HARGA BBM NAIK

Harga minyak mentah dunia

Di Bulan November, coba tengok berapa harga minyak mentah dunia? sedang naik atau sedang turun ya?

Wah, TERNYATA pada bulan November ini harga minya dunia sedang turun. Bukan sebatas turun, tapi sudah terjun bebas. Harganya berada pada kisaran sbb: sumber http://www.seputarforex.com/data/harga_minyak/

Komoditas Harga +/- +/- %
Crude Oil (Brent) 79.41 +1.92 +1.92
Crude Oil (WTI) 75.82 +1.61 +1.61

Dengan harga tsb, harga minyak mentah dunia berada pada TITIK PALING RENDAH DALAM BEBERAPA TAHUN TERAKHIR INI.

Kebijakan Aneh bin Ajaib

Biasanya, pemerintahan rezim-rezim sebelumnya, akan menaikkan harga BBM dikala harga minyak mentah dunia sedang naik, bisa di atas 100 dollar per barel. Bahkan pernah tembus 120 dollar per barel.

Nah, pemerintah baru kali ini punya kebijakan aneh, justru di kala harga minyak dunia turun bebas, malah menaikkan harga BBM. Di mana logikanya ya???????

Menurut Ketua Komisi VII DPR Kardaya Warnika, keputusan pemerintah tersebut akan menjadi yang pertama kali dalam sejarah Indonesia, di mana kenaikan harga BBM bersubsidi dilakukan di saat harga minyak dunia justru sedang terjun bebas.

“Selama ini kenaikan harga BBM itu belum pernah dilakukan saat harga minyak dunia turun, jadi ini pertama kali dan aneh,” kata‎ Ketua Komisi VII DPR RI, Kardaya Warnika di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (15/11/2014)

Kerja Kerja dan Kerja

Ada yang komentar kepada saya, bila baru jadi presiden baru seumur sawi, kemudian kerjanya masa cuma menaikkan harga BBM, siapa juga bisa. Seharusnya, buktikan lewat kerja kerja dan kerja dulu beberapa tahun, kuasai sumber alam yang ada, yang selama ini dikuasai asing. Buat kebijakan penyelamatan aset-aset yang menguasai hajat hidup orang banyak.

Kalau begitu, dimana slogan yang selalu didengungkan pemerintah kepada rakyatnya: Kerja kerja dan kerja. Wong belum kerja saja sudah menyengsarakan rakyat,,,,

“hidup kedepannya, semakin berat ya mas” begitu komentar beberapa teman

“harga-harga kedepannya, saya nga bisa ngebayangin deh”

Amanat UUD

Padahal amanat UUD sangat jelas, tugas pemerintah adalah menguasai cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak.

Begini bunyi amanat UUD 1945 pasal 33 ayat 2 dan 3

ayat (2) : Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara,

ayat (3) ; Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, 

Seharusnya, fokus kerja kerja dan kerja sang presiden adalah melaksanakan amanat UUD yang telah dibebankan kepadanya.

Agenda Asing

Di negara kita, karena sebagian besar minyaknya sudah dikuasi asing, maka pihak asing juga ingin bermain di sektor “eceran”. Pihak asing ingin juga bisa menjual minyaknya seperti pertamina. Menjual minyaknya melalui SPBU-SPBU.

Sekarang saja, sudah banyak SPBU-SPBU asing yang bermain di sektor “recehan”. Tapi karena harga bensin mereka dengan bensin bersubsidi jaraknya agak jauh, makanya bisnis “recehan” pihak asing tidak berjalan lancar.

Makanya, pihak asing “menekan” pemerintah agar menaikkan harga bbm bersubsidi agar selisih harga BBM tidak berbeda jauh. Pihak asing sih inginnya, agar pemerintah tidak memberikan subsidi kepada rakyatnya. Harga BBM sesuai mekanisme pasar.

kalau BBM di luar negeri tinggi, masih wajarlah, sebab pendapatan mereka juga tinggi. Lha kalau di negeri ini, pendapatan penduduknya rendah, masa mau disamakan juga harganya

Kata-kata pemimpim kita

Sekarang BBM telah naik. Akan tetapi dibalik kebijakan kenaikan BBM, siapa yang bisa jamin harga-harga tidak ikut naik? pasti naiklah sebab memindahkan barang butuh BBM. Apa jaminan dengan kenaikan BBM, rakyat miskin akan jadi sejahtera?

Bahkan mantan presiden RI, Prof. BJ Habibie yang pernah berkata:

“Kenaikan BBM, bisa membuat yang tadinya tidak miskin, malah jadi miskin”.

Saya masih ingat, pernyataan Jusuf Kalla di TV tempo hari, dan bisa jadi ada benarnya sekarang, dimana ia pernah mengatakan:

Bisa hancur negara ini kalau Jokowi Presiden”.

Beginilah, bila kita salah memilih pemimpin,,,, akibatnya kita yang tanggung deh

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in ABOUT TANAMAN PADI. Bookmark the permalink.

One Response to HARGA BBM NAIK

  1. Rijal says:

    Hmm… kalo harga minyak dunia naik saja, pemerintah secara riil belum melakukan subsidi, hanya berkurang keuntungannya, maka bisa dibayangkan berapa tambahan keuntungan pemerintah ketika menaikkan harga BBM disaat harga minyak dunia sedang terjun bebas.
    SUNGGUH KEBIJAKAN YANG BENAR-BENAR NYLENEH.
    btw, kita tunggu saja aksi berikutnya karena toh sebagai petani gurem (meminjam istilah Pak Suli) saya tidak bisa berbuat banyak, paling hanya nyetock beberapa liter solar dan premium untuk mesin pompa air, agar biaya budidaya tanaman pangan utama negeri ini bisa sedikit ditekan.
    Menyinggung sedikit tentang uraian diatas, khususnya UUD 1945 Pasal 33 ayat 3, sekarang banyak sekali mata air yang dikuasai perusahaan besar dan bukan negara, contoh: salah satu Mata air terbesar di kab. Klaten dieksplorasi oleh PT. Tirta Investama (Danone) dengan segala embel-embel Promosi, CSR dsb.
    So.. kembali ke petani gurem ini, apa yang terbaik bisa kita lakukan untuk menyelamatkan masa depan anak cucu kita di negeri tercinta ini?
    Apakah kita juga harus membeli dari perusahaan asing apa yang telah tersedia di bumi pertiwi ini, hanya karena kita keliru dalam memahami esensi dari menjadi “MANUSIA INDONESIA”?
    Walah..walah berat amat yang harus dipikirkan oleh baru seorang petani kecil saja, bagaimana dengan anda yang mempunyai wawasan yang jauh lebih luas, mohon pencerahannya..!
    Saya hanya berharap dengan begitu besarnya keuntungan pemerintah dari menaikkan harga BBM, mudah-mudahan dipergunakan untuk memperbaiki nasib masyarakat miskin (petani, nelayan, pedagang kecil dan kaum proletar lainnya).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s