PETANI BERTANYA THL DEPTAN MENJAWAB

PETANI BERTANYA THL MENJAWAB ( kebutuhan benih )
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN di BANTEN )

Pada kesempatan kali ini, saya akan membuat tulisan yang bertemakan pertanyaan-pertanyaan seputar pertanian khususnya tanaman padi. Berdasarkan pengalaman di lapangan, banyak pertanyaan yang dilontarkan para petani kepada para PPL. Sehingga bisa saya sebut dengan kalimat begini, petani bertanya THL Deptan menjawab.
Semoga saja pertanyaan-pertanyaan para petani ini dapat saya rangkai sehingga bisa memberikan pencerahan bagi semua pihak, khususnya para petani dan umumnya para pecinta pertanian.

Tanya 1
Petani A ( Pak Ahmad ) : ” Pak PPL, berapa sih kebutuhan bibit padi, sawah bapak cuma 4.000 m2?”
THL : sebelum saya jawab, berapa jarak tanam tanaman bapak dan padinya jenis apa?”
Petani A : “20 x 25 pak mantri. bapak pake ciherang”
THL : Pertama, kita hitung kebutuhan per hektar dulu pak ahmad. kalau jarak tanam 20×25 cm berarti ada 200.000 tancep per hektar. kalau kita tanam 2 bibit per tancep maka ada sekitar 400.000 bibit. kalau 3 bibit butuh 600.000 bibit.

Petani A : “sawah bapak 4.000 M2 pak mantri?”
THL : “betul pak, saya lanjutkan ya. bila bapak nyebar benih maka pakai yang dah kering giling. untuk 1.000 butir ciherang beratnya sekitar 27 gram. saya hitung sebentar ya pak ahmad. ( baca disini saya hitung nih, kalo pake 2 bibit jadi 27/1000 x 400.000 = 10.800 g atau 10,8 kg. kalo pake 3 bibit jadi 27/1000 x 600.000 = 16.200 g = 16,2 kg ).
Oh ya, kalo bapak tanam 2 bibit per tancep bapak butuh bibit sekitar 10,8 kg. tapi kalo bapak tanam 3 bibit per tancep maka butuh bibit 16,2 kg. karena pak ahmad cuma punya sawah 4.000 m2 maka kebutuhan benihnya saya hitung sebentar ya pak.”
Petani A : “silahkan pak”
THL : ” kalo bapak tanam 2 bibit per tancep maka butuh 4,32 kg tapi kalo 3 bibit per tancep butuh 6,48 kg saja”
Petani A : “kok dikit banget pak, saya biasa 2 sampe 3 kantong tuk semai bibit”
THL : “wah berarti bisa 10-15 kg dong pak ahmad. ayo kita ke sana pak”. sambil menunjuk tempat persemainan.

Mereka berdua menuju tempat persemaian. Sang THL melihat bibit-bibit padi yang begitu rapat dan pertumbuhan padi juga kurang bagus.
THL : “bibit ini umur berapa hari, pak ahmad?”
Petani A : ” itu dah 12 hari”
THL : ” ini sudah bagus, cuma terlalu rapat pak sehingga pertumbuhan bibit padi kurang tinggi”. saya berusaha menghibur hasil pembibitannya.
Petani A : ” kalo bibit segitu apa nga kurang pak? bagaimana kalo ada yang nga tumbuh?”
THL : ” betul pak ahmad, makanya saya akan memberi keterangan kembali. jumlah yang tadi saya sebutkan itu benih yang tumbuh semua. oleh sebab itu harus kita hitung benih yang tak tumbuh, dimakan burung, tikus dan keong, maka perlu ditambah sekitar 25 % dari kebutuhan tadi. Kalau saran saya, sebaiknya pake 2 bibit per tancep. jadi kebutuhan benih buat pak ahmad 4,32 kg + 1,1 kg jadi total digenapkan 5,5 kg saja”.

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in BENIH PADI. Bookmark the permalink.

2 Responses to PETANI BERTANYA THL DEPTAN MENJAWAB

  1. Pingback: POTENSI KERUGIAN EKONOMI PETANI DARI BENIH | CERITA BUAT KATA, KATA ITU ADALAH CINTA

  2. ody says:

    trimakasih pak Nurman Ihsan. tentu menambah pengetahuan kami untuk selanjutnya akan terapkan pada petani atau kelompoktani. amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s