KISAH CINTA SEORANG PEMUDA

MENCARI RASA SPESIAL DI HATI
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( Penulis Lepas )
MENCARI RASA  DI HATI

MENCARI RASA DI HATI

Sekitar 2 tahun yang lalu, seorang pemuda bertemu tanpa disengaja dengan seorang wanita. Nama pemuda itu, Najmudin Firdaus. Dalam pandangan pertama, di hatinya timbul rasa kagum. Rasa kagum yang baru pertama kali dia rasakan. Rasa kagum yang begitu hebat. Rasa kagum yang bergetar di hati sanubari.

Dia sempat berkenalan dengan wanita tersebut, begitu mendengar namanya disebut, sekan-akan pelangi menghiasi hatinya. Seakan-akan bintang-bintang singgah di jiwanya. Nama wanita itu, Tsabita Salsabila. Nama yang indah, seindah pancaran wajahnya. Dengan berjalannya waktu, pemuda ini mengetahui bahwa Tsabita Salsbila sudah punya tunangan. Dan sebulan lagi akan menikah.

Di suatu acara pertemuan kerja lapangan, 6 bulan setelah peristiwa tersebut di atas. Si pemuda ini bertemu dengan seorang gadis. Gadis yang sesuai betul dengan idamannya selama ini. Gadis yang begitu pas dengan rasa dan bahasa  jiwanya. Seakan-akan, si pemuda ini menemukan tulang rusuknya kembali.

” ohh, bagaimana mungkin. Aku tlah menemukan tulang rusukku kembali. Yupps, aku harus kenal dengan dirinya” begitu desir bibirnya bersuara lembut.
 

Desir-desir kekaguman kembali melanda dirinya. Tetapi, rasa yang ditimbulkannya kali ini lain. Agak beda. Rasa yang begitu hebat. Rasa yang bergelombang bagaikan tsunami, begitu memuncak. Rasa yang begitu indah masuk secara perlahan ke sela-sela bilik hatinya.

“kau begitu sempurna,,,”, seperti lirik sebuah lagu. “di mataku, kamu begitu indah, seindah malai padi yang bernas,,,”
 

Dia pun berkenalan. Gadis itu bernama Fathia Fithri . Gadis ini berasal dari Sumatra, tepatnya dari daerah Pesisir Selatan. Perkenalan singkat pun terjadi. Di lain hari, sms dan email sempat tercipta. Lagi-lagi, sang gadis sudah dipinang orang lain.

Saat ini, si pemuda sedang duduk di teras masjid. Pikirannya melayang ke masa-masa sekolah. Di SMU dulu, si pemuda ini pernah menjadi rebutan beberapa teman kelas wanitanya. Tetapi sayang, di hatinya tak ada rasa tertarik pada teman wanita sekelasnya. Rasa yang spesial di hati.

Pada saat yang bersamaan, justru rasa spesial itu tertambat pada adik kelasnya. Nama adik kelasnya “titik-titik”. Dia pernah berkirim surat, tapi tak mendapat respon.

Tak berapa lama kemudian, si pemuda ini menerima sepucuk surat. Surat tsb dari adik kelasnya. Inti suratnya, si wanita tersebut menyukai pemuda ini. Cuma pada saat itu, si wanita tersebut ingin konsentrasi belajar. Dan pada saat yang bersamaan, orang tua si wanita melarangnya.

Walaupun demikian, si pemuda ini cukup senang. Rasa senang mengetahui bahwa orang yang dicintainya, menyukai pula dirinya. Surat itupun diletakkan di dadanya,,,

Pikirannya tersadar, saat ada seorang pria lain yang duduk 1 meter di sampingnya. Dia membawa buku. Pria tersebut duduk dan membaca buku itu. Sempat terlihat sekilas judul buku itu, Sepeda dari Kambing baca disini. Si pemuda ini penasaran, akhirnya ditegur pria tersebut.

” maaf, bang. judul bukunya lucu juga”
” buku apa?” pria tersebut sengaja bertanya
” buku yang abang baca “
” ohh, buku ini. Emang judulnya menarik. Tapi yang lebih menarik lagi, isinya dik. Membaca buku ini, bisa menambah wawasan kita”
 

Akhirnya mereka berkenalan. Pria tersebut bernama Ihsan Muhamad. Setelah itu, mereka bertukar pikiran. Sampai suatu ketika, si pemuda ini bertanya kepada pria tersebut.

” bang, ada sebuah misteri yang masih kabur dari pemahaman saya”
” misteri?, maksud adik?”
” begini bang”.

Akhirnya keluarlah dengan lancar kisah hidupnya. Terutama saat-saat berkenalan dangan wanita-wanita yang pernah mampir di hatinya.

Setelah selesai mencurahkan kisah hidupnya. Si Pria tersebut terdiam. Cukup lama juga.

” sorry bang, saya minta saran”
” ohh, maaf. Aku jadi teringat kenangan juga nih”
” abang sudah menikah?”
” emang kelihatannya bagaimana? “
” ya kelihatan, bang!”
” dari mana kelihatannya, dik?”
” ya dari mata saya, abang kan kelihatan, hee”
” bisa aja. Begini, dik. Anda beruntung”
 

Pemuda ini mengerutkan dahi sekaligus heran,

” beruntung? dari kaca mata mana, bang?”
” seseorang yang pernah merasakan rasa spesial di hatinya sungguh beruntung. Mengapa? sebab ada juga orang yang sudah tua, tapi belum juga ketemu rasa spesial itu”
” saya kok bingung, bang?”
” aku pernah ketemu dan berinteraksi dengan banyak orang yang sudah menikah, dari situlah aku dapat gambaran hidup mereka.
“trus, bang,,”
“Sewaktu muda, mereka hanya sebatas suka dengan wanita lain. Suka yang biasa saja. Suka yang tak menimbulkan gelombang besar dalam jiwanya.”
” betul, bang. Sewaktu saya bertemu dan berkenalan dengan seseorang gadis, di hati ini terasa ada gelombang tsunami yang menggerakkan jiwa. Jiwa ini tak merasa lelah tuk mengingatnya”
 

Si Pemuda yang dipanggil abang ini, terlihat geleng kepala. Dan berujur:

” luar biasa, anda sungguh beruntung, dik”
” apakah abang pernah merasakannya?. Nga perlu dijawab, Bang. Saya sudah tau”
” dari mana?”
” Karena abang bisa menjelaskan!”
” hee. Saran apa yang kau minta?”
” terus terang, saya masih mengharapkan satu dari ke-3 wanita itu, walaupun mereka sudah menjadi istri orang lain”
” kok begitu?”
” ya, saya tunggu jandanya, bang”
” luar biasa, sebegitu besarkah cintamu pada mereka?
” ini bukan cinta, bang. Ini adalah rasa. Rasa spesial yang telah terukir di hati” si pemuda mengucapkan kata-kata itu sambil berkaca-kaca. Ada butiran air mata yang menggenang di bola matanya.
 

Si pria melihat ke arah pepohonan. Dihela nafasnya dengan tarikan nafas yang panjang. Tiga kali, si pria tersebut melakukan hal tersebut.

” Dik, bila ke-3 wanita itu menjadi istrimu sekaligus, apa yang akan kamu lakukan?”
” apa mungkin, bang?”
” jangan berkata tak mungkin. Apa yang akan kamu lakukan?”
” saya akan melakukan apa saja, bang. Apa saja, walau saya tukar dengan nyawa ini, bang”
” Mau aku kasih tahu jalannya?”
” Emang abang tahu jalannya?”
” sudah, beberapa tahun yang lalu aku mendapatkan jalan itu”
” dari siapa, bang ?”
” tak aku sebutlah nama orang itu, tak eloklah. Tapi jawababnya ada di kamu, mau nga?”
” apapun akan saya tempuh, bang?”
oke, ini dia, kejarlah pintu surga!”
” kalau bisa jangan di surga dulu, bang. Di dunia inilah”
” itulah masalanya, pertama, apakah mereka ber-3 mencintaimu?.”
” kayanya iya, bang”
” kok pake kayanya sih”
 

Selanjutnya, Ihsan, nama abang ini, terdiam lagi. Dia perlu mengatur kata-kata yang pas buat lawan bicaranya.

“Okelah kalau iya. kalau di dunia ini, kamu perlu waktu puluhan tahun untuk menikahi ke-3 wanita itu. Bisa jadi, ke-3 wanita yang kamu cintai baru kamu nikahi, bila ke-3 suaminya sudah meninggal. Apa kamu mau menunggu hal yang tak pasti?”
” tapi bang?”
” teman, perbanyaklah amalmu, carilah ilmu agamamu. Jadikan Islam sebagai jalanmu. Jadilah hamba TuhanMu. Kejar pintu SurgaNya. Sebab disanalah segala angan-anganmu, segala hasratmu, segala cintamu, dan segala cita-citamu terwujud”
” Adakah cara lain, bang?”
” Cara lain ada, tapi tiada yang abadi, tiada yang kekal. Dan ingat, cara lain tak ada yang lebih mudah!!”
” maksudnya, bang?”
” Usia kita paling lama 60 tahunan. Tetapi bila kita arahkan pada Sang Pencipta, apapun keinginan kita akan tercapai. Apapun itu. Ada satu pesan yang kuingat terus sampai saat ini. Pesan dari seseorang yang tak kusebutkan namanya.”
” bisa dishering, bang?”
” kamu mau?”
” silahkan, bang”
” begini, dalam kehidupan ini, kita pasti kan menjumpai banyak wanita. Dari sekian banyak wanita, pasti ada yang cantik di hatimu. Bila dia cantik di hatimu, pastilah dia cantik di matamu. Bila sudah demikian, berdoalah, Ya Rohman Ya Rohim, jadikan dia kelak istriku di surga nanti.”
” Berapa kali doa itu, bang. hee?”
” Sebanyak wanita yang cantik di hatimu”
” Makasih, bang. Kan kukejar Pintu Surga-Mu Ya ALLAH”
 

Dan, kedua anak manusia pun tersenyum. Senyum akan sebuah harapan. Harapan akan sebuah cita-cita,,,

Posted in CINTA | 15 Comments

POTENSI INPARI 23

MENGENAL POTENSI INPARI 23
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN di BANTEN )

Padi Inpari 23

Belum lama ini, saya bersama Haji Ely berkunjung ke rumah Haji Asmat. Tujuan kunjungan kami ke sana adalah ingin melihat penampilan padi inpari 23 . Kebetulan, padi inpari ini dalam beberapa hari ke depan akan dipanen. Padi inpari 23 merupakan salah satu padi aromatik yang dilepas pemerintah tahun 2012.

Saya juga pernah melihat penampilan fisik tanaman inpari 22 – 30 pada tahun 2012 di BB Sukamandi. Salah satunya adalah inpari 23 ini.

Bersama Ketua KTNA Jayanti

Sesampainya di sana, di rumah Haji Asmat, kami bertemu dengan ketua KTNA Kecamatan Jayanti Pak Purwa dan wakilnya. Setelah berbincang-bincang seputar persoalan pertanian, tak lama setelah itu kami menuju lokasi ditanamnya inpari 23.

IMG05435-20140326-1047

Menurut pak haji asmat, padi inpari 23 ini akan dipanen beberapa hari lagi. Sesampai di sawah, biasanya saya mengamati tanaman ini. Biasanya, kalau padi menjelang panen, yang pertama saya amati adalah daun bendera, posisi malai, panjang malai dan jumlah bulir.

Malai Padi

Secara pribadi, saya suka dengan penampilan padi ini. Daun bendera tegak panjang, posisi malai agak tertutupi daun bendera sehingga agak aman dari burung.

Untuk panjang malai sekitar 25-28 cm. Potensi jumlah bulir berdasarkan literatur dari Litbang Pertanian adalah 231 bulir.

Setelah menemukan apa yang saya cari, saya petik 2 malai istimewa dari padi inpari 23 ini , salah satu malainya saya hitung.

Malai Inpari 24

Malai Inpari 24

Setelah saya hitung, malai ini mempunyai pola malai sbb:
1- 31
2- 46 30 33.
3- 37 42 41 43
4- 36 39
5. 30
6. 29
7. 20
8. 17
9. 16
10. 12
Totalnya 502

Jumlah bulirnya bisa mencapai 502, bahkan mungkin ada bisa lebih dari itu. Tapi perlu diingat, ini hanya sebatas potensi saja. Bahwa tanaman ini punya potensi mengeluarkan jumlah bulirnya per malainya secara maksimal.

Malai Ideal
Di dalam areal sawah, saya pernah juga pernah mendapatkan malai yang ideal -menurut saya pribadi-. Malai ideal tsb menurut saya adalah panjangnya maksimal 30 cm, jumlah bulir mencapai 250 – 350 bulir per malai, bentuk gabah panjang lonjong, malai rapat sebab ranting malai panjang.

Nah malai inpari 23 ini bisa dibilang seperti pendapat saya, cuma sayang bulirnya tidak panjang lonjong, apalagi beratnya sekitar 26 gram per 1.000 butir.

Padi Aromatik

Kalau melihat kadar amilosanya sekitar 17 %, maka nasi ini sangat pulen. Apalagi, ada padi ini jenis aromatik. Maka bisa dibayangkan bila kita makan nasi ini dengan lauk ayam bakar,,,,

Posted in BENIH UNGGUL PADI | 6 Comments

PADI GILIRANG

Di Indonesia, ada beberapa padi “AROMATIK” yang telah dikeluarkan oleh pemerintah. Padi-padi tsb antara lain : Padi Sintanur (2001), Padi Gilirang (2002), Padi Pandan Putri (2010), Padi Inpari 23 (2012), dll.

Pada kesempatan ini, saya akan memberikan informasi tentang padi gilirang. Padi Gilirang ini adalah salah satu tetua dari Padi Inpari 23. Sebab belum lama ini, saya berkesempatan melihat padi Inpari 23 di Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang.

Berikut ini adalah Deskripsi Padi Varietas Gilirang yang saya ambil dari Puslittan Bogor

Nama Varietas : Gilirang
Tahun : 2002
Tetua : B6672/Membramo
Rataan Hasil : 6 – 7.3 t/ha GKG
Karakter Khusus : Wangi sejak di pertanaman
Pemulia : Soewito Tj, Buang Abdullah, Bambang Kustianto
Penyakit : Tahan terhadap hawar daun bakteri (Xanthomonas oryzae) strain III, agak tahan strain IV, tetapi rentan strain VIII
Hama : Tahan terhadap hama wereng coklat (Nilaparvata lugens) biotipe 1, 2, dan 3
Anjuran tanam : Baik ditanam di lahan sawah dataran rendah sampai ketinggian 500 m dpl
Umur tanaman : 120 hari
Tinggi tanaman : 110 cm
Anakan produktf : 10 – 15 batang
Warna batang : Hijau
Warna kaki : Hijau
Warna daun : Hijau tua
Permukaan daun : Kasar
Posisi daun : Tegak
Posisi daun bendera : Tegak sampai miring
Warna telinga daun : Tidak berwarna
Warna lidah daun : Tidak berwarna
Bentuk gabah : Sedang
Warna gabah : Kuning bersih
Kerontokan : Sedang
Kerebahan : Tahan
Bobot 1000 btr : 28 gram
Kadar amilosa : 18.9%

Posted in BENIH UNGGUL PADI | 3 Comments

RUMAH TANPA SEMEN

RUMAH TANPA -SEDIKIT- SEMEN

Coba kita perhatikan lingkungan sekitar kita. Lebih tepatnya para tetangga kita yang anaknya sudah besar. Yang anaknya sudah menikah. Yang anaknya sudah berkeluarga dan memiliki anak,,,

Apakah anaknya yang sudah menikah tsb masih tinggal dengan orang tuanya? kalau saya perhatikan, sudah mulai agak banyak, anak yang sudah berkeluarga masih tinggal dengan orangtuanya.

Di tempat tingggal saya, ada tetangga yang punya anak dan sudah 7 tahun menikah -sudah punya anak- masih tingal bersama orang tuanya. Ada juga tetangga saya yang memiliki 3 anak. Ke-3 anaknya sudah berkeluarga -memiliki anak-. Akan tetapi, Ke-3 anaknya masih tinggal bersama orang tuanya.

Ada teman yang bercerita kepada saya, yang intinya hampir sama: sudah mulai banyak anak-anak yang sudah berkeluarga tinggal bersama orang tuanya.

Bahkan di Amerika sendiri, berdasarkan apa yang saya baca di dalam situs Gerai Dinar, gejala di atas sudah mulai seperti itu: sudah milai banyak anak-anak yang sudah berkeluarga di Amerika masih tinggal bersama orang tuanya.

Apa artinya?

Bisa jadi, sebagian besar penghasilan yang mereka dapatkan sulit mengejar “melajunya” harga rumah. Penghasilan yang mereka dapatkan termakan oleh “inflasi” yang makin tinggi. Sebab sistem yang dianut negara kita mengekor kepada kapitalisme,,,

Mengapa rumah mahal?
Salah satu sebabnya bahan-bahan untuk membuat rumah juga mahal.

Bisakan rumah menjadi murah? bisa saja. Asalkan bahan-bahannya murah dan mudah didapatkan.

Untuk memahami persoalan ini, silahkan baca tulisan ini,,,

Menurut data Habitat – PBB, 30 % penduduk perkotaan tinggal di daerah kumuh sementara yang di desa malah lebih banyak yaitu 35 %. Kekumuhan ini dicirikan antara lain dengan kurangnya air bersih, terbatasnya saluran pembuangan, kepadatan yang berlebihan, struktur bangunan yang tidak layak, dan status tempat tinggal yang tidak sah. Kondisi ini akan terus memburuk seiring dengan bertambahnya penduduk di muka bumi, dapatkah kita melakukan perbaikan ?

Rumah adalah salah satu sumber kebahagiaan dan juga sekaligus sumber kesedihan sebagaimana diungkap dalam hadits : “Ada empat sumber kebahagiaan seseorang, yaitu istri salehah, rumah yang luas, tetangga yang baik, dan kendaraan yang nyaman. Juga ada empat sumber kesedihan seseorang, yaitu tetangga yang jahat, istri yang membangkang, rumah yang sempit, dan kendaraan yang buruk.” (HR. Imam Ibnu Hibban).

Maka mengatasi problem-problem kesulitan perumahan bagi rakyat adalah juga bagian dari mengatasi kesedihan-kesedihannya. Saat ini kita di Indonesia mengalami kekurangan perumahan sekitar 15 juta rumah dan bertambah sekitar 400,000 setahunnya. Maka inilah tantangannya.

Tetapi bila rumah dibangun dengan cara-cara seperti sekarang, nampaknya problem perumahan ini bukannya teratasi malah tereskalasi. Lantas apa solusinya ?

Nampaknya hanya ada satu jalan untuk menyelesaikan masalah ini, yaitu kembali kepada petunjukNya. Inspirasinya datang dari wahyu Allah ke lebah : “Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia”.” (QS 16 :68).

Karena lebah mendapatkan wahyu untuk membuat rumah kemudian lebah benar-benar menggunakan wahyu itu – maka tidak ada lebah yang tidak punya rumah, dan lingkungan rumahnya-pun tidak ada yang kumuh. Rumah lebah-pun selalu indah sehingga tidak ada perbedaan yang significant antara tingat-tingkat masyarakat lebah dalam hal perumahannya. Lebah pekerja memiliki rumah yang sama indahnya dengan lebah-lebah jantan – calon suami ratu lebah.

Lebah membangun rumah dari bahan-bahan yang ada di sekitarnya sehingga tidak ada lebah yang kesulitan mencari bahan banguan untuk rumahnya. Beda sekali dengan manusia, ketika semen di Jawa harganya hanya Rp 70,000,- semen di salah satu kabupaten di Papua bisa mencapai 20 kalinya yaitu Rp 1,400,000 per sak.

Lebah membangun rumah dengan bergotong royong, sehingga tidak perlu membayar tenaga kerja atau resources lain yang mahal. Rumah lebah tidak terbebani biaya bunga atau riba, sehingga tidak ada rumah lebah yang mahal.

Rumah lebah dekat dengan ‘tempat kerja’ di mana lebah mencari makan, sehingga tidak ada lebah yang perlu membuang waktu terlalu banyak untuk pergi dan pulang dari tempat kerjanya.

Di dalam rumah-nyapun lebah masih bisa produktif menghasilkan produk-produk yang sangat bermanfaat untuk koloni lebah maupun untuk manusia, yaitu madu.

Di akhir cerita tentang lebah tersebut Allah-pun mengingatkan manusia agar belajar darinya : “Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.” (QS 16:69)

Bayangkan kalau prinsip-prinsip rumah lebah ini semua bisa diterapkan dalam pembangunan rumah manusia, Maka insyaAllah sumber-sumber kebahagiaan itupun akan datang dari rumah-rumah kita semua.

Bayangkan kalau kita bisa membangun rumah atau perumahan seperti lebah : 1) Tidak menggunakan bahan selain yang ada di sekitar kita; 2) Membangun dengan cara gotong royong; 3) Rumah yang dekat dengan tempat kerja atau bahkan menjadi rumah produktif yang sekaligus tempat kerja.

Prinsip pertama dan kedua insyaAllah akan menjadi project berikutnya yang akan diwujudkan di Startup Center – Depok. Teknologi yang menjadi kajian dari teman-teman di perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri, insyaAllah siap diterapkan. Teknologi yang disebut Mortarless Technology – Teknologi tanpa (atau sedikit) semen antara lain akan menjadi solusinya.

Interlocking

Dengan teknologi ini Anda akan bisa membuat rumah dengan bahan dari galian tanah di lokasi rumah yang akan dibangun. Tanah yang dikeduk untuk leveling atau digali untuk resapan air, bisa cukup untuk membuat batu bata khusus yang disebut Interlocking Brick. Dari batu bata inilah dinding rumah akan dibuat.

Untuk membangun rumah dengan Interlocking Brick selain murah juga mudah, sehingga Anda bisa bekerjasama dengan tetangga-tetangga untuk saling membangunkan rumah masing-masing. Tentu ini bisa dicapai bila Anda bertetangga dengan orang-orang yang baik seperti diindikasikan dalam hadits tersebut di atas.

Kemudian prinsip ketiganya adalah juga sangat dimungkinkan dengan era teknologi ini. Anda tidak harus bekerja di pusat kota, dengan telekomunikasi yang baik – Anda tetap akan bisa bekerja meskipun komplek perumahan Anda nun jauh di tempat yang masih segar di luar kota sana.

Semua rancang bangun rumah dengan Mortartless Technology (MT) ini insyaAllah siap, hanya kami masih membutuhkan ahli produksi mesin, baik perorangan maupun perusahaan yang siap memproduksi mesin-mesin yang murah dan reliable untuk memproduksi bata khusus tersebut di atas. Bila Anda tertarik untuk memproduksi mesin-mesin ini atas pesanan kita semua, silahkan menghubungi kami di menu kontak ini, briefing spesifikasi teknis hanya akan diberikan ke peminat yang capable untuk mewujudkannya – menurut penilaian kami.

InsyaAllah bersama-sama kita bisa ikut mengatasi problem perumahan di negeri ini, sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi jutaan orang yang kini belum bisa menikmati kebahagiaan dari rumahnya. InsyaAllah

Posted in AGAMA, SHARE ILMU | 2 Comments

LOKASI KOPDAR (2)

LOKASI DAN WAKTU KOPI DARAT (2)

Pada tulisan sebelumnya yaitu “kopi darat (2)”, saya sudah menjelaskan kepada teman-teman semua akan adanya pertemuan yang ke-2 di komunitas Oksi-P. Pertemuan yang bisa jadi, bisa memberikan sedikit kontribusi bagi perkembangan pertanian di Bumi Pertiwi -Insya Allah-.

Setelah itu, akan ada pertanyaan selanjutnya adalah

1. Di mana lokasinya, dan kapan waktunya kopdar tsb?

2. Apa agenda yang akan dibicarakan di dalam kopdar tsb?

Untuk kegiatan-kegiatan seperti ini, biasanya bagi organisai-organisasi lain akan dibentuk kepanitiaan: SC dan OC. Oleh para SC dan OC, kegiatan seperti ini sudah direncanakan dalam waktu yang cukup lama. Direncanakan ini dan itu nya. Banyak waktu, tenaga dan biaya yang akan dibutuhkan.

Disinilan uniknya teman-teman di Oksi-P. Berhubung, “pertemuan-pertemuan” kita lebih dominan di dunia maya. Apalagi hal tsb dilakukan dengan penuh kesadaran. Intinya: kita ingin belajar supaya bisa. Setelah itu, kita berbagi kepada yang lain.

Dan juga, bagi kita acara pertemuan kopdar bukanlah sebuah acara seremonial . Maka dimana pun kita bisa melakukannya,,,,,

Kembali Ke Labtop

“Lansung saja mas nurman, kembali ke laptop???”
“Oke oke”

Lokasi dan Waktu Kopdar (2)

Untuk lokasi kopdar (2) dilaksanakan Insya Allah akan dilaksanakan di KEBUMEN. Tepatnya di tempat Mas Aan Kamil.
Alamatnya: DUSUN KEMACANAN 40, RT 03/02 CANDIWULAN KECAMATAN KEBUMEN – KAB KEBUMEN – JATENG
NO HP MAS AAN KAMIL 0813 33228075 / 0838 70886668

Masalah waktu, setelah dibicarakan, jatuh pada hari SABTU-AHAD, TANGGAL 19-20 APRIL 2014

Mengapa di Kebumen mas, kok 2 hari lagi?

Ceritanya begini,,,,

Mas Aan Kamil pada bulan April punya acara/kegiatan dengan lembaganya, mereka akan mengadakan pelatihan. Di bulan April juga, rencananya teman-teman Oksi-P akan mengadakan kopdar (2).

Diambil benang merah: Apakah 2 kegiatan tsb bisa disatukan? Ternyata bisa !!!
Maka digelarkan acara tsb

Agenda Acara

Maka persoalan ke-3 nya adalah bagaimana agenda kegiatannya?

Mas Aan kamil akan mengadakan pelatihan dan praktek teknik penyilangan padi. Maka dibutuhkanlah pemulia tanaman padi, alat silang/pinset, bunga padi, dll.

Setelah ditanya kepada pemulia, berapa hari dibutuhkan untuk mengadakan pelatihan tsb. Ternyata jawabannya butuh waktu sekitar 4-5 hari.

Setelah dipadatkan bisa dilakukan 2 hari. Oleh sebab itu dilaksanakan 2 hari.

Jadi, acara kopdar (2) nanti berisi :

1. Pelatihan persilangan padi
Untuk masalah ini, sepenuhnya akan menjadi wewenang dan tanggung jawab Mas Aan Kamil. Masalah siapa pemulianya, penyiapan tanaman padi yang mau keluar bunga, dll.
Di sesi ini, teman-teman termasuk saya menjadi peserta,,,,

2. Agenda-agenda teman-teman Oksi-P.
Bagaimana kedepannya, penjelasan distribusi benih padi, tata niaga bagi petani, tukar benih, dll.

Susunan Agenda Acara Kopdar (2)

Sabtu 19 April 2014
08.00 – 15.00 Materi dasar penyilangan padi
16.00 – 18.00 Agenda Oksi-P ke depan
19.00 – 21.00 Distribusi benih padi

Ahad 20 April 2014
08.00 – 14.00 Praktek penyilangan padi
14.00 – 16.00 Tata Niaga bagi petani
16.00 – 16.30 Tukar benih
> 16.30 Pulang kampung

NB:

Trainer:
- Bp. Warsiyah, peneliti, pemulia dan penangkar padi dr Indramayu.
- Bp. Avi Narantaka, praktisi, peneliti, pemulia, penangkar benih padi dr Batang.

*Registrasi:
- transfer ke BRI 0032-01-038874-50-7 a/n Akhmad Munawar Kamil sebesar Rp. 100 ribu(simpan bukti tranfer Atau konfirmasi ke 083870886668 (phone/WA), 74135F4D (BBM) paling lambat sepekan sblm pelaksanaan.
- peserta mendapatkan konsumsi selama kegiatan
- bila ada teman-teman Oksi-P yang ingin mengumbang untuk acara kegiatan di atas, bisa ditransfer ke no rek di atas. Uang tsb akan digunakan untuk membeli seperangkat peralatan persilangan sederhana dan dibagikan kepada para peserta.
- Insya Allah akan ada doorprize dari Mas Aan bagi peserta yang beruntung
- tiap peserta diharapkan membawa benih sehingga bisa saling tukar benih. Tidak terbatas benih padi, benih apa saja. tks
- Bagi teman2 yang hanya ingin datang ke acara kopdar (2), tapi tidak ikut pelatihan silahkan saja. Akan tetapi tidak mendapatkan konsumsi/makan dan tidak ikut pelatihan.
- Bila ada teman-teman oksi-p yang ingin ikut pelatihan tetapi ada kendala di finansial/keuangan. Silahkan hub Mas Aan

Posted in PEMULIAAN TANAMAN, SEPUTAR PETANI | 15 Comments

PADI CIHERANG 11 TON/HA

BUDIDAYA PADI CIHERANG VERSI MAS RIJAL
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN di BANTEN )

Kalau kita lihat deskripsi padi ciherang maka akan kita dapatkan potensi hasil tertinggi adalah 8,5 ton/ha. Hasil ini biasanya didapatkan dari berbagai demplot yang dilakukan oleh para peneliti.

“bila di tingkat petani didapatkan hasil 80 % dari potensi hasil tertinggi saja itu sudah bagus,,,” begitu komentar salah satu peneliti di BPTP Banten.

Saya pun berkomentar dalam hati karena tidak ingin berdebat: “betul, tapi siapa dulu petaninya,,,”

Bila para petani yang memakai pupuk kompos sekedarnya, jerami pun masuk ke sawah akibat dibakar, begitu mengandalkan pupuk kimia dan pestisida kimia, maka wajar saja dapat hasil 80 % dari potensi tertinggi hasil sudah bagus. Itu artinya dapat 80 % dari 8,5 ton/ha yaitu sekitar 6,8 ton/ha.

AKAN TETAPI, bila ada petani yamg memasukakan semua jerami ke sawah kembali, memakai pupuk kompos/kandang/dll, memainkan peran mikroorganisme, memberikan MOL/pupuk hayati secara berkala, memasukkan pupuk secara berimbang, menggunakan pesnab untuk menjaga agroekosistem sehinga sawah sehat, maka mendapatkan hasil di atas potensi hasil adalah WAJAR.

Dengan perlakukan di atas maka dengan mendapatkan hasil 10-11 ton/ha untuk varietas ciheranga adalah WAJAR.

Makanya, salah satu teman kita yaitu Pak Rijal -dan mungkin juga beberapa petani kita yang lain- bisa mendapatkan hasil panen padi ciherang dengan angka ril -bukan ubinan- yaitu 11 ton/Ha.

Berikut ini adalah cara budidaya yang dilakukan oleh Pak Rijal – maaf Pak Rijal, ada beberapa bagian yang saya tambahkan-

BENIH :

Untuk mendapatkan benih, ada perlakuan yang dilakukan oleh Pak Rijal yaitu melakukan seleksi sendiri.

Bagaimana caranya?
Karena hasil MT1 bagus, maka tanaman padi yang berada di barisan pinggir legowo -kiri dan kanan- diambil. Kebutuhannya sekitar 6 karung, itupun masih dengan tangkainya. Kemudian diilas dan dijemur sampai benar-benar kering dan ditapeni. Lalu disimpan untuk benih MT3 (menurut pengamatan kami padi yang berada di dekat legowo berbulir 170-200 dan lebih bernas sedangkan yang ditengah 130-180 per malai).

Setahu saya, Pak Rijal lebih sering memakai sistem tanam jajar legowo 5:1 tanpa sisipan di MT-1 dan MT-2. Untuk di MT-3, Pak Rijal memakai sisipan.

Mengapa? sebab dengan tanpa sisipan di MT-1 dan MT-2 akan mengurangi kelembapan. Seperti kita ketahui bersama, kelembaban merupakan salah satu faktor yang menyebabkan hama dan penyakit mudah berkembang biak.

PERLAKUAN BENIH :
Karena ingin menggunakan benih kembali maka benih-benih yang disimpan tsb diambil. Kemudian
1.Dijemur 1 jam dan disortir dengan cara direndam dalam air dengan perlakuan telur bebek dan dibuang yang mengapung (* telur bebek dimasukkan kedalam air dan diberi garam grosok sampai mengapung)
2.Dicuci sampai bersih (tidak asin lagi)
3.Direndam dengan POC dan Silika sesuai dosis selama 24-36 jam (saya memakai MA-11 dan Biomax), menurut pengalaman, hal itu membuat perakaran lebih banyak di umur 15 hss dan tidak mudah putus, batang lebih kokoh/tidak mudah rusak ketika dicabut.
4.Diperam selama 1 hari dan disebar ke lahan persemaian seluas 400 m2/25 Kg (benih sudah pecah mata)

PEMBUATAN PERSEMAIAN (1 hari sebelum perlakuan benih)
1. Lahan 400 m2/Ha dan disemprot MO/pupuk hayati/MOL sebelum dibajak.
2. Diratakan dan dibedeng arah timur barat tiap 1,5 m.
3. Ditaburkan petroganik 80 Kg, biarkan selama 2-3 hari baru disebar benih.

PEMELIHARAAN BIBIT :
1. umur 5 hss digenangi dan dipupuk phonska 8 Kg
2. umur 12 hss disemprot dengan urine yg difermentasi dengan daun nimba, gadung dan tembakau.
3. umur 15 hss dicabut dan pindah tanamkan maksimal sampai keesokan harinya.

PENGOLAHAN TANAH :
1. Sebelum dibajak disemprot dengan MO (oplosan EM4 dan MA11 masing-masing 5 liter/Ha)
2. Pembajakan 1 dilakukan bersama dengan pembuatan persemaian
3. Pembajakan 2 saat bibit berumur 10 hss
4. Perataan tanah/penggaruan dilakukan saat bibit umur 11 hss
5. dipupuk petroganik/kompos 18 zak (720 Kg/Ha)
6. lahan ditanami 5 hari setelah penggaruan (ada waktu untuk pengambilan keong yang menjadi hama utama bibit muda)

PERTANAMAN/PENGELOLAAN / Ha :
1.Tanam jajar legowo 5:1 dengan sisipan 25x25cm
2.Pengairan macak-macak sampai 10 hst
3.umur 10 hst disemprot urine+MO
4.Lahan dibiarkan mengering sampai retak
5.umur 13 hst digenangi dan dipupuk 150 Kg phonska + 4 zak ( 160 Kg) petroganik/kompos
6.umur 14 hst penggasrokan ke 1
7.Pengairan berselang 2x seminggu
8.umur 20 hst disemprot urine yg difermentasi dengan jus taoge
9.umur 23 hst penggasrokan ke 2
10.umur 24 hst dipupuk 150 Kg phonska + 75 Kg urea + 4 zak petroganik/kompos
11.umur 30 hst disemprot urine yg difermentasi dengan jus taoge
12.umur 35 hst dipupuk urea 75 Kg + 4 zak petroganik/kompos
13.mulai umur 40 hst lahan diari terus (dijaga tetap berair)
14.umur 40 hst disemprot urine fermentasi + mol buah (pisang)
15.umur 48 hst disemprot urine fermentasi + mol buah (pisang)
16.umur 56 hst disemprot urine yg difermentasi dengan daun nimba, gadung dan tembakau + mol buah (pisang)
17.umur 62 hst (saat hampir berbunga) disemprot pestisida sistemik + fungisida gol. azol
18.umur 75 hst (selesai penyerbukan/mulai merunduk) disemprot mol buah (pisang)
19.umur 85 hst disemprot MO + mol buah (pisang), walaupun belum diteliti kami bermaksud mengurangi dampak negatif dari pestisida dan fungisida yang diberikan.
20. umur 90 hst lahan dikeringkan

catatan :
1. waktu tanam dikondisikan pada tanggal muda sistem penanggalan hijriyah/bulan, maksudnya agar saat mrapu/berbunga tidak bersamaan dengan penerbangan ngengat yg banyak, pengalaman kami saat bulan terlihat terang lebih banyak ngengat yg menyebabkan beluk/sundep.
2. hasil akhir pemakaian kompos ataupun petroganik tidak berbeda signifikan
3. saat bunting sangat rawan sehingga pemakaian pestisida sistemik dan fungisida kadang diperlukan (kami belum full nabati)

SEKIAN DAN SEMOGA BERMANFAAT!

Posted in BUDIDAYA PADI | 22 Comments

KOPI DARAT (2)

Tak terasa waktu berlalu,,,
Waktu terlalu angkuh
Dia berjalan lurus
Tanpa pernah mau menengok kembali

Tak terasa waktu berlalu,,,
Waktu terlalu angkuh
Dia berjalan lurus
Berhenti pun tidak

Perasaan saya, baru kemarin teman-teman OKSI-P bertemu di Boyolali – Jateng. Tepatnya di kediaman DR. Nugroho (perakit pupuk MA-11).

Memang, sesering apapun kita bertemu di dunia maya, terutama di dunia FB. Kadang kala sms yang bercerita, kadang juga telepon bersua. Tapi pertemuan fisik perlu juga dilakukan, walau 1 kali dalam setahun,,,

Untuk tahun 2014 ini, dalam waktu dekat akan ada KOPDAR (2).

Saya sudah menghubungi teman-teman oksi seperti Mas Yuri, Pak Ali, MAs Efendy, Mas Agus, Mas Aan Kamil, dll.

Intinya mereka setuju bila ada KOPDAR kembali. Batapa bahagia, bila pertemuan-pertemuan seperti ini diikuti oleh para pecinta pertanian, para pecinta lingkungan. Dan itu dilakukan atas kesadaran pribadi.

Kita-kita ingin, agar BUMI PERTIWI dimana kita dilahirkan, dimana kita besarkan, menjadi TUAN RUMAH DI NEGERI SENDIRI !!!

Kita-kita ingin, agar BUMI PERTIWI dimana kita dilahirkan, dimana kita besarkan, menjadi PETANI MANDIRI.

Kita-kita ingin, agar BUMI PERTIWI dimana kita dilahirkan, dimana kita besarkan, masih banyak hamparan sawah yang masih menguning.

Kita-kita ingin, agar BUMI PERTIWI dimana kita dilahirkan, dimana kita besarkan, kitalah bagian kecil dari anak negeri yang menjadi “kerikil-kerikil kecil” penaham laju buldoser. Dimana buldoser-buldoser tsb ingin meratakan sawah-sawah di negeri ini !!!

Kita ingin agar hasil sawah petani di negeri ini sehat
Kita ingin agar hasil sawah petani di negeri ini meningkat
Kita ingin agar hasil sawah petani di negeri ini mandiri
Agar sawah-sawah warisan leluhur kita tak tergadaikan

Itulah sekelumit cerita yang ingin kami lontarkan
Banyak PR yang perlu diuraikan
Dengan berpegangan tangan, sebagaian urusan -Insya Allah- bisa diselesaikan

Kembali ke KOPDAR

Bila ada KOPDAR, Pertanyaan berikutnya : dimana lokasinya dan kapan waktunya !!!

Di mana ya ????

Kapan ya ????

Posted in SEPUTAR PETANI, SOLUSI BUAT PETANI | 16 Comments

PADI LOGAWA BARU

PADI LOGAWA VERSI BARU
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN di BANTEN )

Sekitar 3,5 bulan yang lalu, saya pernah memesan kedelai hitam kepada mas suli. Jumlahnya sekitar 12 kg-an. Ketika paket pesanan kedelai tsb sampai di rumah, saya pun membukanya.

Ternyata, di dalamnya selain kedelai yang saya pesan, ada benih padi. Benih tsb tidak banyak, ada lah sekitar segenggam,,,

Benih padi itu adalah padi logawa. Padi logawa adalah salah satu primadona dalam hal tonase di daerah-daerah tertentu, terutama daerah Kebumen. Biarpun pera rasanya di mulut, tapi begitu “pulen” di kantong petani !!!

Sekali lagi, itu memang padi logawa, cuma benih padi logawa versi baru.

Padi Logawa Versi Baru

Versi baru bagaimana, mas nurman?

Menurut mas suli: umur padi logawa versi baru tsb lebih cepat panen beberapa hari dari padi logawa. Anakkan lebih banyak, batang lebih kokoh dan malai lebih panjang.

Melalui smsnya, dia menulis: “mas nurman, kalau malai padi logawa sekitar 27-an, kalau yang ini bisa mencapai 35″

Sekarang ini, tanaman padi logawa versi baru milik mas suli sudah keluar malai. Sepertinya sudah mulai dalam tahap pengisian bulir. Dan sebentar lagi akan panen.

Sayang, mas suli belum mengirimkan gambar-gambarnya.

Saya pribadi sudah melihat tanaman padi logawa versi baru tsb,,,,

Posted in BENIH PADI, BENIH UNGGUL PADI | 4 Comments