PADI ROJOLELE

CIRI-CIRI PADI ROJOLELE
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN BANTEN )

Mengapa beras  rojolele mahal? karena langka. Dan pastinya enak, pulen dan wangi. Kenapa beras ini langka, sebab umur padi varietas ini bisa mencapai 155 hss. Bukan cuma usianya lama, tanaman ini juga tinggi, bisa mencapai 146-155 cm.

Kalau dilihat dari fisik gabahnya, beras ini cukup besar sebab berat 1000 butir mencapai 32 gram. Karena besar maka bentuk gabah bulat dengan warna kuning. Dan biasanya bila tanaman dengan umur yang lama dan cukup tinggi, potensi hasil kurang banyak. Potensi hasilnya bisa mencapai 4,2 ton/ha gkk. Di samping itu agak peka terhadap wereng coklat.

Bentu tanaman tegak, posisi daun dan daun bendera terkulai. Dari segi kerontokan agak tahan. Dan kandungan amilosa sekitar 21 %.

Deskripsi Padi Varietas Rojolele

Nama Varietas : Rojolele
Tetua : Lokal Delanggu Klaten
Rataan Hasil : 4.2 ton/ha
Pemulia : Subagyo, Rob Muji Sihono, Sriyono, Tino Vihara, Walkarjono, Kris Sumarno, Indrawati S, Sri hartati
Golongan : Berbulu
Umur tanaman : 155 HSS
Bentuk tanaman : Tegak
Tinggi tanaman : 146-155 cm
Anakan produktif : 8-9
Warna kaki : Ungu
Warna batang : Ungu
Warna telinga daun : Tidak berwarna
Warna lidah daun : Tidak berwarna
Warna daun : Hijau
Muka daun : Kasar
Posisi daun : Terkulai
Daun bendera : Terkulai
Bentuk gabah : Gemuk
Warna gabah : Kuning
Kerontokan : Tahan rontok
Kerebahan : Sedang
Tekstur nasi : Wangi, pulen
Kadar amilose : 21 %
Bobot 1000 butir : 32 gram
Produksi : 4.2 ton/ha
Ketahanan terhadap hama : Peka terhadap wereng coklat

Referensi : Puslittan Bogor.

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in BENIH UNGGUL PADI. Bookmark the permalink.

5 Responses to PADI ROJOLELE

  1. Martin says:

    dimana bisa dapat benih rojolele Mas? dan saya engar padi lokal Bima unggul juga kah? nasinya pulen dan wangi seperti nasi rojolele..
    Trims

    • NURMANIHSAN says:

      Mungkin ada pembaca yang punya atau tahu dimana beli benih rojolele?
      Untuk benih lokal Bima sy blm dpt info. Tx

      • Arief says:

        Anda datang aja ketempat kami, dan kita saling bertukar Benih lokal. Karena bank benih milik kami tidak untuk diperjual belikan. tetapi kita bisa saling bertukar benih, dimana benih yang anda miliki bisa menambah infentaris di bank benih lokal milik kami. Dalam Bank Benih milik kami sudah terkumpul 31 sejenis benih padi lokal yang kami peroleh dari seluruh indonesia. bahkan yang terbaru kami dapat benih padi Jepang dan Vietnam dari rekan-rekan kami yang ada disana. Benih tersebut saat ini sedang kami kembangkan di tempat kami. Alamat kami di Dusun Palosan belakang SDN Plaosan 1, Tlogoadi, Sleman, Jogjakarta.

  2. suli says:

    Selamat siang Pak Martin

    Padi Rojolele versi dalam (155 hss) saya sebut lokal paling baik tanam organik. benihnya banyak di dapat di daerah jogja. saya sendiri pernah menanam pesanan restoran. padi Bima , jangan berkecil hati….saran saya jangan menanam.hati hatilah padi padi yang belum banyak di kenal….karena padi tersebut belum tentu cocok di setiap daerah, kecuali padi yang sudah di release pemerintah, namun saya sendiri tidak menganggap padi pemerintah semua bagus. tinggal manusianya cara menyikapinya.
    Yang lebih arif adalah padi terbaik dari padi yang kita tanam, apapun jenis padinya biarpun itu lokal, artinya padi tersebut sudah menyesuaikan dengan kondisi setempat, tinggal memilih bulir bulir yang terbagus, memang hanya sekian malai. kemudian di buat benih. ini model petani ‘karuhun’ cara mengambilnyapun memakai ketam (ani ani =bahasa jawa) satu persatu nga apa apa toh sekarang benih yang kita perlukan tidak sebanyak dulu/seperti model SRI.coba kita renungkan…kira kira apa faedahnya.

  3. suli says:

    Maaf ralat pada tulisan ‘benih yang kita perlukan tidak sebanyak dulu….artinya sekarang sudah memakai model SRI atau mendekati SRI.
    Makasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s