MIX BENIH PADI

HASIL PANEN TETAP TINGGI DI MT-2
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN di BANTEN )

Bila kita simak tulisan Panen di tiap musim, ternyata di MT-2 lah, musim tanam yang agak “riskan”. Hal ini karena salah satu faktornya adalah serangan hama dan penyakit di musim tsb sangat tinggi.

Bagaimana cara men-siasati agar panen di MT-2 ini bisa bagus. Salah satunya adalah melakukan trik yang satu ini. Tapi cara ini juga bisa dilakukan di tiap musim tanam selain di MT-2. Bisa di MT-1 dan Mt-3.

Apa itu ?

Ini yang telah dilakukan Mas Tono dan rekan-rekannya di daerah Magetan dan sekitarnya, Jatim. Yaitu melakukan mix benih padi.

Apa itu mix benih padi

Pernah dengar kopi mix?

Ya, kopi mix adalah kopi campur.

Jadi, mix benih padi adalah campuran benih padi. Bisa 2 benih, bisa lebih. Yang 2 mix, bisa inpari 7 dan Lul Ulo, ciherang dan cimelati, dll. Yang 3 mix : inpari 7, 14 dan 15, dll.

Saya ambil contoh, di MT-2 tahun 2013, Mas Tono melakukan mix benih padi : inpari 7 dan Lok Ulo. Perbandingan 3:2.

Misalkan, Mas Tono butuh 10 kg  benih untuk lahannya. Maka kebutuhan benih tsb adalah 6 kg benih inpari 7  dan  4 kg benih Luk Ulo. Kemudian dicampur dan diaduk sampai benar-benar tercampur rata. Setelah itu, sama perlakukan seperti petani akan melakukan persiapan pembenihan.

Untuk hasil MT-2 di tahun 2013 kemarin, mas tono dapat 80 kg/are, atau 8 kwintal/1.000 m2. Itu sama saja dengan 8 ton GKP/ha.

“mas nurman, kalau di MT-2 kemarin tidak di mix hasilnya kurang bagus,,,”. Apalagi Mas Tono mengaplikasikan bakteri corine dalam persiapan lahannya. Dan ada juga yang full organik.

Dan hebatnya, hasil tanaman padi yang full organik lebih baik dari pada yang tak full organik. “untuk setiap MT-2 , saran saya labih baik pakai full organik, karena ketahanan tanaman terhadap hama dan penyakit lebih baik,,,”

Ada juga teman Mas Tono yang melakukan mix benih padi, yaitu benih ciherang dan cimelati. Perbandinan 1:1. Bila petani ini butuh 10 kg  benih untuk lahannya. Maka kebutuhan benih tsb adalah 5 kg benih ciherang dan  5 kg benih cimelati.

Kriteria mix benih padi

Bagaimana kriteria mix benih padi yang akan kita lakukan?

Menurut saya, ada bebrapa faktor yang bisa dijadikan pedoman untuk melakukan hal tsb,

Pertama dan utama, adalah umur tanaman padi.

Bila kita ingin melakukan hal tsb, carilah varietas padi yang umurnya hampir sama, atau mendekati sama. Misalkan inpari 7 umurnya 110-115 hss dan Luk Ulo umurnya 112-119 hss.

Dari umur tanaman, kita akan mengetahui kapan tanaman padi tsb akan berbunga. Dengan pembungan yang sama maka proses penyerbukan akan berbarengan.

Kedua, tinggi tanaman

Selain masalah umur tanaman, tinggi tanaman juga berpengaruh dominan. Bila ada tanaman padi umurnya sama, dan akan kita mix, tapi ke-2 varietas tsb beda tingginya terlalu jauh maka hal tsb belum bisa dilakukan. Sebab akan berpengaruh terhadapa proses penyerbukan tanaman.

Padi luk Ulo tingginya 96-100 cm, sedangkan inpari 7 sekitar 104 cm. Beda 4-8 cm masih bisa dilakukan. Dan tentunya, mana padi yang pendek dan panjang bisa kita analisa, sebab kita adalah petani.

Ketiga, bentuk gabah

Karena akan panen bareng di lahan sawah, maka benih (bentuk gabah) harus sama. Sebab bila tidak sama akan repot. Bagaima bila bentuk gabah  yang satu ramping panjang sedangkan lainnya agak bulat.

Tapi, bila ada yang mau melakukan walau beda bentuk gabah tak jadi masalah, siapa tahu akan lahir varietas baru yang unik.

Keempat, kerontokan gabah yang sejenis

Apa jadinya, bila dalam mix benih padi, ada varietas yang pera dan pulen saat bersamaan. Ini jelas merepotkan bukan ?

Kelima, dst dst ( mungkin ada tambahan dari mas tono, silahkan )

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in ABOUT TANAMAN PADI. Bookmark the permalink.

8 Responses to MIX BENIH PADI

  1. efendy manan says:

    Cara diatas memang di luar pakem dan sangat tidak dianjurkan oleh para pemulia he3x..namun untuk kita petani ya sah2 saja..
    Untuk mix benih padi itu memang sudah menjadi kebiasaan di jawa timur bag barat spt ngawi,madiun dll atau mungkin daerah lain…saya pun punya teman mas budi ariansyah di katikan ngawi juga menerapkan hal serupa.dan benar secara de facto di lapangan hasilnya pun lebih bagus dr pada yang bukan mix.itu juga diakui oleh para bakul gabah tebasan yang lebih menghargai tinggi hasil panen padi mix.Bahkan bukan hanya dua varietas yang dicampur,mas Budi mencampur 3 varietas yaitu Inpari 4,Memberamo dan ciherang jadi satu….hasil panennya pun cukup tinggi.Saya pun pernah melakukannya…saya pernah mix inpari 4 dan inpari 10.ditanam oleh pak Rozak di Kraksaan Probolinggo,hasilnya pun diatas tetangganya dengan baik rendemen maupun hasil….mungkin rekan2 ada pengalaman lain…monggo.

  2. Tono says:

    Kata p.JUANDA geneng (dinas di ngale). Kalo mau nyampur prinsipnya umur hampir berdekatan, selisilih tinggi tdk terlalu dan cari varietas yg ketahanan terhadap penyakit & hama yg berbeda. Untuk varietas tergantung yg nanam.
    Pengalaman pribadi sistim tanam pupuk dan pestisida full organik, membutuhkan perlakuan yg intensif dimulai dari pengolahan lahan. Pengertian saya yg bodoh ini : Tambahan mol perlu dilakukan karna mo inilah yg mengurai sesuatu mjd unsur hara yg dibutuhkan tanaman. Mo yg pro pd tanaman yg ada dilahan kita semakin berkurang akibat pestisida kimia yg over dosis. Kalo mo dilahan terus semakin berkurang, maka kebutuhan pupuk pun semakin bertambah. Cntohnya: luas 25 are, dilahan yg kaya berbagai pengurai +, pupuk kimia cukup 1,3 s/d 15 kw dimt1 ato mt2. Namun bila diluas 25 are masih membutuhkan lebih dari 2 kw, mungkinkah pengurai dilahan kita semakin berkurang? Siapa yg berperan membunuh pengurai dilahan kita? Mungkinkah pestisida kimia yg kita berikan terlalu over?
    Mari yakinkan hati, menggunakan pestisida hayati ataupun nabati yg dpt dibuat sendiri.
    Kayaknya perihal tersebut p.Ihsan lah yg pantas membimbing kami. Bagi rekan rekan yg memiliki kemampuan dibidang tsb, tolong bagi2 ilmunya ya? Please…

    • NURMANIHSAN says:

      Pak Tono, prinsip dasar disini (blog Ini) adalah kita sama-sama belajar. Dan mau belajar.
      Kita bisa saling bertanya, saling berbagi, saling memberi, saling mengisi, dll. Dengan demikian, ilmu kita akan selalu bertambah, Insya Allah. Tks
      Saya malah berharap, ada masukkan atau info dari teman2 yang lain, baik tanaman padi atau tanaman yg lain.
      Saya malah berharap, ada pakar-pakar yg mau bergabung sehingga dapat menambah wawasan kita.

  3. ferie says:

    lagi nyobak mix diah suci, cimelati, dan ciherang….. mudah mudahan hasilnya bagus ya mas effendi

  4. ferie says:

    Mas Nurman, benihnya sudah ditebar semua…. saya dapatnya dari temennya Mas Effendi, coba nanti saya tanyakan, barangkali masih ada sisa benih dari beliaunya……

  5. Adimaz says:

    ass..mau nimbrung ni mas,gimana kalo padi variates ciherang di mix dengan varites inpari sidanuk bisa apa gk mas? Klo bisa tlng beritau berapa perbandingan campuranny mas..di tunggu jawabany mas.

    • fahmi says:

      mas adimaz mix antara ciherang n sidenok bisa. kalo perbandingan tersrah petaniya. petaninya mau dpt banyak ciherang atw sidenok

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s