POTENSI INPARI 23

MENGENAL POTENSI INPARI 23
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN di BANTEN )

Padi Inpari 23

Belum lama ini, saya bersama Haji Ely berkunjung ke rumah Haji Asmat. Tujuan kunjungan kami ke sana adalah ingin melihat penampilan padi inpari 23 . Kebetulan, padi inpari ini dalam beberapa hari ke depan akan dipanen. Padi inpari 23 merupakan salah satu padi aromatik yang dilepas pemerintah tahun 2012.

Saya juga pernah melihat penampilan fisik tanaman inpari 22 – 30 pada tahun 2012 di BB Sukamandi. Salah satunya adalah inpari 23 ini.

Bersama Ketua KTNA Jayanti

Sesampainya di sana, di rumah Haji Asmat, kami bertemu dengan ketua KTNA Kecamatan Jayanti Pak Purwa dan wakilnya. Setelah berbincang-bincang seputar persoalan pertanian, tak lama setelah itu kami menuju lokasi ditanamnya inpari 23.

IMG05435-20140326-1047

Menurut pak haji asmat, padi inpari 23 ini akan dipanen beberapa hari lagi. Sesampai di sawah, biasanya saya mengamati tanaman ini. Biasanya, kalau padi menjelang panen, yang pertama saya amati adalah daun bendera, posisi malai, panjang malai dan jumlah bulir.

Malai Padi

Secara pribadi, saya suka dengan penampilan padi ini. Daun bendera tegak panjang, posisi malai agak tertutupi daun bendera sehingga agak aman dari burung.

Untuk panjang malai sekitar 25-28 cm. Potensi jumlah bulir berdasarkan literatur dari Litbang Pertanian adalah 231 bulir.

Setelah menemukan apa yang saya cari, saya petik 2 malai istimewa dari padi inpari 23 ini , salah satu malainya saya hitung.

Malai Inpari 24

Malai Inpari 24

Setelah saya hitung, malai ini mempunyai pola malai sbb:
1- 31
2- 46 30 33.
3- 37 42 41 43
4- 36 39
5. 30
6. 29
7. 20
8. 17
9. 16
10. 12
Totalnya 502

Jumlah bulirnya bisa mencapai 502, bahkan mungkin ada bisa lebih dari itu. Tapi perlu diingat, ini hanya sebatas potensi saja. Bahwa tanaman ini punya potensi mengeluarkan jumlah bulirnya per malainya secara maksimal.

Malai Ideal
Di dalam areal sawah, saya pernah juga pernah mendapatkan malai yang ideal -menurut saya pribadi-. Malai ideal tsb menurut saya adalah panjangnya maksimal 30 cm, jumlah bulir mencapai 250 – 350 bulir per malai, bentuk gabah panjang lonjong, malai rapat sebab ranting malai panjang.

Nah malai inpari 23 ini bisa dibilang seperti pendapat saya, cuma sayang bulirnya tidak panjang lonjong, apalagi beratnya sekitar 26 gram per 1.000 butir.

Padi Aromatik

Kalau melihat kadar amilosanya sekitar 17 %, maka nasi ini sangat pulen. Apalagi, ada padi ini jenis aromatik. Maka bisa dibayangkan bila kita makan nasi ini dengan lauk ayam bakar,,,,

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in BENIH UNGGUL PADI. Bookmark the permalink.

22 Responses to POTENSI INPARI 23

  1. rasyidin says:

    Wah….jgn lupa mas nurman, sambelnya yg agak pedas pasti seru banget santapannya. Benihnya bisa di dapat dimana nih mas ?

  2. hendy ngk says:

    dulu saya pernah tanam padi wangi yg cirinya mirip 64, ktika di slep ada beras merahnya sdikit. kira2 jenis apa y. m nuwun.

  3. efendy manan says:

    Inpari 23 memang menjanjikan di sisi ketahanan hama penyakit dan potensi hasil…layak dijadikan alternatif pengganti Sintanur yg telah 10 tahun ditanam petani kita……

  4. wisnu kuple says:

    mudah-mudahan inpari 23 saya mampu menghasilkan panen maksimal seperti keterangan diatas,ni masih 40 hst amin….

  5. Akew says:

    assalamu’alaikum….
    Mas nurman, saya mau tanya pontensi hasil inpari 23 9,2ton itu GKP atau GKG … Dan bentuk bulir padi inpari 23 sama seperti sintanur tidak???….

  6. widjo says:

    inpari23 udah nyampek area mdiun-magetan pa blm..?

  7. efendy manan says:

    Sabar dulu pak…..saya masih tanam Inpari 23 FS ….tiap perkembangan nanti kita share….

  8. Legiman says:

    Dulu saya pernah tanam impari tapi saya ga tau impari berapa? Anakkanya bnyak dan Malainya panjang tapi bulir ga berisi semua, alhasil tonase menurun bila di bnding dgn ciherang yg biasa saya tanam. Skrg lg nyoba varietas pepe sriputih.

  9. sugiyanto sugiyanto says:

    mas harga benih persaknya berapa? bisa pesan?

    Pada 5 April 2014 06.49, OKSIGEN PERTANIAN – Satu Tanaman Tumbuh dari Tangan Kita Kemudian Mengeluarkan Oksigen. Bila Kita Ikhlas , Berbuah

  10. bambang says:

    Rekan2 oksp Ada yang punya benih inpari 1?

  11. efendy manan says:

    Benih varietas Inpari 1 sudah lama release…sehingga di pasaran sudah sangat jarang bahkan tidak ada lagi.Bapak bisa cari langsung di BBPadi sukamandi.pasti punya koleksi varietas tersebut

  12. jembar says:

    Asallam….wrb pa efendy sya mau nyoba inpari 23 apa bapa masih punya stok benihnya ? Saya mau 10 kg .

  13. efendy manan says:

    Ada yg menarik mengenai inpari 23 ….kebetulan saat ini saya menanamnya dan sudah mulai merunduk…varietas ini lbh tahan rebah drpd sidenuk dan ciherang…dan malai berbulir rapat dan pengisiannya lbh bgs drpd padi jenis malai rapat lainnya..semoga saja bisa terisi penuh di saat cuaca skr yg kurang bersahabat…..amin

  14. muchlison says:

    assalamu alaikum,di daerah saya sulit menemukan bibit2 padi yg unggul selain IR64 dan ciherang,dimana bisa kami dpatkan benih padi unggul tersebut,dalam 1hektar sawah membutuhkan berapa kg pupuk,wassala

  15. cari says:

    Kbetulan saya lgi tanam varietas inpari 23, betul malainya panjang trus bulir padinya banyak. Pada usia 53 hst sdah mulai keluar malai. Tp blum tau hasil panennya, skrg baru 65 hari hst.

  16. Yhoez Rhan says:

    cara pesan inpari 23 gmn caranya dan berapa harganya ..? dan untuk jenis bibit terbaru apa aja tolong di share..

  17. agus says:

    untuk inpari 23 tahan hdb ndak pak efendi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s