BURUNG DAN TIKUS

Dari sekian banyak hama yang menyerang tanaman padi, saya melihat tikus dan burung adalah hama yang membuat para petani pusing 11 keliling,,,

Bagimana tidak ?

Tikus adalah hama yang mengancam semua fase tanaman. Dari mulai benih, bibit, dipersemaian, sebelum fase vegetatif, dll. Semua bisa saja diembat sama si tikus tsb.

Kalau burung, mulai menyerang sewaktu penyebaran benih ke tempat persemian, fase masak susu dan bulir sudah masak.

Hama-hama tsb sebetulnya berjumlah 2 saja : laki-laki dan wanita. Cuma sayangnya, teman-teman mereka berdua saja yang banyak.

Sudah banyak usaha yang dicoba tapi ke-2 hama ini agak/sulit untuk dikendalikan.

Tapi ternyata, ada cara yang bisa digunakan ntuk mengendalikan ke-2 hama tsb. Boleh dibilang “two in one” : dua hama dengan satu cara.

Ini jelas luar biasa. Satu aplikasi/perlakuan tikus dan burung bisa dicegah.

Mau tahu bagaimana caranya ?

Tunggu kisah selanjutnya,,,,,,

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in SEPUTAR PETANI. Bookmark the permalink.

13 Responses to BURUNG DAN TIKUS

  1. cahyo says:

    Wah ini yg ditunggu2. aku pernah baca keduanya bisa diatasi dengan asap cair. Tapi untuk tikus menggunakan fogger, untuk burung dgn cukup ditaruh di kaleng2 kecil. Tapi belum pernah nyoba sih, soalnya belum punya fogger.

  2. Tarso says:

    Waduh, kog masih bersambung,pak? Sawahku dah hampir dapat mendali. Tinggal pinggirnya saja. Tengahnya bolong. Hampir tiap malam bawa senapan angin berburu si tikus. Mohon bantuan ilmunya,pak.

  3. wong sae says:

    Waduh koq gk skalian ditrusin to mas. Rasanya kayak makan tanpa minum.

  4. suli says:

    Kaya togel, tebak tebakan…..
    pinginku burungnya burung hantu, tikusnya ya tikus

  5. cantrik says:

    Kata mbah Sutar, kalau cuma sedikit yang dihajar, ikhlaskan saja. susah mbah..hihihi.

  6. Tanam padi dalam gedung kayak di jepang,,, bebas burung bebas tikus bebas hama…. 🙂

  7. rudy sikabayan says:

    gak pake lama mas NURMAN,,,,,,,,,,,,,,,,,

  8. Tono says:

    Ikut Guyon gan. Pasang bau bauan yang menyengat aja.. Seperti urine manusia atau kohe manusia. Taruh dlm botol lubangi kecil2, tancapkan pd jarak tiap 3 meter, jdi yg lari tdk hanya tikus dan burung, entar yg punya sawah, tetangga sawah, saya rasa lari terbirit2.. Ha.ha.ha skali lagi, maaf.. Meniko namung guyon.

    • suli says:

      Jangan salah kohe manusia bisa di angkat sewaktu kemarau dan di kakukan dekomposer yang sebelumnya di urug dulu dengan sekam padi, saya sendiri memanfaatkan 3 septiktank setiap musim kemarau, dan cukup 1 ton/ha.

  9. Tono says:

    Iya p.SULI.. Aku percaya 100% ama bpk, walaupun belum tatap pernah muka. Dah ada yg cerita tentang bpk.
    Lanjut pak.. Kalo Allah mengijinkan, aku ingin belajar langsung ke pak.SULI, p.Nurman, P.Avi, dan semua anggota kopdar.. Salam kenal semuanya.

  10. Aliyah says:

    Ass iya bagai mana mengatasinya si Hama tikus itu aku sampai kasih an sama anak si padi di gorogotin sitajam giginya itu wow tikus itu memang racun bagi tanaman padi yang sedang bergoyang tertebak angin,,,Wasalam Dari Alia,,

  11. Hartono says:

    Sekedar sharing untuk padi yg diserang hama burung,masukkan insektisida yg berbahan aktif “Dimetoat” 10 ml dalam botol plastik yg telah dilubangi kecil-kecil kemudian digantung pada kayu/bambu yg ditancapkan di sawah setinggi tanaman padi.Tancapkan bbrp botol sehingga botol-botol tsb bisa terkena angin & aroma dimetoat tsb menyebar maka burung-burung yg ada akan pergi & tdk mau mendekat.Selamat mencoba (Hartono 081332408619).
    Untuk mencegah serangan tikus sebaiknya kurangi penggunaan pupuk urea tambahkan pupuk NPK granul/cair + organik.

  12. efendy manan says:

    Betul pak Hartono…aroma pestisida jenis dimetot sangat menyengat….dan bisa juga dibantu dengan pita perak hasil limbah pabrik yg dipasang melintang di sawah,cahaya matahari yg terpantul dr pita yg bergerak2x tertiup angin itu yg membuat burung keder…ditempat kami penggunaan pita perak cukup efektif menakuti burung pipit yg akan hinggap…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s