PADI PARIKESIT

HASIL PANEN PADI PARIKESIT 
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN di BANTEN )

Pada tulisan  sebelumnya, saya sudah berbicara tentang pola malai parikesit dan sintanur. Dalam kesempatan ini, saya akan menulis tentang hasil panen padi parikesit.

Pada kunjungan saya ke Halim ( areal sawah Pak Pulung), beberapa hari yang lalu, saya memang tidak melakukan ubinan. Tetapi, saya ambil 3 sampel tanaman.  Kemudian saya hitung berapa berat gabah tsb per tanaman.

Sampel tanaman pertama, terdiri dari 8 malai. Beratnya 82 gram (berat isi + berat hampa)

Sampel tanaman kedua, terdiri dari 10 malai. Beratnya 80 gram (berat isi + berat hampa)

Sampel tanaman ketiga, terdiri dari 11 malai. Beratnya 75 gram (berat isi + berat hampa)

Sehingga rata-rata berat adalah 79 gram/tanaman

Dengan berat rata-rata 79 gram per tanaman dengan jarak tanam 30 x 30 cm saja didapat hasil sbb : 8,7 ton/ha GKP. Ini berat total gabah isi dan gabah hampa.

Sampel 4 malai

Kemudian, saya pun mengambil 4 sampel malai. Ke-4 sampel malai ini akan saya hitung panjang malai, pola malai, berat per malai, gabah isi dan gabah hampa.

Sampel malai 1 :
panjang malai 26,5 cm.
pola malai 1 3 1 2 1 1 1 1 2
jumlah bulir 368 ( isi 314 (85,32 %) dan hampa 54 (14,68 %)
 
 
Sampel malai 2
panjang malai 30 cm.
pola malai 1 4 3 2 2 1 1 1 3
Jumlah bulir 413  ( isi 291 ( 70,46 %)dan hampa 122 (29,54 %)
 
 
Sampel malai 3 dan 4
panjang malai 31,7 cm dan 32,1 cm.
pola malai 1 4 2 1 2 1 1 2 2  dan 4 3 1 1 3 2 1 1 1
Jumlah bulir: untuk jumlah bulir malai 3 dan 4 saya gabung, isinya ada 1.010 bulir. Jadi rata-rata ada 505 bulir. Dari 1.010 bulir tsb Gabah isi 767 (75,95 %)dan gabah hampa 243 (24,05 %)
 

Dari data-data di atas apa artinya ?

Untuk padi parikesit dengan panjang malai rata-rata 30 cm dan jumlah bulir per malai yang banyak. Kemudian bisa menghasilkan rata-rata gabah isi di atas 70 %, seperti yang ditanam di Halim tsb, ini menandakan kalau areal persawahan di sana tegolong subur.

Apalagi penggunaan pupuk kimia sedikit, lebih banyak pupuk organiknya. Ini sekali lagi membuktikan, penggunaan pupuk organik dengan baik, dapat menghasilkan jumlah gabah isi yang bagus.

Kalau untuk padi lain seperti sintanur dan inpari sidenuk, saya melihat dari malai-malai yang saya bawa memang terlihat jumlah gabah isi cukup banyak. Cuma belum saya hitung. Perkiraan saya, bisa di atas 80 % gabah yang berisi.

” Mas Nurman, mulai musim tanam berikutnya, saya akan mencoba memakai pupuk organik full” demikian kata Pak Pulung kepada saya.

Memang, dengan penggunaan bahan organik dan pupuk POC/MOL yang cukup, penggunaan pupuk kimia bisa ditekan.

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in ABOUT TANAMAN PADI, BENIH UNGGUL PADI. Bookmark the permalink.

4 Responses to PADI PARIKESIT

  1. cya says:

    AslmWrWb
    Pak, saya mahasiswa yang diberi tugas menanam padi dengan media tanam pot tapi saya sangat awan soal padi-padian, yang ingin saya tanyakan adalah jenis padi apa yang cocok ditanam di Pot dan dengan masa tanam yang tidak terlalu lama?
    Terimakasih sebelumnya…

  2. efendy manan says:

    Ass mas Cya…mas bisa tanam varietas inpari 1…keunggulannya relatif sangat genjah,anakan banyak (bisa 150 jika dalam pot) jadi cocok untuk penelitian…trims

  3. Abimayu Qmud says:

    MAS SAYA TERTARIK DENGAN PADI PARIKESIT BISA DAPAT DI MANA YA MAS?

  4. efendy manan says:

    Untuk pembelian benih Parikesit …bapak bisa menghubungi pemulia nya bapak sucipto:
    1.Bp Sucipto, 085282362817, 085287942915.
    2. Bp Indra, 0811964942.
    3. Bp Lalang, 081220635889, 02184595611

    Semoga membantu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s