PADI TIPE BARU

PADI TIPE BARU DAN VARIETAS UNGGUL BARU
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN di BANTEN )

Pak Yadi sedang mengamati tanaman padinya. Dia senang betul melihat “dapuran” tanaman padinya. Dilihatnya, sudah ada anakkan padi yang keluar daun benderanya.

Tapi, dia juga melihat ada beberapa anakkan padi yang baru muncul, padahal bila sudah ada daun bendera, itu artinya tanaman tsb telah memasuki fase generatif.

Lain halnya dengan Pak Yani, dia senang betul melihat panjang malai padinya. Cuma dia  kurang suka dengan jumlah anakkannya. Dia pun berkomentar: ” coba kalau anakkannya banyak, wah saya bisa makmur,,, “

Cerita di atas adalah gambaran dari 2 tipe padi unggul yang telah/sedang/terus dikembangkan oleh para pemulia padi. APa tipe padi tsb ? dan bagaimana ciri-cirinya ?

Para pemulia padi di BB Padi telah/sedang/terus mengembangkan 2 tipe padi ini. Ke-2 tipe tsb adalah VUB dan PTB.

Apa itu VUB ?

VUB singaktan dari Varietas Unggul Baru. Yang masuk VUB antara lain : IR 64, CIherang, Cibogo, Inpari 4, 10, dll

Apa itu padi PTB ?

PTB singkatan dari Padi Tipe Baru. Yang masuk PTB antara lain : Fatmawati, Inpari 6, Inpari 19, dll.

Cuma, dalam Padi PTB ini ada istilah semi PTB. Varietas tsb anatara lain : Membramo, Cimelati, dll

APa beda VUB dengan PTB ?

Sebelum menjawab pertanyaan tsb, ada baiknya kita mengenal ciri-ciri PTB tsb.

Ciri-ciri padi PTB adalah :  batang yang kokoh, malai yang panjang dan lebat, jumlah anakan produktif 10-12 dan daun yang lebar berwarna hijau tua. Hal ini memungkinkan tanaman mampu memberikan hasil 30-50% lebih tinggi dari varietas unggul nasional/baru ( VUB ). http://202.43.189.41/web/diperta-ntb/data_base/padi_tife_baru.htm

Untuk mengetahui apakah varietas tertentu PTB atau VUB, secara sederhana ada petunjuknya ( walau belum sepenuhnya benar, hee ): lihat siapa para pemulia utama varietas tsb !!!

Bila Pak Prof. Buang Abdullah maka varietas tsb PTB/semi PTB

Tapi bila Pak Dr. AAn Darajat biasanya varietas VUB.

( Semoga pihak BB Padi bisa mengoreksinya. Amin,,,, )

Jumlah Anakkan dan Malai

Kemudian coba perhatikan, bila kita tanam padi seperti IR 64, Ciherang, CIbogo, Inpari 4, 10, dll.  Dari jumlah anakkan yang dihasilkan, berapa yang yang menghasilkan malai ??

Artinya tak semua anakkan jadi menghasilkan malai. Bila dihasilkan rata-rata sekitar 70 % saja, menurut saya sudah bagus. Contoh: tanaman padi  dengan 30 anakkan yang dihasilkan, 21 menghasilkan malai sudah terbilang bagus.

Padi PTB di luar BB padi

Menurut saya, varietas padi yang dihasilkan di luar BB Padi, yang masuk dalam jenis ini adalah Padi Bunda, Sertani, Parikesit, Saputra, dll.

Sebab jumlah anakkan tidak banyak, daun lebar, batang kokoh, malai panjang, bulir banyak, dll.

Kelemahan VUB

Seperti cerita di atas, tanaman padi VUB seringkali mengeluarkan anakkan susulan di kala anakkan sebelumnya memasuki masa generatif. Bahkan mengeluarkan anakan takkala ada anakkan padi yang sudah mau/sudah keluar malai.

Biasanya anakkan seperti ini tak akan mengeluarkan malai. Kalau pun keluar malai, malai yang dihasilkan: pendek dan tak bernas. Dengan adanya anakkan seperti ini, boleh dibilang “mubazir”.

Padahal, tanaman tsb, pasti telah mengeluarkan energi ( unsur hara ) yg banyak untuk proses ini. Tapi hasilnya tak bisa dinikmati. Tapi hasil anakkan tsb sia-sia.

Untuk itulah, harus dicari padi jenis baru/lain. Makanya, dirakitlah padi dengan tipe anakkan yang cukup/tidak banyak. Tapi maksimal dalam membentuk anakkan yang bermalai. Malai yang panjang dan berisi banyak.

Saya termasuk yang harus angkat topi padi padi bunda. Sebab, padi ini walaupun anakkan tak sebanyak varietas VUB tapi maksimal dalam hal panjang dan isi malai. Malai daun terakhir saja panjangnya bisa sejengkal tangan.

Daun Panjang Dan Lebar

UNtuk masalah daun, yang dikehendaki dari padi PTB adalah daun yang panjang dan lebar. Apalagi pada daun bendera. Kemudian, didukung oleh kondisi daun yang tegak.

Dari sinilah, proses fotosintesa akan maksimal sehingga dihasilkan malai yang panjang. Dari malai tsb keluar isi yang banyak.

Kesimpulan

Dari mengetahui karakterisitik ke-2 jenis padi ini, maka kita dapat membedakan keunggulan masing-masing. Sehingga memberikan sedikit pemahaman kepada petani, bila ada yang menanam padi PTB maka jumlah anakkan yang dihasilakan tak akan banyak.

Maka, ketika ada yang petani yang tanam Inpari 19  ( PTB) komentar : “kok anakkannya tak sebanyak Inpari 10 (VUB),,, “. Kita bisa memahaminya. Amin

Nb : terima kasih kpd Mas Efendy atas masukkannya.

15 Responses to PADI TIPE BARU

  1. SUTOPO says:

    menarik sekali mas,…disinilah jarak tanam sangat harus di perhitungkan mas,mengenai bnyk sedikitnya anakan,antara padi satu dengan yg lain tdk bisa dipukul rata ,berdasarkan pengalaman pribadi mas; inpari 4 tdk bisg di tanam dengan jarak tanam rapat krn padi ini anakannya banyak akibatnya padi terkena blaz,dan banyak malai yg tdk bernas,.dan lagi inpari 18 sebaiknya ditanam agak rapat krn anakan padi ini kurang,dan malai pendek,walaupun padi bernas semua,dan berat jenis padi ini menang,tapi klo kurang jumlah juga tetap kalah,kesimpulan saya jarak tanam harus benar2 di perhitungkan:jenis varietas,tipe malai,jumlah anakan,dan pertimbangan musim dan jenis tanah..

  2. andikasaputra500 says:

    terima kasih mas saya mulai sadar pada musim tanam yang kedua kemarin saya tidak memperhatikan jarak tanam saya gunakan jajar legowo 2:1 dan padi yang saya tanam hibrida 168 ternyata jumlah anakan sangat kurang jarak yang kami gunakan 25X25.karena jarngnya anakan maka hasilnya agak kurang saya sangat setuju pada pendapat bapak kita harus perhatikan jarak tanam dan varitas yang akan kita gunakan

  3. efendy manan says:

    Di tempat saya Sembada 168 rata2 memang anakan sedikit mas Andika,secara sepintas mirip inpari 19 sangat genjah dan rata2 bulir diatas 300 per malai.namun karena sangat genjah harus diperhatikan waktu tanam dan pemupukan.jika tidak mundur dengan tetangga rata2 dihabisin tikus atau burung.dan jika kelebihan urea kena kresek atau rebah saat ada hujan…

  4. Risdiyanto says:

    Saya setuju dng pendapat bp.sutopo yg hrs mempertimbangkan jarak tanam untuk jenis padi yg akan ditanam. Di Lampung mgkn baru beberapa orang yg menanam padi Bunda, dan saya salah satunya. Dimusim tanam desember 2013 saya mencoba tanam padi bunda dng jarak 15:20 legowo 3, hal ini krna dr deskripsinya padi bunda hanya 10-12 anakan, dng harapan bisa tertutupi oleh banyaknya rumpun/ha nya. Mngkin mas nurman bisa mnta tlng untuk komentarnya. Trimakasih, Salam kenal.

  5. tari rie says:

    pak Nurman Ihsan punya alamat facebook tidak ? Kl pny boleh minta alamatnya. terimakasih

  6. Rio Priatna Wibawa says:

    Pak nurman, mungkin bpk tahu informasi penjual benih padi PANDAN PUTRI mohon kasih tahu aya.. 089508052990

  7. venott says:

    Pak nurman, mungkin bisa kasih saran varietas unggul padi yang tahan terhadap serangan blas?
    daerah saya endemik blas, penggunaan fungisida kimia kurang maksimal hasilnya

  8. Mashuri says:

    Assalamu’alaikum, saya ucapkan banyak terima kasih buat Mas Avi yang sudah ngasih benih padi GH 04, Alhamdulillah ditempat saya para petani ingin menanam padi GH 04, walaupun terus terang saja saya belum pernah merasakan berasnya pulen sepeti IR 64 atau ciherang,

  9. Bambang Gunawan Saragih says:

    salam pertanian..apakah mas nurman pny benih inpari 1 atau 23? sy ingin tanam varietas tsb namun tdk pernah bs mendapatkan benihnya..sy tinggal di oku timur, sumsel.

  10. oci says:

    go pertanian….kami butuh benih LOGAWA…bisa dapat di mana mas….mohon infonya temen2 petani…..

  11. hamzah says:

    Salam pertanian. Sy pak hamzah di kabupaten pinrang. Mohon bantuannya saudara. Sy sedang mencari benih inpari 33. Siapa tau ada yg bisa bantu atau bisa kasi info dimana sy bisa mendapatkannya. Didaerah sy belum ada yg tanam apalagi jual. Dinas pertanian pun tdk tau dimana bs didapat. Padahal daerah sy trmasuk sentra pertanian.

  12. sumani says:

    mau dong coba padi jenis inpar 19 berapa tuh harganya perkilo untuk atau persaknya boleh kontak sy ke 081380797873 sy siap teranser posisi sy dianjatan indramayu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s