MEMBACA KEBUTUHAN PUPUK DARI PADI BUNDA

MEMBACA KONSEP PUPUK DARI PADI BUNDA
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN di BANTEN )

Kalau kita membandingakan kebutuhan pupuk tanaman padi biasa dengan padi bunda dari pupuk anorganiknya maka dapat kita analisa

Padi sawah biasa, kebutuhan 114 N, 46 P dan 45 K ( 2,5 : 1 : 1)

Padi bunda N= 600 kg P= 95 kg K= 565 kg 12 : 2 : 11 ( dibulatkan ) Ca= 65 kg Mg= 60 kg S= 25 kg

Kalau saya perhatikan untuk padi bunda, bisa dilihat kebutuhan hara K nya begitu dominan. Hampir menyamai hara N. Mengapa? sebab peran K di sini dapat membuat tanaman tahan rebah. Tanaman yang tahan rebah dapat menaham jumlah bulir-bulir padi yang banyak, bisa mancapai 400 butir per malai.  Selain itu, fungsi K yang banyak adalah ke arah buah padi dalam “segala hal” seperti pengisian padi, kepadatan gabah, rasa gabah, daya ikat gabah ke malai, dll.

Walaupun demikian, menurut saya, unsur K pada padi di luar padi bunda tak harus mengikuti pola seperti di atas. Tetapi dinaikkan sedikit hara K nya. Mengapa? ya itu tadi, supaya faktor kerebahan dan gabah padi jadi “kinclong” maka unsur hara K dinaikan sedikit. Berapa  kenaikannya? dari hara K yang berjumlah 45 kg dinaikkan menjadi 60-65 kg K menurut saya sangat cukup.

Jadi kebutuhan haranya,  kalau saya hitung dengan memakai pupuk yang ada di pasaran adalah sebesar 250 kg urea + 100 kg TSP (46) dan 100-108 kg KCL (60).

Sedangkan untuk hara mikronya seperti ca, mg bisa digunakan kapur dolomit (sebab tanah sawah di indonesia cendrung asam) supaya Ph tanah mendekati nertal. Untuk hara S bisa didapat dari pupuk ZA atau dari NPK ponska.

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in PEMUPUKAN. Bookmark the permalink.

4 Responses to MEMBACA KEBUTUHAN PUPUK DARI PADI BUNDA

  1. pak barus says:

    Terima kasih info nya Mas Nurman, analogi-analogi yang Mas Nurman paparkan disini rasanya sangat mengena bagi saya, saya akan mencoba untuk mengaplikasikannya di lapangan Mas
    sekali lagi, terima kasih info nya

    • NURMANIHSAN says:

      Sama-sama Pak Barus, semoga hasil yang didapatkan nantinya akan sukses sesuai harapan.

      • Irwan says:

        Pak Nurman, saya lihat di internet di banyuwangi ada padi made in bangorejo penemunya pak sutikno yang hasil panennya 16 ton/ha, asal silangan ciherang dgn IR64, apa benar adanya?

      • NURMANIHSAN says:

        wah saya kurang tahu mas irwan,,,
        kalau kita baca ciri2 padi Ciherang, tetuanya berasal dari IR64 kok. Inpari 10 juga. jadi bila ciherang yg ada gen IR64 dikawinsilangkan dng IR64 kembali rasanya tak mungkin hasilnya mencapai sebesar itu.
        menurut sy: para petani fokus pd benih yg telah dikeluarkan oleh BB padi. Tinggal kita memilih varietas apa yg cocok buat daerah kita. Dan tanam dng benar sesuai petunjuk yg ada.
        Hasilnya insya Allah bagus. Daripada kita mencari varietas padi yg nga jelas,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s