MEMBUAT PGPR

PEMAHAMAN TENTANG PGPR
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN di BANTEN )

Tanaman-tanaman unik dan istimewa

Coba kita lihat dan perhatikan beberapa tanaman yang punya keunikan dan keistimewaan tersendiri. Misalnya bayam liar, putri malu, alang-alang, pohon bambu, tanaman sereh, tanaman alfaafa, dll.

Tanaman-tanaman yang saya sebutkan di atas, menurut saya: punya keunikan dan keistimewaan tersendiri di perakarannya.

Tanaman Bayam Liar

Saya ambil contoh tanaman bayam liar. Tanaman ini mudah tumbuh, cepat subur dan mudah menyebar, walaupun hidup di daerah ekstrem (kering) sekalipun. Mudah berkembang walau di daerah minim hara sekalipun.

Tanaman ini selain mudah tumbuh, mudah berkembang biak pula. Sehingga banyak kita jumpai  di mana saja, bahkan hidup dengan bebas di pinggir-pinggir jalan. Dan hebatnya, meskipun di musim kemarau banyak kita jumpai tanaman ini.

Tanaman bambu

Demikian pula terjadi padi tanaman/pohon bambu. Tanaman ini mampu hidup dengan rindangnya meskipun musim kemarau datang. Akar tanaman ini pun mampu menyerap air dengan baik. Di saat yang sama, akar tanaman dapat menetralisir air dengan baik. Sehingga, apabila kita buat sumur di sekitar perakaran tanaman bambu, kemungkinan besar, airnya akan bening.

Belum lagi, di perakaran tanaman ini, banyak kita jumpai mikroba-mikroba baik. Bila kita ingin membuat MOL dari nasi, maka kita bisa meletakkan di dekat tanaman bambu ini. Makanya, proses pembusukan daun bambu akan cepat terjadi bila jatuh berada di bawah pohonnya.

Coba kita lihat di bawah pohon bambu, perhatikan gulma-gulma atu tanaman lain yang ada di sekitar tsb. Maka akan sangat jarang kita temui. Itu artinya ada hubungan yang harmonis antara akar tanaman ini dengan mikroba-mikroba tertentu sehingga bisa melakukan hal tsb.

Dan sekali lagi, tanaman-tanaman yang saya sebutkan di atas  mempunyai sistem perakaran dengan keunikan dan keistimewaan tersendiri,,,,

Apa keunikan dan keistimewaannya?

Keunikan dan keistimewaan tanaman-tanaman tsb menurut saya adalah karena hal ini : akarnya.

Sistem perakaran tanaman tsb mampu mengundang mikroba-mikroba untuk datang dan diajak bekerja sama. Sehingga terjadi proses saling menguntungkan bagi ke-2 belah pihak. Inilah yang dalam bahasa pertanian disebut kerja sama mutualisme.

Dengan keunikan dan keistimewaan perakaran yang mampu mendatangkan dan mengumpulkan mikroba-mikroba menguntungkan lah tanaman ini dapat hidup di daerah ekstrem sekalipun (kemarau panjang, miskin unsur hara, dll).

Bahasa sederhananya: tanaman yang perakarannya cocok buat hidup mereka sehingga para mikroba ini dengan sukarela mau datang ke akar tsb.

Dengan adanya mikroba-mikroba menguntungkan itulah, tanaman bisa mendapatkan unsur N dari fiksasi nitrogen yang dilakukan oleh mikroba/bakteri tertentu. Demikian pula dengan bakteri-bakteri yang lain yang sanggup melarutkan unsur kalium, fosfor, dll.

Tanaman pangan masa depan

Menurut saya, kedapannya bila kita ingin swasembada khususnya tanaman padi, maka para peneliti pertanian harus fokus pada kaidah di atas. Tanaman padi yang mempunyai perakaran yang cocok dengan tanaman-tanaman yang saya sebutkan di atas.

Perakaran yang cocok adalah perakaran yang mampu mendatangkan para mikroba dengan sukarela untuk bekerja sama. Perakaran tanaman padi yang membuat para mikroba datang sendiri karena cocok dengan hidupnya.

Sehingga, tanaman padi kedepannya akan sedikit membutuhkan pupuk dari kita, sebab tanaman tsb sudah mandiri dalam masalah tsb.

Pupuk MA-11 dan Pupuk P2000Z

Kita sudah mengenal ke-2 pupuk di atas. Ke-2 pupuk tsb mengambil konsep tanaman-tanaman dengan perakaran yang unik dan istimewa. Karena Pupuk MA-11,  sebagian dari mikrobanya diambil dari perkaran tanaman alfaafa.

Demikian pula pupuk P2000Z, si penemu mengambil bakteri tertentu di perakran tanaman yang tumbuh subur di rawa gambut. Timbul ide: pasti ada yang istimewa di perakaran tanaman ini. Akhirnya diisolasi bakterinya. Diramu dengan bakteri lain, jadilah pupuk P2000Z.

Jadi kita pun sebetulnya mampu menemukan tanaman yang istimewa seperti tanaman-tanaman tsb. Wah pasti ada yang istimewa di tanaman ini.

Masalahnya, kita tidak tahu caranya melakukan apa yang telah dilakukan para penemu-penemu tsb.

Mengenal PGPR

Bila kita tidak bisa melakukan hal di atas, kita tidak/belum bisa melakukan “isolasi” bakteri yang kita inginkan. Apa yang bisa kita lakukan bila melihat ada tanaman yang seperti di atas, mas nurman?

Menurut saya: ada.

Dan cara pun mudahnya. Siapun pasti bisa melakukannya. Dan itulah yang kita sebut dengan konsep membuat PGPR. Jadi, kita buat PGPR.

Bersambung,,,

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in ABOUT TANAMAN PADI, SHARE ILMU. Bookmark the permalink.

5 Responses to MEMBUAT PGPR

  1. fahmi says:

    Aq nyimak ja. Ditngg lnjtanya mas nurman.tx

  2. efendy manan says:

    Untuk membuat larutan PGPR memang jalan termudah,tercepat dan terpraktis utk membuat “pupuk hayati” skala petani,karena tidak membutuhkan alat,biaya dan teknologi yg njelimet.Kita tinggal mengidentifikasi tanaman apa disekitar kita yg tumbuh subur di lahan yg minim hara pastilah disitu terdapat mikroba yg hebat.Dan saya yakin tidak sulit karena Indonesia adalah negara terkaya kedua setelah brazil dengan keanekaragaman hayati…tinggal kita saja mampu atau tidak mengkreasinya menjadi lebih bernilai…saya sedikit mengutip apa yg disampaikan oleh Prof Rhenald kasali yg disampaikan pada seminar yg saya ikuti td siang atas undangan mas Parwito.Jika satu pintu tertutup pastilah ada pintu-pintu lain yang akan terbuka…Prinsip trial and error inilah yg harus dimiliki petani kita.

  3. chandratama says:

    pupuk hayati memang menakjubkan pak, saya baru bergelut dengan pupuk hayati dengan 14 strain mikroba aktif. Hasil luar biasa untuk kualitas padi mitra petani saya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s