BUDIDAYA PADI

TEKNOLOGI BUDIDAYA PADI VARIETAS IPB 3S
Oleh :Efendy Manan

Pihak Pemerintah belum lama ini panen raya padi IPB 3S sebanyak 9,4 ton GKG/ha di Karawang….

Begitulah headline beberapa media massa yang beberapa minggu yang lalu. Berita ini pula yang menjadi perbincangan dan menjadi trending topic bagi sebagian besar petani kita.Betapa tidak,varietas ini umurnya sangat genjah namun bisa menghasilkan malai hingga 400 bulir/malai dengan potensi hasil 11.23 ton GKG/ha. Selain itu varietas ini lebih tahan penyakit tungro,blas dan lebih tahan kekeringan. Sehingga tidak salah jika pemerintah melalui Kementrian Pertanian mensosialisasikan padi jenis ini untuk ditanam secara lebih luas di seluruh daerah di Indonesia.

Sebenarnya varietas ini sudah diperkenalkan 2 tahun yang lalu dalam expo memperingati 50 tahun berdirinya IPB namun baru tahun ini dilakukan tanam massal di lahan seluas 65 ha dan sebagian kecil petani kita sudah pernah menanamnya dengan berbagai hasil yang diperoleh seperti Bpk H.Faiz al Farizy dari desa Pujer Bondowoso beliau telah menanam IPB 3 S selama 3 musim dengan hasil yang lbh baik daripada jenis padi lainnya yang ditanam petani setempat.Beliau juga mengatakan IPB 3S bermalai panjang ditanam dan lbh genjah sehingga cocok ditanam didaerah beliau yang pada musim kemarau agak kesulitan air. Namun di sisi yang lainnya saya mendapat laporan beberapa petani yang menuai kekecewaan karena hasil panen tidak optimal dengan keluhan bulir tidak bisa terisi penuh hingga ke pangkal karena kurangnya pengetahuan petani terhadap Budidaya IPB 3S yang baik dan benar.

Oleh karena itu,saya mencoba menghubungi bapak Dr. Sugiyanta sebagai salah satu pakar budidaya Padi di Departemen Agronomi dan Hortikultura IPB untuk berbagi Teknologi Budidaya IPB 3S hingga dapat menghasilkan panen 9,4 ton GKG yang saya coba rangkumkan sehingga dapat diaplikasikan oleh petani kita sebagai berikut:

1.Persemaian
• Gunakan benih bermutu
• Sebelum disemai benih disortir dengan larutan garam,semai benih yang tenggelam dan buang benih yang melayang,cuci dengan air bersih sebelum direndam
• Rendam benih sehari semalam dan beri perlakuan fungisida
• Inkubasikan benih dalam karung basah sampai tumbuh bakal akar (melentis putih)
• Pengamatan dan pengambilan telur ngengat penggerek batang

2.Pengolahan Tanah
• Olah tanah sempurna dan rata
• Benamkan jerami
• Aplikasikan pupuk organik hayati (Bio organik ) 300 kg/ha 1-3 hari sebelum tanam

3.Penanaman
• Pindah tanam bibit pada umur 10-14 hari setelah semai
• Kondisi air pada saat tanam adalah macak-macak
• Jarak tanam yang digunakan adalah 20 x 20 cm dengan 2-3 bibit perlubang atau 20cm x 40cm x 15 cm,atau 25 cm x 35 cm dengan 3-4 bibit per lubang.
• Beri perlakuan pencelupan akar dengan probiotik

4.Pengairan
Teknik irigasi berselang atau intermitten.Air dialirkan ke sawah hingga tergenang sekitar 5 cm dan dibiarkan meresap habis ketanah kemudian air dimasukkan kembali.Pengeringan dilakukan saat pemupukan dan 10 hari menjelang panen.

5.Pemupukan
• Umur 5-7 hari setelah tanam (HST) dipupuk 100 kg NPK 15-15-15 /ha + 50 kg pupuk Urea /ha
• Umur 21 hst dipupuk 100 kg NPK 15-15-15 /ha + 50 kg Urea /ha
• Umur 35 hst dipupuk 100 kg NPK 15-15-15 /ha
• Pupuk silika dosis 1 L/ha/aplikasi disemprot pada umur 10 dan 30 hst.Diusahakan tidak ada hujan 4 jam.
• Berdasarkan rekomendasi setempat

6.Pengendalian Hama dan Penyakit
• Lakukan pengamatan setiap hari (terutama hingga umur 1 bulan) terhadap :
a. Keberadaan hama wereng dan telurnya di pangkal batang
b. Keberadaan ngengat (penerbangan) dan telur penggerek batang
c. Keberadaan kepinding tanah di pangkal batang
d. Keberadaan kupu-kupu dan ulat hama putih palsu
e. Dilakukan gerakan pengendalian hama tikus dan penerapan LTBS
f. Penyemprotan insektisida untuk penggerek batang dan wereng apabila diperlukan serta fungisida untuk kresek dan blas pada saat stadia bunting kecil dan setelah malai keluar merata.

7.Pemanenan
• Lakukan panen setelah sekitar 90% bulir padi menguning
• Lakukan panen setelah embun kering dan tidak waktu hujan
• Segera dirontok setelah dipotong dengan menggunakan thresser dan alas panen 9m x 9 m
• Apabila gabah diproses oleh petani lakukan segera pengeringan
• Apabila tersedia gunakan jasa mesin alat panen (Combine Harvester)

Sumber :
Dr.Ir Sugiyanta Departemen Agronomi dan Hortikultura IPB

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in BUDIDAYA PADI. Bookmark the permalink.

15 Responses to BUDIDAYA PADI

  1. Subadi says:

    Mohon infonya, untuk ketahanan terhadap WBC bagaimana? Apakah termasuk tahan atau agak tahan atau agak rentan atau rentan?
    Terima kasih.

  2. efendy manan says:

    Untuk ketahanan tungro IPB 3S termasuk varietas tahan pak…sudah dibuktikan di daerah bondowoso yang endemik tungro IPB 3S sdh 3 musim ini terus ditanam.Untuk ketahanan WBC blm ada laporan namun fakta yg berkembang di pasuruan varietas yg tahan tungro biasanya toleran WBC spt bondoyudo,IR66,IR 74,Inpari 8..Namun kembali lagi pengamatan rutin terhadap hama lebih diutamakan

    • Subadi says:

      Terima kasih informasi WBC nya. Menjadi tambah mantap. Deskripsi resmi menyatakan diatas 11 ton/ha adalah angka yang sudah tinggi.

      • efendy manan says:

        Betul pak subadi…..namun perlu diperhatikan kebutuhan pupuk silikat bagi IPB 3S agar tidak mudah rebah dan mampu mengisi bulir maksimal

  3. Gregor says:

    Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel network. From: OKSIGEN PERTANIAN – Satu Tanaman Tumbuh dari Tangan Kita Kemudian Mengeluarkan Oksigen. Bila Kita Ikhlas , Berbuah PahalaSent: Monday, 16 November 2015 20:22To: gregorchck84@gmail.comReply To: OKSIGEN PERTANIAN – Satu Tanaman Tumbuh dari Tangan Kita Kemudian Mengeluarkan Oksigen. Bila Kita Ikhlas , Berbuah PahalaSubject: [New post] BUDIDAYA PADI

    a:hover { color: red; } a { text-decoration: none; color: #0088cc; } a.primaryactionlink:link, a.primaryactionlink:visited { background-color: #2585B2; color: #fff; } a.primaryactionlink:hover, a.primaryactionlink:active { background-color: #11729E !important; color: #fff !important; }

    /* @media only screen and (max-device-width: 480px) { .post { min-width: 700px !important; } } */ WordPress.com

    NURMANIHSAN posted: “TEKNOLOGI BUDIDAYA PADI VARIETAS IPB 3S Oleh :Efendy Manan

    Pihak Pemerintah belum lama ini panen raya padi IPB 3S sebanyak 9,4 ton GKP/ha di Karawang….

    Begitulah headline beberapa media massa yang beberapa minggu yang lalu. Berita ini pula yang m”

  4. Indrasadewa says:

    Terimakasih atas tulisannya mas, semoga petani Indonesia bertambah maju.

  5. Abdillah Ikhrom says:

    Trimakasih infonya Mas Efendi…

  6. efendy manan says:

    Sami-sami mas….maturnuwun sdh mampir

  7. agus says:

    pupuk silika aplikasi nya apa ckup 2X aja mas, dan bisa di brri contoh merk dgang pupuk silika, trimksih

  8. efendy manan says:

    pabrikan banyak mas….cuma harga lbh mahal….kalau mau curah monggo hrga pun lbh murah…bisa hub saya di 081-336828357

  9. bachri says:

    numpang berkomentar : saya di KENDAL JAWA TENGAH mencoba tanam IPB 3S seluas 5000 meter persegi bibit gabah 15 kg harga Rp.16.000/ Kg tanam pindah umur 27 HSS mengingat batang tidak kokoh alias lunak postur slim dan lebih tinggi dibanding ciherang pada umur yang sama,perlakuan jerami masuk kembali,tiap lubang tanam 3-4 batang mengantisipasi jumlah anakan yang sedikit. Umur 4 HST belum saya pupuk.Sa’at di persemaian dipupuk menggunakan Phonska dan ZA tanah lokasi persemaian diolah digemburkan dicangkul dan ditaburi pupuk organik 11 kantong plastik a Rp2.500,-kurang lebih 11 Kg. Ada rencana akan menggunakan PHONSKA dan ZA pupuk lewat akar,pupuk lewat daun SILIKA buatan novelgro.Saya ucapkan terimakasih kepada Pak EFENDY MANAN jika berkenan memberi arahan untuk mengurangi perasaan was-was. Tolong…………. .

  10. heri says:

    Thanks min infonya sangat bermanfaat..

  11. bachri says:

    awalnya ada perasaan waswas( pesimis ) setelah mengikuti petunjuk alhasil dapat panen,yg perlu dicatat adalah silika 0,5 lt/0,5ha- KCL 50 kg,ZA 50 kg dan 150 kg ponska/0,5 Ha…..MKP tidak dilaksanakan karena tidak ada di pasaran wilayah Kaliwungu KENDAL akan tetapi bulir bernas mentok sampai pangkal malai,teruji tahan tungro di Kaliwungu Kendal Jawatengah pantura…. Aku akan tanam yg kedua kali.BRAVO IPB.

  12. efendy manan says:

    Alhamdulillah mas….selamat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s