DOA IBU BUAT ANAKNYA

DOA IBUNDA BUAT ANAK TERCINTA
Penulis : Nurman Ihsan ( Penulis Lepas )

Bila seorang ibu mendoakan anaknya agar bisa sukses adalah perbuatan mulia. Tetapi ada doa yang begitu hebat, doa seorang ibu yang penuh KEMULIAAN. Kemuliaan yang begitu hebat, begitu bergetar, begitu dahsyat !!!

Apa itu? Hal tersebut adalah doa seorang ibu agar anaknya pergi ke medan jihad dan menginginkan anaknya syahid di medan juang. Inilah cuplikan kisah nyata dari Bumi Palestina yang saya ambil dari Eramuslim, silahkan baca di sini

“Pergilah, Allah memberkahimu. Kembalilah kepada ibumu dalam keadaan syahid seperti yang engkau harapkan. Berdoalah kepada Allah agar engkau tidak terluka atau tertawan tentara zionis Israel. Bertahanlah, bersabar dan arahkan senjatamu dengan tepat ke arah musuh-musuh Allah”.

Seuntai kata mutiara yang sarat dengan makna di atas diucapkan Ummu Nabil kepada anak kandungnya  Muhammad Ahmad Hallas (20 tahun). Muhammad adalah pemuda yang berasal dari komplek As Sujaiyyah kota Gaza yang syahid ketika berusaha untuk melakukan operasi militer di daerah Palestina  yang dirampas Israel atau yang lebih dikenal dengan “Natsarim”. Pada tanggal 12 Maret 2002, Muhammad Ahmad Hallas bersama rekannya as syahid Bilal As Syahadah berusaha untuk memasuki komplek “Natsarim”, namun mereka dihalau oleh tentara Israel dan terjadilah baku tembak sehingga keduanya syahid.

Ummu Nabil merupakan salah satu dari sederatan muslimah Palestina yang memutuskan untuk bergabung ke dalam kafilah “Khansa” abad ini. Untuk  kemenangan Islam dan demi merapatkan shaf para pembela kebenaran, Ummu Nabil rela mengorbankan darah daging yang paling berharga dalam hidupnya. Ketika sebagian umat ini disibukkan dengan kelezatan serta keindahan dunia, para “Khansa” Palestina justru bernazar untuk menginfakkan perhiasan, nyawa bahkan anak-anak yang paling mereka cintai demi kemulian agama ini. Para “Khansa” tersebut menyadari bahwa untuk menghidupkan lilin-lilin kemuliaan, kemenangan, serta kebebasan haruslah dimulai dari setiap pribadi Muslimin dengan selalu menghidupkan dan melahirkan jiwa-jiwa besar yang menganggap semua kecil ketika  ditimbang dengan kemulian Islam.

Tegar bagai batu karang di lautan, mungkin itu kata yang pas untuk mengibaratkan sikap Ummu Nabil ketika melepas kepergian Muhammad yang tercinta. Ummu Nabil tidak meneteskan air mata ketika mengucapkan kata perpisahan seolah ingin memberikan isyarat kepada sang anak bahwa jalan yang dipilih sudah tepat. Dia hanya mencium kening Muhammad, kemudian mengeratkan senjata yang disandang, dan mendoakan agar anaknya dapat meraih syahid seperti yang dia inginkan. Ketika mendengar berita syahid Muhammad, Ummu Nabil segera mengambil wewangian dan menyemprotkannya ke seluruh rumah sebagai ungkapan suka cita dan berkata, “Alhamdulillah sekarang engkau telah kembali kepadaku dalam keadaan syahid seperti yang kita harapkan”.

Ketika para handai taulan datang bertakziah beliau berkata, ”Setiap wanita yang tidak mempersiapkan anak-anaknya untuk meraih syahid atau sekedar mencicipi pahit penjara Zionis Israel, seolah ia tidak pernah mengandung bahkan melahirkan anaknya, karena aku memandang tanpa mengorbankan anak-anak yang kita cintai di jalan Allah sungguh kita masih jauh dari kemenangan, bahkan kita masih jauh untuk melihat jejak kemuliaan dan kemenangan.”

Ummu Nabil mengakhiri ucapannya dengan doa dan makna pengorbanan, ”Ya Allah, kami mendoakan agar Muhammad Engkau bangkitkan bersama para syuhada. Ya Allah, jadikan amalan ini menjadi pemberat timbangannya. Ya Rabb, Engkau Maha Mengetahui segala hal, sungguh wafat di naungan perlawanan dalam mengusir penjajah 1000 kali lebih baik daripada wafat dalam keadaan tergeletak di atas kasur karena terlena akan manisnya dunia ini.” Wallahu’alam. (irm/fn)

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in CINTA. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s