DISTORSI BAHASA : ARTI BERKURBAN

PERUSAKAN SISTEMATIS ARTI KATA BERKURBAN
Penulis : Nurman Ihsan ( Penulis Lepas )

Banyak ungkapan yang dilontarkan oleh masyarakat terasa biasa saja dan dianggap wajar, padahal kalimat tersebut sudah terjadi distorsi (penyimpangan ) bahasa. Saya ambil contoh kata berkurban, kalimatnya sebagai berikut :
– ada seorang wanita yang telah mengorbankan apa saja, termasuk menyerahkan kehormatannya agar mendapatkan cinta dari kekasihnya.

Dari kalimat diatas ada kata mengorbankan ( kata dasarnya KURBAN ), apakah kata kurban pantas untuk kalimat tsb?
Padahal Kata kurban berasal dari kata QORIIB yang artinya dekat. Sehingga maknanya KURBAN itu adalah sesuatu perbuatan atau kegiatan yang bila kita lakukan bisa mendekatkan diri pada Sang Pencipta. Hal ini jelas ditunjukan oleh Nabi Ibrahim As yang telah mengorbankan anaknya ( Nabi Ismail As ) agar perbuatan tersebut bisa mendekatkan diri kepada 4WI SWT.

Apakah wanita yang telah mengorbankan kehormatannya secara tak halal ( baca zina ) tsb pantas disebut telah berkurban? dimana letak mendekatkan dirinya kepada Sang Pencipta????

Seharusnya kalimat yang tepat adalah sebagai berikut,
– ada seorang wanita yang telah MELAKUKAN DOSA apa saja, termasuk menyerahkan kehormatannya agar mendapatkan cinta dari kekasihnya.

Contoh lain distorsi bahasa adalah kalimat ini,

– Pada hari Ahad kemarin, telah terjadi perkelahian antar kampung di daerah Cirebon. Dalam peristiwa itu telah jatuh korban, 1 meninggal dan 2 luka-luka. Hal ini disebabkan karena ada acara dangdutan, terjadi senggolan akhirnya pecah perkelahian,,,

Pada kalimat di atas, ada kata jatuh “korban”. Lagi-lagi kata kurban. Apakah seorang yang tewas dan 2 luka-luka pantas disebut jatuh korban?? dimana letak mereka yang tewas dan luka-luka itu mendekatkan diri kepada 4WI SWT ???
Seharusnya kalimat tersebut adalah sebagai berikut,

– Pada hari Ahad kemarin, telah terjadi perkelahian antar kampung di daerah Cirebon. Dalam peristiwa itu telah MEMAKAN MANUSIA atau MERUGIKAN MUNUSIA, 1 meninggal dan 2 luka-luka. Hal ini disebabkan karena ada acara dangdutan, terjadi senggolan akhirnya pecah perkelahian,,,

Intinya, memakai kata korban ( baca KURBAN ) pada kalimat atau ungkapan yang tidak dapat mendekatkan diri kepada 4WI SWT tidak dibenarkan. Sebab kalimat atau ungkapan tersebut bertentangan dengan makna kata KURBAN tersebut.

Dan saya melihat, distorsi bahasa ini sudah direkayasa ( didesign ) oleh musuh-musuh islam sejak sejak lama, bisa jadi sejak indonesia merdeka. Bahkan bisa lebih dari itu,,,

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in SHARE ILMU. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s