KISAH SEPULUH BUTIR NASI

Kisah sedih nasi sisa

Ada beberapa anak yang sedang makan siang di suatu tempat. Bagi anak-anak ( dan tentunya bagi kita juga), dalam soal makan, biasanya selesai makan, ada beberapa butir nasi yang tertinggal di piring. Betul. Masih ada nasi tertinggal di piring. Kita sebut saja nasi sisa.

Kalau dihitung, mungkin ada sekitar 10-20 butir nasi tergeletak di piring mereka. Begitu juga yang terjadi dengan anak-anak lain. Anak-anak kita. Begitu juga yang terjadi pada kebanyakan manusia, termasuk kita yang sudah dewasa,,,

Dalam suatu resepsi pernikahan, akan kita dapatkan banyak piring yang masih terdapat nasi-nasi yang tersisa. Saya pribadi, sering melihat banyak piring yang masih penuh dengan nasi di acara-acara tsb. Begitu miris di hati ketika melihatnya.

Ya betul, banyak sekali nasi-nasi sisa di piring-piring tsb, ketika banyak insan yang selesai makan di acara tsb. Begitu juga dengan acara-acara sejenis. Dan juga di warung-warung makan,,,,

Kalau kita cari digoogle tentang kisah sebutir nasi, akan banyak banyak pelajaran yang bisa kita dapatkan.

Hitung nasi dengan cara matematika

Sekarang mari kita hitung secara matematika. Kalau selesai 1 kali makan saja, ada nasi sisa 3-4 di piring. Maka dalam 1 hari ( 3 kali makan ) akan ada 9-12 nasi sisa. Kita ambil rata-rata saja, akan ada 10 nasi sisa per orang/hari.

Dengan demikian, berapa nasi yang terbuang per hari bila dikalikan dengan jumlah penduduk Indonesia yang banyak ini.

Penduduk Indonesia dan nasi sisa

Tahun tahun 2013 ini,  jumlah penduduk Indonesia sekitar 250 juta. Maka dengan nasi sisa 10 butir/hari akan didapatkan angka sbb: ada 2.500.000.000 butir nasi sisa per hari. Ini belum termasuk nasi sisa yang berada di panci masak/magic jar/dll.

Bayangkan, ada sekitar 2,5 milyar nasi sisa yang ada di Bumi Pertiwi tiap hari !!!

Berapa kg nasi yang terbuang

Pada tulisan saya sebelumnya tentang “beras dan rokok”, saya sebutkan bahwa untuk menghasilkan 1 kg beras (yang akan dimasak jadi nasi) dibutuhkan sekitar 2 kg GKP. Untuk mendapatkan 1 kg beras dibutuhkan sekitar 2.000 gram GKP.

Pertanyaannya adalah : 2,5 milyar nasi sisa tsb, berapa berat banyaknya ???

Kita ambil contoh, misalkan berat per 1.000 butir  gabah kering panen (GKP) adalah 30 gram. Maka berat 300 gram sekitar 10.000 butir. Maka Berat 3.000 gram (3 kg) sekitar 100.000 butir.

Karena yang kita cari adalah 2 kg GKP, maka jumlah gabahnya adalah 2/3 x 100.000 bulir

= 66.666 bulir gabah

Jadi, untuk mendapatkan 1 kg beras (nasi) dibutuhkan sekitar 66.666 bulir gabah !!!

Kalau ada 2,5 milyar nasi sisa (tentunya beras) per hari yang terbuang dari piring-ppiring masyarakat kita, itu artinya berapa kg/ton yang terbuang ?

= karena 1 kg beras/nasi = 2 kg gabah, maka

= 2.500.000.000 nasi sisa = 5.000.000.000 bulir gabah !!!

= 2,5 milyar nasi sisa = 5 milyar bulir gabah

= 5.000.000.000 dibagi 66.666

= 75.000 kg GKP

= 75 ton GKP

Bayangkan dengan nasi sisa 10 bulir per hari saja, maka itu artinya masyarakat kita membuang beras/nasi sekitar 75 ton/hari.

Itu baru 1 hari, kalau sebulan berarti sekitar 2.250 ton per bulan.

Kalau setahun nasi sisa yang kita buang sekitar 27.375 ton.

Itu kalau 10 nasi sisa. Kalau 20 nasi sisa bisa 2 kali lipatnya: 150 ton/hari, 4.500 ton/bulan dan 54.750 ton/setahun. Belum lagi, kalau ada nasi sisa lebih dari jumlah tsb. Belum lagi, nasi sisa yang menempel pada panci masak/magic jar/dll. Entah berapa, jumlah nasi sisa yang ada.

Ingat, ini baru di Indonesia saja. Belum negara-negara lain di dunia !!!

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in ABOUT TANAMAN PADI, SHARE ILMU. Bookmark the permalink.

4 Responses to KISAH SEPULUH BUTIR NASI

  1. Anehnya sekarang kalau ada pengemis minta minta di kasih makan ngga mau,,, malah mintanya duit….

  2. dedi wong kutho says:

    alhamdulillah sejak jadi petani klo jadi makan selalu habis

  3. abimanyu says:

    Makan sebelum lapar, berhenti sebelum kenyang. Kalo dipraktekin sisa nasi bisa 0. Jadi saat ambil nasi kita bisa sesuaikan kebutuhan perut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s