BAKTERI MERAH

MENGENAL  BAKTERI MERAH SI PELINDUNG PADI

Oleh : Efendy Manan

Dalam beberapa bulan terakhir ini,ada perbincangan  hangat di kalangan penggiat Agens hayati di daerah saya tentang kehadiran kehadiran alternatif agens hayati yang dapat mengendalikan sebagian besar hama terutama wereng batang coklat (WBC) yang selama ini ditakuti petani.Bakteri Merah/BM (Serratia Marcessence); begitu jenis bakteri ini diberi nama memiliki kelebihan-kelebihan yang tidak dimiliki oleh agens hayati lain dari jenis fungi  seperti Verticillium,Metharizium,Baveria Bassiana  karena memiliki spektrum yang lebih luas bahkan dalam beberepa penelitian BM mampu berperan sebagai bakteri antagonis bakteri Xantomonas Oryzae penyebab penyakit kresek /ngelaras (bhs jawa) pada padi.Sehingga saya ingin mengangkat BM sebagai bahan tulisan yang diharapkan dapat bermanfaat bagi petani sekalian.

Apa itu Bakteri Merah?

Serratia Marcessence atau yang biasa disingkat dengan BM adalah salah satu spesies bakteri entomopatogen oportunistik gram negatif dari famili enterobacteriaceae .Nama Serratia sendiri diambil dari nama fisikawan italia Serafino Serrati dan Marcessence berarti memudar (Wikipedia ).Bakteri ini memiliki karakter sangat motil karena memiliki flagela peritrik habitatnya bisa di air,tanah,permukaan daun ,pencernaan binatang dan manusia (Susetyo HP,2012),menghasilkan pigmen merah yang sangat banyak,koloni sangat  berlendir,oksidase negatif,mereduksi nitrat,menghasilkan enzim  D-nase,gelatinase,kitinase,Lipase,Lekininase,dan enzim Estarase(De Guzman,2012).Uniknya Serratia bisa tumbuh dalam 2 kondisi  aerob dan anaerob.Pertumbuhan yang optimum  semua strain serratia adalah pada PH 5-9 dan pada suhu 20-37 C.Semua strain akan terhambat pertumbuhannya pada PH <4,5 dan suhu diatas 45 C.Proses infeksi terhadap inang adalah melalui oral;masuk kedalam pencernaan memperbanyak diri dan merusak sistem pecernaan serangga.Serangga yang terinfeksi biasanya berwarna merah setelah itu menghitam dan berbau busuk dalam beberapa hari kemudian.

Efektifitas Bakteri Merah terhadap hama/serangga.

Hasil penelitian BB Biogen menyimpulkan bakteri merah yang diisolasikan dari wereng batang coklat (WBC) yang terinfeksi terbukti bersifat patogen terhadap WBC dan jenis serangga lainnya.Sel bekteri yng diaplikasikan dengan konsentrasi 106 – 107sel/ml mampu membunuh WBC 65,6%-78,2 % dalam rata-rata 6,8 hari setelah aplikasi.Dalam penelitian lain pula disebutkan Baketri merah pula dilaporkan bersifat patogen terhadap Spodoptera exigua,Plutella xylotella,Crocidolomia binotalis,Kutu daun mangga,dan belalang kembara.Bakteri merah pun Jika diperbandingkan dengan agens hayati lain seperti Baveria bassiana,Verticillium sp bahkan dengan insektisida kimia Imidakloprit 200 mg/l sekalipun ternyata lebih unggul dengan tingkat penurunan populasi kutu daun mangga sebesar 67,94% ,diikuti Verticillium sp 63,35%,Baveria bassiana 47,07% dan terakhir imidakloprit sebesar 45,40% setelah 7 hari aplikasi.Laporan petani apel di Nongko jajar Pasuruan Jawa Timur juga menunjukkan bakteri merah sangat ampuh memberantas kutu sisik yang sulit dikendalikan dengan insektisida kimia.

Bakteri Merah juga efektif terhadap Kresek

Potensi patogen bakteri merah ternyata juga efektif terhadap perkembangan infeksi  Xantomonas oryzae.Pigmen merah yang merupakan hasil metabolit sekunder serratia marcessence yang diisolasi dari WBC yang terinfeksi terdeteksi sebagai prodigiosin .Prodigiosin adalah metabolit sekunder multi aspek yang mempunyai aktifitas anti bakterial,anti fungal, dan anti protozoal,bersifat cytotoxic.Kemampuan tambahan ini pula diharapkan bakteri merah mampu berefek ganda mematikan hama dan menekan pekembangan bakteri  dan fungi patogen semacam Xantomonas dan Blast yang sering menyerang tanaman padi.

Perbanyakan Bakteri Merah

Karena sifatnya yang bisa tumbuh dalam kondisi aerob dan anaerob maka bakteri ini mudah dibiakkan.Media yang biasa digunakan adalah EKG (Ekstrak Kentang Gula),Ekstrak Kedelai,atau dibiakkan dalam ekstrak keong mas seperti yang diulas dalam tulisan sebelumnya.Cara perbanyakannya adalah sbb:

Bahan:

1.Kentang  1,5 kg

2.Gula pasir 75 gram

3.Air 5 liter

4.Isolat Serratia/bakteri merah 1 tabung.

5.Aerator aquarium

6.Galon Aqua

Cara pembuatan:

1.Kentang dikupas potong dadu, direbus bersama gula dan air hingga mendidih.

2.Masukkan dalam galon sterilisasi selama 2 jam dalam dandang.

3.Setelah dingin masukkan isolat dan difermentasi secara aerob dengan bantuan aerator.

4.Setelah 10-14 hari larutan siap digunakan.

Dosis Aplikasi:

Diencerkan  dengan dosis 5 -10 cc per liter air.Aplikasi pada pagi atau sore hari dan alat semprot harus bersih dari pestisida.

Selamat Mencoba….

Sumber:

1.Wikipedia

2.Potensi Bakteri Merah,Hendry Puguh Susetyo,BBOPT Jatisari 2012

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in MENGENAL MIKROBA. Bookmark the permalink.

70 Responses to BAKTERI MERAH

  1. efendy manan says:

    Ada sedikit tambahan….
    Isolat Bakteri merah bisa diperoleh di BBOPT Jatisari.atau mungkin ditanyakan ke Laboratorium PHP di daerah setempat.
    Karena “keganasannya”BM hanya dipergunakan jika kondisi mendesak,atau jika hama dirasa mulai mengkhawatirkan.BM tidak menimbulkan resistensi/efek kebal pada target hama sasaran.

    • Romy Abrory says:

      Bang Efendy, bagaimana kira-kira dampak Bakteri merah (Serratia marcessence) terhadap lebah madu ?
      apakah juga dapat menjadi musuh alami ?
      mohon penjelasannya untuk mendobrak keraguan saya😀

  2. efendy manan says:

    BM memiliki Spektrum patogen terluas terhadap serangga mencakup wereng coklat,wereng hijau,belalang,ulat grayak,ulat penggerek batang,aphis,kutu2 an.sehingga sangat efektif menekan hama penyakit.juga BM termasuk golongan bakteri sehingga lebih cepat bereaksi dari pada jamur.tx

  3. Ugisawa/sugiono/keisuke honda says:

    Bakteri merah dengan corin bakterium itu apa sama pak

  4. Ugi says:

    Cara pngmbangannya kok sama dg coryn..
    Apa BM dg corin memang sama

  5. efendy manan says:

    Ass Mas…buat mas sugiono….
    BM dan coryne sama2 dari jenis bakteri jadi pengembangannya sama.Tapi mereka fungsinya beda BM adalah insektisida hayati sedangkan coryne adalah fungisida hayati

  6. martono says:

    asslm. pak ihsan salam kenal pak.saya petani padi ketan dari subang jabar.apakah bakteri merah ini bagus untuk membasmi hama penggerek batang padi?soalnya pada musim ini padi ketan saya {semi organik}paling parah kena beluknya.musim nanti saya mau mencoba membuat perangkap ngengat dengan lampu listrik.dan mau membeli bakteri merah.apakah dengan cara ini nanti bisa menghalau hama sundep?mohon saranya dari bapak2 yg sudah berpengalaman mengatasi hama ini.soalnya saya malu pak,semi organik sy kalah sama kimia.

  7. avi says:

    Yth pak martono,kalau boleh tau varietas ketan apa?kalau anda membuat perangkap ngengat pakai lampu listrik itu bagus pak.Jika lahan pak martono memang endemik penggerek batang ada baiknya bapak mengambil langkah pencegahan memakai agensia hayati beuveria bassiana,metarhizium anisopliae sejak awal tanam interval 10-15 hari sekali lebih bagus dicampur dg mol daun serai,pandan dan sirih sebab aroma daun tsb dapat mengusir ngengat penggerek batang.Untuk pemakaian bakteri merah dimulai saat fase generatif interval 10 hari sekali jg dicampur dg mol daun diatas dan diselingi agensia hayati yg sy sebutkan tadi.Dan yg paling penting adalah waktu penyemprotan diusahakan jam 3 sore keatas.

  8. efendy manan says:

    Bakteri merah cara kerjanya mirip seperti vericillium,metharizium,baveria bassiana.lebih bersifat kontak.yang beda cuma bakteri merah itu golongan bakteri sedangkan yang lain jamur.Jika waktu penanganan tepat maka efektif digunakan menekan penggerek batang,wereng dll.perbanyakannya pun mirip dengan coryne bacterium.trims

  9. efendy manan says:

    Ada tambahan pak…bapak bisa membuat sendiri kog hanya tinggal perlu isolatnya aja.bapak bisa cari Isolat BM di BBOPT Jatisari..namun jika tidak ada bisa saya bantu mencarikannya di BBP2TP Jombang.trims

  10. efendy manan says:

    Salah satu keunggulan Bakteri merah Serratia adalah pigment merah yang dihasilkan sebagai metabolit sekunder berupa prodigiosin yang mengandung 4-methoxy-ring 2 byprolle.prodigiosin adalah metabolit sekunder multiaspek yang mempunyai aktifitas antibakteri,antifungi dan bersifat cytotoxyc yang dipercaya mampu menekan perkembangan sel kanker..dan mungkin bisa digunakan untuk meningkatkan kekebalan tanaman terhadap hama penyakit..wallahu alam

  11. martono says:

    asslm.alhamdulillah,haturnuhun mas Avi dan pak Efendi atas semua saran dan ilmu2nya.padi ketan lokal {ketan citra}insyaAlloh musim tanam nanti sy akan mencoba mol dan agen hayati tadi.tentang isolat,pak Efendi bila berkenan sms kan no.hp yg bisa sy hubungi/sms.no sy xl 087726675837.terimakasih pak wasslm.

  12. suli says:

    Salam kenal pak martono….
    Subangnya di mana pak, saya sering ke ciasem utara, tepatnya desa pinangsari,ngikutin kaki aja alias kluyuran. hama di sana sakti sakti ya pak martono….kleper,slendep,wereng ckckck….makanya mau coba BM di sana….tapi pinginnya harus di rubah total dari penggundulan pematang oleh herbisida sampai ajak ‘damai’ sang OPT

  13. martono says:

    salam kenal pak Suli,sy petani dari desa citra jaya kec.binong kab.subang.betul pisan hama disini kumplit dan susah ditanggulanginya.mau curhat nih pak..pertama sy belok bertani ke arah organik sudah hampir 5 th.gara2nya apa? saat itu lahan padi sedang terserang hama tikus,sudah tradisi disini pencegahanya memakai oli bekas diberi obat akodan.apa yg terjadi…ternyata akodan itu dicampur dg air tidak buyar warna susu tapi ngeluntung kaya minyak sayur.ternyata pemalsuan obat sudah merajalela didaerah kami…

  14. martono says:

    seteh mengetahui hal ini.sy mulai buka2 internet walau bermodalkan hp cina ini.dan mulai mencatat tentang pesnab2,dan mol2.setelah buka blog pak ihsan ini dan membaca catatan dari pak efendy ini,sy jadi ingin mencoba keampuhan agen hayati itu.sy salut dan bahagia karena dalam blog ini,para ahli2 pertanian saling berbagi pengalaman2nya yg sangat banyak manfaatnya terutama untuk sy petani desa yg minim ilmu pertanianya,haturnuhun buat bapak2 yg sudah mau memberi ilmu2 nya wasslm.w.w

  15. musaffak says:

    pak efendy salam kenal..waktu saya tanam padi/beras merah tahun lalu saya menggunakan bakteri merah dan coryn. efek bakteri merah lebih bagus dari bevuria basiana. yang saya heran lahan padi tetangga yang tidak diapa-apakan [ hama penyakitnya tidak diapa-apakan/tidak disemprot obat] juga ikut selamat dari hama penyakit. saya aplijasi sore hari. mohon penjelasannya..

  16. suli says:

    Benar Pak Martono….
    Saya juga pingin saudara Efendy ini mau berbagi bakteri merahnya, sumbernya katanya mah dari BBOPT jatisari…tapi sangat terbatas.
    Pak musafak salam kenal, wah bagus itu sawah tetangga ikut selamat, semoga menjadi berkah.

  17. avi says:

    mas mussafak…bakteri merah itu makhluk mikroskopik berkembang biaknya jg sangat cepat,mudah menyebar kemana mana krn dibawa angin,air,binatang yg kontak dg bakterinya ataupun bergerak sendiri,menghasilkan zat metabolit yg bersifat toxic bagi patogen.Mungkin saja arah angin atau air dr lahan pak mussafak mengarah kelahan tetangga jd tetangga ikut selamat

  18. efendy manan says:

    Saya hanya sebatas membantu aja pak martono…kalau tersedia di tempat kami…disini saya sangat banyak belajar pada teman2 semua…tidak ada yang lebih pintar dan paling berpengalaman..

  19. efendy manan says:

    Salam kenal juga pak musyafak…kalau boleh tahu bapak domisili dimana?siapa tahu saya bisa sowan ke tempat bapak….

  20. efendy manan says:

    Oya pak…menurut keterangan beberapa teman,karena dari jenis bakteri maka daya sebar lebih luas dari pada jenis jamur.dan lebih mematikan pula,efek negatifnya daya bunuhnya tidak selektif alias semua jenis serangga yang baik maupun hama..jika sering digunakan maka akan mempengaruhi ekosistem dalam sawah kita,ada baiknya digunakan jika dalam kondisi mendesak karena ledakan hama…mohon maaf jika penjelasan saya salah..Oya no HP saya 081-336828357 pak…siapa tahu jika dekat bisa kopi darat he3x trims

  21. antok says:

    Pak efendy salam kenal ….saya antok saya ngembangin bm dengan media kentang kok hasilnya gak bisa merah kayak isolatnya itu gimana pak?…mohon petunjuknya agar hasinya juga merah kayak isolatnya

    • Vito aja wez says:

      Assalamualaikum salam kenal buat rekan2 gerbang pertanian tanpa terkecuali, sebelumnya terimkasih kepada pak efendy yang telah menulis kedahsyatan bakteri merah dalam blog ini, saya salah satu orang yang percaya dan sudah membuktikan sendiri keampuhan makluk tuhan yg sangat kecil ini yg tidak terlihat oleh kasat mata namun khasiatnya sungguh luar biasa bagi tanaman yg terserang hama, kemaren saya sudah mengaplikasikan bakteri merah ini pada tamanan gmelina saya yg terserang hama kutu putih yang sangat parah, baru 1 kali semprot hama langsung mati dengan warna kemerah-merahan . saya yakin bahwa bakteri merah ini merupakan REVOLUSI terbaru dalam pengendali hama tanaman, bakteri merah merupakan agen hayati yang bersifat ramah lingkungan dalam pengendalian hama tanaman. Bakteri ini bersifat patogen / parasit pada hama yang menghasilkan toksin yang dapat menginfeksi , menghambat serangan dan mempercepat kematian hama. Untuk kedepanya saya akan mengaplikasikan bakteri merah ini pada tanaman tembakau dan padi saya, saya menyakini bakteri merah ini bisa mengendalikan hama seperti wereng coklat, wereng punggung putih , wereng hijau , walang sengit ,kepik hijau, kepik polong , kutu daun , ulat grapyak , kutu putih , kutu sisik , plutela , dll. Insyaallah. Wassalam…wrb. Sukses buat para petani Indonesia

      • Vito aja wez says:

        Assalamualaikum salam kenal buat rekan2 oksigen pertanian tanpa terkecuali, sebelumnya terimkasih kepada pak efendy yang telah menulis kedahsyatan bakteri merah dalam blog ini, saya salah satu orang yang percaya dan sudah membuktikan sendiri keampuhan makluk tuhan yg sangat kecil ini yg tidak terlihat oleh kasat mata namun khasiatnya sungguh luar biasa bagi tanaman yg terserang hama, kemaren saya sudah mengaplikasikan bakteri merah ini pada tamanan gmelina saya yg terserang hama kutu putih yang sangat parah, baru 1 kali semprot hama langsung mati dengan warna kemerah-merahan . saya yakin bahwa bakteri merah ini merupakan REVOLUSI terbaru dalam pengendali hama tanaman, bakteri merah merupakan agen hayati yang bersifat ramah lingkungan dalam pengendalian hama tanaman. Bakteri ini bersifat patogen / parasit pada hama yang menghasilkan toksin yang dapat menginfeksi , menghambat serangan dan mempercepat kematian hama. Untuk kedepanya saya akan mengaplikasikan bakteri merah ini pada tanaman tembakau dan padi saya, saya menyakini bakteri merah ini bisa mengendalikan hama seperti wereng coklat, wereng punggung putih , wereng hijau , walang sengit ,kepik hijau, kepik polong , kutu daun , ulat grapyak , kutu putih , kutu sisik , plutela , dll. Insyaallah. Wassalam…wrb. Sukses buat para petani Indonesia

  22. suli says:

    Ya dengan BM minimal tidak 10 hari sekali tukang semprot saya, gendong gendong pesnab….pesnab berganti BM….sebelum berangkat ke boyolali, saya cek sisa sedikit BM di tanki dan saya semprotkan pada tanaman ubijalar yang banyak kena ulat dan sepulang dari boyolali, ulat ulat mati, kedepan akan aku coba di kedelai.

  23. efendy manan says:

    Ass mas antok…maaf baru balas.Untuk perbanyakan bakteri merah memang tidak semerah isolatnya mas.karena di isolat koloninya sangat tinggi sehingga bisa dilihat kasat mata merah.tapi dalam media cair,spt kentang (EKG) tidak nampak merah.itu biasa mas,nanti akan terlihat “merah” jika menginfeksi serangga.Ynag perlu diperhatikan adalah sterilitasnya.jika bisa menjaga tentu hasilnya akan efektif mengendalikan serangga sasaran.

  24. ghambertani says:

    dalam pembuatan BM , apakah perlu dikasih air udang ebi / terasi dalam proses fermentasinya seperti dalam pembuatan coryne ?

  25. efendy manan says:

    Utk pembuatan media agens hayati sebaiknya dihindari pemberian bahan lain selain kentang,kedelai.memang ebi,terasi ,mengandung protein tinggi yg diperlukan oleh bakteri,namun mikroba yg terkandung dalam keduanya bisa menjadi kontaminan dalam pembiakan agens hayati.Akibatnya kualitas menjadi rusak….dan produk Agens hayati anda menjadi mubazir…

    • ghambertani says:

      oh ternyata gitu ya pak ! soalnya petugas PPOPT menyuruh kami memberikan ebi/ terasi. terimakasih atas penjelasannya.

      oh ya pak efendi, dulu anda pernah menanyakan tentang cocopeat. di desa sebelah saya ada yang jual, 1 karung 10ribu rupiah.

  26. patatang says:

    asslmkum
    sy petani dr subang dan saat ini tanaman padi berumur 25 hst.karena waktu di pembibitan kurang sehat terkena hama sundep ,sekarang 15 % tanman padi sy mati walau sblm nya sudah sy semprot bbrpa kali.yg ingin sy tanyakan kepada pakar pertanian di sini,apakah bm bisa mengatasi masalah di atas,bisakah bm di aplikasikan berbarengan dengan bakteri corin (tidak saling memangsa)
    terimakasih.

  27. efendy manan says:

    Waalaikumsalam pak…
    Menurut pengalaman saya dan teman2 yg menggunakan BM,BM bisa membunuh larva penggerek batang dengan penyemprotan rutin.Ini sangat berbeda dengan pestisida kimia yg sifatnya sistemik translaminar yg bisa menyerap ke dalam jaringan tanaman.Dengan kata lain,BM akan efektif jika larva belum masuk ke dalan jaringan (bersifat preventif),sehingga BM mampu menginfeksi larva.Utk aplikasinya bisa dikombinasikan dengan coryne,pesnab,atau jenis agens hayati dari golongan fungi/jamur tanpa menurunkan efikasinya.dengan catatan dicampur saat akan menyemprot

  28. rizal says:

    saya ada bakteri merah mas dan suda d aplikasikan,,mmg hasilnya tidak langsug to nyata bekerja membasmi hama…

  29. patatang says:

    untuk pak rizal alamatnya di mn pa siapa tau dkt dgn tempat saya.

  30. suli says:

    BM ampuh….Pak efendy….
    Pertanaman MT1 mulai berjalan….persiapkan BM akan segera dapat orderan….jangan sampai pelanggan kecewa nga ada atau BMnya terkontaminasi…..teman lama ingat pak ef….

  31. efendy manan says:

    Oke pak Suli…buat njenengan insyaAllah ada…cuma di lapangan BM kurang efektif jika sasarannya walang sangit.

    • suli says:

      walang sangit biarin hidup, dia kan cuma mendatangi padi yang keluar duluan…..haha.kata mbah sutar biarin aja sama sama urip.

  32. Budi Aqis's says:

    Assalamu’alaikum wr. wb. salam knl bg smu rekan2 ptani di blog ini. sy Budi dari daerah Bondowoso Jawa Timur, mas efendy sy jd tertarik dg BMnya gmn caranya order BM???? apakah kmi bisa pesan?trimksh sblumnya

  33. efendy manan says:

    Bisa mas Budi…memang sudah saat nya kita mulai menggunakan agens hayati utk meminimalisir laju resistensi hama penyakit dan kerusakan alam akibat masive nya penggunaan pestisida.

  34. rasyidin says:

    Ass. mas effendy, saya ingin menulis beberapa hal terkait BM yg saya coba aplikasikan di MT1 tahun ini. tp sebelumnya sy ingin cerita sedkit bahwa di Daerah Bima NTB sudah 2-3 tahun ini penyebaran penyakit sudah begitu menghawatirkan diantaranya adalah wereng coklat, penggerek batang, blast, dsb. Para petani sudah banyak yg mengeluh akibat parahnya serangan hama yg berdampak pd berkurangnya hasil gabah yg diperoleh. Pd akhir mt2 tahun 2013 lalu sy coba bertanya/berbagi cerita sama mas effendy tentang hal tersebut. dan pd saat itulah saya mengetahui perilah BM (Bakteri Merah) dampak dan efek serta proses penyemprotannya, dan singkat cerita pd MT1 tahun 2014 sy memesan BM ke mas effendy untuk dicoba diaplikasikan pd sawah saya seluas 43 are, dan sy tanam varietas Cigeulis label ungu. Dari proses awal 7 sampai dengan 45 hst sy sudah melakukan proses penyemprotan rutin bahkan saat padi sudah mengeluarkan bulirpun sy masih melakukannya dg BM dengan interval seminggu sekali sampe BM-nya habis. Dari pengamatan selama itu berbagai serangan kerap muncul di samping kiri – kanan di sawah tetangga dan sekitarnya dan puncaknya pd saat proses bulir padi mulai mengisi serangan itu BERTAMBAH GANAS (parah) bahkan sy mencoba melihat sawah disekitarnya dan ada sawah tetangga yg serangannya paling parah, sawah di 3 petak miliknya sampe 100% terkena serangan hama penggerek dan semuanya dibakar karna kecewa di tdk bisa diselamatkan. Dari berbagai pengamatan tersebut sy mencoba memperhatikan padi yg sy tanam dan ketahananya terhadap serangan setelah dilakukan penyemprotan dgn BM. Dr proses awal tanam sampe saat panen tiba ada beberapa catatan utk sy sharing diantaranya adalah :
    1. bahwa penyeprotan rutin dari awal tanam ( 7 s/d 45-50 hst ) hr bahkan setelah padi mulai berbulirpun masih perlu diberikan penyemprotan dgn BM guna menangkal penyebaran serangan hama
    2. dampak langsung terhadap alam sekitar ataupun tanah masih tergolong aman dan tentunya nyaman untuk diaplikasikan dibanding zat kimia yg dampaknya akan terasa langsung bagi alam dan tanah
    3. proses pekembangan hama penyakit jd sedikit berkurang meskipun di sekitarnya serangan sangat parah sekali
    4. kehawatiran yg bisa membuat tiduk tdk nyenyak jd sedikit berkurang.
    5. ini yg paling penting bahwa sy dr awal bertanya kenapa dinamakan BM (Bakeri Merah) dan efeknya/dampaknya thd serangga/hama itu seperti apa ? dan ternyata saat panen tiba barulah sy tahu bahwa serangga2 yg ada di batang padi pd saat dipanen banyak sekali yg berwarna merah menyala (warna merah metalic) dan sy coba perhatikan di beberapa batang padi lainnya, ternyata memang banyak sekali serangga yg berwarna merah. Jd sy berpikir wah..ini krn BM. Dan sy sempat sampaikan sama mas effendy terkait serangga yg berwarna merah itu dan memang itu efek/dampaknya dri BM.
    Mungkin ini salah satu cerita dr sya, mudah2an ada gunanya utk rekan2 Oksi-p. Dan semata-mata tdk ada maksud utk mempromosikan BM tp lebih kpd bagaimana proses penanganan seranga hama penyakit dengan penggunaan bahan2 yg masih tergolong aman dg alam mempunyai efek/dampak yg baik.tk. Salam Oksi-p dan rekan-rekan petani semuanya.

  35. efendy manan says:

    Alhamdulillah pak Rasyidin jika bapak bisa panen maksimal di tengah serangan hama penyakit..memang sudah saatnya kita beralih ke musuh alami dalam menanggulangi OPT dan tidak bergantung pada pestisida kimia yang semakin lama semakin mahal namun ironisnya OPT pun semakin banyak dan resisten.Dampaknya bukan hanya petani saja yg makin terjepit secara ekonomi namun juga gangguan kesehatan dan rusaknya alam yg semakin parah.Di berbagai sentra padi di jawa saya mencatat pengeluaran petani untuk belanja pestisida mencapai Rp.2-2,5 juta perhektar tiap musim tanam…dan itu belum menjamin padinya aman dr serangan hama.Semoga,pengalaman pak Rasyidin di Bima NTB mampu mengembalikan kepercayaan petani pada musuh alami /agens hayati selain aman juga efektif menghalau hama dan penyakit tanaman….amin

    • rasyidin says:

      Trim’s Mas Effendy, jgn bosan kalo sy sering bertanya Mas, krn status masih pemula jd banyak hal yg masih harus dipelajari. Mudah’2an rekan2 Oksi-p jg nggak bosan sama petani2 pemula yg masih minim ilmunya utk diberikan ilmu betani yg baik…he..he…he.. maklum msh dlm proses jd butuh bimbingan.tk

  36. Abdullah says:

    Assalamu’alaikum mas Rasyidin dan teman2 di oksi-P saya ucapkan selamat untuk mas Rasyidin atas keberhasilannya panen dengan aplikasi BM. Tapi saya yakin bahwa semuanya itu berhasil karena disertai do’a kepada ALLLAH Azza wa Jalla yang maha Pencipta maha Memiliki dan Maha Mengatur !!! Bukan kah begitu Mas Rasyidin ??? Jangan lupa sebagai rasa Syukur perlu kiranya kita keluarkan Zakat atau Infaq, biar ALLAH menambah lagi kenikmatan ini, juga sebagai wujud syukur kita berupa amal perbuatan ! Terima Kasih .Wassalam wa rahmatullahi wa barakatuh.

    • rasyidin says:

      Waalaikumussalam War.Wab. Alhamdulillah pak Abdullah, sebagai umat yg selalu ingat akan nikmat yg diberikan Allah SWT tentunya hal tersebut tdk lupa saya lakukan dan mengenai keberhasilan ini benar adanya seperti yg disampaikan Bapak, Alhamdullilah sy tetap selalu ingat Pak. Tp pak Abdullah sy masih pemula dlm hal bertani ini, masih harus banyak belajar lg dr mas Nurman, Mas Effendy, Mas Avi, dan rekan2 Oksi-p lainnya, dan tentunya Blog ini masih bisa menjadi sumber ilmu bagi kami petani2 pemula agar tetap bersemangat utk tetap belajar bertani.tk.Wassalam wa rahmatullahi wa barakatuh.

  37. eko says:

    terimakasih pak efendi

  38. Agung says:

    bisa dipake buat bunuh lalat pengorok daun ( liriomyza ) bawang gak bakteri merahnya pak ?

  39. Pingback: bendera merah putih bergerakCamfrog | Camfrog

  40. Pingback: bendera merah putih penciptaCamfrog | Camfrog

  41. yaryanto says:

    dimana bisa medapatkan isolat bakteri merak

    ;

  42. venott says:

    Mas nurman, apakah baketi merah ini bisa mengurangi serangan blas pada tanaman padi ?
    Bagaimana cara perbanyakan bakteri dengan media pembawa berupa bentonit dan talk, penggunaan formulasi ini lebih mudah, murah, efisien, serta daya simpannya bisa lebih lama.

  43. efendy manan says:

    Kalau utk mengurangi serangan xantomonas/kresek dr berbagai pengalaman petani sih bisa pak Venott….dan untuk bahan pembawa berupa bentonit,talk sepertinya sulit diperbanyak skala petani karena membutuhkan peralatan yg lbh rumit dan sterilitas tinggi..hanya bisa diproduksi skala pabrik bukan petani..lebih baik menyimpan isolat agar miring/PDA..bisa disimpan dan dipakai jika memerlukan

  44. Denise says:

    Hi my name is Denise and I just wanted to drop you a quick note here instead of calling you. I came to your BAKTERI MERAH | OKSIGEN PERTANIAN – Satu Tanaman Tumbuh dari Tangan Kita Kemudian Mengeluarkan Oksigen. Bila Kita Ikhlas , Berbuah Pahala page and noticed you could have a lot more visitors. I have found that the key to running a successful website is making sure the visitors you are getting are interested in your niche. There is a company that you can get targeted visitors from and they let you try the service for free for 7 days. I managed to get over 300 targeted visitors to day to my website. Visit them here: http://url.laspas.gr/aj

  45. usep says:

    dmn sy bisa beli bakteri merahnya pak ,apakah sudah di jual di toko2 saprotan ,sy dr subang

  46. efendy manan says:

    Belum pak….mungkin bpk bisa mencari info di lab popt terdekat

  47. samsul hadi says:

    assalamualaikum…saya sudah jadi petani tiga tahun dprobolinggo ini,dan kebanyakan saya bahkan petani dsini sudah mengeluh tentang kebalnya penyakit yang tidak bisa dkendalikan.
    kalo mengenai pemasaran,adakah dpasaran diprobolinggo gag mas bakteri merah yang sudah djual dtoko BM tsb???krn hama sudah ngamuk ddaerah sini dnan pengendalian menggunakan insektisida kimia tdk mempan sama sekali…

    • samsul hadi says:

      ????????

      2016-07-15 18:41 GMT+07:00 OKSIGEN PERTANIAN – Satu Tanaman Tumbuh dari Tangan Kita Kemudian Mengeluarkan Oksigen. Bila Kita Ikhlas , Berbuah

  48. efendy manan says:

    Maaf mas…baru terbalas….untuk bakteri merah sampean bisa.membiakkan sendiri dengan fermentor sederhana sepeti membuat agens hayati lainnya …untuk isolat nya bisa.Saya.bantu

  49. efendy manan says:

    Maaf mas…baru terbalas….untuk bakteri merah sampean bisa.membiakkan sendiri dengan fermentor sederhana sepeti membuat agens hayati lainnya …untuk isolat nya bisa.Saya.bantu…trims

  50. yudha says:

    salam kenal sahabat petani semua, mohon maaf mau tanya apakah BM dapat dipakai untuk tanaman jeruk? mohon informasinya…terimakasih

  51. efendy manan says:

    Utk tanaman jeruk belum ada penelitian kesana..selama ini pada wereng dan ulat pada tanaman padi

  52. Yudi s says:

    Mohon ijin bergabung gan saya kesulitan untuk membasmi hama ulat pada tanaman kubis. Apakah BM bisa untuk tanaman tsb. Dan gimana cara mendapatkan BM gan.

  53. efendymanan says:

    Untuk ulat serratia bisa digunakan….namun harus rutin aplikasinya

  54. Yudi s says:

    Untuk mendapatkan BM dimana gan ? Soalnya di daerah setempat kami susah carinya terutama di situbondo.

  55. Yudi s says:

    Mohon infonya gan

  56. efendymanan says:

    Saya Ada isolatnya …monggo jika minat

  57. samsul hadi says:

    minat bos

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s