JURUS PANEN PADI HASIL TINGGI (2)

BERBAGAI JURUS UNTUK HASIL PANEN TINGGI PADA TANAMAN PADI 
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN di BANTEN )

Ok, saya lanjutkan nih jurus-jurus tsb,,,

Jurus ketiga, pake jumlah rumpun sekitar 100 ribu tanaman/ha.

Dengan jurus ketiga ini, yang digunakan adalah jarak tanam 30 x 30 cm, pakai sistem legowo 4:1, cuma tanpa model sisipan di semua baris. Jarak antar legowo 40 cm. Model ini juga bisa kita gunakan.

Dengan cara ini, akan didapat jumlah rumpun sekitar 100 ribu. Jumlah ini, sudah dikurang areal pematang sawah, berikut juga di potong parit di sekeliling sawah.

Untuk jurus ketiga ini, dengan jumlah rumpun 100 ribu, usahakan anakkan produktif tanaman padi sekitar 20-40 anakkan.

Dengan jumlah tanaman 100 ribu/ha dan memakai sistem legowo tanpa sisipan, maka jurus yang dipakai adalah mengejar jumlah anakkan. Atau mencari jenis padi dengan jumlah bulir banyak.

Jika target panen 14 ton/ha, maka dengan jumlah 100 ribu tanaman, cukup didapat sekitar :

= 14 ton dibagi 100 ribu tanaman

= 14.000.000 gram dibagi 100.000 tanaman

= 140 gram/tanaman

Untuk padi seperti IR64, ciherang, sidenuk, inpari 10, dll yang berat 1.000 bulir GKP sekitar 30 gram ( bahkan bisa lebih dari 30 gram/1000 bulir), maka jumlah bulir sekitar

= (140 gram dibagi 30 gram) x 1000 bulir = 4.667 bulir bernas/tanaman.

Dengan jumlah anakkan produktif sekitar 20, maka dengan hasil 140 gram/tanaman GKP diperlukan jumlah bulir sekitar 234 bulir bernas per malai.

Dengan jumlah anakkan produktif sekitar 25, maka dengan hasil 140 gram/tanaman GKP diperlukan jumlah bulir sekitar 187 bulir bernas per malai.

Dengan jumlah anakkan produktif sekitar 30, maka dengan hasil 140 gram/tanaman GKP diperlukan jumlah bulir sekitar 156 bulir bernas per malai.

Dengan jumlah anakkan produktif sekitar 35, maka dengan hasil 140 gram/tanaman GKP diperlukan jumlah bulir sekitar 134 bulir bernas per malai.

Dengan jumlah anakkan produktif sekitar 40, maka dengan hasil 140 gram/tanaman GKP diperlukan jumlah bulir sekitar 117 bulir bernas per malai.

Masih banyak jurus lain

Ternyata, masih banyak jurus-jurus lain dalam mancapai target hasil 14 ton/ha. Bisa juga pake jurus sistem legowo 2:1, 3:1, 5:1, dll. Ditambah bisa pakai model tanpa sisipan, sisipan bagian pinggir atau pun semua sisipan di tiap baris. Semua itu merupakan pilihan para petani.

Pakai 3 jurus dulu

Untuk sementara, kita pake 3 jurus dulu aja ya.

Nah, dengan dengan uraian di atas, para petani bisa menggunakan salah satu dari ke-3  jurus tsb. Atau kalau mau, bila sawahnya luas, atau kalau mau bereksperimen, bisa saja petani menggunakan 3 jurus tersebut dalam musim tanamnya.

Biasanya, kalau dah menggunakan ke-3 jurus tsb, cara untuk mendapatkan target panen yang diinginkan akan lebih cepat. Sebab kita punya semacam “peta”.

Saya jadi ingat film si dora: “tanyakan peta, tanyakan peta”. hee

Sehingga nantinya bila dilihat, jurus mana yang paling cocok dan pas dengan kondisi hati dan kondisi sawah petani tsb.

Teknis budidaya

Untuk cara teknis budidayanya, saya sudah menulis di berbagai tulisan seperti : budidaya padi bunda, budidaya padi berbulir banyak, budidaya padi gaya anak muda, dll. Jadi, masalah teknis merupakan kehidupan sehari-hari petani.

Masalah teknis budidaya juga bisa dipelajari dari tulisan-tulisan tsb. Bisa juga bertanya kepada rekan-rekan di Oksigen Pertanian, dll.

Selain itu, membuat lahan sawah sehat adalah tugas utama semua petani. Kemudian, harus mengenali keadaan daerahnya ( di dataran tinggi atau rendah), memahami karakter varietas-varietas tanaman padi. Kemudian harus mengetahui berat 1000 bulir padi, dll.

Kembali ke laptop Pak Salim,,,

“bagaimana pak salim, dah mengerti jurus-jurus yang saya maksud?”

“siap mas nurman, saya jadi paham, mengapa kita harus punya target”

“pakai jurus yang mana, pak salim?”

Pak Salim diam sebentar, dia masih berpikir,,,

“bagaimana, pak?”

“Saya pake jurus 2 saja, mas nurman. Saya pake jurus 130 ribu tanaman, kejar anakkan sekitar 25, dengan jumlah malai 144 bulir bernas”

“oh ya, pak salim mau tingkat kebernasan berapa persen?”

“sekitar 80 % saja mas”

“kalau begitu, jumlah bulirnya harus di atas itu, sekitar 180 bulir pak”

“oke, saya tahu varietas apa itu” jawabnya mantap.

Untuk menghitung semua jumlah bulir dengan tingkat 80 % didapat 144 bulir adalah sbb

= (100 % dibagi 80 %) dikali 144 bulir
= 180 bulir
 

 Pembaca bertanya,,,

Dan, tiba-tiba ada pembaca yang langsung komentar,,, ( hee )

“Mas nurman, saya mau pakai jurus pertama saja, 200 ribu tanaman, dengan kejar anakkan 30, jumlah bulir cuma 78 bulir/malai. Pake IR 64 mantap kayanya”

“oke mantap itu, tingkat kebernasan maunya berapa persen, pak?”

“ya 80 % lah”

“jumlah malai yang dibutuhkan tidak sampai 100 bulir pak”

“itu yang saya mau, mas nurman !”

“teknis budidaya bagaimana pak?”

“saya mungkin bisa pake cara mas avi saja pak,,,”

“siplah, pak. Semoga targetnya tecapai”

“trim banyak ya mas”

“sama-sama pak,,,”

Ternyata, ada juga pembaca yang mau tanya,,, ( hee )

“ mas nurman, saya mau pake jurus ke-3,,,,”

‘sudah dulu ya pak, saya mau istirahat nih,,,”

Selesai

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in ABOUT TANAMAN PADI, BUDIDAYA PADI. Bookmark the permalink.

19 Responses to JURUS PANEN PADI HASIL TINGGI (2)

  1. avi says:

    begini ya mas,hampir semua model legowo pernah sy coba.Menurut sy masing pny kelebihan dan kekurangan sbg gambaran daerah lain mengadopsi model mas.Ketinggian lahan sy 580-600 dpl teras sering tanah coklat merah,uji lab P rendah K rendah Carbon organik kritis,Endemik tungro,HDB dan blast,WBC siaga.
    Legowo 4:1 semua sisipan menang dlm tonase tp kebernasan msh kalah dg legowo 2:1 jd kesimpulan sy 4:1 menang tonase krn faktor jumlah populasi rumpun tanaman mas ini cocok utk gabah jual
    Legowo 2:1 cocok utk pembuatan benih tangkar

    • NURMANIHSAN says:

      betul mas avi,
      Pihak BB padi jg telh melakukan penelitian, ditulisan sy tentang jajar legowo juga sudah sy sebutkan. Bila ingin tonase pakai legowo 4:1 dan bila untuk memperbanyak benih pakai legowo 2:1. tks

  2. musaffak says:

    SEGALA SESUATU YANG DIRENCANAKAN RAPI, KEBERHASILAN 50% SUDAH DI TANGAN SEDANG YANG 50 % HARUS ADA AKSI. TRIMS SANGAT INSPIRATIF.

    PAK NURMAN.. BISAKAH MEMBAHAS KOMODITI LAIN, JAGUNG MISALNYA. APALAGI DENGAN KONDISI IKILIM SEPERTI SKRG BANYAK JAGUNG TERSERANG BULAI. BAIK PTANI YANG SUDAH MEMBEKALI BENIHNYA DENGAN “ANTI BULAI” ATAUPUN TIDAK, DI TEMPAT SAYA (PASURUAN SELATAN) BANYAK JAGUNG TERSERANG BULAI.

    PAK EFENDI, MAS AVI, MAS SULI, DAN YANG LAINNYA AGEN HAYATI UNTUK PENANGGULANGAN BULAI JAGUNG APA?
    TRIMS

    • NURMANIHSAN says:

      Wah kalau komoditas lain, sy harus banyak belajar lg pak. kalau ilmu tanaman lai, ilmu sy “nanggung”, jd saya blm berani buat tulisan pak.
      Mungkin ada pembaca lain yang punya ilmu dan pengalaman ttg jagung?
      dan semoga sj, akan muncul para pembaca yang punya ilmu ttg tanaman lain pak. tks

  3. avi says:

    salam mas musaffak,,untuk pencegahan bulai pada jagung,cabai dan tomat sy memakai ini mas
    1 ons bunga kenikir
    1 ons bayam ayam
    1 ons kencur
    1 ons jahe
    3 sendok makan madu
    250 ml PGPR
    250 ml trichoderma harzianum
    250 ml gliocladium sp
    250 ml molase
    Bunga kenikir,bayam ayam,kencur dan jahe diblender dan dicampur dg semua bahan diatas lalu difermentasi selama 7 hari.Semprot pd tanaman umur 7 hst dan 15 hst dg dosis 30 ml/tangki 14L alhamdulillah cabai dan jagung sy selamat dr serangan bulai

    • arif krwg says:

      Subhanallah pengalaman mas Avi sangat banyak tdk hanya di pertanian padi dia juga memahami pertanian palawija. semoga saja mas avi terus berinovasi dalam pertanian.
      semoga tidak sungkan-sungkan menuangkan ilmunya kepada kita semua. amiiin

  4. Ugi says:

    Stlah mmbca tulisan ini dan yg sblumnya, sy kok jd terinpirasi.
    KALAU INGIN BANYAK HASIL, BANYAKKAN DULU ANAKANNYA.

    Trus saya hitung anakan padi sy, jumlahnya sktr 13 rata2 pada jarak tnam 15x25x35. Sy buat jarwo 2:1.
    Varietas sidenuk.

    Sy kira itu msh jauh dari target wlo hnya 10ton/ha.

    Mnurut pengalaman mas nurman, mas avi, dan smua pnghuni blog O.P gmn caranya agar anakannya bnyak, kluar malai smua, dan bernas smua

    trims

  5. suli says:

    Mas ugi….
    10 ton udah bagus, diatas otak jepang,tailand dan vietnam.

  6. arif krwg says:

    hmmm. masih bingung pake jurus yang mana. tapii alhamdulillah isholat agrobio, mikoriza, bioprotectan. corine dan EM4 sudah diperbanyak. tinggal PGPR saja
    1. Niat = sudah dari dahulu, innamal ‘amalu bin niatt
    2. modal = pupuk organik dan isholatnya sudah siap
    3. Dream = ya 15 ton/ha dulu ga muluk-muluk cos lahannya lumayan cape ngurusnya. klo hasil 15 X 6 ha = amiiinn
    4. Jurus = sudah diajarkan sm pak nurman tinggal mau pakai yang mana
    5. Action = sedang dijalankan disertai DOA
    6. Hasil = Dreams come true amiiin

  7. avi says:

    amiin jg mas arif,,,sebenarnya sy aslinya bukan petani padi mas pertanian utama sy adalah cabai,tomat dan sayuran dan pertanian padi sbg selingan utk mendegradasi sampah organik dr pohon cabai,tomat dan sayuran mas tp krn hasil padi jg lumayan jd sy menambah lahan sewa utk ditanami padi dan sbg tempat pembuangan akhir dr limbah cabai,tomat dan sayuran setelah difermentasi

  8. h.iwansutiawan says:

    ASS..ikut nimbrung lagi nih
    Walau lagi sakit dah seminggu d rumah saja..
    Gatel juga pengen koman

    Pupuk dasar dah d tebarrr
    Tanah dah mulai d garap
    Poc sudah d siapkan
    Mol dari pisang sudah d proses
    Jurus maut dah d siapkan

    NIAT sudah nawaetu lillahi ta’ala
    Walau petani tetangga sudah banyak yg ngomong “”haji mulai rada rada tanah belum apa apa. Dah di macem2 min

    Pokoknnya
    SAATNYA BERUBAH….
    Perjuangan d sertai doa

    Terima kasih mas Nurman mas avi mas effendy dan petani d dunia maya

    Jayalah petani indonesia
    BRAVO OKSIGEN PERTANIAN
    Terima kasih…

  9. suli says:

    Salut sama petani karawang…memang, tidak ada bandingannya kalau urusan luasan lahan garapan, hanya di masalah hama dan penyakit yang minta ampun. pak arif kontaklah pak haji ade saya ada nomer tlpnya, syukur bisa diskusi bertiga sama pak haji iwan, bagaimana mengatasinya secara benar, kenapa ledakan hama begitu dahsyat sampai pinginnya sawah jual saja buat perumahan/pabrik/dibiarkan menjadi semak belantara menunggu kenaikan inflasi, itu kata keponakan.

  10. cantrik says:

    Wa ‘alaikumussalam pa Haji.. Oksi memang bikin “sono”. Biar tambah ilmu, saya boleh nanya ya pa Haji.
    1.Mol pisang diaplikasika pada padi umur berapa pak?
    2. jurus mautnya apa pak?
    3. “…tanah belum apa apa, dah dimacem macemin”. Macem macem nya apa aja pak Haji?
    Sekian dulu, hapunten, haturnuhun.

  11. bahar says:

    Ass mas nurman,salam kenal dari pendatang baru dr bojonegoro.nama saya bahar.mas nurman,mt skrng saya mau tanam padi way apo buru.klo pakai jarwo 4:1 sebaiknya pakai sisipan atau tanpa sisipan dan jarak tanam berapa?klo bisa pakai gambar soalnya saya masih bingung dgn sistem jarwo,maklum petani pemula dan baru belajar melalui websaid mas nurman ini.trims

  12. Parwito says:

    Mas Bahar..kalau sampean pingin lihat padi organik bisa di Ngunut (sawah Pak Carik Suharno, di belakang SMP Islam Ngunut), ada juga di Sidokumpul, Leran Kec. Kalitidu (padi hitam, padi merah dan mentik susu-menemui Mbah Mudin/Sunarto).

    Terima kasih

  13. dedebanez says:

    makasih banyak pada para rekan OKSIGEN PERTANIAN yg telah banyak memberikan pencerahan pd sy yg masih minim akan ilmu2 pertanian terutama padi..ternyata semuanya gak bisa instan seperti yg ada di angan2 sy.untuk jajar legowo sendiri sy makai 5 : 1 tanpa sisipan disemua barisan dg ukuran 30x30x50.tp hasilnya masih jauh dg uraian mas nurman diatas.masih banyak ilmu yg harus sy serap dari rekan2 semua

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s