KATAK SANG PREDATOR

KATAK DAN ANAK KATAK SAHABAT PETANI
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN di BANTEN )

Waktu duduk di bangku SMP, sering main di sawah dan saya punya hobi mancing belut. Tapi bila mengenang masa lalu itu, saya sering menangis sedih. Mengapa? sebab mancing belut pada saat itu sering menggunakan daging keong mas, udang dan anak katak. Tapi yang terbanyak adalah pake anak katak. Saya tangkap anak katak untuk umpan belut, dan sering dapat. Tapi waktu itu saya tak paham akan manfaat anak katak bagi petani. Dan tak ada yang memberi pemahaman tentang pentingnya anak katak dalam keseimbangan habibat sawah.

Ada cerita bagus yang saya tulis untuk memberikan pemahaman buat anak-anak tentang ini dengan judul “Belut dan Anak Katak“.

Cobalah ke sawah, begitu kaki kita menginjakan pematang sawah, ada yang bergerak menceburkan dirinya ke sawah. Bisa dipastikan itu adalah katak,  biasanya katak ukuran kecil. Makin sering suara itu kita dengar, bila kita terus bergerak menyisir sawah itu tandanya tanah sawah disini sehat. Bila itu terjadi, dipastikan hama terutama wereng di sawah itu sedikit sekali. Bahkan hampir tak ada. Sebab, hama wereng  biasa terdapat di batang bawah tanaman. Dengan posisi ini, memudahkan katak terutama anak katak memakan hama ini.

Bagitu pula dengan laba-laba, makin banyak laba-laba di sawah. Makin baik habibat sawah tsb sebab hewan ini menjadi penyeimbang hama tanaman.

Alangkah indah, bila di dalam sawah itu juga terdapat sedikit tanaman air. Untuk apa? bukankan tanaman air akan mengganggu tanaman padi?

Tanaman air yang sedikit itu berfungsi untuk tempat berlindung dan berkembang biak predator hama dan penyakit tanaman padi. Tanaman air yang sedikit tidaklah mengganggu tanaman padi.

Bagaimana kalau anak katak tak ada?

Pertama, bisa jadi tanah di sawah tersebut sakit. Bahan organik di dalammya sedikit. Tanah yang sakit tak akan mengeluarkan banyak makanan bagi organimse kecil. Dengan demikian tak ada cara lain dengan memasukan bahan organik yang banyak ke sawah tersebut. Dengan sendirinya, akan banyak jasad renik dan organisme lainnya.

Kedua, pemakaian insektisida terus menerus. Dan yang lebih parah, memakai insektisida/pestisida yang berspektrum luas. Artinya bukan cuma hama saja yang mati tapi juga musuh alaminya seperti anak katak, laba-laba, dll. Saya pernah berjumpa dengan petani, dia katakan dengan insektisida yang dia pakai banyak katak yang mati.

Kalau sudah demikian, harus mengurangi pemakaian insektisida yang berlebihan. Dan juga mengganti insektisida yang berspektrum luas dengan insektisida organik atau yang ramah lingkungan.

Ketiga, tangkap katak dari sawah/daerah lain dan bawa ke sawah kita. Biarkan katak-katak tsb berkembang biak.

Keempat, beri pemahaman kepada anak-anak pentingnya katak adan anak katak. Bila ada yang mancing belut pake anak katak, beri pemahaman masih ada umpan lain yang bisa digunakan seperti udang, daging keong dll.

Kelima, boleh tangkap anak katak buat sekedar main-main, cuma harus dilepaskan kembali. Saya pernah mengajak anak menangkap anak katak, kemudian saya taruh di tangan anak saya. Untuk sekedar dipegang saja kemudian dilepaskan kembali. Sambil dijelaskan pentingnya katak bagi petani. Katakan bahwa katak adalah sahabat petani.

Keenam, dll

Semoga saja, ke depannya sering kita saksikan suara sesuatu yang menceburkan diri ke sawah begitu kita datang ke sawah. Dan itu adalah anak katak yang ceria kembali ke sawah melihat kita di balik tanaman air,,,

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in MUSUH ALAMI. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s