PEDOMAN MEMBERI NAMA PADA ANAK

PEDOMAN MEMBERI NAMA YANG BAIK  MENURUT  ISLAM PADA ANAK
Penulis : Nurman Ihsan ( Penulis Lepas )

Anak adalah amanah terbesar yang dititipkan 4WI pada orang tua. Anak adalah status “sosial” sehingga orang tua disebut ibu-bapak, ayah-bunda, umi-abi, mama-papa, enyak- baba dll.

Anak ( baca nama anak ) boleh dikatakan adalah simbol sejauh mana bentuk keterikatan keagamaan orangtuanya. misalnya ada orang tua muslim, sebut saja pak A memberi nama anaknya John atau Kristin. Untuk orang tua B, memberi nama anaknya Firdaus atau Fatimah. Dari sisi nama saja secara umum bisa kita lihat hubungan atau ikatan orang tua pada agamanya.

Pada kesempatan kali ini, saya akan memberikan ulasan tentang bagaimana cara orang tua memberikan pedoman atau tuntutan dalam memberikan nama pada anaknya.

Pertama, pedoman dari Rosulullah SAW dalam pemberian nama.

Abu Daud meriwayatkan dari Abi Darda’ ra. bahwa Nabi saw. bersabda:
“Sesungguhnya kamu dipanggil pada hari kiamat dengan
nama-namamu dan nama-nama bapak-bapakmu, maka baikkanlah nama-namamu.”

Anas ra. berkata: ‘Abi Talhah mendapat anak, maka aku membawanya kepada Nabi saw., lalu beliau mengucup mulutnya dan menamainya Abdullah. (HR. Bukhari dan Muslim)

kedua, dari Zubair bin Awwan. bagaimana pedomannya? Ketika ditanya oleh para sahabatnya tentang hal tersebut?. Zubair bin Awwam menjawab, ” saya memberi nama kepada anak-anak saya dengan nama-nama para sahabat nabi yang menjadi syuhada di medan jihad!. seperti Abdullah, Urwah, Al Mundzir, Ashim, Al Muhajir

Ketiga, ada juga sahabat nabi (bahkan Nabi Muhamad SAW) yang memberikan nama-nama anaknya dengan nama para Nabi dan Rosul. contoh Ibrohim, Ismail, Yusuf, Duad dll

Keempat, member nama dengan nama para ulama yang terkenal karena kesholehannya. misalnya Hambali, Syafei, Hasan Al Banna, Abul A’la Al Maududi, Hasan Basri dll

Kelima, memberi nama sesuai waktu kelahirannya, misal Fajri, Fajar, dll

Keenam, karena pengalaman pribadi yang berkesan pada seseorang. misalkan terkesan pada pedagang yang jujur. sewaktu seseorang belanja barangnya tertinggal, barang ini diamankan oleh pedagang ini. ketika seseorang ini balik lagi barangnya ketemu dan tak hilang sesuatu pun. Ini memberikan kesan mendalam sehingga bila dia punya anak akan dinamakan dengan nama pedagang yang jujur tersebut.

Ketujuh, seseorang memberikan nama pada anaknya karena kekaguman atau kepintaran atau kehebatan pada seseorang kedelapan, seperti BJ Habibie, Muhamad Iqbal dll

Kedelapan, ada orang tua yang merangkai nama anaknya menjadi sebuah cita-cita. Mereka ingin anaknya cerdas ( fathin ) dengan pemahaman yang mendalam ( fahim ) sehingga anak itu masuk firdaus ( surge tertinggi ). Jadi anak yang pertama dinamakan Fathin, anak kedua Fahim dan anak ketiga Firdaus.

Kesembilan, dll

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in SHARE ILMU. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s