa, dan Sedekah dan
    pola pikir sehat,
    6.Beribadah seperti kita akan mati esok hari
    7.Sholat Berjamaah di masjid dekat rumah, sering rajin ke Talim, untuk mempertahankan iman kita tetap stabil
    semuanya itu pasti ada manfaatnya …
    a.dengan megerjakan shalat selain dapat pahala,…tubuh kita akan bergerak (olah raga)
    b.dengan puasa, organ tubuh akan beristirahat untuk rekontruksi organ tubuh yang rusak
    c.Sholat Jamaah ke Masjid selain pahala bertambah banyak, juga kita berolah raga di saat sholat shubuh…

    “Tidaklah Allah turunkan penyakit kecuali Allah turunkan pula obatnya” aamiin
    harus yakin se yakin-yakinnya…

    apabila dijalankan dengan khusyuk, Alhamdulillah jiwa akan tenang, Janji Allah Syurga….
    saya adalah penderita diabetes,….Alhamdulillah sudah merasakan manfaatnya
    Gula darah Sewaktu waktu diatas 280-pernah 325,… sekarang stabil 140-175
    Gula darah Puasa 90,…..makan bebas tapi porsi dikurangi saja..sunah rasul (tidak boleh kenyang klo makan….)

    Insya Allah Optimis …Diabetes sembuh….pahala juga bertamabah
    Allah Akbar

    salam

  8. efendy manan says:

    Terimakasih pak Buds atas sharing Bapak di blog ini..Memang jika dirasakan penyakit degeneratif yang menjadi momok saat ini berasal dari gaya hidup yang tidak sehat yang timbul karena budaya Hedonis yang mulai tumbuh subur dalam masyarakat kita…InsyaAllah dengan kembali ke tuntunan yg diajarkan oleh Rasulullah akan membuat badan dan hati kita kembali sehat…amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s