PARIT DI SEKELILING SAWAH

PARIT-PARIT DI AREAL PERSAWAHAN
Penulis : Nurman Ihsan, SP

Kalau kita melihat cara pertanian organik, salah satu yang unik dan “wajib” dari petak sawahnya adalah di sekeliling sawahnya dibuat parit.

Ketika ada sms yang masuk, salah satu pertanyaannya adalah apa fungsi parit di sekeliling sawah tsb ?

Salah satu prinsip dasar pertanian organik adalah areal sawahnya tidak digenangi air. Tetapi pada saat yang bersamaan, air tersedia buat tanaman padi. Untuk itulah, parit diperlukan/dibuat. Parit yang mengelilingi areal sawah.

Sawah yang tidak tergenang, memberikan ruang bagi makhluk hidup yang berada di dalamnya untuk bernafas. Sawah yang tidak tergenang, membuat pori-pori menjadi lebih lebar. Pori-pori tanah yang lebar, membuat aerasi udara didalamnya menjadi lebih lancar.

Sebaliknya, sawah yang digenangi air akan membuat tanah sawah menjadi padat. Sehingga pori-pori tanahnya menjadi lebih sempit. ( Kalau ada kesempatan, saya akan membahas lebih lanjut di tulisan lain )

Dengan adanya parit di sekeliling sawah, juga memberikan kesempatan bagi katak dan sejenisnya berkembang biak. Mereka adalah predator yang bertugas menjaga keseimbangan ekosistem.

Demikian juga,  dengan adanya parit di sekeliling sawah akan memberikan kesempatan bagi tanaman air untuk hidup. Apa fungsi tanaman air, khususnya azolla. Ternyata, tanaman air berfungsi sebagai penyedia oksigen. Selain itu, tanaman air dijadikan sarang bagi serangga tertentu (fredator) untuk berkembang biak. Dan juga bisa jadi makanan bagi keong. Dll,,,

Jadi, semakin beragam makhluk hidup yang ada di areal persawahan maka ekosistem di tempat tsb akan semakin dinamis. Artinya, secara alamiah keseimbangan antara hama dan predator seimbang. Ekosistem terjaga. Tidak ada ledakan hama tertentu,,,,

Untuk azolla, selain fungsi di atas, ternyata tanaman ini dapat mengikat nitrogen dari udara. Ini adalah luar biasa, tanaman ini memberikan kesuburan bagi tanah yang berada di akarnya,,,

Bila areal sawah, terdapat tanaman azolla, maka areal sawah tsb adalah areal persawahan yang sehat.

Ketika saya di NOSC, saya senang betul, sebab di sana banyak sekali azolla. Ada yang di parit-parit sekeliling sawah, ada yang dipermukaan tanah sawah. Bahkan ada yang berada di tegalan sawah,,,

Ketika saya tanya, dari mana azolla tsb?

“itulah rahasia Ilahi, sama seperti kita tanya dari mana datangnya cacing tanah ketika kita berikan bahan organik. Atau dari mana datang ikan ketika ada galian pasir terbentuk menjadi kubangan air,, “. Itu jawaban dari Pak Misnan.

Dengan adanya parit di sekeliling sawah, maka petani-petani organik berani tanam bibit 7-10 hss. Apakah nga takut dimakan keong? Nah, disinilah fungsi parit tsb.

Selain makan, salah satu hobi koeng mas adalah main di air. Selama ada air, maka keong mas akan berputar/berenang di areal tsb. Para keong tsb, akan enggan untuk berjalan di areal sawah yang tak tergenang air.

Tapi, ada pengecualian??? para keong tsb tetap akan berjalan ke areal tanah sawah bahkan ke tanaman padi bila ingin meletakkan telurnya saja !!!

Setelah itu, para keong akan kembali main di air : mencari makan dan kawin kembali !!!

Dengan adanya parit, biasanya para tikus juga akan sungkan juga masuk ke areal persawahan. Bila ada beberapa lokasi, para tikus akan memilih masuk ke dalam areal persawahan yang tidak ada paritnya.

Dengan adanya parit di sekeliling sawah, ada petani yang memelihara ikan tertentu. Tujuannya, selain dapat hasil dari panen padi, petani tsb juga dapat panen ikannya. Tapi, ada juga petani yang memelihara ikan-ikan kecil di daerah Ciamis. Namanya saya lupa. Ternyata, ikan-ikan kecil ini berguna untuk memakan gulma-gulma yang baru akan tumbuh.

Dengan adanya parit di sekeliling sawah, para makhluk hidup yang berada di dalamnya jelas akan membuang kotorannya. Jadi, keberadaan kotoran mereka justru akan menambah subur areal persawahan.

Saya yakin, masih banyak lagi kegunaan adanya parit di sekeliling sawah. Semoga,,,

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in ABOUT TANAMAN PADI. Bookmark the permalink.

8 Responses to PARIT DI SEKELILING SAWAH

  1. ADJALIE says:

    Bang, kenapa baru sekarang ketemu situs ini.

    bagus sekali inspirasinya, soalnya saya petani juga bang.

  2. 8bintang says:

    Mungkin bisa di bantu dengan foto atau gambar,jadi bisa terlihat dan lebih cepat di mengerti.Trims

  3. suli says:

    Dengan keberadaan parit di sekeliling sawah atau beberapa di tengah tidak akan mengurangi hasil, kedua menjauhkan terjadinya kawin alami, ketiga tikus enggan menyobek (mencari tunas terlezat yang ada dalam batang) rumpun yang jauh (+- 30 cm) dari pematang. namun perlu di waspadai antisipasi dini gulma pra tumbuh akan segera pecah setelah sawah macak macak

  4. ali says:

    Dengan parit di sekeliling sawah, katanya menjaga agar bahan kimia dari sawah non organik yg masuk ke sawah organik bisa terbuang keluar saluran pembuangan. Menjaga agar gabah lolos uji organik.

  5. bintang88 says:

    Terima kasih Mas Nurman.Model parit di sekeliling sawah di daerah kami belum ada.Mudah-mudahan bisa diaplikasikan di tempat kami.

  6. indra wijaya says:

    Kpn dipasang fotonya ato contoh sawah dikelilingi parit, brp lebar dan dalamnya? Akan saya terapkan di swh saya musim berikut. Maklum CPU tua blm bisa membayangkan…Tks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s