AGENDA KOPI DARAT

AGENDA DAN BIAYA KOPI DARAT
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN di BANTEN )

Mungkin ada pertanyaan, “sebenarnya apa sih agenda “kopi darat” ini?”

Sebelum kami jelaskan apa saja agendanya, ada baiknya saya sarankan kepada teman-teman tercinta semua, agar berangkat bareng dalam satu wilayah.

Misalkan saja, Mas Efendy yang di Pasuruan, dan seseorang yang tinggal di Malang. Di Jatim ada juga Pak Sutopo (Ngawi) yang mau ikut serta juga. Kebetulan yang tinggal di Malang bawa mobil. Nah, keduanya bisa janjian dimana gitu.

Setelah bertemu, mereka bisa saja lewat Ngawi dan mengontak Pak Sutopo. Jadi, mereka bisa berangkat bersama sekali jalan,

Demikian pula dengan daerah-daerah regional lainnya. Hal ini akan membuat perjalanan jadi tidak terasa karena banyak teman. Di samping itu, lebih cepat sampai lokasi, mengurangi biaya transfortasi, dll.

Kita kembali lagi ke agenda acara,,,

Sebetulnya, agenda acara pada kopi darat ini adalah silaturahim. Karena selama ini, kita hanya “bertatap muka” lewat dunia maya, maka ada baiknya ada “bertatap muka” sungguhan. Jadilah kopi darat ini dilaksanakan.

Tetapi kurang elok rasanya, bila dalam acara kopi darat tsb tidak dimanfaatkan secara maksimal. Apalagi, Allah SWT memberikan jalanNya buat kita semua, pendopo Bapak Dr. Nugroho bisa dijadikan sarana/tempat berkumpulnya kopi darat tsb.

Pada saat bersamaan, Bapak Dr, Nugroho adalah peneliti dan pakar tanaman Alfaafa. Tanaman yang kandungan proteinnya sangat tinggi. Dan di akarnya terdapat bakteri rhizobium yang luar biasa bagi dunia pertanian. Jadi, kita bisa mendapatkan informasi langsung dari  Bapak Dr. Nugroho mengenai tanaman super ini.

Apalagi, kita akan mendapatkan bibit-bibit alfaafa tsb secara gratis dari Pak Dr. Nugroho.

Dalam kesempatan ini, kami mengucapakan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Dr. Nugroho. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikkan bapak. Amin

“Hal jazaa ul ihsani ilal ihsan” artinya setiap kebaikan pasti akan dibalas dengan kebaikkan pula.

Apa lagi, sebelumnya, Oksigen Pertanian kedatangan Mas Avi, anak muda dengan  gaya/cara budidaya padi yang lain. Budidaya yang murni hasil “kreasinya” dalam membuat/mengembangkan unsur-unsur hayati. Dan hasilnya pun luar biasa.

” Mas Nurman, sebagian besar sawah-sawah potensi hasilnya bisa mencapai 2 ton per 1.000 m2 untuk padi inbrida. Sedangkan untuk padi hibrida bisa memcapai 2,5 ton per 1.000 m2″ begitu kata Mas Avi

Itu artinya, potensi padi inbrida (non hibrida) bisa mencapai 20 ton/ha. Sedangkan padi hibrida bisa mencapai 25 ton/ha.

” cuma Mas Nurman, hasil seperti itu hanya bisa didapat dengan menambahkan/menggunakan unsur-unsur hayati. Tidak bisa menggunakan banyak pupuk kimia,,,” sambung Mas Avi.

Informasi buat para pembaca, di MT-3 tahun 2012 kemarin hasil yang dicapai Mas Avi :

Padi non hibrida bisa mencapai 17 ton/ha !!!!

Padi hibrida bisa mencapai di atas 20 ton/ha !!!!

Nah, bagaimana Mas avi bisa mencapai hasil tsb. Kita tunggu saja di KOPI DARAT tsb. Setuju ?

Jadi, para pembaca bisa meraba-raba, apa saja agenda acara tsb bukan ?

Bagaimana Biayanya

Sebelum saya membahas mengenai biaya, ada baiknya para peserta secepatnya menghubungi pihak penanggung jawab regional (korlap) masing-masing. Sebab kami membatasi jumlah peserta. Jumlah peserta maksimum 50 orang.

Mohon maaf sebelumnya, karena ini berkaitan dengan keterbatasan tempat dan yang  lainnya.

Mengenai biaya, kami tidak memungut biaya bagi para peserta. Konsekuensinya para peserta tidak mendapatkan makan. Jadi, persoalan makan, kita usahakan sendiri-sendiri saja. Karena kegiatan ini tidak/belum mendapatkan “sponsor” dari pihak manapun.

Tetapi, kalau minuman dan makanan kecil akan kami sediakan.

Mengenai syarat-syarat kepesertaan bagaimana ?

Memang, kami utamakan adalah para komentator di blog Oksigen Pertanian. Sebab inti acara kopi darat ini adalah, pertemuan wajah-wajah komentator dari “alam maya” ke “alam nyata”.

Tapi bila, ada yang ingin datang ke kopi darat tsb, silahkan saja. Dan secepatnya menghubungi korlap.

Semoga Allah SWT mempermudah acara kopi darat ini. Amin

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in ABOUT TANAMAN PADI. Bookmark the permalink.

29 Responses to AGENDA KOPI DARAT

  1. cantrik says:

    Dikarenakan saya tidak tahu atau memang tidak banyak atau tidak ada pengunjung blog dari jabar khususnya area priangan dan priangan timur, sementara rencananya saya berangkat dengan pak sutar dan perwakilan dari karang taruna. Silahkan barangkali ada yg mau berangkat bersama, kita bahas dulu teknisnya. 085314314343.

  2. cantrik says:

    Pak Ihsan, kalau gak salah di thread kopi darat ada yang mau bawa beras cianjur 5 kg.. Barangkali niat baiknya bisa dipertimbangkan.

  3. avi says:

    waduh mas nurman kok sy masuk dlm daftar agenda,dr segi usia mungkin sy yg termuda,bicara jg g bs banyak,pengalaman jelas sangat kurang,kerjaan jg cuma nyangkul dan jemur punggung disawah sampai kulit gosong,salaman sm teman teman saja saya malu krn pasti telapak tangan saya paling kasar dan tebal sebab tiap hari buat megang gagang cangkul

  4. Bagi para petani/komentator yang berminat datang di kopi darat untuk wilayah jateng bisa menghubungi saya di : hp 081326504054,atau bisa Pm saya di : https://www.facebook.com/yuri.clp?ref=tn_tnmn

  5. Agus siswoyo says:

    Saya mohon diijinkan ikut ya…
    Saya hanya anak dari petani yg ingin nambah ilmu n bergaul dg ahli2 pertanian,
    Saya jg tdk punya benih atau sesuatu yg bisa di-barter, saya jg tdk punya ilmu/pengalaman baru dlm olah lahan – padi, saya hanya penyimak aja.
    ”Jikalau bergaul dg penjual minyak wangi, akan ketularan kena wanginya.”
    Lagipula boyolali deket dg purwodadi-grobogan,
    Saya gak tau mendaftar ke korlap mana n siapa, cm saya sering kontak mas efendy manan, itu saja.

  6. Parwito says:

    Saya (Parwito) sudah dikontak sama Pak Sutopo (Korlap Jatim) dan saya sudah ndaftar dan untuk beras Cianjur saya siap bawa 5 kg untuk dimasak dan bila hal tersebut memang diperbolehkan oleh Pak Nurman. Untuk pemanasan saya juga sudah janjian dg Pak Efendy Manan untuk kopi darat di Pasuruan pada hari minggu, 5 Mei 2013. Suwun

    • NURMANIHSAN says:

      Wah terima ksh sekali lagi pak. jelas boleh lah pak.
      siplah kalau begitu. oh ya pak parwito kalau ada tips2 bertani organik yang bisa diberikan kepada para pembaca, sangat kami harapkan. tks

  7. indra wijaya says:

    saya dari Malang mo ikut kopi darat menghubungi mas Efendy Manan ya?

  8. Ugi says:

    Khususnya petani padi pasti akan sangat tertarik dngan acara sprti ini, saya diponorogo insyaallah mau ikutan

  9. pak barus says:

    mungkin agak OOT, tapi barangkali saja ada yang tertarik, monggo/mangga silahkan disimak…
    Pak Nugroho akan mengadakan workshop gratis di kantornya yang di semarang dengan topik:
    pengolahan sampah rumah tangga, pupuk & pakan organik
    energi bersih, menabung air dengan biosoildam
    berbasis alfaafa dengan inovasi tekhnologi MA-11 (microbacter hasil penelitian pak Nugroho)
    workshop/pelatihan berlangsung dari jam 08.00 s.d 14.00 WIB
    pelatih: Dr. Nugroho Widiasmadi (Akademisi, Peneliti & Penemu Super Decomposer MA-11)
    waktu: 1. Minggu, 02 Juni 2013, 2.Sabtu, 08 Juni 2013, 3.Sbtu, 15 Juni 2013, 4. Sabtu, 22 Juni 2013, 5. Sabtu 29 Juni 2013 dan 6. Sabtu 06 Juli 2013
    tempat: gedung pertemuan dan halaman ANSA GRAHA (kantor Pak Nugroho di smg)
    jalan Klenteng Sari I/3 telp.0274-7475416
    mungkin diantara rekan-rekan ada yang tertarik, khususnya yang berlokasi tidak terlalu jauh dari semarang, bisa mengikuti acara ini, karena pak Nugroho akan mengupas tuntas manfaat MA-11 untuk bertani organik secara hemat dan hasil berlipat
    bagi yang tidak senang dengan saya, mohon jangan memprovokasi teman-teman lain sehinga nanti melewatkan kesempatan baik ini, yang mungkin berguna dikemudian hari
    terima kasih

    • Agus siswoyo says:

      Sekedar menambahkan…
      Lebih tepatnya itu daerah BANYUMANIK – SEMARANG,
      Semoga saya bisa ikut krn deket cuma 2 jam pakek motor sndiri

  10. cantrik says:

    Infonya menarik sekali pak Barus. Monggo yg tertarik dan ada waktu. Mungkin perlu ditambahkan barangkali ada syarat dan etiket untuk mengikuti acara tsb. Dan saya kira tidak ada yg tidak menyukai pak Barus..mungkin hanya perbedaan pendapat yg justru membuat warna warni.

    • pak barus says:

      setahu saya tidak ada syarat khusus Pak, cukup dengan mendaftar saja
      hanya saja, waktu saya telpon pertama kali, yang terima seorang wanita, katanya harus datang langsung mendaftar, tapi waktu saya kesana (kebetulan sudah tutup kantor), saya bertemu dengan salah satu staf Pak Nugroho, ternyata katanya bisa daftar via telephone saja
      jadi mungkin bisa kontak ke Kak Uus (Pak Nugroho dan staf nya semua dipanggil Kakak, spt pramuka – karena kantornya bergerak dibidang pendidikan/home schooling) di nomor 085740484097, minta didaftarkan

  11. cantrik says:

    Dopost.. Maklum pake hp jadul

  12. Parwito says:

    Terima kasih Pak Nurman, Insya Allah minggu ini akan saya kirimkan pengalaman saya dan teman-teman di Bojonegoro bertanam padi organik dengan model Singgang. Saya bersyukur hari Minggu, 5 Mei 2013 bisa bertemu dengan mas Effendy Manan di Pasuruan dan yang tidak kalah suprise ternyata mas Effendy adalah teman satu angkatan meskipun beda jurusan di salah satu kampus di Malang. Terima kasih juga mas Effendy atas sharingnya kemarin dan mudah-mudahan hari minggu besok bisa main lagi untuk menindaklanjuti pertemuan dengan Pak Thoyib (petani organik di Prigen, Jawa Timur)

    Terima kasih

    • pak barus says:

      sudah berapa lama bertani model singgang Pak ?
      bagaimana pula dengan hasilnya Pak ?
      beberapa waktu ke depan ketua NOSC akan mengadakan penelitian yang representatif tentang bertanam padi model singgang ini, dan beliau sangat membutuhkan data lapang yang banyak, sementara ini bertani singgang baru ditemukan di daerah sumatera selatan karena ada orang kementan yang memberikan datanya walaupun hasilnya setiap ratoon itu masih sangat minim sekali, namun secara keekonomian masih menguntungkan petani, hanya saja rugi di waktu
      mohon juga japri yang bisa dikontak Pak, e-mail ataupun HP

  13. Parwito says:

    Bertanam padi model singgang baru satu kali kali Pak Barus dan itupun hanya beberapa bonggol (kurang lebih 10 bonggol). Dari 10 bonggol tsb, rata-rata menghasilkan 40-50 anakan dengan waktu panen 85-90 hari. Dari pengalaman tsb, Mas Arim (teman saya di Bojonegoro) terinspirasi apa yg dilakukan oleh Bapaknya dan sekarang sedang mencoba di areal seluas 1500 M2.
    Ketika pada tgl 19 April 2013 padi berumur 15 hari dengan anakan rata-rata 20-25, sedang padi tetangganya menggunakan varietas lain yang sudah berumur 35 hari memiliki anakan 25. Saya memperkirakan sampai dengan umur maksimal pertumbuhan anakan dapat mencapai 40-50. Jadi dari segi waktu, menurut saya lebih pendek 30 hari dari yang semestinya 120 hari panen (jenis padi Cianjur dan dibudidayakan secara organik).

    Hari Kamis, 9 Mei 2013, saya akan ke Bojonegoro lagi dan akan saya lihat kembali jumlah anakan dari padi Cianjur singgang. Nanti akan saya informasikan ke Barus tentang perkembangannya karena ini juga masih pertama kali dengan skala yg lebih luas. Ini alamat email saya:parwito.pdkt@gmail.com/085707387962.

    Terima kasih

  14. huda ndaan says:

    saya adalah buruh tani yg ingin mengembangkan padi organik. kalo di perbolehkan saya mau ikut acara copy darat. kalo boleh apa syaratnya dan kapan di laksanakan acara tsb.
    terima kasih sebelumnya

  15. huda ndaan says:

    saya adalah buruh tani dari kudus jateng yg ingin mengembangkan padi organik di kudus. kalo di perbolehkan saya mau ikut acara copy darat. kalo boleh apa syaratnya dan kapan di laksanakan acara tsb.
    terima kasih sebelumnya

    • avi says:

      rencananya tgl 25 juni hari selasa mas huda,anda bisa menghubungi mas yuri dan tk ada syarat apapun

  16. Parwito says:

    Selamat malam pak Barus, untuk informasi padi singgang di Bojonegoro ketika saya cek lagi selang 20 hari (tgl 10 mei 2013) anakan padinya pada bonggol yg sama sudah mencapai 45 anakan. Saya ada fotonya, nanti kalau Pak Barus membutuhkan bisa menghubungi saya.

    Terima kasih

    • pak barus says:

      terima kasih info nya Pak, namun penelitian tersebut baru dalam perancangan, baru akan dicarikan anggaran/sponsor nya

  17. huda ndaan says:

    terima kasih sebelumnya atas di perbolehkan ikut acara tsb. smoga menjadi manfaat utk saya dan lainya

  18. cahyo says:

    Membaca hasil panen mas Avi bener2 bikin geleng2 kepala. Hebat sekali. Tapi kalau itu dihubungkan dengan jiwa anak muda yg penuh kreativitas akan sangat masuk akal. Jadi tambah gak sabar pingin meguru😀

  19. dadang says:

    berapa bulan sekali mas acra kopdarnya…swun…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s