MOL BAYAM

MEMBUAT MOL DARI BAYAM
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN di BANTEN )

Saya pernah melewati suatu jalan, dan itu membuat saya berhenti. Di pinggir jalan tsb, berserakkan banyak sekali buah maja. Ada yang buahnya masih hijau, agak kuning dan sudah kehitaman. Ya, bergeletak begitu saja,,,,

Gambar diambil dari internet

Pada saat yang sama, tak jauh dari tempat tsb, sekitar 20 meteran, banyak sekali pohon-pohon liar, salah satunya adalah bayam liar. Bayam liar tsb banyak sekali jumlahnya.

Kalau saja, para petani di daerah tsb mempunyai “ilmu tentang MOL”, dan dibarengi dengan kemauan. Maka tak mungkin puluhan bauh maja bergelar begitu saja. Demikian juga dengan banyaknya bayam liar tsb.

Padahal, ke-2 bahan tsb bisa dijadikan bahan dasar pembuatan MOL. Bahan-bahan tsb disediakan oleh lingkungan sekitar, bahan-bahan tsb boleh dibilang gratis. Dan kita tinggal menyiapkan satu bahan lagi yaitu air beras. MAka jadilah MOL yang sangat berguna bagi tanaman.

Pada tulisan sebelumnya, saya sudah menjelaskan MOL yang digunakan Mas Avi adalah MOL bayam. Tapi bukan bayam liar.

Menurut pengetahuan saya, MOL bayam liar lebih “tokcer” sebab tanaman ini mempunyai daya adaptasi yang luar  biasa. Tanaman ini bisa bersaing dengan rerumputan. Jelas di sekitar perakaran tanaman ini, ada keistimewaan tersendiri.

Cara Pembuatan MOL Bayam

Pertama, sediakan bahan-bahan seperti bayam sekitar 1 kg,  buah maja 2 buah yang sudah tua (isi warna hitam) dan 10 liter air beras.

Kedua, bayam dihancurkan ( bisa diblender/ditumbuk/dll ) kemudian dimasukkan ke dalam wadah. Masukkan juga 10 liter air beras.

Ketiga, ambil isi buah makja kemudian dihancurkan sampai lumat, dan dimasukkan ke dalam wadah tsb.

Keempat, tutup wadah tsb. Setiap hari, buka tutup wadah tsb dan diaduk. Maka dalam waktu sekitar 7-12 hari, MOL tsb sudah jadi. Hal ini ditnadai ada aroma khas dari wadah tsb.

Bagi para pembaca yang ingin mengetahui lebih jelas cara pembuatan MOL, silahkan baca tulisan Ayo Buat MOL.

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in MOL. Bookmark the permalink.

20 Responses to MOL BAYAM

  1. fahmi says:

    tx ats tulisannya mas nurman. mudah, murah dan cepat

  2. cempe says:

    wah kalau bayam disekitar banyak,tp kalau buah yang tidak ada,mungkin bisa diganti apa ya buah maja tersebut?

  3. Martono says:

    izin copas ya pak nur sama pak avi..mau nanya nih pak,pesnab apa yg bisa membunuh ngengat pak?makasih.

  4. cempe says:

    wah mantab ini,sayur bayam ada banyak,tebu juga ada disini,dipraktekkan untuk tanaman padi mt3 Cocok kelihatannya.

  5. avi says:

    Tp jgn kaget ya mas cempe,mol bayam aromanya maknyusss

  6. Martono says:

    ok makasih banyak atas info bahan2 pesnabnya ya pak Avi,kebetulan tadi pesenan biji kepayang tua udah datang dan sy mau coba menanamnya,untuk melengkapi tanaman2 pesnab yg sy tanam disamping gubuk sy,….sip 1x lg makasih pak.

  7. avi says:

    tp kepayang berbuahnya lama lho pak,hehehe hrs sabar menunggu tanpa jemu

  8. arjunadi says:

    Assalamu’akum wr wb , salam kenal buat bapak2 , mas2 semua terutama yang punya rumah pak Nurman, alhamdulillah saya menemukan blog ini untuk belajar bertani . setelah menjadi pekerja kantoran selama 15 thn, dengan semangat berwirausaha dibidang pertanian dan tanpa pengalaman bertani (krn dulu gak mau jadi petani🙂 ), di awal thn 2013 saya memutuskan untuk total menjadi petani dengan menggarap lahan 1 H .
    pada Masa Tanam 1 hasil tanam panen padi cuman 2.3 ton (krn kena potong leher) , harga Gabah Rp.3.050/kg . pada masa tanam ke 2 hasil panen naik sedikit 2.7 ton , dan alhamdulillah harga gabah juga naik Rp4.000/kg . dan untuk yg ketiga ini kami tanam kedelai .
    Sambil mempelajari satu per satu artikel dalam blog ini agar masa tanam tahun depan hasil panen saya seperti cita2 sedulur tani semua ( 10-12 Ton/H) yang ingin saya tanyakan adalah :
    1. sebagai petani pemula dan banyaknya artikel di blog ini dari mana saya harus memulai belajar di blog ini agar terbebas dari ketergantungan pupuk kimia dan mengembalikan kesuburan tanah kami.

    matur suwun
    wassalam

    • avi says:

      salam kenal jg pak arjuna,belajar dr kekurangan dan kelemahan serta pengalaman pak.Tetap semangat dan maju terus pak

    • NURMANIHSAN says:

      Salam kenal juga pak arjunadi
      wah hal tsb adalah luar biasa pak. kalau menurut istilah pak iqbal gerai dinar: bapak tlah “berhasil membakar perahu lama” dan tlah membuat perahu baru yg menjanjikan.
      Mengapa demikian? sebab sangat2 sedikit sekali yg bisa melakukan hal tsb. Semoga sukses selalu pak,,,
      Selamat bergabung pak !!!

      Dari mana memulainya? Insya Allah, nanti akan saya buat tulisannya. Semoga Allah SWT memudahkan saya buat melakukannya. Doakan ya pak. Tks

  9. arjunadi says:

    Terima kasih mas avi , tetap semangat mas untuk terus belajar mas , dan mohon bimbingan dan sarannya yaa . setelah panen yg kedua kemarin saat ini saya tanami kedelai wilis mas . mohon infonya mas , juga dari para suhu dan senior semua berapa hasil per/Hektar yg paling bagus untuk kedelai wilis . dan perlakuan / pupuknya bagaimana ??
    terima kasih

  10. Parwito says:

    Salam kenal mas Arjunadi, guru yang paling bijak dan tanpa tendensius apa-apa adalah pengalaman yang kita semua peroleh. Apa yang dishare diblog ini adalah semua pengalaman yang diperoeh teman-teman agar yang lain bisa saling belajar satu sama lainnya, belajar saling menguatkan dan saling mempertumbuhkan. Yang paling utama menurut saya sudah Tau, Sadar dan Siap. Tau apa yang akan dilakukan dan tujuan, Sadar dengan pilihan dan Siap dengan segala resiko yang akan dihadapi. Lakukan secara konsisten, setia dengan hal-hal kecil dan lakukan hal yang kecil engan cara yang besar. Salut atas pilihan Mas Arjunadi dan berbangalah untuk menjadi petani yang bermartabat. Insya Allah saya siap membantu.

    Terima kasih

  11. Legiman says:

    Assalamu’alaikum pak nurman, mau nanya utk buah maja di tempat saya sulit sekali di dapatkan, kalo di ganti dengan gula atau molase brp ukurannya? Dan utk air berasnya bisa di ganti dgn tepung beras tidak? Terima kasih

  12. Legiman says:

    Assalamu’alaikum pak nurman, mau nanya utk buah maja di tempat saya sulit sekali di dapatkan, kalo di ganti dengan gula atau molase brp ukurannya? Dan utk air berasnya bisa di ganti dgn tepung beras tidak? Dan bagaimana pengaplikasiannya, ma’af ya pak pertanyaan bnyak, maklum saya baru belajar tani, baru panen 1 kali, kemaren cuma bisa panen 1,1 t/2500m
    Dan skrg mau beralih ke organik,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s