PERJALAN HIDUP PETANI PADI (2)

KESADARAN HIDUP SEORANG PETANI (2)
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN di BANTEN )

Sambungan,,, dari Kesadaran Hidup Seorang Petani (1)

Kesadaran baru

Sejak saat itu, petani ini kembali lagi memakai varietas yang biasa dipakai petani kebanyakan: ciherang.

Suatu ketika, dia mendapatkan benih mekongga dari tetangganya.

“makasih benihnya, ya mas”. Tetangganya itu bernama Mas Budi.
“sama-sama, cuma saran saya pakai pupuk kandang yang cukup ya”
“iya, mas budi. Pakai apa lagi supaya hasilnya meningkat ya mas?”
“emang mau hasilnya meningkat, mas silo?”
“siapa yg enga mau hasilnya bagus mas?”
“coba pakai pupuk hayati”
“pupuk hayati itu opo mas budi?”
“pupuk hayati  itu baca disini mas, hee”
” oh gitu, siplah mas budi”
“dengan pupuk tsb, penggunaan pupuk kimia bisa ditekan sampai 50 % loh, mas silo”
“masa iya, mas. bagus dong kalo begitu. bisa mengurangi pengeluaran”

 

Karena senangnya, sawah yang akan diolah diberikan pupuk kandang yang cukup banyak. Kemudian diberikan/disemprotkan pupuk hayati secara merata.

Setelah beberapa hari, bibit pun ditanam. Tanaman pun dipupuk dengan dosis 50 %nya. Pemupukan/penyemprotan dengan pupuk hayati pun dilakukan. Setelah panen, hasilnya lebih sedikit dari biasanya.

Tapi, mas silo tak  menyesal sebab berkurangnya hasil dibarengi dengan berkurangnya 50 % pupuk kimia.

Dia ingat saran dari temannya, mas budi: di musim pertama mamang hasil agak berkurang mas, tapi di musim berikutnya bisa melebihi hasil dari biasanya.

Di musim berikutnya, dia benamkan seluruh jerami padi bekas panen kemarin. Pernah dia ditanya tukang arit sapi.

“jeraminya saya ambil ya, mas silo?”
“wah maaf mas, kali ini semua jerami akan saya benamkan ke sawah”
“kok tumben dibenamkan atau saya beli aja”
“nga usah beli mas, tukar sama kotoran sapinya bagaimana?”
“wah repot mas silo, susah angkutnya ke sawah”
“ya sudah, nga apa-apa. kapan2 juga boleh, jerami saya ditukar dengan kotoran sapinya”

Setelah itu, tak lupa diberikan pupuk kandang seperti musim kemarin. Proses pengolahan lahan benar-benar diperhatikan oleh mas silo sekarang ini.

Dan yang tak dilupakan: kocorkan dengan pupuk hayati.

Pupuk kimia 50 % dari rekomendasi pemerintah.

Setelah semua proses siap, bibit tanaman tinggal ditanam. Biasanya, di MT2 ini, hama penyakit mulai banyak.

Sekali lagi, dia ingat pesan tetangganya: gunakan pupuk yang berfungsi juga sebagai pestisida  hayati. Untuk urusan yang satu ini, dia masih bimbang. Kadang dia pakai pestisida kimia, kadang pakai pestisida hayati,,,

Hasilnya panen di MT-2 ini lebih banyak sedikit dari panen dia biasanya . Sejak saat itu, mas silo tetap semangat untuk tanam dengan menggunakan pupuk hayati lagi.

Belajar Tani dari Internet

Suatu ketika, dia sudah bisa menggunakan internet. Dia mampir ke warnet browsing sana-sini. Sampai suatu ketika dia dapat tulisan ” Membuat POC Sendiri”.

“wah, boleh juga nih dicoba” bathinnya seolah berbisik,,,

Bersambung,,,

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in ABOUT TANAMAN PADI, PUPUK ORGANIK, SISTEM TANAM. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s