MENANAM KEDELAI SELESAI MT-2

MENGHITUNG KEBUTUHAN BENIH KEDELAI PER HEKTAR
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN BANTEN )

Salah satu komoditi tanaman pangan yang mengandung protein tinggi adalah tanaman kedelai. Tanaman ini mempunyai nilai ekonomi yang stategis dalam masyarakat khususnya dalam pembuatan tahu dan tempe, tapi kebutuhan tsb masih jauh dari produksi yang bisa dihasilkan oleh para petani kedelai.

Melihat kondisi tsb maka diperlukan pola tanam yang mendukung berhasilnya pencapaian komoditas kedelai ini. Pola tanam yang sesuai untuk tanaman kedelai adalah padi padi palawija (kedelai). Sudah ada petani yang membuktikan pola tanam seperti ini. Hasil yang dicapaipun menggembirakan, dari varietas grobogan didapatkanhasil 3 ton kering/ha. Untuk varietas gepak kuning dapat hasil 2,5 ton kering/ha.

Pada kesempatan ini, saya akan memberikan penjelasan kebutuhan benih kedelai bila ada petani yang mau menanam komoditas ini per hektar. Sebut saja nama petani ini pak Mahmud.
“ mas nurman, melihat ada petani yang habis MT2 menanam kedelai hasilnya bagus, saya jadi tertarik untuk mengikutinya”
“ wah bagus dong pak. Harus begitu, kita harus gunakan pola tanam yang baik”
“ betul, mas nurman”
“ sebab yang nanti untung kan bapak sendiri”
“ pasti, kalau saya mau tanam, berapa kebutuhan benih kedelai per hektarnya?
“ kalau itu tergantung bapak sendiri”
“ kok gitu, mas?”
“ tergantung jenis kedelainya dan jarak tanamnya”
“ maksudnya bagaimana, mas mantri?”
“ secara umum biji kedelai dibagi dalam 4 katagori”
“ jelaskan terus mas”
“ kedelei kecil bila berat dalam 100 biji dibawah 10 g. Kedelai sedang bila berat 100 butir 11-15 gram. Kedelai besar bila beratnya 16-20 gram. Dan terakhit kedelai jumbo, bila berat 100 butir kedelai di atas 20 gram.
“ bisa dikasih contohnya, mas nurman”
“ kedelai gepak hijau dan gepak kuning masuk dalam k atagori kedelai kecil. Berat gepak hijau Cuma 6,82 dan gepak kuning beratnya sekitar 8,25 gram”
“ untuk yang sedang mas?”
“ kalo untuk yang sedang, varietas rajabasa masuk dalam kedelai ini. Untuk yang besar biasanya kedelai impor dari Amerika dan Cina. Tapi untuk yang lokal adalah varietas grobogan, berat 100 butir sekitar 18 gram. Dan untuk yang jumbo, pihak BATAN telah mengeluarkan varietas terbaru dengan nama Mutiara-1 beratnya sekitar 23,4 gram. Jadi,,,?
“ Jadinya apaan mas nurman?”
“ Ya itu tadi, kebutuhan benih tergantung jenis kedelainya,,,”
“ ya, itu bapak dah ngerti. Tapi kalau jarak tanam bagaimana?’
“ tergantung tanaman padi bapak di MT2 tsb”
“ kok gitu?”
“ bapak pakai sistem tanam apa di MT2 ?
“ tanduk jajar biasa, tapi ada juga yang legowo 5:1 cuma 1000 meter”
“ luas lahan bapak berapa meter persegi?”
“ ada 6000 meter”
“ berarti yang tandur jajar 5000 m2, jarak tanam berapa, pak?”
“ 20 x 25 cm, kalo yang legowo nga disisipin Cuma jarak tanam 20 x 30 cm”
“ sip kalo begitu pak”
“ sip bagaimana?”
“ dah ketemu kebutuhan benihnya, jadi tergantung bapak mau tanam kedelai apa?”
“ minta saran, pak nurman?”
“ di daerah ini banyak belalangnya pak?”
“ lumayan banyak, mas nurman”
“ kalo banyak belalang, referensi dari teman saya yang tinggal di Banyumas sebaiknya bapak pakai varietas Grobogan. Berat 100 butir sekitar 18 gram”
“ boleh mas”

Pak Mahmud, punya lahan 6000 m2, 5000 m2 ditanam padi MT2 kemarin tandur jajar dan 1.000 m2 legowo 5:1 dengan tanpa sisipan. Dia mau pakai varietas kedelai lokal grobogan yang berat 100 butir 18 gram. Berapa kebutuhan benihnya?

Dengan jarak tanam 20 x 25 cm. Berarti dalam 1 hektar terdapat 200.000 tanaman kedelai. Bisa juga dibilang terdapat 200.000 lubang tanam. Kalau dalam 1 lubang dimasukan 2 biji saja maka dibutuhkan 400.000 biji.
Bila berat 100 butir 18 gram maka dibutuhkan sebanyak :
(18 gram /100 butir)x 400.000 butir = 72.000 gram = 72 kg/ha = 36 kg/0.5 ha

Untuk yang 1.000 m2 adalah
Jarak tanam legowo adalah 20 x 30 cm. Berarti dalam Karena ini system tanam legowo 5:1 maka populasi 166.500 – 27.750 = 138.750 tanaman. ( ingat rumus sistem tanam legowo tanpa sisipan)

Karena cuma 1.000 m2 maka jumlah tanaman 13.875. Atau ada 13.875 lubang, bila 1 lubang ada 2 biji maka butuh 27.750 biji jadi
18 / 100 x 27.750 = 4.995 gram = 5 kg

Jadi kebutuhan benih kedelai untuk Pak Mahmud adalah 36 kg + 5 kg = 41 kg.

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in KEDELAI. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s