PADI DATARAN TINGGI

VARIETAS SARINAH DAN LUK ULO
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN di BANTEN )

Sekitar 2 bulan yang lalu, saya bertemu seorang petani di daerah Tangerang – Banten. Tepatnya, bertemu di saung taninya. Saung tani yang berdekatan dengan areal persawahnya. Terjadilah percakapan sbb,

“mas nurman, bapak ada bibit (baca benih) baru nih”. Biasalah, kalo sebagian besar petani menyebut benih dengan bibit. Padahal, bedalah antara benih dengan bibit.

“benih varietas apa, pak?”

“wah, bapak nga tahu bibit apa. bapak dapat dari Garut. Kebetulan, seminggu yang lalu bapak kesana”

“benihnya ada dimana, pak?

“ada dirumah sih”

“bisa dibawa kesini pak?”

Karena rumah petani tsb tak jauh dari sawahnya, akhirnya dia mengambil benih tsb. Singkat cerita,tak lama kemudian petani tsb sudah balik lagi ke saungnya.

Dia menyerahkan benih yang beratnya sekitar 5 kg tsb. Kemudian saya lihat dan cari  varietasnya.

Di dalam kemasan tsb tertera tulisan: varietas sarinah

“woow” dalam hati saya: “inikah benih untuk dataran tinggi”.

Saya jelaskan kepada petani tsb,” benih padi ini, varietas sarinah pak”. Saya lanjutkan:”varietas ini biasanya di tanah di dataran tinggi. Garutkan sebagian besar daerahnya berada di dataran tinggi”

” iya, mas nurman. bapak mau coba tanam di sini, semoga saja cocok”

Belum lama, saya main lagi ke sana. Di MT-2 ini, umur tanaman padi sarinah ini sudah sekitar 20 hst.

Selain varietas sarinah, varietas yang cocok di tanam di dataran tinggi adalah varietas Luk Ulo. Berikut ini, karakteristik varietas Luk Ulo,,,

Komoditas: Padi Sawah
Tahun: 2003
Kisaran Hasil: 5 s/d 7 ton/ha gabah kering giling.
Rasa Nasi: Pulen.
Umur: 112 s/d 119 hari
Keterangan: Umur tanaman : 112 – 119 hari, Bentuk tanaman : Tegak, Tinggi tanaman : 96 – 100 cm, Anakan produktif : 16 – 20 batang, Warna kaki : Hijau, Warna batang : Hijau, Warna telinga daun : Tidak berwarna, Warna lidah daun : Tidak berwarna, Muka daun : Kasar, Posisi daun : Tegak, Daun bendera : Tegak, Bentuk gabah : Ramping, Warna gabah : Kuning bersih, Kerontokan : Sedang, Kerebahan : Sedang, Tekstur nasi : Pulen, Kadar amilosa : 22,5 %, Bobot 1000 butir : 27 g, Rata-rata hasil : 5,0 t/ha, Potensi hasil : 7,0 t/ha, Ketahanan terhadap Penyakit : • Tahan terhadap penyakit blas dan hawar daun bakteri, Anjuran tanam : Baik ditanam pada lahan sawah dataran rendah sampai ketinggian 800 m dpl.

Berikut ini adalah karakteristik varietas sarinah yang tadi saya bicarakan. (sumber BB padi)

Komoditas: Padi
Tahun: 2006
Keterangan: Umur tanaman : 110 – 125 hari, Bentuk tanaman : Tegak, Tinggi tanaman : 107 – 116 cm, Anakan produktif : 15 – 20 batang, Warna kaki : Hijau, Warna batang : Hijau, Warna telinga daun : Tidak berwarna, Warna lidah daun : Tidak berwarna, Warna daun : Hijau, Muka daun : Kasar, Posisi daun : Tegak, Daun bendera : Tegak, Bentuk gabah : Ramping, Warna gabah : Kuning bersih, Kerontokan : Mudah, Tekstur nasi : Pulen, Kadar amilosa : 23,3 %, Indeks glikemik : 90, Bobot 1000 butir : 25,5 g, Rata-rata hasil : 6,98 t/ha, Potensi hasil : 8,0 t/ha, Ketahanan terhadap Hama : • Agak tahan terhadap wereng coklat biotipe 1 agak rentan biotipe 2 dan 3, Penyakit : • Rentan terhadap tungro, Anjuran tanam : Baik ditanam di lahan sawah dataran sedang sampai tinggi.

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in ABOUT TANAMAN PADI, BENIH UNGGUL PADI. Bookmark the permalink.

3 Responses to PADI DATARAN TINGGI

  1. suli says:

    Luk ulo….sungai daerahku, di hulumu karang sambung namanya, penuh temuan batuan purba, batuan mulia, cagar alam geologi. namun padinya tidak aku kenal, ya padi dataran tinggi memang

  2. efendy manan says:

    Mengenai luk ulo..varietas ini beberapa tahun belakang ngetrend ditanam di daerah saya pada musim hujan.terkenal bandel tahan blast dan kresek,pada saat padi lain sudah terseok-seok dihajar kresek dan hdb,luk ulo tetap tahan.disamping itu hasil panen jelas diatas ciherang di musim hujan.Anakan juga banyak dan rasa nasinya enak,jadi makin klop lah…cuma sayang 1 tahun ini Luk ulo menghilang di toko2 pertanian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s