UBINAN PADI SISTEM LEGOWO

MENGHITUNG PRODUKSI PADI SISTEM LEGOWO 
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN di BANTEN )

Pada tulisan-tulisan sebelumnya, saya sudah membahas bagaimana cara menghitung perkiraan produksi tanaman padi. Bisa anda baca di sini Model Ubinan Padi yg Tepat. Tetapi ada yang belum saya bahas, bagaimana cara menghitungnya bila sistem tanam yang digunakan adalah SISTEM LEGOWO.

Di mesin pencari google ada beberapa pertanyaan yang masuk ke blog saya, intinya mereka mencari hasil perkiraan produksi tanaman sistem legowo.

Suatu ketika saya dan kawan THL mau pergi ke sawah Pak Manat. Di sana saya mau melakukan ubinan.

” pak Nurman, inikah cara legowo. Bagaimana atuh cara ubinannya?”
” kan kita pernah belajar dulu?”
” iya, tapi kan yang kaya gini belum atuh pak?”
” mau tahu, nga?”
” emang bagaimana caranya?”
” ya udah, kamu ikuti saya aja. nanti nga enak masa PPL ribut cara ngubin. nga enak ma petani”
” oke deh”
 

Dalam melakukan ubinan, ada hal mendasar yang harus kita pahami, dalam setiap rumpun padi yang ditanam mempunyai halaman/ruang antara. Ruang antara tsb berada di depan, belakang dan samping kanan kirinya.

Bila kita perumpamakan sebuah rumah. Misalkan luas tanahnya adalah 100 m2, rumah tsb berada ditengah-tengah dengan luas 60 m2. Kalau rumah tsb diumpamakan tanaman padi, maka 20 meter di depannya adalah halamannya/ruang antara. Demikian pula, bagian belakangnya ada ruang sekitar 20 m juga. Untuk samping kanan dan kiri juga, ada ruang antara 20 m di kanan dan kiri rumah tsb.

Bila kita ambil contoh jarak tanam 25 cm,  maka setiap rumpun akan mempunyai halaman 12,5 di depan, belakang dan samping kanan kiri. Begitu juga dengan jarak tanam 28 cm, akan punya ruang antara setiap rumpun adalah 14 cm. Jadi halaman/ruang setiap rumpun tanaman padi adalah 1/2 dari jarak tanamnya.

Tapi untuk sistem lewogo agak beda sedikit, untuk halaman bagian pinggirnya agak lebar, misalkan jarak antar legowo 40 cm. Maka ubinannya mengikuti pola sistem legowo yang dipakai.

Langkah-langkah yang saya ambil :

1. Kita harus mengetahui jarak tanamnya. Saya ambil contoh jarak tanamnya 25 cm x 25 cm atau ( 0,25 m x 0,25 m)
2. Sistem tanam yang digunakan misal legowo 4:1 dengan jarak legowo 40 cm. Maka pola ubinannya mengikuti alur legowo.
3. Jumlah rumpun yang dihitung diusahakan sebaiknya 100 rumpun. Untuk lebarnya adalah 4 rumpun karena legowo 4:1 dan panjangnya adalah 25 rumpun jadi 100 rumpun.
4. Setiap rumpun tanaman dengan tanaman yang lain punya ruang antara. Ruang antara ini juga perlu dihitung untuk memperoleh hasil yang mendekati produksi panen.
Misalkan jarak panjang tanam 25 cm. Untuk legowo sisipan di bagian pinggir ada tanaman lain sehingga maka jarak antara jadi 12,5 dibagi 2 = 6,25 cm di bawah dan 6,25 cm di atas. Demikian pula jarak lebar antara atau legowo 40 cm jarak antaranya 20 cm. Di samping kanan dan di samping kiri.
5. Setelah itu baru diukur.
 

Untuk jelasnya seperti ini,

Legowo Pakai Sisipan 

Kita hitung jumlah rumpun dalam 1 hektar. Dengan jarak 25 cm x 25 cm maka diperoleh jumlah rumpun sebanyak 160.000. Karena ini sistem LEGOWO 4;1 maka rumus jumlah rumpun adalah

= 160.000 + (1 / 1 + legowo berapa) x 160.000

160.000 + (1 / 1 + 4) x 160.000 = 160.000 + 32.000 = 192.000 rumpun

Saya ambil lebarnya 25 cm maka untuk 4 tanaman adalah 100 cm atau 1,0 m. Jarak antaranya adalah jarak legowo 40 cm maka 20 cm di samping kanan pinggir dan 20 cm di samping kiri pinggir atau total 0,4 m. Jadi jarak lebar ubinan 1,0 + 0,4 = 1,4 meter.

Untuk panjangnya sama 25 cm, supaya 100 tanaman maka dibutuhkan panjang sebanyak 20 tanaman tengah atau 30 tanaman pinggir.  Jadi untuk 20 tanaman adalah 20 x 25 cm = 500 cm atau 5 m. Jarak antaranya 12,5 cm ( karena sistem legowo barisan pinggir disisipkan tanaman lagi)  maka jarak antara menjadi 6,25 cm di atas dan 6,25 cm dibawah atau total 125 cm atau 0,125 m. Jadi jarak panjang ubinan 5 m + 0,125 = 5,125 meter.

Jarak hasil ubinan adalah 1,4 m x 5,125 m = 7,175 m2
Kemudian luas 1 ha ( 10.000m2 ) : 7,175 m2 = 1.394
Hasil ubinan misalkan 5 kg
Maka perkiraan hasil produksi sawah Pak Manat adalah 1.323 x 5 kg = 6,97 ton GKP

Legowo Tak Pakai Sisipan

Kita hitung jumlah rumpun dalam 1 hektar. Dengan jarak 25 cm x 25 cm maka diperoleh jumlah rumpun sebanyak 160.000. Karena ini sistem LEGOWO 4;1 tanpa sisipan maka rumus jumlah rumpun adalah 160.000 –  (1/(1+4) x 100%) x 160.000 = 128.000 rumpun

Saya ambil lebarnya 25 cm maka untuk 4 tanaman adalah 100 cm atau 1,0 m. Jarak antaranya adalah jarak legowo 40 cm maka 20 cm di samping kanan pinggir dan 20 cm di samping kiri pinggir atau total 0,4 m. Jadi jarak lebar ubinan 1,0 + 0,4 = 1,4 meter.

Untuk panjangnya sama 25 cm, supaya 100 tanaman maka dibutuhkan panjang sebanyak 25 tanaman. Jadi untuk 25 tanaman adalah 20 x 25 cm = 500 cm atau 5 m. Jarak halaman/ruang antaranya 12,5 cm di atas,  dibawah atau total 25 cm atau 0,25 m. Jadi jarak panjang ubinan 5 m + 0,25 = 5,25 meter.

Jarak hasil ubinan adalah 1,4 m x 5,25 m = 7,35 m2
Kemudian luas 1 ha ( 10.000m2 ) : 7,35 m2 = 1.360,5
Hasil ubinan misalkan 5 kg
Maka perkiraan hasil produksi sawah Pak Manat adalah 1.360,5 x 5 kg = 6,802 ton GKP

Sekarang kita perhatikan dan bandingkan hasilnya,

Dengan jumlah rumpun 192.000 rumpun ( bila satu rumpun 2 bibit saja jadi 384.ooo bibit) didapat hasil 6,97 ton/ha.

Dengan jumlah rumpun 128.000 rumpun ( bila satu rumpun 2 bibit saja jadi 256.ooo bibit) didapat hasil 6,802 ton/ha.

Memang setiap teori akan mudah bila dipraktekan langsung di lapangan. Dan insan yang bergerak dalam dunia pertanian disebut PPL ( Petugas Pertanian Lapangan ) sebab ruang kerjanya ya di lapangan, pada kasus ini lapangannya adalah sawah.

Bila anda betul paham betul, maka silahkan hub saya di 0812 82030682

About these ads

About NURMANIHSAN

Bila cinta kepada seseorang saja, di hati penuh kerinduan. Apalagi bila kita dapatkan cinta ALLOH SWT. Ini prestasi seorang hamba. Prestasi hidup. Dan prestasi terbesar. Oleh sebab itu, rebutlah cinta itu,,,
This entry was posted in SISTEM TANAM, UBINAN/PANEN. Bookmark the permalink.

3 Responses to UBINAN PADI SISTEM LEGOWO

  1. pak, kalau ubinan utk jajar legowo 2;1 bgmn?
    trus rumus dr BPS bgmn???

  2. benn says:

    kalau 2:1 40cm:20cm:10cm gimana pak?

  3. ghambertani says:

    Pak, kalau punya saya 50x25x12,5 gimana cara menghitungnya ? Jajar legowonya 3:1.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s