PADI INPARI 20

CIRI-CIRI PADI INPARI 20
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN BANTEN )

Pada tahun 2011 ini, Pemerintah melalui Kementrian Pertanian ( BB padi ) telah melepas beberapa varietas padi antara lain Inpari 14 Pakuan, Inpari 15 Parahyangan, Inpari 16 Pasundan, Inpari 17, 18, 19, 20, Inpari Sidenuk, Saganggam Panuah, dll

Pada kesempatan kali ini, kita akan mengetahui padi varietas Inpari 20 dengan ciri-ciri antara lain sbb :

Komoditas: Padi Sawah
Tahun: 2011
Keterangan: Umur tanaman 104 hari. Potensi hasil 8,8 ton/ha GKG. Tekstur nasi Pulen. Ketahanan terhadap hama, agak tahan terhadap wereng batang coklat biotipe 1, dan agak rentan terhadap wereng batang coklat biotipe 2 dan 3. Ketahanan terhadap penyakit, tahan terhadap hawar daun bakteri patotipe III, agak rentan terhadap hawar daun bakteri patotipe IV dan VIII, rentan terhadap virus tungro, agak tahan terhadap blas ras 033 dan rentan terhadap ras 133,073 &173. Cocok ditanam di ekosistem sawah dataran rendah sampai ketinggian 600 m dpl dan tidak dianjurkakn untuk ditanam di daerah endemik tungro.
Status: Komersial
Kontak: Balai Besar Penelitian Tanaman Padi
Komoditi : Padi
Nama Varietas : INPARI 20
SK : 3164/Kptsn/SR.120/7/2011 4 Juli 2011
Tetua Asal : S2823E-KN-33/IR64//S2823E-KN-33
Daerah Asal :
Pemulia : Aan A Darajat, Nafisah, Trias Sitaresmi, Cucu Gunarsih, Bambang Suprihatno
Potensi dan Rerata : 8,8 ton/ha – 6,4 ton/ha
Karakteristik Khusus
Nomor Pedigri : BP20802E-KN-6-1
Asal persilangan : S2823E-KN-33/IR64//S2823E-KN-33
Golongan : Cere
Umur tanaman : 104 hari
Bentuk tanaman : Tegak
Tinggi tanaman : 102 cm
Anakan produktif : 15 malai
Warna kaki : Hijau
Warna telinga daun : Tidak berwarna
Warna lidah daun : Tidak berwarna
Warna daun : Hijau
Permukaan daun : Kasar
Posisi daun bendera : Tegak
Warna batang : Hijau
Kerebahan : Toleran
Kerontokan : Mudah
Bentuk gabah : Ramping
Warna gabah : Kuning bersih
Jumlah gabah per malai : 102 butir
Rata-rata hasil : 6,4 ton/ha
Potensi hasil : 8,8 ton/ha
Bobot 1000 butir : 25,6 gram
Tekstur nasi : Pulen
Kadar amilosa : 21,1 %
Ketahanan terhadap hama : Agak terhadap wereng batang coklat biotipe1, dan agak rentan terhadap wereng batang coklat biotipe 2 dan 3
Ketahanan terhadap penyakit : Tahan terhadap hawar daun bakteri patotipe III, agak rentan terhadap hawar daun bakteri patotipe IV dan VIII rentan terhadap virus tungro, agak tahan terhadap blas ras 033 dan rentan terhadap ras 133, 073, dan 173
Anjuran tanam : Cocok ditanam di ekosistem sawah dataran rendah sampai ketinggian 600 m dpl dan tidak dianjurkan untuk di tanam di daerah endemik tungro
Pemulia : Aan A Darajat, Nafisah, Trias Sitaresmi, Cucu Gunarsih, Bambang Suprihatno
Peneliti : Baehaki SE, Triny SK, Suprihanto, Nia Kurniawati
Teknisi : Thoyib S, Ma’ruf, Maman Duherman, Uan D.S, Karmita, Meru, Eko Hari Iswanto
Pengusul : Balai Besar Penelitian Tanaman Padi
Dilepas tahun : 2011

Referensi : Badan Litbang Pertanian dan BB Padi

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in BENIH UNGGUL PADI. Bookmark the permalink.

7 Responses to PADI INPARI 20

  1. suli says:

    Info malai….
    Untuk sementara saya mencoba menghitung calon gabah/malai yang baru muncul karena nga sabar menunggu menguning……
    -Inpari 20 (asal benih Pak efendy): 185 biji
    -Ciherang taiwan (turun 3 dari label FS sukamandi): 175 biji
    -Situ bagendit (label ss tegal gondo) : 130 biji

  2. efendy manan says:

    Sip Pak Suli….oya,ciri lain inpari 20 ini dia sangat suka air.maksudnya pertumbuhannya bagus jika airnya melimpah.kurang tahan kekeringan.ini saya alami dan teman2 yang tanam inpari 20 disini.Bagaimana disana pak?

  3. suli says:

    Wah, pak efendy ….padahal nanti akan di tanam di MT2 je…kayaknya banyak yang antusias menyambutnya termasuk PPL sendiri manggut manggut (beliau sendiri belum tanam ?), semoga tahan kering di MT2 nanti, sekarang mah full air. di pertanaman mirip ciherang bima di karawang.

  4. suli says:

    Inpari 20 7 t gkp/ha riil.

  5. suli says:

    Pengamatan kedua(pertama di MT1) terhadap ciherang jumbo adalah sama dengan inpari 20, mohon koreksi jika pendapat saya salah…
    Inpari 20 MT2 5,6 t/ha, tahan kresek saat cuaca kurang bersahabat(banyak hujan di MT2), mengganggu prosesi MT3 calon palawija (sawah belum empuk) harus menunggu 3-5 hari, supaya aman dan pas di tugal dan sisa waktu yang terbatas (pranatamangsa) dan nekad tanam palawija, kalau kalah toh nanti tidak sendirian

  6. efendy manan says:

    untuk umur mirip ciherang pak….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s