MENGENAL LEBIH DEKAT WERENG COKLAT

MENGENAL WERENG COKLAT
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN dinBANTEN )

Pada tulisan saya sebelumnya, Ganasnya Serangan Wereng Coklat  dan Ganasnya Serangan Wereng Coklat 2 , saya menjelaskan betapa pentingnya bagi petani dan PPL untuk mengetahui hama dan penyakit tanaman padi. Sebab di sini proses “rumitnya” hama dan penyakit yang menyerang tanaman.

Untuk itulah, ada baiknya kita mengenal hama utama tanaman padi yang satu ini.

Mengenal hama wereng coklat
Serangga wereng coklat berukuran kecil, panjang 0,1- 0,4 cm. Wereng coklat bersayap panjang dan wereng punggung putih berkembang ketika makanan tidak tersedia atau terdapat dalam jumlah banyak. Serangga dewasa bersayap panjang dapat menyebar sampai beratus kilometer.

WERENG COKLAT DI PANGKAL PADIMengapa wereng harus dikendalikan?
Populasi tinggi wereng coklat dapat menyebabkan daun berubah kuning oranye sebelum menjadi coklat dan mati. Kondisi ini disebut hopperburn, membunuh tanaman (Gb. 2). Wereng coklat juga dapat menularkan penyakit kerdil hampa dan kerdil rumput yang sampai saat ini tidak bisa diobati.

Bagaimana cara mengendalikan wereng coklat?
Ledakan serangan biasanya terjadi akibat penggunaan
pestisida yang tidak tepat yang membunuh musuh
alaminya atau wereng bersayap panjang terbawa oleh
angin.

Pencegahan:
1. Bersihkan gulma dari sawah dan areal sekitarnya.
2. Hindari penggunaan pestisida secara tidak tepat yang dapat menyebabkan terbunuhnya musuh alami.
3. Gunakan varietas tahan, misalnya Ciherang, Cigeulis, Mekongga, inpari, Bestari, dll
4. Jumlah kritis: Pada kepadatan 1 wereng coklat/batang atau kurang, masih ada peluang untuk
bertindak guna menekan populasi.
5. Amati wereng di persemaian setiap hari, atau setiap minggu setelah tanam pindah pada batang dan
permukaan air. Periksa kedua sisi persemaian. Pada tanaman yang lebih tua, pegang tanaman dan rebahkan sedikit dan tepuk dengan pelan dekat bagian basal untuk melihat kalau ada wereng yang
jatuh ke permukaan air.
6. Gunakan perangkap cahaya pada waktu malam ketika terlihat ada gejala serangan wereng. Jangan tempatkan cahaya dekat persemaian atau sawah.
Bila perangkap cahaya diserbu oleh beratus wereng, berarti persemaian dan sawah perlu segera diperiksa; lalu amati setiap hari dalam beberapa minggu berikutnya. Bila petani memantau
sawahnya setiap hari, maka perangkap cahaya tidak diperlukan.
7. Pemberian pupuk lengkap (NPK), dosis 250 kg urea, 100 kg SP36, dan 100 kg KCl/ha dapat membantu upaya pencegahan.

Pengendalian Secara mekanik dan fisik:
1. Genangi persemaian, selama sehari, sampai hanya ujung bibit saja yang terlihat.
2. Sapu persemaian dengan jaring untuk menghilangkan wereng (tapi tidak telurnya), terutama dari persemaian kering. Pada kepadatan wereng yang tinggi, penyapuan tidak akan dapat menghilangkan wereng dalam jumlah banyak dari bagian basal tanaman.

Pengendalian hayati:
• Bila musuh alami lebih banyak jumlahnya
dibandingkan dengan wereng, risiko ledakan
serangan kecil. Musuh alami wereng termasuk laba-laba dan beberapa jenis parasitoid telur.

Pengendalian kimiawi: Gunakan insektisida ke persemaian dalam kondisi berikut:
• Rata-rata lebih dari 1 ekor wereng per batang.
• Lebih banyak wereng daripada musuh alami.
• Penggenangan persemaian tidak memungkinkan.

Bila terpaksa gunakan insektisida yang berbahan aktif amitraz, buprofezin, beauveria bassiana, BPMC, fipronil, imidakloprid, karbofuran, karbosulfan, metolkarb, MIPC, propoksur, atau tiametoksam.
Penggunaan insektisida harus mempertimbangkan risiko terhadap kesehatan dan lingkungan. Penggunaan insektisida yang tidak sesuai akan mengganggu keseimbangan alami karena terbunuhnya
musuh alami wereng, menyebabkan resurjensi atau ledakan serangan hama. Sebelum menggunakan pestisida, hubungi petugas perlindungan tanaman atau penyuluh untuk mendapatkan saran dan
petunjuk. Baca petunjuk yang tertera di label dengan teliti setiap sebelum pestisida digunakan.
Sumber :http://pustaka.litbang.deptan.go.id/bppi/lengkap/bitp07022.pdf

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in HAMA DAN PENYAKIT. Bookmark the permalink.

3 Responses to MENGENAL LEBIH DEKAT WERENG COKLAT

  1. grace says:

    saya ada beberapa pertanyaan, bolehkah saya meminta alamat email anda?

  2. efendy manan says:

    langsung saja di blog ini saja bu….biar bisa dibahas sama2x….

  3. grace says:

    apakah ada penyakit atau hama baru yang menyerang tanaman padi? saya memerlukan beberapa data dan seorang pakar untuk skripsi saya, apakah bapak bisa membantu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s