AYO SELAMATKAN BUMI

APA ITU BIOSPHERE
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN di BANTEN )

Apa itu biosphere

Biosphere dalam bahasa indonesia adalah bumi. Bumi tempat tinggal kita. Bumi di mana kita hidup, makan, bekerja, istirahat, beranak pinak, meninggal, dll. Maka bumi dikenal dengan Biosphere 1.

Bumi, di mana seluruh makhluk hidup bisa hidup di dalamnya. Bayangkan, sampai saat ini sudah lebih dari 7,2 milyar penduduk bumi bisa hidup di dalamnya. Bahkan, dalam sepuluh tahun ke depan, jumlah manusia bisa saja di atas10 milyar lebih.

Di bumi, kita bisa menghirup udara secara gratis. Bisa menikmati semilir angin, begitu juga dengan hujan yang memberikan kehidupan. Sinar matahari pun begitu berlimpah kita dapatkan. Bukan buat kita saja, tanaman kitapun begitu mengharapkan sinar tsb. Dengan sinar tsb, tanaman kita bisa tumbuh subur dan menghasilkan panennya.

Sebuah tantangan

Dari sekian milyar manusia, ada segelintir manusia yang bernama ilmuan punya “tantangan” terhadap biospehe ini. Menurut mereka, ini sebuah tantangan. Sehingga timbul pertanyaan,” mungkinkah biosphere/bumi ini dapat di copy paste?”

Akhirnya, dibuatlah sebuah mega proyek yang dikenal dengan istilah “BIOSPHERE 2”.

Apa itu Biosphere 2

Bila kita telusuri, maka biosphere 2 menurut wikipedia adalah sebuah sistem ekologikal tertutup buatan manusia di Oracle, Arizona dibangun oleh Edward P. Bass, Space Biosphere Ventures, dan lainnya. Dibangun antara 1987 dan 1989.

Sedangkan menurut Pak Muhaimin Iqbal, biosphere 2 adalah sebuah project untuk meniru lingkungan kehidupan di bumi yang dikembangkan oleh perusahaan Amerika – Space Biosphere Ventures.

Jadi proyek biosphere 2 adalah proyek miniatur bumi kita dengan sistem tertutup tersendiri sehingga diharapkan bisa berkembang secara alami.

Apa Tujuan Proyek tsb

Tujuan dibangunnya proyek biosphere 2 ini adalah untuk mengetes apakah dan bagaimana manusia dapat hidup dan bekerja dalam sebuah biosphere tertutup. Kalau proyek ini sukses maka sangat mungkin akan dibangun kolonisasi di luar angkasa.

Berapa biaya proyek ini ?

Project yang direncanakan sejak 1985 itu baru selesai 1991 dengan total biaya US$ 200 juta nilai Dollar saat itu. Nilai 200 juta dollar di tahun tsb setara US$ 870 juta nilai Dollar di tahun sekarang ini. Itu berarti proyek tsb bernilai sekitar Rp 8.6 trilyun. Jumlah yang fantastis.

Apakah hasil proyek tsb ?

Ternyata, proyek tsb hanya mampu ditinggali oleh 8 orang saja, itu pun cuma dalam waktu 2 tahun saja. Setelah itu, tak ada yang mau tinggal lagi,,,

Apa artinya ini

Secanggih apapun ilmu dan teknologi yang dimiliki manusia, dengan biaya yang besar sekalipun, untuk dapat ditinggali sedikit manusia saja sudah tak mampu bertahan lama. Apalagi bila ditinggali ribuan manusia, apalagi jutaan manusia.

Apalagi bila biosphere buatan itu, selain kita tinggali, kita gunakan juga untuk bercocok tanam terutama tanaman padi, paling cuma bertahan beberapa bulan saja.

Apa artinya ini

Alhamdulillah, kita tinggal di bumi ini dengan leluasanya. Kita bisa bergerak ke mana saja. Kita bisa bercocok tanam dengan tanaman apa saja. Dan itu kita bisa lakukan tanpa harus mengeluarkan “biaya tambahan” seperti biosphere 2 tsb.

Tapi, apa yang terjadi dengan bumi ini? Seakan-akan kita kurang peduli dengan “kelebihan” yang ada pada bumi. Apalagi dalam bercocok tanam. Sebagian besar dari kita, sekarang ini justru bukan melestarikan bumi, malah kebalikannya.

Bumi kita jadi rusak akibat sebagian besar dari tangan-tangan kita. Lahan-lahan pertanian banyak yang rusak di bumi pertiwi ini, khususnya lahan-lahan sawah. Hal ini akibat dari kita jor-joran dalam menggunakan bahan kimia sintetik khususnya pestisida.

Dengan penjelasan di atas, sudah saatnya kita sadar bahwa bumi ini adalah anugrah yang tiada duanya. Anugrah bagi kita dan anak cucu kita.

Sekarang Saatnya

Sekaranglah saatnya, kita lestarikan bumi ini.

Sekaranglah saatnya, kita buat sawah-sawah kita sehat.

Sekaranglah saatnya, kita buat sawah-sawah kita jauh dari racun yang membahayakan.

Sekaranglah saatnya, kita buat sawah-sawah kita menjadi tempat hidup mahkluk lain.

Sekaranglah saatnya, kita buat sawah-sawah kita menjadi sebuah ekosistem yang seimbang dan lestari.

Tak lama lagi

Maka, tak lama lagi, hasil panen kita akan meningkat sebab kita bergerak bersama alam. Bergerak bersama keharmonisan alam.

Maka, tak lama lagi, hasil panen kita akan meningkat, sebab hama dan penyakit akan jauh berkurang.

Maka, tak lama lagi, hasil panen kita akan meningkat. Dan kita akan tersenyum puas. Insya Allah. Amin.

 

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in ABOUT TANAMAN PADI, SHARE ILMU. Bookmark the permalink.

12 Responses to AYO SELAMATKAN BUMI

  1. Tono says:

    Alhamdulillah… P.Nurman mengingatkan kita semua. Jgn lelah mengingatkan kami semua pak. Karna kami sering khilaf hanya mementingkan Tonase dan mengabaikan kesehatan Lingkungan.

  2. dedi sumarna says:

    salam kenal pak nurman,awalnya dulu sempat gak pede dengan petisida buatan sendiri.tapi ternyata khasiatnya bagus juga,karena sebelumnya terbiasa menyemprot dengan pestisida kimia.gak afdol rasanya klo gak pake kimia,tpi setelah mentok dengan datangnya hama dan penyakit akhirnya membuat saya sadar.dan alhamdulillah di op banyak referensi pembuatan pesnab,mksih pak nurman

  3. fahmi says:

    Salam kenal pak, saya fahmi.
    terima ksh atas tulisannya jd menyadarkan kami

  4. avi says:

    beberapa pestisida organik dan agensia hayati jg g kalah ampuh dg pestisida kimia daya knock outnya jg cepat,contoh akar tuba,biji kluwek mentah,biji bengkoang,biji ketela pohon,buah entut entutan,saccharopolyspora spinosa dll.Hati hati pemakaian dg ekstrak biji ketela pohon,akar tuba dan buah entut entutan krn bila terhirup menyebabkan pusing,mual dan kalau parah bs pingsan

  5. Parwito says:

    Dengan kondisi yang demikian, maka sudah saatnya kita:

    Tau Sadar Siap
    Aku tau sadar dan siap melakukan
    Aku tau sadar siap
    Siap sadar tau
    Aku tau, sadar dan siap melakukan

    Tau dengan kondisi yang terjadi dengan bumi ini terutama lahan-lahan pertanian kita sebagai penghasil bahan baku yang kita konsumsi. Dengan begitu, kalau kita sudah siap dengan tujuan kita, maka lakukanlah meskipun itu hal kecil tapi dilakukan dengan konsisten, setia dan terus menerus niscaya kita akan memperoleh/menuai apa yang kita tanam. Semoga

    Terima kasih

  6. suli says:

    Kebanyakan hanya retorika, perusahaan pestisida dunia melenggang santai masuk ke negara negara perkembang, sementara negara produsennya sendiri sudah lama melarangnya/di gunakan di negaranya.
    Kita masih hingar bingar dengan hadiah traktor,tanki semprot, tv dan pembagian T-shirt, masih bangga budidaya instan,sim salabim,cepat hijau, tek sek, tonase, bernas tapi tidak sehat.

    • avi says:

      hehehe betul mas suli,sy aku itulah kelemahan kebanyakan petani kita dg sedikit iming iming membuat kita terpesona dan kian membudaya.Iklan pestisida dibuat sedemikian rupa hingga kebanyakan petani jd korban iklan

      • suli says:

        Mas Avi ….padahal traktor yang keluar hanya satu untuk 3-4 kabupaten sewilayah undian, kalau di wilayah mas yuri traktor ngaduk diuk alias banyak sampai kekurangan lahan, atau perdesa aja bantuan dari pemerintah 2 buah, belum milik pribadi.di mana menariknya sebenarnya???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s