KISAH CINTA SEORANG PEMUDA

MENCARI RASA SPESIAL DI HATI
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( Penulis Lepas )
MENCARI RASA  DI HATI

MENCARI RASA DI HATI

Sekitar 2 tahun yang lalu, seorang pemuda bertemu tanpa disengaja dengan seorang wanita. Nama pemuda itu, Najmudin Firdaus. Dalam pandangan pertama, di hatinya timbul rasa kagum. Rasa kagum yang baru pertama kali dia rasakan. Rasa kagum yang begitu hebat. Rasa kagum yang bergetar di hati sanubari.

Dia sempat berkenalan dengan wanita tersebut, begitu mendengar namanya disebut, sekan-akan pelangi menghiasi hatinya. Seakan-akan bintang-bintang singgah di jiwanya. Nama wanita itu, Tsabita Salsabila. Nama yang indah, seindah pancaran wajahnya. Dengan berjalannya waktu, pemuda ini mengetahui bahwa Tsabita Salsbila sudah punya tunangan. Dan sebulan lagi akan menikah.

Di suatu acara pertemuan kerja lapangan, 6 bulan setelah peristiwa tersebut di atas. Si pemuda ini bertemu dengan seorang gadis. Gadis yang sesuai betul dengan idamannya selama ini. Gadis yang begitu pas dengan rasa dan bahasa  jiwanya. Seakan-akan, si pemuda ini menemukan tulang rusuknya kembali.

” ohh, bagaimana mungkin. Aku tlah menemukan tulang rusukku kembali. Yupps, aku harus kenal dengan dirinya” begitu desir bibirnya bersuara lembut.
 

Desir-desir kekaguman kembali melanda dirinya. Tetapi, rasa yang ditimbulkannya kali ini lain. Agak beda. Rasa yang begitu hebat. Rasa yang bergelombang bagaikan tsunami, begitu memuncak. Rasa yang begitu indah masuk secara perlahan ke sela-sela bilik hatinya.

“kau begitu sempurna,,,”, seperti lirik sebuah lagu. “di mataku, kamu begitu indah, seindah malai padi yang bernas,,,”
 

Dia pun berkenalan. Gadis itu bernama Fathia Fithri . Gadis ini berasal dari Sumatra, tepatnya dari daerah Pesisir Selatan. Perkenalan singkat pun terjadi. Di lain hari, sms dan email sempat tercipta. Lagi-lagi, sang gadis sudah dipinang orang lain.

Saat ini, si pemuda sedang duduk di teras masjid. Pikirannya melayang ke masa-masa sekolah. Di SMU dulu, si pemuda ini pernah menjadi rebutan beberapa teman kelas wanitanya. Tetapi sayang, di hatinya tak ada rasa tertarik pada teman wanita sekelasnya. Rasa yang spesial di hati.

Pada saat yang bersamaan, justru rasa spesial itu tertambat pada adik kelasnya. Nama adik kelasnya “titik-titik”. Dia pernah berkirim surat, tapi tak mendapat respon.

Tak berapa lama kemudian, si pemuda ini menerima sepucuk surat. Surat tsb dari adik kelasnya. Inti suratnya, si wanita tersebut menyukai pemuda ini. Cuma pada saat itu, si wanita tersebut ingin konsentrasi belajar. Dan pada saat yang bersamaan, orang tua si wanita melarangnya.

Walaupun demikian, si pemuda ini cukup senang. Rasa senang mengetahui bahwa orang yang dicintainya, menyukai pula dirinya. Surat itupun diletakkan di dadanya,,,

Pikirannya tersadar, saat ada seorang pria lain yang duduk 1 meter di sampingnya. Dia membawa buku. Pria tersebut duduk dan membaca buku itu. Sempat terlihat sekilas judul buku itu, Sepeda dari Kambing baca disini. Si pemuda ini penasaran, akhirnya ditegur pria tersebut.

” maaf, bang. judul bukunya lucu juga”
” buku apa?” pria tersebut sengaja bertanya
” buku yang abang baca ”
” ohh, buku ini. Emang judulnya menarik. Tapi yang lebih menarik lagi, isinya dik. Membaca buku ini, bisa menambah wawasan kita”
 

Akhirnya mereka berkenalan. Pria tersebut bernama Ihsan Muhamad. Setelah itu, mereka bertukar pikiran. Sampai suatu ketika, si pemuda ini bertanya kepada pria tersebut.

” bang, ada sebuah misteri yang masih kabur dari pemahaman saya”
” misteri?, maksud adik?”
” begini bang”.

Akhirnya keluarlah dengan lancar kisah hidupnya. Terutama saat-saat berkenalan dangan wanita-wanita yang pernah mampir di hatinya.

Setelah selesai mencurahkan kisah hidupnya. Si Pria tersebut terdiam. Cukup lama juga.

” sorry bang, saya minta saran”
” ohh, maaf. Aku jadi teringat kenangan juga nih”
” abang sudah menikah?”
” emang kelihatannya bagaimana? ”
” ya kelihatan, bang!”
” dari mana kelihatannya, dik?”
” ya dari mata saya, abang kan kelihatan, hee”
” bisa aja. Begini, dik. Anda beruntung”
 

Pemuda ini mengerutkan dahi sekaligus heran,

” beruntung? dari kaca mata mana, bang?”
” seseorang yang pernah merasakan rasa spesial di hatinya sungguh beruntung. Mengapa? sebab ada juga orang yang sudah tua, tapi belum juga ketemu rasa spesial itu”
” saya kok bingung, bang?”
” aku pernah ketemu dan berinteraksi dengan banyak orang yang sudah menikah, dari situlah aku dapat gambaran hidup mereka.
“trus, bang,,”
“Sewaktu muda, mereka hanya sebatas suka dengan wanita lain. Suka yang biasa saja. Suka yang tak menimbulkan gelombang besar dalam jiwanya.”
” betul, bang. Sewaktu saya bertemu dan berkenalan dengan seseorang gadis, di hati ini terasa ada gelombang tsunami yang menggerakkan jiwa. Jiwa ini tak merasa lelah tuk mengingatnya”
 

Si Pemuda yang dipanggil abang ini, terlihat geleng kepala. Dan berujur:

” luar biasa, anda sungguh beruntung, dik”
” apakah abang pernah merasakannya?. Nga perlu dijawab, Bang. Saya sudah tau”
” dari mana?”
” Karena abang bisa menjelaskan!”
” hee. Saran apa yang kau minta?”
” terus terang, saya masih mengharapkan satu dari ke-3 wanita itu, walaupun mereka sudah menjadi istri orang lain”
” kok begitu?”
” ya, saya tunggu jandanya, bang”
” luar biasa, sebegitu besarkah cintamu pada mereka?
” ini bukan cinta, bang. Ini adalah rasa. Rasa spesial yang telah terukir di hati” si pemuda mengucapkan kata-kata itu sambil berkaca-kaca. Ada butiran air mata yang menggenang di bola matanya.
 

Si pria melihat ke arah pepohonan. Dihela nafasnya dengan tarikan nafas yang panjang. Tiga kali, si pria tersebut melakukan hal tersebut.

” Dik, bila ke-3 wanita itu menjadi istrimu sekaligus, apa yang akan kamu lakukan?”
” apa mungkin, bang?”
” jangan berkata tak mungkin. Apa yang akan kamu lakukan?”
” saya akan melakukan apa saja, bang. Apa saja, walau saya tukar dengan nyawa ini, bang”
” Mau aku kasih tahu jalannya?”
” Emang abang tahu jalannya?”
” sudah, beberapa tahun yang lalu aku mendapatkan jalan itu”
” dari siapa, bang ?”
” tak aku sebutlah nama orang itu, tak eloklah. Tapi jawababnya ada di kamu, mau nga?”
” apapun akan saya tempuh, bang?”
oke, ini dia, kejarlah pintu surga!”
” kalau bisa jangan di surga dulu, bang. Di dunia inilah”
” itulah masalanya, pertama, apakah mereka ber-3 mencintaimu?.”
” kayanya iya, bang”
” kok pake kayanya sih”
 

Selanjutnya, Ihsan, nama abang ini, terdiam lagi. Dia perlu mengatur kata-kata yang pas buat lawan bicaranya.

“Okelah kalau iya. kalau di dunia ini, kamu perlu waktu puluhan tahun untuk menikahi ke-3 wanita itu. Bisa jadi, ke-3 wanita yang kamu cintai baru kamu nikahi, bila ke-3 suaminya sudah meninggal. Apa kamu mau menunggu hal yang tak pasti?”
” tapi bang?”
” teman, perbanyaklah amalmu, carilah ilmu agamamu. Jadikan Islam sebagai jalanmu. Jadilah hamba TuhanMu. Kejar pintu SurgaNya. Sebab disanalah segala angan-anganmu, segala hasratmu, segala cintamu, dan segala cita-citamu terwujud”
” Adakah cara lain, bang?”
” Cara lain ada, tapi tiada yang abadi, tiada yang kekal. Dan ingat, cara lain tak ada yang lebih mudah!!”
” maksudnya, bang?”
” Usia kita paling lama 60 tahunan. Tetapi bila kita arahkan pada Sang Pencipta, apapun keinginan kita akan tercapai. Apapun itu. Ada satu pesan yang kuingat terus sampai saat ini. Pesan dari seseorang yang tak kusebutkan namanya.”
” bisa dishering, bang?”
” kamu mau?”
” silahkan, bang”
” begini, dalam kehidupan ini, kita pasti kan menjumpai banyak wanita. Dari sekian banyak wanita, pasti ada yang cantik di hatimu. Bila dia cantik di hatimu, pastilah dia cantik di matamu. Bila sudah demikian, berdoalah, Ya Rohman Ya Rohim, jadikan dia kelak istriku di surga nanti.”
” Berapa kali doa itu, bang. hee?”
” Sebanyak wanita yang cantik di hatimu”
” Makasih, bang. Kan kukejar Pintu Surga-Mu Ya ALLAH”
 

Dan, kedua anak manusia pun tersenyum. Senyum akan sebuah harapan. Harapan akan sebuah cita-cita,,,

Posted in CINTA | 16 Comments

MENCANGKOK TANAMAN

PERBANYAKAN TANAMAN BUAH

Secara umum, bila kita ingin memperbanyak tanaman terutama tanamana buah, maka minimal ada 2 cara yang bisa kita lakukan dalam hal ini :

Pertama, perbanyakam secara vegetatif
Memperbanyak tanaman cara ini antara lain: stek batang, cangkok, stek pucuk, dll
Kedua, Perbanyakan secara generatif (biji)

Masing-masing dari ke-2 cara perbanyakan tsb, pastinya memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Mancongkok Tanaman

Pada kesempatan kali ini, saya ingin membahas perbanyakan tanaman secara vegetatif, khususunya mencangkok tanaman. Bila kita ketik di internet: mencangkok tanaman. Maka akan kita dapatkan informasi yang berguna dalam hal mencangkok tanaman.

Banyak tulisan yang bercerita tentang tata cara mencangkok. Banyak penulis yang menerangkan cara mencangkok yang benar. Saya sangat senang bila penulis tsb pernah/sering melakukan “mencangkok tanaman”. Artinya, penulis tsb menulis artikelnya disertai pengalaman mencangkok. Pengalaman lapangan.

Tapi, kadang ada juga penulis dengan tema mencangkok tanaman di internet, tapi si penulis sendiri belum sekali pun melakukan pencangkokan. Kalau begini kan urusannya bisa wokwow,,,

Beberapa Pelajaran

Pada kesempatan kali ini, saya akan membagi tulisan ini dalam beberapa pelajaran.

Pelajaran Pertama : Tanaman apa yang harus dicangkok

Kalau urusan ini, akan berpulang kepada diri kita masing-masing. Kita akan mencangkok tanaman yang sesuai dengan keinginan kita. Bila kita ingin punya tanaman buah lengkeng, bila ada tetangga/teman kita yang punya, maka tanaman inilah yang kita cangkok. Atau kita bisa beli tanaman lengkeng kemudian kita perbanyak sendiri.

Saya pun mempunyai keinginan sendiri, bagi saya memilih tanaman sangat penting. Dalam hal ini, saya pun membaginya dalam 2 katagori: pertama, tanaman “prioritas”, dan kedua tanaman “selera”.

Di dalam Al-Quran, penurut praktisi tanaman Muhaimin Iqbal, ada 5 tanaman buah yang banyak disebut dalam Al Quran yaitu Kurma, Anggur, Zaitun, Delima dan tin. ke-5 tanaman buah tsb, saya sudah tanam semua, walaupun dalam skala pekarangan rumah dan pot.

Dari ke-5 tanaman buah tsb, bagi saya probadi, tanaman “prioritas” adalah menanam zaitun, delima dan tin. Sebab dari tanaman zaitun, delima dan tin, selain buahnya, daun-daun dari tanaman tsb bisa dijadikan daun teh. Teh daun zaitun, teh daun delima dan teh daun tin.

tanaman zaitun

Kalau tanaman kurma jelas membutuhkan tempat yang luas. Daunnya tidak bisa dijadikan teh. Demikian pula anggur. Jadi yang saya perbanyak adalah tanaman zaitun, tin dan delima. Dan saya pun memperbanyaknya dengan cangkok dan stek batang

Bagaimana dengan “tanaman selera” tsb, mas nurman?
Bagi saya, tanaman “selera” adalah tanaman yang kita sukai. karena menurut kita, tanaman tsb memiliki kelebihan dan keunggulan tersendiri. Tanaman seperti Jambu air madu medan, belimbing depok, sawo adalah untuk saat ini menjadi “tanaman selera” bagi saya.

Jadi, menurut saya, tanaman apa pun yang akan diperbanyak, itu adalah hak kita. Siapapun bebas menentukan tanaman yang dia suka. Demikian pula teman-teman,,,

Posted in TANAMAN BUAH | 2 Comments

ANAK ELANG

Jalan Hidup Anak Manusia

Setiap kita yang lahir ke dunia ini, mempunyai alur cerita kehidupan tersendiri. Mempunyai jalan hidup masing-masing. Dan tentunya, setiap kita, secara Sunatullah akan dihinggapi dengan berbagai macam persoalan/masalah hidup.

Paradigma Masalah

Karena sudah menjadi Sunatullah, bahwa manusia dilahirkan, kemudian tumbuh dan berkembang, salah satu bagian dari kehidupannya adalah akan mendapatkan ujian/cobaan/persolan/masalah/dll.

Maka paradigma (cara pandang kita) terhadap masalah menjadi sangat urgen. Ini boleh disebut “inti kehidupan”.

Bila kita menganggap masalah sebagai beban, kita sangat mungkin akan meletakkan beban tsb. Kemudian berusaha menghindarinya. Bahkan akan menjauhinya.

Bila kita menganggap masalah sebagai penghalang, kita mungkin saja akan dengan berat hati menghadapinya.

Namun, bila paradigma kita mengatakan bahwa MASALAH adalah HADIAH, maka bisa jadi kita akan terima dengan suka cita. Dengan pandangan demikian, kita bisa melihat anak-anak tangga kesuksesan dibalik setiap masalah.

Bisa jadi, masalah yg kita hadapi adalah anak tangga menuju kesuksesan berikutnya. Kesuksesan yang lebih tinggi.
Maka, hadapi dan ubahlah masalah menjadi anak tangga menuju kesuksesan. Tanpa ada masalah, kita tak layak memasuki jalur kesuksesan. Bahkan hidup ini pun pada hakekatnya adalah kumpulan masalah, karena itu terimalah sebagai hadiah.

Paradigma Anak Elang

Coba perhatikan anak-anak elang.
Apakah hadiah terbesar yang dapat diberikan oleh induk elang pada anak-anaknya?
Hadiah tsb bukanlah serpihan-serpihan daging yg diberikan induknya.
Bukan pula dekapan hangat sang induk di malam-malam yang dingin.

Gambar diambil dari internet

Gambar diambil dari internet

HADIAH TERBESAR anak-anak elang justru ketika mereka dilempar oleh induknya dari tempat yang tinggi. Dilempar dari atas bukit. Di lempar secara sadar oleh induknya,,,

Apa yang terjadi?
Di detik-detik pertama, apa yang ada dibenak anak-anak elang terhadap induknya ?
Paradigma anak-anak elang akan mengatakan penuh hal negatif. Anak-anak elang menganggap induk mereka sungguh tak punya nurani. Induk mereka adalah pembunuh.
Anak-anak elang akan menjerit ketakutan, menangis, dll. Tindakan induk elang seolah-olah membawa anak-anak elang kepintu kematian.

Tapi, apa yang terjadi?
Ternyata, beberapa puluh detik selanjutnya, bukan kematian yang mereka terima, namun sebaliknya. Mereka menemukan jati diri sebagai burung, terutama burung elang, yaitu mereka terbang. Di detik-detik selanjutnya anak-anak elang mendapatkan hadiah terbesarnya: mereka bisa terbang !!!

Paradigma anak-anak elang berubah seketika terhadap induknya. Ternyata, tindakan induknya adalah hadiah terbesar terhadap kehidupan mereka. Dan “tradisi” atau tindakan tsb akan diteruskan kepada keturunannya.

Renungan
Dari cerita di atas, bila Allah SWT memberikan kita musibah/cobaan/masalah, maka pergunakan paradigma anak-anak elang tsb. Ternyata, musibah yang menerpa hidup kita, bisa jadi merupakan anak-anak tangga menuju kesuksesan. Dan itulah yang bisa membuat kita bisa “terbang” jauh. Semoga. Amin.

Nb: Tulisan di tas terinspirasi dari blog Lembah Pinus

Posted in MOTIVASI, SHARE ILMU | Leave a comment

TAHU TEMPE KEDELAI IMPOR

Ketika saya membaca tulisan di link ini, hati saya bergetar. Saya takut terjadi apa-apa kepada apa yang kita makan selama ini, terutama tahu dan kedelai yang bahan bakunya impor. Begitu juga bagi keluarga saya, teman-teman saya, dll.

Selesai menbaca, saya ingat, di meja makan ada sekitar 5 tahu, saya ambil. Saya masukan ke dalam kantong plastik. Dan saya buang ke tempat sampah. Itu artinya, saya tidak ingin ke depannya terjadi pada anak-anak saya,,,

Pada tulisan saya sebelumnya, tentang kedelai : APAKAH KEDELAI TRANSGENIK BERBAHAYA? , ada komentar dari Dr. Henggar Herawana sbb :

SAYA HENGGAR HERAWANA DARI KEDIRI,KEBETULAN SAYA SUKA MAKAN SAYUR SAMBAL TUMPANG (MAKANAN FAVOURIT DI DAERAH KEDIRI) DIMANA BAHAN BAKU UTAMANYA ADALAH TEMPE. YAITU TEMPE DIBUNGKUS DAUN KEMUDIAN 1 SAMPAI 2 HARI DIA AKAN MEMBUSUK.INILAH BAHAN DASAR UTAMA UNTUK SAYUR SAMBAL TUMPANG.

SAAT INI KADANG SULIT MENEMUI TEMPE BUSUK YANG BAIK DI PASAR. MASALAHNYA TEMPE YANG BEREDAR DI PASAR,TIDAK MAU MEMBUSUK,TAPI MENJADI KERING DAN TIDAK BERBAU.TAPI KALAU TEMPENYA BERASAL BARI KEDELAI LOKAL,DIA MAU MEMBUSUK.

BAGI SAYA,SAYA MENYIMPULKAN BAHWA KEDELAI TRANSGENIK DARI KEDELAI IMPOR MENGANDUNG BAHAN TERTENTU, MUNGKIN BAKTERI ATAU ENZIM TERTENTU YANG TIDAK MEMUNGKINKAN KUMAN YANG MESTINYA BISA HIDUP DI TEMPE ITU HIDUP. SEHINGGA TIDAK BISA MEMBUSUKAN TEMPE TERSEBUT.

KIRANYA PERLU ADA PENELITIAN OLEH MAHASISWA,LIPI ATAUPUN PARA AHLI BIOLOGI UNTUK MENCARI PENYEBABNYA.DAN HASILNYA BISA UNTUK BAHAN KAJIAN KEDELAI ATAUPUN TANAMAN TRANSGENIK ITU BERBAHAYA APA TIDAK.KARENA TAHU DAN TEMPE JUGA MENJADI MAKANAN RAKYAT INDONESIA.DAN AGAR MANUSIA INDONESIA MENDAPATKAN INFORMASI YANG BENAR“.

Ternyata, pada kedelai impor yang mengandung GMO (Genetically Modified Organism) telah dimasukkan ke dalam gen kedelai adalah gen bakteri. Bakteri tsb namanya Agrobacterium tumefaciens, dan dimasukkanlah gen ini kedalam kromosom kedelai.

Silahkan baca selengkapnya di sini

Kita sering mendengar istilah you are what you eat – Anda tergantung dari apa yang Anda makan. Kalimat yang sering digunakan untuk iklan makanan ini sebenarnya bisa menjadi sangat menarik apabila kita pahami makna yang sesungguhnya. Bahwa kita sangat dipengaruhi oleh apa yang kita makan, maka Allah-pun memerintahkan kita untuk memperhatikan makanan kita (QS 80 : 24). Kalau saja kita bener-bener melaksanakan satu perintah ini, kita akan rela mati-matian untuk memperjuangkan swasembada pangan kita sendiri. Mengapa ?

Ambil contoh kasus satu saja yaitu kedelai yang harus kita impor mayoritasnya karena kita tidak memprodukinya sendiri dengan cukup, apa dampaknya ? Karena kita tidak punya pilihan lain, maka kita telan begitu saja kedeleai impor tersebut tanpa ada upaya untuk mempelajari apa isinya.

Petani kedelai menjadi tidak bergairah karena kalah bersaing dengan kedelai impor, negeri ini harus mengorbankan trilyunan Rupiah setiap tahunnya untuk mengimpor kedelai. Perajin tempe dan tahu-pun menjadi tergantung pada komoditi impor ini, sewaktu-waktu harga melonjak hanya karena Rupiah melemah misalnya – sudah tidak ada yang bisa mereka perbuat.

Tetapi bukan hanya itu masalahnya, masalah terbesar dari kedelai impor adalah dampak resiko-resiko yang belum diketahui (unkown risks) dari mengkonsumsi kedelai impor tersebut – karena hampir pasti mayoritas kedelai impor kita adalah kedelai GMO – Genetically Modified Organism.

Tahun 1997 saya masih rajin mencari ilmu asuransi ke Eropa, saat itu tanaman GMO ini masih relatif baru. Pasarnya di dunia saat itu baru sekitar 3 %, saat itupun industri asuransi sudah mewaspadai resiko makanan GMO ini sehingga mereka menaruh exclusion – pengecualian atau tidak dijamin semua resiko yang terkait langsung maupun tidak langsung dari tanaman GMO ini. Ini menunjukkan betapa dasyatnya resiko yang tidak diketahui dari makanan berbasis GMO ini.

Dalam dasawarsa terakhir pasar komoditi hasil pertanian GMO ini seperti tidak terbendung. Untuk kedelai, tiga produsen kedelai terbesar dunia yaitu Amerika, Brasil dan Argentina komposisi tanaman GMOnya masing-masing sudah mencapai 94 %, 88 % dan 98 %. Padahal produksi kedelai dari tiga negara ini mewakili lebih dari 80 % kedelai dunia. Jadi bisa dibayangkan, impor dari manapun hampir pasti kita akan ketemu kedelai GMO !

Nah sekarang apa masalahnya dengan GMO ini ? bukankan ini teknologi yang baik yang bisa meningkatkan produksi ? Alasan para pemegang patent-nya memang demikian, tetapi Allah Maha Tahu apa yang mereka rencanakan.

Maka pasti bukan kebetulan kalau terkait masalah ini, Allah sudah mengingatkan kita dengan petunjukNya sebagai berikut :

“Dan di antara manusia ada orang yang ucapannya tentang kehidupan dunia menakjubkanmu, dan dipersaksikannya kepada Allah (atas kebenaran) isi hatinya, padahal ia adalah penantang yang paling keras. Dan apabila ia berpaling (dari kamu), ia berjalan di bumi untuk mengadakan kerusakan padanya, dan merusak tanam-tanaman dan keturunan, dan Allah tidak menyukai kebinasaan.” (QS 2 : 204-205)

Dua ayat tersebut sangat relevan dengan masalah swasembada pangan yang kita hadapi saat ini. Pertama kita diberi tahu bahwa ada pihak yang menakjubkan kita ketika mereka bicara urusan dunia, siapa mereka ini ? siapa yang paling menakjubkan kita ketika bicara masalah dunia politik, ekonomi, budaya, teknologi dlsb. saat ini ? kita pasti tahu siapa-siapa mereka ini.

Lantas apa yang diperbuat oleh pihak yang menakjubkan ini di belakang kita ? mereka merusak tanaman dan keturunan ! bagaimana mereka melakukannya ?

Kedelai GMO

Kedelai GMO

Kedelai yang merupakan salah satu karya Allah Yang Maha Tahu, dianggap oleh mereka sebagai organisme yang kurang sempurna – maka mereka berupaya dengan teknologi yang mereka kuasai untuk ‘menyempurnakan’ kedelai ini. Diambillah gen dari bakteri yang namanya Agrobacterium tumefaciens, dan dimasukkanlah gen ini kedalam kromosom kedelai.

Karena yang diubah adalah ditingkat gen ini (bahasa latinnya gene dari genesis – yang artinya kelahiran/keturunan), maka kedelai yang sudah diubah gen-nya tersebut akan terbawa sampai ke anak keturunannya.

Bagaimana kalau kedelai tersebut dimakan manusia ? disitulah masalahnya. Ilmu manusia ini terbatas, kita tidak bisa tahu dampak dari setiap perubahan yang kita lakukan – apalagi kalau perubahan ini tidak didasari suatu petunjukNya.

Karena ketidak tahuan inilah maka industri asuransi-pun memasukkannya sebagai unknown risk yang patut dikecualikan dalam jaminannya. Bahkan di Eropa, mereka melakukan moratorium – menghentikan impor komoditi hasil rekayasa genetika sejak 2003 – kecuali dengan peraturan yang sangat ketat, meskipun untuk pakan ternak sekalipun. Karena ternak ujungnya dimakan manusia, resiko yang ada di dalamnya akan terbawa pula.

Sepandai-pandai mereka menutupi suatu rahasia, akhirnya toh akan terbongkar juga. Untuk mengetahui rahasia karya mereka terhadap tanaman GMO ini-pun kita tidak perlu jauh-jauh dari teman-teman mereka sendiri.

Sebagaimana diinformasikan di Al-Qur’an “…Permusuhan antara sesama mereka adalah sangat hebat. Kamu kira mereka itu bersatu sedang hati mereka berpecah belah…” (QS 59 :14)

Di Perancis ada suatu lembaga yang namanya Committee for Research and Independent Information for Genetic Engineering (CRIIGEN). Mereka inilah salah satu pihak yang berhasil melakukan penelitian independen – untuk mengetahui dampak dari makanan GMO.

Video hasil penelitian mereka ini dapat Anda saksikan di link ini.

Tumor yang hampir sebesar perut tikus percobaan di video tersebut terjadi pada usia tikus selama 200 hari percobaan – atau kurang lebih 40 persen dari usia tikus rata-rata. Artinya kalau terjadi pada manusia kemungkinan dampaknya baru muncul pada rentang waktu sekitar 20-30 tahun.

Dunia baru mengkonsumsi secara massif produk GMO sekitar 10 tahun terakhir, di kita yang massif ini ada pada kedelai impor. Bila ada resiko yang kita belum tahu apa itu – makanya diexclude oleh perusahaan asuransi – kemungkinan baru terjadi dalam 10-20 tahun yang akan datang.

Namun sebelum resiko-resiko itu bermunculan, harusnya kita bisa berbuat. Apa yang paling memungkinkan kita bisa lakukan ? ya kembali menyimak baik-baik perintahNya dalam surat ‘Abasa tersebut di atas. Yaitu memperhatikan makanan kita, terus berbuat mulai dari yang kita bisa. InsyaAllah kita bisa !

Posted in KEDELAI, SHARE ILMU | 5 Comments

GULA PASIR DAN GULA PUTIH

Adalah Pak Tono, dia senang minum kopi. Cuma, dia nga suka kopi instan yang dijual di warung-warung dengan harga sekitar Rp. 1000 per bungkus. Dia lebih suka kopi bubuk yang dicampur sendiri gulanya.

Suatu hari, dia lihat di dalam tempat gula, kok gula ini putih, tak seperti biasanya, ada gula yang agak kecoklatan. Dia bertanya kepada istrinya:
“bu, kok gula ini putih banget, agak halus lagi”
” iya, pak. di warung adanya gula seperti itu”
“ini bahaya nga?”
” ya mana ibu tau pak” jawab istrinya

Nah, sekarang ini, banyak kita jumpai, jenis gula pasir yang warnanya putih. Tidak sekedar bening, tapi berwarna putih. Padahal, dulu waktu saya kecil, gula pasir warnanya agak bening agak kecoklatan.

Ternyata, itulah warna alami dari perasan tebu. Ada zat di dalam tebu yang bernama Molases. Molases adalah suatu zat ada di dalam tebu yang berwarna gelap. Dengan process tertentu, molases yang berwarna coklat itu dapat dipisahkan, sehingga gula menjadi kristal putih. Atau warna gula menjadi gula berwarna putih sekali (gula rafinasi).

Gula Putih

Kalau saya sebut gula pasir, maka itu bisa gula kecoklatan, bisa juga gula berwarna putih. Nah, bagaiamana pertanyaan pak tono tadi, berbahayakah gula putih ini bagi kesehatan?

Di dunia barat, gula putih sekarang dianggap sebagai musuh nomor satu dalam menu makanan mereka. Saat ini konsumsi mereka sungguh berlebihan sampai ada peneliti yang memperkirakan mencapai 22 sendok teh gula putih per orang setiap harinya.

Padahal menurut mereka sendiri berbeda dengan lemak dan protein yang dibutuhkan tubuh, gula putih tidak memberikan nilai nutrisi pada tubuh. Dia memberikan energi tubuh sesaat tetapi setelah itu dia tidak meninggalkan sesuatu kecuali penyakit bagi orang-orang tertentu.

Karena karakternya yang demikian, WHO didukung oleh kajian ilmiahnya menyarankan kontribusi energi dari gula seharusnya tidak lebih dari 5 % dari energi yang dibutuhkan tubuh manusia – inipun sudah termasuk gula dari buah-buahan, madu dan sumber gula lainnya.

Bila gula putih begitu banyak mudharatnya ketimbang manfaatnya tersebut di atas, lantas mengapa dia tetap menjadi produksi industri yang sangat massif di seluruh dunia ? Disinilah masalahnya, industri pada umumnya digerakkan oleh motif mencari keuntungan – sehingga maslahat bagi masyarakat sering menjadi nomor yang kesekian.
http://geraidinar.com/using-joomla/extensions/components/content-component/article-categories/81-gd-articles/entrepreneurship/1527-gula-yang-tidak-harus-putih

Proses Gula Putih

Dalam proses produksi gula putih umumnya melibatkan Sulphur Dioxide, Phosphoric Acid, Calcium Hydroxide dan Carbon Active – yang semuanya sebenarnya tidak diperlukan kehadirannya dalam gula. Sebaliknya zat-zat yang berguna dari dalam tebu malah dihilangkan ketika tebu diproses menjadi gula putih. Zat-zat tersebut adalah Calcium, Zat Besi, Magnesium, Potassium dan Phosphorus – yang semuanya dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan mineral di dalam tubuh kita.

Dengan proses dan kandungannya tersebut di atas, maka dengan mudah kita sekarang bisa tahu bahwa mengapa penggunaan gula putih berusaha ditekan oleh bahkan lembaga-lembaga resmi seperti WHO, juga Departemen Kesehatan R.I. yang berusaha menekan penggunaan gula, garam dan minyak.

Manis Alami

Lantas bagaimana solusinya bagi kita yang terlanjur menyukai rasa manis di hampir semua menu makanan apalagi minuman kita ? Rasa manis bisa datang dari perbagai produk alam seperti madu, buah dan bahkan juga dari tebu itu sendiri.

Tebu yang menjadi salah satu penghasil gula atau rasa manis yang paling efektif, sebenarnya tidak harus dibuat gula putih. Bila tebu diproses menjadi gula yang disebut secara international sebagai brown sugar – gula coklat, maka prosesnya tidak memerlukan begitu banyak zat-zat yang tidak diperlukan – dan sebaliknya mempertahankan zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh.

Jadi selain alasan kesehatan, alasan cita rasa semestinya juga mengunggulkan brown sugar yang lebih alami ketimbang gula putih – mengunggulkan produk industri yang sederhana dengan tidak melibatkan zat-zat yang tidak diperlukan tubuh, ketimbang produk industri canggih yang malah melibatkan zat-zat yang tdak memberi manfaat.

Gula Di Warung

Bagi saya, bila di warung ada gula pasir yang berwarna agak kecoklatan, saya lebih suka membelinya. Sebab, gula pasir itu lebih alami.

Posted in KESEHATAN, SHARE ILMU | Leave a comment

MANFAAT BIJI KELOR

Manfaat Luar Biasa Biji Kelor

Coba saja, cari di google, ketik manfaat biji kelor sebagai penjernih air. Maka akan kita dapatkan keistimewaan biji kelor ini.

Maka, hasilnya akan luar biasa

Kita akan mendapatkan berbagai referensi biji kelor sebagai penjernih air,,,,

Dari salah satu referensi ini, saya dapatkan seperti ini

Biji kelor sebagai pembersih alami

Biji kelor adalah adalah salah satu pembersih air alami yang sangat efektif.
Satu biji kelor bisa membersihkan 1 liter air kotor (air banjir misalnya) menjadi 1 liter air siap minum .
Kalau Anda sedang berada di tengah banjir, atau bisa air sungai atau air danau, di tangan Anda tersisa satu botol air minum – maka dengan bantuan 20 biji kelor, Anda bisa melipat-gandakan sebotol air minum Anda menjadi 20 liter air minum.

Bagaimana caranya ?

Pertama, Kupas kulit 20 biji kelor sampai bersih kemudian tumbuk halus.
Kedua, Setelah itu campur dengan sebotol air bersih dan kocok hingga merata selama lima menit.
ketiga, Saring airnya
Keempat, Tuangkan kedalam 20 liter air banjir.

biji kelor sebagai penjernih

Penjernihan Air Dengan Biji Kelor

Sambil diaduk cepat awalnya (2 menit pertama), kemudian aduk perlahan hingga 10-15 menit. Setelah itu diamkan sekitar 1 jam, maka Anda akan melihat kekeruhan di dalam air banjir tersebut perlahan-lahan mengendap dibawah dan menyisakan air yang sangat bersih di atasnya. Setelah disaring dengan kain saringan tahu (atau kain apapun lainnya) maka akan ada hampir 20 liter air bersih siap minum – sedikit berkurang karena kotoran yang mengendap tadi.

Dengan pendekatan seperti ini insyaAllah tidak ada lagi problem air bersih – karena Alhamdulillah kita masih sering diberi air hujan. Bukan hanya bersih, penyaringan air dengan kelor juga mematikan 90-99% bakteri yang ada di dalamnya sehingga menjadikannya air yang jauh lebih aman untuk diminum.

Semoga bermanfaat

Posted in SHARE ILMU | Leave a comment

KACANG HIJAU

PRODUKTIVITAS PETANI KACANG HIJAU

Bila ada kalimat di bawah ini, apa artinya bagi kita :

Kacang hijau (Vigna radiata) umunya di tanam di lahan sawah pada musim kemarau setelah padi atau tanaman palawija yang lain. Di tingkat petani, rata-rata produktivitas baru mencapai 0,9 ton/ha. Sedangkan dari hasil percobaan dapat mencapai 1,6 ton/ha. Rendahnya hasil kacang hijau di tingkat petani antara lain disebabkan oleh praktek budidaya yang kurang optimal. Untuk meningkatkan produktivitas tanaman diperlukan budidaya tepat.

Untuk musim hujan, digunakan jarak tanam 40 x 15 cm sehingga populasinya sekitar 300-400 ribu tanaman per hektar.
Untuk musim kemarau digunakan jarak tanam 40 x 10 cm sehingga populasi sekitar 400-500 ribu tanam per hektar
. http://www.agricenter.jogjaprov.go.id/index.php?action=generic_content.main&id_gc=313

Di tingkat petani, ternyata produktivitas tanaman kacang hijau baru mencapai 0,9 ton/ha.
Oke lah, kita genapkan menjadi 1 ton/ha. Bila di dalam 1 ha, dengan jarak tanam 40 cm x 15 cm terdapat 300.000-400.000 tanaman.

Pertanyaannya, berapa gram yang dihasilkan oleh setiap tanaman?

Bila ada 300.000 ribu tanaman mendapatkan hasil 1 ton maka akan dihasilkan
= 300.000 tanaman dapat 1 ton/1.000 kg
= 300 tanaman dapat 1 kg
= 300 tanaman dapat 1.000 gram
= 3 tanaman dapat 10 gram
= 1 tanaman dapat 3,33 gram

Bila dalam 1 lubang ada 2 tanaman
Maka dalam 1 lubang akan didapatkan hasil 6,66 gram

Bila dalam 100 butir kacang hijau varietas kutilang beratnya 6-7 gram. Maka bila 1 lubang ada 2 tanaman menghasilkan 6,66 gram, sama saja 1 lubang 2 tanaman menghasilkan 100 butir kacang hijau.

Bayangkan saja,,,

Untuk mendapatkan 1 kg kacang hijau dibutuhkan 300 tanaman/150 lubang

Dengan hasil tsb di atas, maka sudah tentu produktivitas kacang hijau di tingkat petani harus terus ditingkatkan. Dengan benih unggul, budidaya yang baik,dll. Semoga saja dapat terwujud. Aminn.

Posted in KACANG HIJAU | Leave a comment

KACANG HIJAU KUTILANG

KACANG HIJAU VARIETAS KUTILANG

Varietas kacang hijau memang belum banyak dikenal masyarakat luas. Untuk mengetahui dan memudahkan nama-nama varietas kecang hijau, kita ingat saja, nama-nama burung.

Coba ingat kalimat ini : BURUNG HIJAU.
Itu artinya nama-nama burung umumnya menjadi rujukan untuk varietas tanaman kacang hijau. Ada varietas betet, nuri, parkit, kutilang, camar, gelatik, dll

Salah satu varietas terbaru kacang hijau adalah kutilang. Varietas ini dikeluarkan tahun 2004. Berikut ini adalah Deskripsi Kacang Hijau Varietas Kutilang http://puslittan.bogor.net/index.php?bawaan=varietas/varietas_detail&komoditas=05027&id=Kutilang&pg=1&varietas=1

Nama Varietas : Kutilang
Tahun : 2004
Asal : AVRDC Taiwan
Rataan Hasil : 1.13 t/ha
Potensi Hasil : 1.96 t/ha
Pemulia : M. Anwari, Rudy Soehendi
Tipe Pertumbuhan : Determinit
Warna Batang : Hijau tua
Bulu Batang : Jarang, pendek, kecoklatan
Warna Tangkai Daun : Hijau polos
Rambut Daun : Jarang, pendek, kecoklatan
Warna Kelopak Bunga : Hijau
Warna Mahkota Bunga : Kuning
Warna Kulit Biji : Hijau mengkilat
Bentuk Biji : Agak bulat-bulat
Bentuk Polong : Besar panjang
Bulu Polong : Pendek, kecoklatan
Panjang Tangkai Polong : Sedang (10-15 cm)
Warna Polong Muda : Hijau
Warna Polong Tua : Hitam
Posisi Polong : Terkulai, melengkung ke dalam
Jumlah Biji/Polong : 9-13 butir
Jumlah Polong/Tanaman : 15-24 buah
Periode Berbunga : Serempak
Umur Berbunga : 35-38 hari
Umur Panen : 60-67 hari
Tinggi Tanaman : 53-60 cm
Bobot 100 biji : 6.0-7.0 g
Ketahanan Penyakit : Tahan Embun Tepung

Posted in KACANG HIJAU | 1 Comment