BURUNG DAN TIKUS (2)

Tapi ternyata, ada cara yang bisa digunakan ntuk mengendalikan ke-2 hama ( burung dan tikus) tsb. Boleh dibilang “two in one” : dua hama dengan satu cara.

Ini jelas luar biasa. Satu aplikasi/perlakuan tikus dan burung bisa dicegah.

Mau tahu bagaimana caranya ?

Menurut saya, cara yang bisa digunakan adalah memanfaatkan tanaman tertentu.

“tanaman apa, mas nurman?”

Tanaman tsb adalah Orthosiphon aristatus

” tanaman apa itu mas?”

Tanaman tsb bisa disebut kumis kucing !!!

” kumis kucing? bagian apa yang bisa dimanfaatkan dan bagaimana caranya?”

Tanaman kumis kucing bisa dimanfaatkan buat apa saja. Tetapi, di sini uniknya. Dengan menanam kumis kucing di dekat sawah ( kalau bisa di pamatang sawah), maka burung dan tikus ada berpikir seribu kali untuk masuk  ke sawah kita,,,

” oh gitu ya, mas?”

Betul, kita akan membuat ke-2 hama tsb berpikir.

Begini ceritanya: sewaktu, burung dan tikus masuk ke lahan sawah kita, kemudian mereka melihat banyak “kumis kucing”. “Oh, banyak sekali kumis kucing di sawah sini. kalau kumisnya saja yang kelihatan maka bisa jadi kucing-kucingnya pada ngumpet ya. kalau satu kucing saja buat kita-kita pada takut” begitu pikir ke-2 hama tsb.

“apalagi bila banyak kucing yang ngumpet diareal dan berada di areal sawah. wah bisa berabe nih. cabut ah,,,” kata mereka lagi.

Heee, mereka akhirnya ngeloyor pergi,,,

Sorry teman-teman. Sudah lama, kita tak tertawa nih. Tertawalah sebelum tertawa tsb dilarang !!!

Nb: saya jadi teringat pengalaman sewaktu di NOSC – Nagrak Sukabumi. Ada banyak tanaman kumis kucing di tanam di dekat persawahan.

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in HAMA DAN PENYAKIT, HUMOR. Bookmark the permalink.

7 Responses to BURUNG DAN TIKUS (2)

  1. dedi sumarna says:

    wah boleh dicoba tuh.klo di sini tikus gk terlalu,tapi burung lumayan banyak

  2. Hahahahhahahaha…… ketawa dulu, perlu di praktekkan sayang sawah saya pematangnya sering hancur…tapi mau saya coba di sawah tadah hujan….🙂

  3. cantrik says:

    Mesem aja lah, mau ketawa kuotanya udah diborong mas Yuri.. ternyata oh ternyata, gampang.

  4. Agus siswoyo says:

    Di pematang..ditaroh aja kumisnya pak raden…pasti si unyil ehh si tikus takut

  5. parwito says:

    Selain kumis Kucing bisa juga dicoba buah Bintaro yang mengkal sampai matang (rasanya pahit dan aromanya tidak disukai tikus). Pohon Bintaro banyak di tepi-tepi sungai, kalau di sepanjang sungai Citandui dari Cilacap ke Kalipucang sangat banyak Mas Yuri, di kota-kota tanaman ini juga dijadikan sebagai pohon peneduh/penghijauan. Tanaman Kumis Kucing juga dapat digunakan untuk mengeluarkan batu empedu tetapi hasilnya batu pecah kasar dan kadang masih terasa sakit ketika keluar bersama urin.

    Terima kasih

  6. Tanam lidah buaya aja mas nurman… biar orangnya juga takut

  7. Jangan tanaman lidah buaya mas, sekalian aja lidah mertua. biar tikus sekalian orang orangnya pada kabur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s