BUDIDAYA TANPA PUPUK

BUDIDAYA TANAMAN PADI TANPA PUPUK 
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN di BANTEN )

Sewaktu berkunjung ke rumah Mas Suli di Gombong-Kebumen, saya sempat mampir ke rumah Pak Purnomo.

Siapa Pak Purnomo? dia adalah salah satu petani organik. Dia juga pengurus Gapoktan (Gabungan Kelompk Tani). Saya senang dapat berkunjung ke rumahnya. Waktu saya datang bersama Mas Suli, dia sedang berada di  halaman rumahnya: sedang menjemur padi.

Di teras rumah rumahnya tampak keren. Keren di sini  membuktikan dia sangat mencintai dunia pertanian. Keren di sini, diteras rumahnya bergantungan malai-malai padi. Ada berpuluh-puluh varietas yang digantung.

Ada padi hitam, padi pandan wangi, padi rojo lele, silangan pandan putri dng inpari 6 jete, dan banyak lagi,,,

Setelah itu, kami berbincang-bincang seputar dunia pertanian.

Saya secara pribadi kagum dengan Pak Purnomo ini, dia senang sekali bereksperimen. Pada tahun 2011/2012 kemarin, dia sempat menanam 50 varietas padi. Setiap varietas ditanam diareal yang tak luas.

Setahu saya, dia ingin mengetahui perkembangan dan hasil tanaman padi tsb. Varietas apa yang cocok di daerahnya. Kalau cocok, dia sarankan kepada masyarkat sekitar untuk tanan varietas tsb.

Untuk tahun 2012/2013, dia hanya menanam beberapa varietas.

Topik Utama

Soal berapa varietas dia menanam, saya tidak jadikan topik utama. Sebab ada lagi topik yang lebih utama. Apa itu ?

Saya saja yang dapat cerita langsung darinya, agak kaget. Untuk tahun 2012/2013 di MT-1, ditanam padi tidak pakai pupuk sama sekali. Tapi hasilnya sekitar 8,3 ton/ha.

“betul pak, tanpa pupuk sama sekali, tanpa MOL” saya kembali bertanya.

“betul, malah di MT-2 ini akan saya uji coba lagi, mas nurman,,,”

“bagaiman cara  budidayanya, Mas Pur?”

Sebelum Mas Pur jawab, saya ingin memberikan info sekilas tentang dirinya.

Mas Pur bertanam padi sejak 2007/2008. Dia pakai cara semi organik. Untuk semi organik ini dilakukan sekitar 1,5 tahun. Setelah itu, dia pakai full organik sampai 2012 di MT-2.

Di daerahnya, pola tanam adalah padi padi palawija. Jadi, sewaktu dia tanam padi di MT-1, tanah sawahnya selesai ditanam kedelai.

“karena sawah telah sehat maka biarkanlah makhluk-makhluk di dalamnya yang bekerja. karena jerami telah dikembalikan lagi ke sawah maka sawah akan sehat,,,”

“apa yang dilakukan Mas Pur?” tanya saya lagi

“saya hanya merembet/menyiangi gulma-gulma saja kok”

Dalam hati saya: cuma itu saja !!!

Hasil Panenya

Saya lihat, ada banyak malai di meja, di hadapan saya dan mas suli. Ada padi cimelati, ada padi IP-4, menthik susu, dll.

Saya lihat, malai padi cimelati. Malai yang bernas dan bulirnya besar.

Saya lihat, malai IPB-4. Malai yang panjang dan bulirnya besar.

Nb: Kalau pembaca penasaran, silahkan hub Mas Pur di 0813 28789253

Salam hormat buat Mas Pur. Terima kasih atas beberapa benih padi yang diberikan kepada saya. Beberapa benih yang saya cari selama ini.

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in ABOUT TANAMAN PADI, BUDIDAYA PADI, SISTEM TANAM. Bookmark the permalink.

11 Responses to BUDIDAYA TANPA PUPUK

  1. Wah,,, metode yang luar biasa !! Tapi ada udang di balik semutnya ngga nih,,,,??? jadi penasaran ,kapanane duwe wektu ,,,tak soan ke rumahnya mas purnomo… 🙂

  2. suli says:

    Insan yang tegar,ramah siap menerima siapa saja tanpa pamrih, malah kadang kadang mengeluarkan kocek sendiri buat (wedang)….setiap bulan komunitasnya berkumpul, mendengar keluh kesah dari petani gurem seperti saya sampai yang ‘gandrung’ akan padi sehat. namun saya lama absen, karena masih ‘laku’ separan paran mengikuti kaki melangkah…..suatu saat saya pasti pulang kandang dan bergabung lagi.
    Mas avi bisa datang kerumahnya, rumahnya belakang RM.JAKARTA karanganyar tanya desa panjatan.atau malah sudah pernah sowan kesana?

  3. avi says:

    salam mas nurman,insyaa allah hari kamis besok sy mau ketempat mas purnomo kalau tidak ada halangan hehehe

  4. Hari minggu kemarin ke rumah Pak Purnomo,, sosok yang sederhana,ramah,dan gampang di ajak ngobrol,,,, pulangnya dapat padi IPB 3S,CIMELATI,PANJATAN WANGI, ,,,sempat ngobrol walaupun cuma sebentar,Kapan kapan pasti saya kesana lagi,,,,

    • cantrik says:

      Wah jebule waktu sms dah berangkat ya.. Kirain baru wacana, saya dah mikir mikir waktu yang pas..hehehe. Ayo kapan kesana lg aku melu pak, naik kereta aja biar asik.

      • Wkwkwkwkkwkwk,,,,, Wah jauh kalau naik kereta, mending naik bis atau bawa motor,atau boleh juga bawa mobil,,,kalau naik bis turun bisa langsung jalan kaki dah sampai.

  5. arif utoro says:

    ya,saya arif dari kal bar sdh ketemu dgn mas purnomo singgih,saya selalu share lewat hp utk informasi terbaru tentang bertanam padi tanpa pemupukan.
    sukses buat mas purnomo,mdh2n nanti bisa ke kebumen ketemu mas purnomo singgih mau belajar ,belajar,dan belajar.

  6. maruco hasan says:

    tahun lalu aku menanam padi ketan muncul, tanpa pupuk 1hr ditebas 20jt, sayangnya aku tidak tanya penebasnya dapat berapa ton. Saat ini kutanam lagi dengan varietas yang sama, dan tanpa pupuk. Kenapa tidak saya pupuk? Karena teman2 petani yang lain melakukan pemupukan hasinya tangkainya ambruk saat padi berbuah.

  7. M.Taufik says:

    Saya SELAKU kOORDINATOR POPT berterima kasih atas kesediaan Pak Purnomo Singgih yang telah memenuhi permintaan Petani daerah saya Mempawah Pontianak Kalbar untuk datang dan berbagi ilmu organik, semoga banyak Purnomo singgih didaerah Saya. sukses pak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s