PESTISIDA NABATI

MEMBUAT PESNAB SENDIRI
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN BANTEN )

Beberapa Peristiwa

Namanya Pak Yanto, sewaktu datang ke sawahnya, dia lihat dibeberapa rumpun padinya ada wereng coklat. Dia langsung balik badan, pulang ke rumah.

Setelah balik ke sawah, dia pinggangnya sudah ada handspayer yang berisi racun buat wereng coklat. “pokoknya tak boleh ada yang singgah wereng apapun di sawahku” pikirnya,,,

Lain lagi dengan Pak Adi, pagi hari dia sudah tiba di sawah. Dia amati tanaman padinya, ternyata dia melihat beberapa rumpun padinya hinggap wereng coklat. Dia amati wereng-wereng tsb. Setelah beberapa saat, dia kontak istrinya lewat HP. tujuannya supaya istrinya segera menumbuk daun sirsak dan bawang putih.

Sekitar 2,5  jam kemudian, dia balik ke rumah. Begitu tiba di sawah, sama seperti Pak Yanto, dia membawa handsprayer di punggungnya.

Cuma bedanya, isi handsprayer tsb adalah air yang telah berisi sari daun sirsak dan sari bawang putih.

Lain lagi dengan Pak Jaya, begitu ada wereng coklat, dia menabur abu bekas bakaran sekam ke areal sawahnya. Dengan pengalaman selama ini, dengan menabur abu, wereng coklat bisa diatasi

Apa itu Pesnab

Pesnab adalah singkatan dari pestisida nabati. Yang namanya nabati yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.

Sebetulnya, banyak sekali bagian dari tanaman yang bisa dijadikan pesnab. Bisa bawang putih, bawang merah, kunyit, jahe, daun sirsak, daun pepaya, cabe, dll.

Bagaimana membuat Pesnab

Sebelum kita membuat pesnab, ada yang perlu kita pahami terlebih dahulu tentang hama dan penyakit tanaman padi.

Untuk hama biasanya dibutuhkan bahan yang berbau khas, seperti bawang putih, daun sirsak, dll

Untuk penyakit kresek dan hawar,  bisa dipakai bahan yang bisa memberikan pengaruh panas, seperti jahe, bawang putih, dll. Atau menyemprotkan POC/Pupuk Hayati/MOL ke areal sawahnya. Sebab biasanya, penyakit kresek/hawar terjadi karena ketidakseimbangan mikroba di areal sawah.

Mikroba jahat lebih dominan di areal sawah sehingga penyakit tsb mudah menular. Nah, dengan membuat lingkungan jadi hangat dengan penyemprotan jahe/bawang putih/dll akan menghambat perkembangan bakteri jahat tsb.

Demikian pula dengan penyemrotan MOL/pupuk hayati/POC akan menambah suplai mikroba menguntungkan supaya berkembangbiak sehingga dapat  menekan laju perkembangan mikroba jahat.

Untuk jamur yang menyebabkan penyakit Blas ( blas leher dan blas daun ) bisa disemprotkan cairan kunyit, MOL, dll.

Cara Membuatnya

Saya ambil contoh bawang putih. Ambil 50-100 gram bawang putih ( sekitar 1/2 – 1 genggam tangan) . Tumbuk sampai halus, kemudian masukan ke dalam wadah tertutup/toples. Tambahkan air sekitar 1 liter. Kemudian tutup rapat. Biarkan selama paling cepat 2 jam.  Paling lama 24  jam. Artinya, bawang tsb difermentasi selama 2 – 24 jam saja.

Setelah itu, saring cairan bawang putih. Kemudian semprotkan ke areal persawhan. Untuk dosis, ukuran 1 gelas untuk 10-14 liter.

Untuk bahan-bahan yang lain, caranya hampir sama. Selamat mencoba,,,

NB: Bila ada masukkan/saran atau koreksi silahkan dikomentari. Trim

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in ABOUT TANAMAN PADI, PESTISIDA/INSEKTISIDA. Bookmark the permalink.

10 Responses to PESTISIDA NABATI

  1. 8bintang says:

    bagaimana sistem kerjanya pak? sistemik atau kontak? jika dari pembuatan sampai ke waktu aplikasi lebih dari 24 jam bagaimana?

    • NURMANIHSAN says:

      Pestisida nabati sepengetahuan saya sistem kerjanya kontak, artinya hanya sebatas mengusir hama. Tapi pada saat yg bersamaan, pestisida nabati tsb (misalkan bawang putih) akan membuat suasana lingkungan tidak lembab sehingga mengurangi perkembangbiakan jamur. Disamping itu, bawang putih juga bisa sebagai antibodi bagi tanaman.

      Pestisida nabati itu bermain diaroma khas yg bersifat mengusir hama. Biasanya, sebagian besar aroma pestisida nabati akan berkurang bahkan hilang dalam 24 jam pak. trim

      • 8bintang says:

        Terima kasih atas infonya pak.

        Kemarin saya coba aplikasi bawang putih,jahe dan ekstrak tembakau.Setelah difermentasi krg lbh 24 jam saya semprotkan ke sawah.Ketiga bahan tersebut saya campur kemudian difermentasikan.Bagaimna mnrut bapak,sudah tepat atau belum?

  2. dedi says:

    assalamualaikum… pesnab dengan insektisida organik apa perbedaannya?dan apakah boleh waktu penyemprotan disampur dengngan mol?

  3. Efendy manan says:

    Ass Mas Dedi…
    Pesnab dan insektisida organik memang tipis perbedaannya.Sama2 non kimia.Kalo Pesnab merupakan ekstraksi dari tumbuhan yang mengandung senyawa racun yang bisa mematikan,memandulkan,menolak atau mengurangi nafsu makan serangga.Sehingga populasi hama berkurang.Contohnya akar Tuba,Gadung,Brotowali,tembakau dll.Sedangkan Pestisida organik bisa diartikan sebagai mikroorganisme yang menjadi patogen serangga.Sehingga jika larutan yang mengandung mikroba tersebut terkena serangga,dia akan mati.contohnya adalah Verticillium,Baveria bassiana,Serratia.Agens hayati ini biasanya dibiakkan dulu dalam fermentor sebelum diaplikaskan ke lahan.
    Semoga membantu…

  4. Dewi Lestari says:

    Mantap infonya..

    Thanks.😀

  5. toing says:

    BERGUNA BAGI PETANI SEPERTI SAYA
    SEMOGA BANYAK PETANI YANG MAU MENERAPKAN PESTISIDA ORGANIK
    APALAGI GAMPANG DIBUAT
    THANKS

  6. muchlison says:

    assalamu alaikum,maaf pak berapa gram untuk daun sirsaknya untuk campuran bawang putih di atas,wassalam

    • NURMANIHSAN says:

      wslm. sebagai perbandingan untuk 1 siung bawang putih bisa ditambahkan 5-10 lembar daun sirsak.
      Kalau menggunakan pesnab, setiap petani bisa saja berbeda dalam hal banyak atau jumlahnya. Biasanya, sesuai dengan pengalaman mereka di lapangan. tks

  7. bambang says:

    Ass gan, klw sdh di semprot dg pesnab apa masih harus di semprot dengan pestisida non organik, trims

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s