PADI DALAM POT

MENANAM PADI DALAM POT (1)
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN di BANTEN )

Banyak cara untuk menanam padi. Yang umum memang di sawah, sekarang ini namanya varietas inpari ( inbrida padi irigasi ). Bisa juga di rawa-rawa makanya disebut inpara ( inbrida padi rawa ). Untuk di  tegalan, biasa disebut padi gogo. Istilahnya: inpago (inbrida padi gogo). Ini untuk varietas non hibrida.

Sekarang ini, banyak juga insan yang menanam padi di pot. Namanya apa ya? masa namanya: inpapot (inbrida padi pot). Tapi nga apa-apa disebut dengan nama demikian. Nga perlu tumpengan untuk memberi nama tsb. hee

Sejak tahun 2008, sudah ada insan yang cinta pertanian, menanam padi dalam pot. Mereka memberi inspirasi kepada yang lain. Seakan-akan dia berkata: padi bisa juga tumbuh dalam pot. Dan subur  lagi,,,

Saya sempat meletakkan padi dalam pot di rumah,

Padi Dalam Pot

Bagaimana persiapannya:

Pertama, siapkan benih padi

Kebutuhan benih disesuiakan pot yang akan kita tanam. Bila kita ingin menanam 2 pot saja maka benihnya cukup 4 – 6 butir. Itu artinya, benih yang kita pakai 2-3 kali jumlah pot  yang akan ditanam.

Kalau kita ingin menanam 5 pot saja maka benihnya cukup 10 -15 butir. Tapi, kalau sudah tanam di atas  20 pot, maka benihnya cukup disebar 40 butir saja. Itu artinya cukup 2 x jumlah pot.

” mas nurman, bagaimana kalau 100 pot, 500 bahkan 1000 pot malah?”
” saran saya adalah,,,” saya agak mengatur ucapan
” bagaimana, mas?”
” sebaiknya, bapak tanam aja di sawah. bereskan” hee
 

Sebab kaidah yang baik:  tanam padi 1 bibit 1 lubang/pot.

Tapi, tak salah bila 2-3 bibit ditanam dalam 1 pot.

Dan akan lebih menarik bila 2-3 bibit tsb lain varietas tapi umurnya hampir sama. Jadi, di dalam pot tersebut akan terjadi perkawinan silang. Bila dah panen, dan semua benih ditanam kembali bisa jadi akan muncul benih yang istimewa.

Bahkan karena penasaran, pernah saya tanam padi dalam pot diameter 30 cm sampai 4 bibit dng 3 varietas yang berbeda. Di tanam pada 8 hss. Pertumbuhannya bagus. Cuma, tanam bibitnya dipisah-pisah, ada jaraknya. Pada 30 hst anakkannya mencapai 80an. Yang saya inginkan adalah semoga terjadi perkawinan silang secara alami. Semoga,,,

Padi Di Atas Rumah ( 4 bibit dng 3 varietas )

Padi Di Atas Rumah ( 4 bibit dng 3 varietas )

Biasanya, kalau benih yang akan kita gunakan sebagai bibit diberi perlakuan dengan air garam. Karena benih yang akan kita gunakan sedikit sekali maka perlakuan dengan air garam bisa ya, bisa tidak. Cuma yang lebih baik, direndam di air garam.

Berapa garamnya? ambil 1/2  gelas air. Kasih 1/2 sendok makan garam. Aduk sampai rata: masukan benih padinya. Dan diamkan selama 10 menit-15 menit.

Benih yang mengambang dan melayang diambil dan dibuang. Jumlah benih yang kita pakai mengikuti kaidah di atas: 2 atau 3 kali jumlah pot.

Setelah itu, ambil benih padinya. Cuci bersih dari air garam. Baru direndam selam 24-36 jam.

Bila 24-36 jam telah berlalu, tiriskan dan masukkan ke kertas koran yang agak basah atau tissu. Percikkan sedikit air agar kertas koran atau tissu agak basah. Kemudian letakkan di tempat yang agak gelap selama 24 jam.

Atau bisa juga, benih yang sudah direndam, dimasukan kain yang agak basah. Diletakkan di tempat gelap. Setelah 24 jam,  baru dibuka.

Biasanya, dalam 24 jam benih tersebut akan keluar titik tumbuh ( bila belum keluar simpan lagi selama 12 jam). Baru setelah itu, benih siap disebar di media persemaian.

Atau bisa juga, rendam benih dengan POC (Pupuk Organik Cair ) . Rendam benih tsb  selama 24 jam- 36 jam ).  Setelah itu ditiriskan, baru benih tsb diperam seperti biasa.

Cara lain mendapatkan bibit

Dari sekian banyak insan, ada juga yang punya cara lain. Insan ini ( baca orang) nga mau repot-repot tabur benih. Setelah pot dan medianya dia siapkan, dia ke sawah: minta sama petani beberapa bibit padi. Urusan benih selesai,,,

Saya menganjurkan: tanamlah 1 pot dengan 1 bibit padi

2. Media Tanam Pot

Untuk media tanam ini terbagi 2 :

1. Media tanam persemaian dan
2. Media tanam pot
 

Untuk media persemaian, bisa gunakan besek atau yang lainnya. Untuk komposisinya tanah : sekam bakar : pupuk kompos  = 2:1:2. Atau bisa gunakan media lain seperti tanah : abu : pupuk kompos = 2:1:1. Atau pupuk kompos dan tanah 1 : 1. Masih banyak media yang digunakan,,,

Bagaimana dengan pupuk kimia? dengan komposisi pupuk di atas sebetulnya cukup baik untuk perkembangan tanaman.

Tapi anda bisa saja memberikan pupuk kimia. Saya lebih suka pakai pupuk ZA daripada urea. Cukup 1/2  sendok teh saja masukan ke dalam media persemaian (besek)  dan aduk sampai merata. Bisa juga diberikan pupuk NPK dengan dosis serupa. Dan diaduk sampai rata.

Atau bisa juga, setelah media persemaian siap, berikan POC atau MOL sekedarnya.

Setelah media persemain selesai, taburkan benih yang sudah siap tsb ke dalam media persemaian. Jangan lupa dicatat tanggal sebar benihnya. Dalam beberapa hari ke depan, akan tumbuh bibit-bibit padi. Umur 7-12 hss, bibit siap dipindahkan ke dalam pot.

Mengapa maksimal 12 hss ? sebab diatas umur 12 hss, biasanya biji padi yang merupakan cadangan bibit tanaman telah habis. Jadi kalau bisa, tanam bibit sewaktu biji padi masih ada, ini untuk menghindarkan bibit dari stress ketika dipindahkan.

Sekali lagi, jangan lupa beri  kertas tempel di pot : ditanam umur sekian hss. Atau bisa juga dicatat dibuku.

Saya lebih suka pindah bibit umur 7-10 hss. Makin muda bibit ditanam maka jumlah anakkan akan lebih banyak. Kalau pembaca ingin membuktikannya, coba 1 pot ditanam umur 10 hss dan 1 pot ditanam umur 20-25 hss.

Media Tanam Pot, bisa digunakan pot atau ember atau lainnya. Pot bisa dipakai yang tak ada lubang bawahnya. Pot malah dilubangi di sisinya, 75-80 % dari tingginya. Ada 4 titik mata angin. Untuk buang air berlebih. Dengan cara ini, kita tak perlu tiap hari siram padi.

Berdasarkan pengalaman saya: Untuk musim kemarau, sebaiknya lubang pot disekitar kuping pot (75-80 % dari tingginya). Tapi bila musim hujan, lubangi pot sekitar 70 % dari tingginya.

Saya pernah tanam di polybag. Jadi, hampir tiap hari tanaman padi itu disiram. Kalau polybag kita tempatkan di depan rumah, okelah. Tapi kalau ada tanaman padi di atas loteng, bagaimana?

Atau ada juga yang menggunakan pot yang bolong bawahnya, menurut saya tak apa-apa. Cuma lubang dibawahnya jangan banyak, kalau perlu tambahkan kantong kresek atau plastik di bagian dasar pot agar air bisa bertahan.

Saya juga pernah membuat lubang di bawah pot 2 titik saja. Lubang tsb ditusuk dengan paku kecil yang dipanaskan. Jadi, air bisa keluar secara bertahap.

Dari sekian banyak media pot, yang paling berkesan dan terbaik adalah kita coba pot yang ada lubang dan tidak berlubang. Setelah panen,kita akan tau mana yang terbaik menurut versi kita,,,

Komposisi Media Tanam

Komposisi media tanam dalam pot sangat beragam. Tapi, saya suka menggunakan tanah kering: pupuk kandang/pupuk kompos : sekam padi = 2:1:1.

“pak tanya, kalau sekam padi nga ada bagaimana?’
” yang ada apa?”
” kalau pakai jerami padi?”
” bisa juga, cuma lebih baik dipotong-potong dulu”. Cuma cara ini memekan waktu lama sebab jerami harus mengalami proses pembusukan dulu,,,
 

Sebaiknya, persiapan media dalam pot dilakukan sewaktu bibit padi masih kecil. Atau minimal 1 pekan sebelum pindah tanam. Lebih baik lagi, media tanam tsb dimasukan/diberikan MOL atau  POC hayati seperti M-BIO, MA-11 ( MICROBACHTER ALFAAFA), EM4, NASA, BASF, Doea Putri,  dll. Ukurannya disesuaikan dengan dosis yang tertera di kemasannya.

Artinya, memberikan persiapan kepada media tanam dalam pot untuk berkembang dalam proses yang rumit di dalamnya. Intinya, nutrisi dan MO yang menguntungkan dalam pot akan maksimal.

Bagaimana dengan pemupukannya?

Bersambung,,,, baca padi dalam pot (2)

Catatan: kepada para pembaca:  selamat menanam padi dalam pot.

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in PADI DI POT/POLYBAG, SISTEM TANAM. Bookmark the permalink.

22 Responses to PADI DALAM POT

  1. suli says:

    Kompos dalam pot kalau bisa berasal dari pasar yang dominan buah buahan, ini akan sangat berbeda dibanding kompos lain, atau saat padi bunting awal tambahkan kompos buah buahan/sayuran.pengisian bulirnya jadi maksimal isi bulir selesai daun masih agak hijau

    Gunakan varietas varietas yang didapat hanya beberapa butir/galur harapan/hampir punah di suatu daerah/padi lokal/padi yang nempel/randanunut(janda ikut) padi yang ikut hidup di suatu hamparan padi tapi beda sendiri, kadang malai panjang,berisi padat,lebih genjah.

  2. suli says:

    Panen padi di pot ada rasa tersendiri yang unik, dari 1 bulir/pot didapat 10 batang produktif,semua berjumlah 6 pot, anehnya bulir bulir tersebut dulu berasal dari 1 malai padi hitam(menempel pada merah aek sibundong MT1 2010) setelah keluar malai semua di dapat 3 macam jenis yaitu :
    – Padi putih 250-270 bulir bernas/malai 15-22 biji hampa. bobot/1000 : 35 g
    – Padi merah 200-225 bulir bernas/malai 20-25 biji hampa. bobot/1000: 28 g
    – Padi merah tua-hitam 280-312 bulir bernas/malai 15-25 biji hampa. bobot/1000:30 g
    Ada yang membuat tanda tanya
    – Ada pencerahan hal padi dari 1 malai namun setelah ditangkarkan menjadi 3 jenis
    – Alat timbang yang saya gunakan merk idealife skala 1g-5 kg buatan jepang, tidak ada koma sekian,ada yang salah dengan beratnya?? penjemuran 7 hr.
    – Bulir bulir diatas sebagian mau pecah sekamnya,dan sewaktu panen daun hijau kekuningan.
    Ada pencerahan ???

    • NURMANIHSAN says:

      mas suli, bulir padinya tahu dari mana putih, merah dan merah tua? dari warna gabah atau dilihat pake bantuan sinar matahari (diteropong gitu).
      mungkin berlaku hukum mendel mas, dari mungkin karena sifar gennya blm stabil. jd ada variatif jenis padi
      mas berat padi putih 35 g per 1000 butir sblm atau sesudah penjemuran?
      klo setelah penjemuran, jumlah 1000 butir 35 gram itu termasuk besar.

  3. suli says:

    Bulir bulirnya satu dua ada yang aku buka,pangkal tengah ujung dan mana sajalah, ya hanya kira kira aja memang belum punya patokan,yang putih sudah jelas. itu semua mengalami penjemuran 6 hari jadi aku pikir sudah kering. ya memang harus di banyakin lagi masing masing.nanti ta semai di besek/pipiti dan ditanam di lahan sawah, untuk masing masing jenis. masalah berat masih penasaran masalahnya di atas berat sukamandi semua.mau di coba berat berasnya.karena sekamnya mereka sedikit tebal(perkiraan)

  4. ayu says:

    bagaimana dengan hasil nya ? lebih bagus padi yg di tanam di sawah atw di pot?

    • NURMANIHSAN says:

      hasilnya bagus kok, dirumah untuk inpari 10 ada yg jumlah malai sampai 58. malai produkdif ada 45 malai. sedangkan untuk inpari 4 ada yg 64 malai, malai produktif 54 malai, dll
      bila cara tanamnya bagus, di sawah dan di pot, hasilnya bagus kok.

  5. suli says:

    Menurut Pak Gatot, salah satu pemulia padi dari karasidenan Banyumas, beliau mendapatkan padi hitam hanya berbekal dari gabah 4 bulir yang beliau beli dari 1 kg beras hitam, jadi padi padi di pot alangkah baik dari padi padi yang sudah langka/lokal.

  6. ali says:

    Pak Ihsan, media tanam yg saya gunakan adalah 2:1:1, tanah ladu, tanah pekarangan dan kompos sisa sayuran yg tidak terolah. Tanah ladunya saya ambil di bawah rerimbunan pohon bambu, bercampur dengan serpihan daun dan akar bambu yang agak lapuk. Tanah pekarangan sy ambil yg dekat dengan pohon pisang, banyak cacingnya. Semoga hasilnya bagus.

    • NURMANIHSAN says:

      Pak Ali, tanah di bawah pohon bambu adalah tanah yang subur. Sebab didalamnya banyak MO yang komplit. Belum lagi ditambah MOL, wah jadi makin subur tanahnya pak. Hal tsb yg menyebabkan anakkannya banyak pak.
      Nah, tanah dekat pohon pisang juga bnyak MO yg menguntungkan pak. Jadi kloplah pak ali

    • NURMANIHSAN says:

      Pak Ali, tanah di bawah pohon bambu adalah tanah yang subur. Sebab didalamnya banyak MO yang komplit. Belum lagi ditambah MOL, wah jadi makin subur tanahnya pak. Hal tsb yg menyebabkan anakkannya banyak pak.
      Nah, tanah dekat pohon pisang juga bnyak MO yg menguntungkan pak. Jadi kloplah pak ali

  7. ali says:

    Ada juga yg sy tanam di bekas kulkas. Lumpur sawah, tanah pekarangan dan sisa buah dan sayur 1:2:1. Dari segi anakan imbang, hasil akhirnya nanti kalau panen.
    yang menarik, jika saya taruh sayur atau sisa buah, permukaan tanahnya akan berwarna merah, saking banyaknya cacing yg seperti benang. Belutnya juga byk lho pak.

    • NURMANIHSAN says:

      Pak Ali,
      saya setuju para petani berkreasi kreatif menciptakan hal2 yg menantang spt lomba banyak anakkan padi di pot atau hasil panennya
      cuma harus ada batasan pak,,
      bagini untuk pot sebaiknya diseragamkan misalnya pake polibag diameter 35/40 cm. atau pakai bekas cat ukuran 25 kg, dll sehingga ada batasan jumlah tempat tanahnya. Kalau tidak, wah bisa nga balance, yg satu pakai tempat tanam yg besar sehingga jumlah tanahnya bisa 30-40 kg. Sedangkan yg satu lagi tempat tanahnya cuma 20 kg.
      Bisa tempat tanah sampai 40 kg anakkan lebih banyak dan hasil tinggi jelas saja sbb itu tadi.
      Nah kalau ada batasan tempat tanamnya kan lebih adil, masalah media tanah ( kompos/tanah/dll tersrah masing2).
      bgm pak ali? hee

  8. suli says:

    Pak Ali…..
    Urusan katakanlah kompos sisa buah/sayur…memang terlihat beda dengan kompos lain, baru baru ini yang membuat beda adalah pisang tanduk yang biasanya pol 3 sisir, ini keluar 5 sisir.kemarin untuk padi di pot dengan memakai bahan yang sama sebagian berasnya mau keluar…lantas saya pilih yang mau keluar itu, di tanam di sawah, saya jajarkan dengan padi hitam F1 aek sibundong-logawa-padi hitam x….haha ngawur ya pak ali. padi hitam x ini sebagian aku tanam di pot di belakang kantor dengan kompos tadi.

  9. ali says:

    sebenarnya tidak ada niatan dibandingkan pak Ihsan.. Yg di kulkas memang saya iseng agar kondisinya mendekati sawah. Tentunya, prediksi kasar saya, yg medianya lumpur hasilnya akan lebih baik. Sekalian tanya pak, untuk yang di polybag, MT2 nanti apakah tanahnya harus diganti?

    • NURMANIHSAN says:

      Kalau sy pribadi, jerami ( sy potong kecil2 ) masukkan kembali ke dasar pot. akar2nya saya pisahkan. kemudian, tanah sisanya saya campur kembali dengan tanah biasa dan pupuk kandang. Setelah itu, siram dengan MOL. 2-3 pekan kemudian baru ditanam kembali.
      memang sebaiknya, jerami dan pupuk kandang dikomposkan terlebih dahulu baru dicampur dengan tanah biasa. baru siap tanam

  10. ali says:

    Pak suli, padi dalam polybag saya sebenarnya awalnya cuma iseng pak. Ke depannya saya ingin lebih mendalam lagi, dengan varietas yg lebih khusus. Mohon bimbingannya pak.

  11. ali says:

    Terimakasih pak Ihsan, siap laksanaken

  12. suli says:

    Pak Ali….
    iyalah bagus itu. khususnya gini kadang di suatu hamparan, ada tangkai yang beda dari biasanya, batang lebih panjang, malai lebat panjang sangat bernas, umur bisa lebih awal, kadang cuma nemu dua tiga dapuran, saya pernah ambil seperti ini di petakan logawa, lantas saya tangkarkan dan kasih nama randanunut (janda ikut), setelah banyak dan ada orang iseng minta benihnya mau di mix dengan logawa, hasilnya logawa ‘blenjak blenjuk’ padi atas bawah panen, rata rata hasilnya di atas logawa, kalau di tanam cuma sendiri karena agak tinggi rawan rebah, untuk menahannya harus di mix logawa ‘ibu’nya, hanya di hamparan tidak sedap di pandang karena tidak rata, yang sedap jika sudah di rumah menghitung karungnya kok banyak ha ha, mau pak ali….nanti kalau panen saya carikan, saya sendiri tidak menanam ….ya itu hanya tidak rata. aturannya mixnya harus seumur… dulu pernah mix dengan cilamaya….jadi pulen semua.

  13. ali says:

    Mau pak suli, siap menerima. Apalagi kalau dimix sama yg pulen. Ilmu, benih atau apapun, anakmu ini siap menerima pak..hehe.

  14. Octav Verdian says:

    Para master pertanian komplit memberi pencerahan. Saya senang bisa mendapatkan info yg demikian. Semoga ALLAH SWT membalas pahala thd jenengan2 atas ilmu yg bermanfaat.
    Mas Effendy Manan mana nih ? Maaf mas Effendy,saya blm sempat ke rumah jenengan dikarenakan jenengan dan saya sama2 sibuk. Hehehe….

  15. afcsgasfhafdjqwydi says:

    eshrgwyatauyuytuywurywe4yuaygfhewur

  16. afcsgasfhafdjqwydi says:

    Jika kami menanam 1000 butir benih, maka berapa gram hasil yang kami peroleh untuk panen?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s