SAWAH-SAWAH YANG HILANG

Sawah-Sawah yang Hilang

Suatu hari, saya ada di hadapan puluhan petani. Mereka adalah petani penggarap, artinya mereka sudah tidak punya  sawah lagi. Mereka hanya menggarap sawah milik PT. Ironisnya, sebagian besar sawah-sawah tsb dahulunya ada milik mereka.

Pernah juga, saya ketika saya berbincang-bincang dengan petani yang bernama Pak Abdullah. Dari pembicaraan tsb, saya ketahui bahwa sawah yang ditanamnya adalah dahulunya milik dia sendiri. Artinya, sawah tsb sudah milik orang lain, tepatnya milik PT.

Belum lagi, daerah-daerah pertanian yang dekat dengan pengairan irigasi yang telah berubah fungsi menjadi perumahan-perumahan atau pabrik-pabrik.

Cerita di atas, bisa jadi dialami oleh daerah lain.

Pikiran saya kemudian menerawang ke depan, bagaimana negara/pemerintah ini akan menghasilkan swasembada pangan 10 juta ton beras di tahun 2014??????

Padahal, dengan lahan yang ada saja sekarang, sangat-sangat sulit untuk mendapatkan produksi tsb. Apalagi ditambah dengan penyusutan lahan-lahan pertanian khususnya sawah-sawah produktif,,,,,

Padahal, jumlah penduduk akan bertambah terus tiap tahun. Perut-perut penduduk yang perlu diisi dengan butir-butir padi. Butir-butir padi yang dihasilkan dari lahan persawahan yang kian hari kian hilang dari bumi persada.

Tugas Pemerintah

Menurut saya, tugas pemerintah adalah menjaga dan mengawasi agar sawah-sawah yang berada di daerah irigasi tsb tidak dialih fungsikan. Makanya, dibuatlah UU tentang lahan abadi, tepatnya UU Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan No 41 tahun 2009.

UU ini telah disahkan sejak tahun 2009, tetapi alih fungsi lahan masih terus terjadi. Sepengetahuan saya, saya belum pernah mendengar ada pejabat yang diadili karena kasus alih fungsi lahan pertanian,,,,

Tugas pemerintah selanjutnya adalah mencetak lahan-lahan pertanian baru. Mungkin kita pernah mendengar, pemerintah akan mencetak 1 juta ha lahan sawah baru. Wooow,,,

Logika sederhana begini : bagaimana mungkin mencetak areal persawahan baru, wong mempertahankan sawah yang ada saja tak mampu, bahkan areal sawah terus menciut?????

Bila ada pedagang yang mau buka toko baru, kemudian toko yang ada saja tidak bisa dikelola atau mau dijual. Apa pendapat anda? Apa ada pedagang yang demikian,,,

Untung, ada Menteri BUMN yang peduli dengan ini, sehingga di Kalimantan dibuka ratusan ribu hektar sawah lengkap dengan mesin pertanian modern.

Diskusi Kecil

Pada suatu diskusi kecil, saya dengan beberapa teman pernah terlontar ide segar sekaligus menantang bagi petani.

“coba tebak berapa dana ketahanan pangan negara kita di tahun 2013?” tanya saya

” sekian triliun ” teman menjawab

” tepatnya berapa ?”

” pokoknya banyak?” sru yang lain

” 16,2 Triliun” jawab saya. ” coba duit sebanyak itu, dialokasikan saja untuk membeli sawah-sawah kembali yang dijual petani kemudian dijadikan lahan sawah abadi. Kemudian mencetak lahan-lahan baru,,,”

” terus,,, ” seru teman yang bernama Adi

” dalam 3-5 tahun saja, kita akan swasembada pangan. Dengan ini saja, puluhan juta tenaga kerja akan tergerakkan bersamanya” jawab saya.

Tapi apa daya, sampai sekarang lahan-lahan pertanian tergerus perlahan-lahan secara sistematik. Saya berpendapat: ohh, ternyata pertanian berkaitan dengan politik !!

Pertanian berkaitan erat dengan Bupati/Walikota/Presiden. Oleh sebab itu, pilih pemimpin yang peduli dengan lingkungan pertanian.

Advertisements

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in ABOUT TANAMAN PADI. Bookmark the permalink.

One Response to SAWAH-SAWAH YANG HILANG

  1. Pulung says:

    apakah sudah ada yg menggunakan mesin bajak dan panen padi….Merek Futata HH-5 buatan asli Indonesia-Gresik ? ( bisa lihat di http://www.futata.co )
    apabila sudah….bagaimana manfaatnya ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s