PARA PENGEMIS

PENGEMIS MUKA TENGKORAK
Penulis : Nurman Ihsan, SP

Kata Dasar Pengemis

Di dalam Bahasa Indonesia, biasanya suatu kata tertentu begitu mudah dicarikan kata dasarnya.
Misalkan saja: membantu, kata dasarnya bantu.
Menulis, kata dasarnya tulis.
Memahat, kata dasarnya pahat.
Merokok, kata dasarnya rokok, dll.

Akan tetapi, ada beberapa kata yang sulit juga dicarikan kata dasarnya, seperti pengamen, pengemis, sll.

Kita fokus di kata pengemis. Apa kata dasarnya pengemis?
Mungkin ada yang jawab: ngemis
Menurut saya ini kurang tepat.
Setahu saya kata dasar pengemis adalah kamis. Ya nama itu adalah nama hari.
Saya pernah dapat info tsb dari seorang ustadz Rahmat Abdullah (almarhum) dari Pondok Gede – Bekasi.

Asal Mula Kata

Ternyata, ini berkaitan erat dengan keberadaan pondok pesantren dengan masyarakat setempat. Dahulu, ketika pondok pesantren berada di pelosok-pelosok daerah, biasanya ada kerja sama dengan masyarakat setempat. Masyarakat setempat membantu keberadaan pondok tsb.

Tiap pekan biasanya pihak pondok akan “turun gunung” untuk mengambil bantuan berupa sedekah/infaq/dll dari masyarakat. Biasanya dalam bentuk beras atau bahan pangan lainnya.
Ternyata, waktu “turun gunung” para santri pondok tsb terjadi tiap hari kamis.

Dari kejadian tsb, maka bantuan masyarakat yang namanya sedekah/infaq lambat laun terjadi perbedaan/pergeseran bahasa. Ketika para utusan pondok datang, maka ada sebagian penduduk yang sempat berkata: “kamis kamis kamis atau “oh ya kamis”,”.
Akhirnya lambat laun jadi: “ayo ngemis ngemis ngemis”.

Maksudnya: ini hari kamis ayo bantu utusan pondok.

Pergesaran Makna

Entah mengapa, sekarang ini kata “ngemis” terjadi pergesaran makna. Awalnya, kata “ngemis” adalah istilah hari yang dikhususkan oleh masyarakat setempat untuk membantu berupa sedekah/infaq/dll buat pondok pesantern/lembaga.

Sekarang kata “ngemis” diartikan sebagai orang/individu yang meminta-minta.

Saya ingat, ketika saya masih kecil, yang disebut pengemis adalah seseorang yang membawa karung berisi beras. Jadi, penduduk waktu itu hanya memberikan beras saja. Ukurannya biasanya segelas.

Sekarang ini, jaarang kita temui, ada pengemis yang diberikan beras oleh masyarakat. Dan juga para pengemisnya “nga mau” dikasih beras.

Pengemis sebagai profesi

Dalam pekan ini, ada kejadian yang istimewa pada kisah pengemis ini. Di Jakarta Selatan, ada pengemis yang tertangkap karena dirazia dengan membawa uang sebesar Rp 25,448,000. Dia membawa uang cast 25 juta lebih.

Uang tsb hasil ngemis selama 15 hari. Berarti 50 juta lebih sebulan. Jadi, dalam sehari dia dapat sekitar 1,7 juta. Mungkin saja dia tidak sendiri, tapi dia punya “team work”.

Kita pun sudah banyak mendengar kabar tentang adanya pengemis-pengemis yang hidupnya “tajir” di desanya.

Pengemis di akhirat

Ketika seseorang dalam kondisi darurat, boleh saja dia melakukan hal ini: mengemis. Artinya setelah kondisinya tidak darurat, dia berhenti dari kegiatan ngemisnya.

Akan tetapi, ketika para pengemis menjadikan ini sebagai profesi hidup -karena mudah dan tidak butuh banyak modal- maka ingatkan akan hal yang satu ini.

Ada hadist Nabi Muhamad SAW yang berbunyi begini:
“Ketika seseorang itu terus-menerus suka meminta-minta kepada orang lain (profesi pengemis). maka pada hari kiamat datang, di wajah pengemis tsb tidak ada sepotong dagingpun.” (HR. Al-Bukhari no. 1474 dan Muslim no. 1725).

Dengan penjelasan di atas, bisa dibilang para pengemis akan datang di hari kiamat dalam keadaan muka tengkorak. Ya, pengemis dengan muka tengkorak,,,

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in SHARE ILMU. Bookmark the permalink.

One Response to PARA PENGEMIS

  1. fahmi says:

    wow kalo ada judiul film pengemis muka tengkorak bkl rame dong

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s