PENGOLAHAN LAHAN TEMPAT PEMBIBITAN

PENGOLAHAN LAHAN PERSEMAIAN
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN BANTEN )

Biasanya kalau kita tanya para petani, kapan pengolahan lahan dilakukan? ada juga, sebagian dari petani akan menjawab, ” setelah selesai saya membajak, besok atau lusa juga ditanami, Pak Nurman,,,,”.

Jelas sekali, bahwa apa yang mereka lakukan kurang sesuai anjuran dari para PLL. Proses pengolahan sawah sebaiknya dibarengkan dengan proses pembuatan tempat pembibitan. Setelah sawah dibajak semua, sekitar 4-5 % baru dijadikan tempat pembibitan.

Jadi bahasa gampangnnya, selama para petani menunggu proses penguraian lahan sawah selesai, sebaiknya mereka membuat tempat persemaian.

Rekomendasi tempat persemaian yang baik adalah 4-5 % dari luas lahan yang akan kita tanam. Kalau kita mempunyai lahan 1 hektar maka tempat perseamaian yang akan kita buat minimal 400 – 500 m2.

Bila petani punya lahan ½ ha ( 5.000 m2) maka diperlukan lahan pembibitan sekitar 200-250m2.

Untuk tempat pembibitan ini, harus kita perhatikan.

Pertama, lihat arah matahari.

Arah temapat pembibitan ini harus menghadap timur dan barat. Mengapa? Jawabannya, supaya sinar matahari maksimal merata masuk sampai ke semua tanaman, terutama pada bagian bawah tanaman.

Kedua, Jangan terhalang pohon/tanaman/bangunan/pagar/dll.

Agar sinar matahari tidak terhalangan sampai kepada tanaman. Sebab, bisa menyebabkan pertumbuhan tanaman kurang maksimal.

Ketiga, Lebar tempat pembibitan.

Sesuai rekomendasi, bila kita beli benih kemasan (label biru) biasanya ada petunjuk teknis pembibitan. Lebar tempat pembibitan tersebut 1,1-1,2 meter. Dan tak boleh lebih dari 1,5 m.

Sedangkan buat panjangnya disesuiakan dangan panjang sawah si petani. Untuk mudahnya, tempat pembibitan yang baik sama seperti kita menanam pohon bayam/kacang tanah dll. Ada jarak yang lowong.

Keempat, berikan juga pupuk kompos

Pupuk kompos/kandang atau bahan organik yang sudah jadi untuk tempat pembibitan ini. Ukurannya bisa 50-100 kg per 400 m2.

Sebaiknya semprotkan, pupuk hayati/MOL agar mikoroorganisme disawah kitaberkembang biak. Sebab, peran MO bagi sawah luar biasa pentingnya.

Kelima, berikan pupuk npk kujang//ponska sebanyak 1 sendok maka per 1 m2. Kalau 1 sendok ukurannya adalah 15 g maka untuk 400 meter adalah 6000 g atau 6 kg.

Pupuk organik dan pupuk NPK bisa dicampurkan dan disebar merata pada permukaan tempat pembibitan. Setelah itu permukaan lahan yang akan ditanami diratakan.

Keenam, benih siap ditaburkan ke tempat persemaian.

Ketujuh, Taburkan/sebarkan 1-2 genggam benih yang ada di tangan kita untuk setiap 1 meter persegi.

Kedelapan, tanamlah bibit-bibit tersebut dibawah 20 hst, sebab makin muda bibit ditanam maka semakin banyak anakannya.

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in ABOUT TANAMAN PADI. Bookmark the permalink.

One Response to PENGOLAHAN LAHAN TEMPAT PEMBIBITAN

  1. aris says:

    Maap masbrow saya ada pertanyaan yg menyimpang sedikit dr topik hehe,,,ada yg tau ga langkah memulai bisnis pupuk dan obat2an pertanian.kalo ada yg tau distributor utk pupuk dan obat2an pertanian info saya d 087736111488 [τ̲̅н̲̅a̲̅и̲̅κ̲̅ ч̲̅o̲̅u̲̅]♡ berat masbrow

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s